Rhea , agen elit berkode sandya 01 , mati ditikam 13 kali oleh seorang CEO dari perusahaan Long Corp di misi terakhirnya.
Saat membuka mata, dia justru terbangun di tubuh wanita gendut 120 kg bernama Rhea juga. Istri yang dibenci, dibuang ke sebuah gudang oleh Rey Long, dan akan dibunuh malam ini demi wanita simpanannya .
Semua mengira Rhea Long bodoh dan lemah. Mereka salah besar. Karena ' istri gendut ' bisa membunuh dengan pulpen, punya IQ 180, dan baru menyusun rencana untuk meruntuhkan Long Corp dari dalam .
Tapi Rey Long tidak tahu , malam ini dia bukan membunuh Istrinya. Dia justru membangunkan pembunuhnya .
Kira-kira balas dendam apa yang pertama kali dilakukan Sandya 01 pada suami pembunuh yang tidak tahun siapa dia hadapi ?
Yang penasaran dengan ceritanya ikuti dari awal hingga akhir ya Guyss 🙏 😊 🤗 🥰
Happy Reading 📝
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Keesokan harinya Sandra kembali berkerja seperti biasanya tetapi pagi ini Sandra terlihat sangat mengantuk , karena semalam Andrian tidak henti-henti nya menggempur tubuh nya.
Jam 8:30 lantai 5 Divisi Marketing
Sandra duduk di mejanya matanya terlihat sembab , di tangan kanannya terdapat kopi hitam , di atas mejanya ada yang terlihat berbeda , ada sebuah buket bunga Lily yang sangat cantik , juga ada croissant dan Blueberry cheesecake juga ada sebuah kertas kecil .
Sandra menghela napasnya dengan kasar dia sudah tahu siapa yang menyimpan semua ini diatas mejanya , Sandra merai kertas kecil itu lalu membaca nya " Selamat bekerja sayang , I Love You " A "
Sandra menggelengkan kepalanya dalam hati diam berkata " tuan naga yang satu ini sangat lah lebay "
Tetapi berbeda dengan teman-teman yang berada satu ruangan dengannya mereka semua terdengar berbisik-bisik " itu siapa ya yang memberikan Sandra bunga dan makanan itu "
" iya aku jadi penasaran "
" Tadi pagi aku melihat OB yang membawanya "
" apa jangan-jangan Sandra pacaran dengan salah satu OB yang ada di sini "
" uuuusssstttt .... pelan-pelan nanti dia mendengar nya "
Sandra berpura-pura tidak mendengar nya dia menyeruput kopi hitamnya , dan tiba-tiba hp nya bergetar dan itu pesan dari Andrian " Apa kamu menyukai bunga Lily nya sayang ? bunga itu sengaja aku pilih untuk mu katanya itu melambangkan ketulusan "
Sandra memutar bola matanya membaca pesan dari suaminya itu yang terdengar sangat lebay lalu dia segera membalasnya " ini terlalu berlebihan Andrian .... Satu Divisi melihatnya "
Ting
Ponsel Sandra kembali berdering dan itu balasan pesan dari Adrian " Biarkan saja , mereka semua harus tahu jika wanita cantik yang menyamar menjadi karyawan biasa adalah istriku "
Sandra kembali membalasnya " Terserah kamu deh naga mesum .... Yang terpenting jangan ada yang tahu jika aku ini Nyonya Lee yang asli "
Adrian kembali membalasnya " ok sayang ku yang terpenting malam ini tambah dua ronde ya jadi nya 8 ronde "
Sandra yang membacanya tiba-tiba keselek kopi " Uuuhhuukkk ..... Uuuhhhuukkk ... "
Semua Divisi langsung menoleh kearahnya " kamu kenapa ? "
" apa kamu baik-baik saja ? "
Sandra tersenyum kepada meraka " ya aku baik-baik saja " ucapnya .
Sandra tidak membalas lagi pesan dari Adrian dia menyimpan ponselnya dan kembali meminum kopi pahitnya .
Jessica melangkah masuk bersama dengan salah satu staff Divisi yang sangat dekat dengannya , wanita itu menatap sinis Sandra yang tidak sedikit pun menatap nya .
" selamat pagi nyonya Lee " satu Divisi menyambut kedatangan nya dengan hormat kecuali Sandra yang hanya diam saja , tidak mempedulikan kedatangan wanita itu.
Jessica tersenyum kepada mereka lalu dia segera duduk di kursinya dengan gayanya yang terlihat sangat angkuh.
Tetapi wanita yang bernama Maya yang sangat dekat dengan Jessica itu menatap Sandra dengan kening berkerut . Lalu dia menatap buket bunga Lily yang ada di atas meja wanita itu .
Maya segera menghampiri Jessica yang terlihat sudah menyalakan layar komputer nya , wanita itu berbisik " nyonya coba lihat , seperti nya pagi ini Sandra terlihat sangat berbeda , seperti nya semalam dia tidak tidur , dan juga lihat ada buket bunga Lily di atas mejanya "
Jessica segera menoleh kearah Sandra dan benar apa yang dikatakan oleh Maya pagi ini Sandra terlihat sangat berbeda , senyuman tipis terukir di sudut bibir Jessica.
