NovelToon NovelToon
Ekuilibrium:Antara Janji Dan Jarak

Ekuilibrium:Antara Janji Dan Jarak

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Anime / Tamat
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: byyyycaaaa

"Di ruang sidang aku memenangkan keadilan, tapi di stasiun kereta, aku nyaris kalah oleh rindu."
Afisa Anjani bukanlah lagi gadis rapuh yang menangis karena diabaikan. Tahun 2021 menjadi saksi transformasinya menjadi associate hukum tangguh di Jakarta. Di sisinya, ada Bintang—dokter muda yang kehangatannya perlahan menyembuhkan trauma masa lalu Afisa.

Namun, saat janji suci diucapkan di tahun 2022, semesta justru memberi ujian baru. Afisa dipindahtugaskan ke Semarang untuk menangani kasus-kasus besar yang menguji integritasnya. Jakarta dan Semarang kini bukan sekadar nama kota, melainkan jarak yang menguji Ekuilibrium (keseimbangan) antara karier dan hati.

Di Semarang, Afisa berhadapan dengan dinginnya ruang sidang dan gedung Lawang Sewu, sementara di Jakarta, Bintang bergelut dengan detak jantung pasien di rumah sakit. Keraguan lama Afisa kembali muncul: Apakah Bintang akan bosan? Apakah cinta sanggup bertahan saat komunikasi hanya lewat layar ponsel ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon byyyycaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Tawa di meja makan keluarga Fernandes baru saja mereda saat ponsel Afisa di atas meja bergetar hebat. Sebuah notifikasi panggilan video grup masuk, menampilkan nama yang membuat senyum Afisa merekah lebar: "The Justice League"—grup WhatsApp peninggalan masa kuliah mereka.

Bintang memberikan isyarat dagu agar Afisa mengangkatnya. "Angkat saja, Fis. Pasti duo rusuh itu."

Begitu tombol hijau digeser, layar ponsel langsung terbagi dua, menampilkan wajah Citra yang sedang bersandar di sofa rumahnya di Surabaya, dan Ivan yang tampaknya sedang menyantap mie balap di sebuah kedai di Medan.

"HALO PENGACARA ELIT JAKARTA!" teriak Ivan tanpa aba-aba, membuat Arkan yang duduk di samping Afisa ikut melongok ke layar.

"Woi, Van! Kecilkan suaramu, ini rumah orang terhormat, bukan lapak tuak!" sahut Arkan sambil tertawa, melambaikan tangan ke arah kamera.

Citra di seberang sana tertawa, wajahnya tampak lebih segar dengan hijab motif bunga. "Duh, kangen banget lihat formasi lengkap begini. Gimana gala tahun barunya, Fis? Sudah resmi jadi bagian keluarga Fernandes belum?"

Afisa tersipu, melirik Bintang yang hanya tersenyum simpul sambil terus menyantap hidangannya. "Belum, Cit. Masih proses 'negosiasi' yang alot."

"Negosiasi apa lagi sih, Fis? Kalau aku jadi kamu, sudah kuseret dokter Bintang ke KUA dari tahun lalu!" celetuk Ivan dari Medan, mulutnya masih penuh makanan. "Di sini aku sudah pening lihat berkas tanah orang, butuh asupan berita bahagia dari kalian."

Obrolan itu mengalir deras, melintasi ribuan kilometer. Citra bercerita tentang betapa sibuknya ia di sebuah firma hukum di Surabaya, menangani kasus-kasus perceraian yang membuatnya terkadang skeptis pada cinta—meski ia tahu Bintang adalah pengecualian. Sementara Ivan, dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, mengeluh tentang panasnya Medan dan betapa ia merindukan debat-debat tak berguna mereka di kantin UI dulu.

"Lucu ya," gumam Afisa pelan, menatap layar ponselnya. "Dulu kita satu meja setiap hari di Depok. Sekarang, satu di Jakarta, satu di Surabaya, satu di Medan''

Layar ponsel Afisa masih menyala terang, menampilkan wajah Citra dan Ivan yang penuh semangat dari kejauhan. Di tengah riuhnya meja makan keluarga Fernandes, suara Citra mendadak berubah sedikit lebih serius namun ceria.

"Eh, dengerin dulu! Aku punya pengumuman penting," sela Citra, membuat Ivan berhenti mengunyah mie balapnya.