" Seperi nya pagi ini ada yang terlihat mengantuk " ucap Jessica penuh dengan sindiran
Sandra menoleh sekilas kearah Jesicca dengan wajah nya yang terlihat sangat datar.
Hening 2 detik , perang sindir-sindiran kembali dimulai.
Sandra kembali menyeruput kopi pahit nya dengan santai " oh ya teman-teman , biasanya nih ya jika ada yang terlihat mengantuk seperti itu semalam dia habis melakukan sesuatu " ucap Maya menyambung ucapan Jessica
Tak
Sandra meletakan gelasnya di atas meja dengan sedikit kasar . Semua karyawan yang ada di ruangan itu menatap curiga kearah Sandra .
Sandra menatap Jessica dengan tersenyum tipis lalu dia menatap Maya .
" tebakan anda sangat benar ibu Maya , memang semalam saya kurang tidur karena saya sibuk mengerjakan sesuatu " ucap Sandra .
Jessica tersenyum " mengerjakan sesuatu atau melayani seorang pria " ucap Jessica
Satu Divisi berbisik-bisik mendengar ucapan dari Jessica " apa iya , Sandra menjadi wanita pemuas "
" aku tidak tahu "
" seperti nya begitu Nyonya lihat saja buket bunga Lily itu pasti dari seorang pria yang sudah dia puaskan semalam " ucap Maya menunjuk buket bunga Lily yang ada di atas meja Sandra.
Sandra memutar bola matanya dengan malas dalam hati dia berkata " tebakan mu benar ibu Maya , tapi bedahnya pria itu suamiku sendiri "
Sandra beranjak berdiri dan merai bukti bunga Lily itu dan melangkah kearah Maya dan juga Jessica " apa ibu Maya menyukai nya ? Jika ibu Maya menyukai nya ini buat ibu Maya saja " ucap Sandra memberikan buket bunga Lily itu kepada Maya .
Maya tersenyum dia melipat kedua tangannya di depan dada lalu menatap Sandra dengan tatapan meremehkan , saat Sandra melangkah kearah nya dia memperhatikan cara jalan wanita itu yang sedikit ngangkang , dan itu membuat Maya semakin curiga jika selama ini Sandra menjadi wanita pemuas pria hidung belang .
Jessica berdiri dia juga menatap Sandra dengan senyuman nya yang meremehkan " buket bunga Lily dari pria hidung belang yang sudah kamu puaskan semalam ? Iya kan kamu ngaku aja " ucap Jessica .
Sandra menghela napasnya dengan kasar seketika satu Divisi menatap nya dengan penuh curiga .
" soal saya melakukan apa itu bukan urusan kalian ,tapi coba kalian cium bau bunga Lily ini ,bau nya sangat lah tulus tidak seperti bau parfum kalian yang sangat murahan " ucap Sandra dengan tersenyum tipis .
Jessica dan Maya mengepalkan kedua tangannya dengan kuat , mereka berdua menatap Sandra dengan wajah yang memerah .
Sandra kembali melangkah ke kursinya dan kembali membawa bunga Lily itu dia duduk di kursinya dengan terlihat sangat santai .
Lalu Sandra merai gelas kopinya dan kembali meminum kopi itu hingga habis " KURANG AJAR " teriak Jessica dia tidak menyukai Sandra yang menyindir bau parfum nya yang sangat murahan .
Semua Divisi diam tidak berani berbicara , sedangkan Sandra dia hanya duduk dengan santai tanpa beban dan tanpa rasa bersalah sedikit pun .
Jessica melangkah kearah meja Sandra dan
BRAK
Dia menendang meja Sandra dengan kuat , tetapi Sandra hanya terlihat santai saja dan menatap Jessica dengan tersenyum " ada apa lagi nyonya Lee .... Kenapa anda menendang meja saya seperti ini , kasihan kaki anda nanti lecet perawatan nya pasti sangat mahal kan " Sandra berkata dengan wajahnya yang di buat sangat panik.
Jessica mengepalkan kedua tangannya dengan semakin kuat dia menatap Sandra dengan sangat tajam , semua karyawan kembali berbisik-bisik .
" ini sangat bahaya , setahu ku nyonya Lee itu matan agen "
" iya ... Sandra bisa di bunuh "
" Sandra benar-benar mencari mati saat ini " .
.
.
.
cerita ny keren pake banget kak 👍👍👍👍👍dtggu yx kak cerita si kembar naga yg udh dewasa ,,
kmn aj ni baru nongool ,,
jgn2 ketiduran di warung kopi yx ,, 🤭🤭🤭🤭 ,,
tapi kasih jenggot juga biar keren 🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Adrian Kali ini km gx boleh terlambaat 7 menit ,,