"Apa tuh? Kamu mau nikah juga menyusul Afisa?" tanya Ivan asal.

Citra tertawa kecil, menggelengkan kepalanya. "Bukan, Van. Aku baru saja dapat kabar dari kantorku di Surabaya. Mulai pertengahan Januari nanti, aku dipindahtugaskan untuk pegang kantor cabang di Semarang! Katanya di sana lagi butuh banyak pengacara litigasi karena kasusnya lagi membludak."

Mata Afisa membelalak senang. "Serius, Cit? Semarang? Wah, itu kan nggak terlalu jauh dari Jakarta kalau mau ketemuan!"

"Iya, Fis! Makanya aku senang banget. Akhirnya aku nggak di Surabaya terus, bisa cari suasana baru. Siapa tahu kan dapet jodoh orang Jawa Tengah," canda Citra sambil mengerlingkan mata.

Ivan mendengus pura-pura iri. "Enak banget kalian berdua. Satu di Jakarta, satu di Semarang. Lah aku? Masih terdampar di Medan, jauh dari peradaban 'The Justice League'."

Afisa tertawa mendengar keluhan Ivan. Ia merasa lega sekaligus senang untuk sahabatnya. "Tenang, Van. Nanti kalau aku dan Bintang ada waktu luang, kita main ke Semarang samperin Citra. Ya kan, Bin?"

Bintang yang sedari tadi menyimak sambil merangkul bahu Afisa mengangguk pasti. "Tentu. Jakarta-Semarang itu cuma tinggal naik kereta atau pesawat sebentar. Kita bisa double date di sana kalau Citra sudah punya gandengan."

"Duh, dokter Bintang jangan bikin aku makin iri!" seru Citra di layar.

Arkan yang duduk di samping Afisa ikut menimpali, "Hati-hati di Semarang, Cit. Kotanya tenang, tapi kasus hukumnya bisa bikin kamu nggak tidur. Kalau butuh bantuan networking di sana, bilang aku ya."

Panggilan video itu pun berakhir dengan janji-janji manis untuk bertemu di Semarang suatu saat nanti. Afisa meletakkan ponselnya dengan hati yang ringan. Ia merasa dunianya begitu sempurna malam itu: sahabatnya mendapatkan karier yang bagus, dan ia sendiri baru saja diajak melangkah ke pelaminan oleh pria yang sangat sabar.

1
falea sezi
oalah pak mati saat kau belum minta maaf ke orang yg kau sakiti
falea sezi
bintang kayak terobsesi
falea sezi
bintang g salah toh dia g tau apa yg di perbuat anak nya yg gila
falea sezi
baca novel malah mood berantakan hadeh
falea sezi
klo dia yg ngendalikan firma hukum dimana nafisa krja pasti dia tau nafisa fi pindah ke Semarang
falea sezi
lah lu aja perhatian amat ma mantan masih belom. move on ya aneh
falea sezi
anehh di ewe suami g mau maunya apa di ewe gunturheran y
falea sezi
sumpah fisa ini. bego
falea sezi
di sini yg goblok itu Nafisa
falea sezi
sama mantan kok baper pdhl bersuami be cwek oon sepanjang novel q baca di sini
falea sezi
siapa mau. punya istri g paham. kewajipan ngurus krjaan doank. mana krja luar kota terus mending jd perawan tua lu g usa nikah
falea sezi
istri egois demi karir rmh tangga lu bakal ancur
falea sezi
mending jd ibu rmh tangga lah ngorbanin karir demi rmh tangga jangan egois sok mau krja ujungnya rmh tangga berantakan kecuali suami mu g sanggup kasih nafkah baru deh qm krja
byyyycaaaa
iya bes sampai ketemu di cerita selanjutnya 🙏
㉿ˢᵉˡˡᵒʷ͢🦢 Neng Anggun
tamat kah tor
㉿ˢᵉˡˡᵒʷ͢🦢 Neng Anggun
gk lanjut tor
㉿ˢᵉˡˡᵒʷ͢🦢 Neng Anggun
oke tor fita apa kabar tor
byyyycaaaa: Fita jadi guru di SMA negeri di bandung
total 1 replies
byyyycaaaa
nanti siang up lagi🙏
㉿ˢᵉˡˡᵒʷ͢🦢 Neng Anggun
lanju dong tor
byyyycaaaa
jangan dong,ntar nggak ada yang buat bintang sakit kepala 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!