NovelToon NovelToon
Sistem Harem Putri Mahkota Iblis

Sistem Harem Putri Mahkota Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi / Sistem
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kend 13

Seorang pria remaja mendapatkan kekuatan dari aura ghaib Putri Mahkota Bangsa Iblis. Yang membuat perubahan seratus delapan puluh derajat dari kehidupan sebelum nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kend 13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sistem Lag Kepunyaan Nayla

Waktu terus berjalan dengan cepat. Suasana di SMA Negeri 1 Padimas yang tadi nya di penuhi hiruk pikuk siswa-siswi yang Hilir mudik kini sudah sepi senyap. Hanya ada beberapa orang memiliki keperluan yang masih tinggal di beberapa titik gedung sekolah itu.

Seperti Jay Pradana yang harus menjalan kan tambahan hukuman di sekolah di karenakan konfrontasi yang tak sengaja di lakukan nya pada Guru BK yang semena-mena kemaren.

Sebagai murid yang paling teladan di sekolah itu, tentu nya Jay tidak mempermasalahkan nya. Selagi tidak mengganggu proses belajar mengajar nya pemuda itu bersedia saja menjalani hukuman tambahan nya.

"Berhubung Bu Kepsek sekarang nggak hadir, kamu kerjakan ruangan Bu Nayla dan Bu Maya dulu ya." Titah Marissa pada Jay dengan lembut. Nada suara nya berbeda dari kemaren ketika berhadapan dengan Jay. Seperti ada rasa kecanggungan yang tengah dia rasakan mengingat pemuda itu kemaren mengecup punggung tangannya.

Saat ini, Jay berada di ruangan Guru BK itu. Pemuda itu kini berdiri sambil menundukkan kepala di hadapan Marissa yang duduk di meja kerja nya. "Baik bu." Setelah nya dia pun berbalik untuk segera melakukan hal yang di perintah kan oleh Guru BK nya itu.

Sementara itu, di ruangan Guru Biologi, Nayla sedang gelisah. Guru muda itu mondar mandir menunggu sesuatu yang belum juga di dengar nya dalam waktu sepuluh menit ini.

Biasanya suara-suara robotik itu segera menyusul setelah memberikan pemberitahuan peringatan.

"Apa Eror lagi yah?" Gumam nya menerka-nerka.

"Cek Status!" Akhirnya dia pun melakukan pengecekan status sistem nya. Seperti sebelumnya saat sistem nya itu mengalami lag seperti saat ini.

‎'Status Sistem Guru Idola'

‎- Nama : Nayla Felix

‎- Umur : 25 tahun

‎- Tinggi : 170 cm

‎- Berat Badan : 59 kg

‎- Ras : Manusia

‎- Kekayaan : 169.750.000

‎- Pesona : Level tiga 8/10

‎- Kekuatan : Level dua 3/10

‎- Fisik : level dua 6/10

‎- Kemampuan Khusus : Duplikat sekali baca, Dominant Relationship, Role Model,

- Misi : Pura-pura tertidur di hadapan calon Sang Tuan (Jay Pradana) dalam waktu sepuluh menit (posisi mengangkang dan memperlihatkan pucuk payu dara),

- Hadiah : Perbaikan lag pada sistem

"Hah? Jadi calon suami aku yang di janji kan sistem itu murid ku sendiri?" Pekik Nayla yang tak menduga akan hal itu.

Tok tok tok

"Bu Nayla! Apa ibu masih di dalam?" Suara Jay terdengar setelah ketukan pintu dari luar.

"Gawat! kok tiba-tiba langsung muncul sih, tuh anak!" Gumam Nayla yang langsung saja menarik rok selutut nya keatas, agar bisa leluasa untuk melakukan posisi mengangkang seperti anjuran sistem. Lalu, buru-buru membuka empat kancing baju bagian atas kemejanya tanpa melepas blazer nya sembari menyembulkan pucuk payu daranya.

Ce klek.

Karena tak ada jawaban dari dalam, Jay pun memberanikan diri membuka pintu ruangan itu.

"Astaga!" Jay tersentak melihat seseorang yang berada di dalam ruangan itu.

Nayla Felix, sang wali kelasnya. Salah satu Guru populer termuda di sekolah ini begitu ceroboh, tidur dalam posisi yang tidak elegan.

'Hihihihi!' Suara cekikikan Milea menggema di kepala Jay.

'Ada apa? Nggak biasanya lu kayak gini?' Tanya Jay dengan sarkas. Merasa keadaan ini sangat mencurigakan baginya.

'Nggak apa-apa, nikmati tontonan nya Tuan!' Seloroh Milea yang masih cekikikan.

'Ini kerjaan lu kan?' Tuding Jay dengan frontal.

'Sembarangan! Mana gue tahu! Gue baru aja bangun dari meditasi. Lu jangan fitnah! Fitnah itu cuma kebiasaan gue sebagai bangsa iblis. Lu sebagai manusia nggak boleh ikutan." Sangkal Milea dengan tegas.

Mendengar Milea berbicara seperti itu, Jay tidak lagi mengejar. Mungkin wali kelas nya itu tak sengaja tidur dalam posisi mengangkang seperti itu.

Sambil melirik-lirik Nayla yang tiduran mengangkang di sofa panjang ruangan itu, Jay mulai melakukan pekerjaan nya untuk membersihkan ruangan wali kelas nya itu.

Jay memulai nya dari meja kerja sang wali kelas. Peralatan untuk kebersihan ruangan sudah tersedia di dalam masing-masing ruangan yang ada di sekolah itu.

Jadi, setiap yang ingin membersihkan ruangan, tak perlu repot-repot lagi membawa peralatannya.

Tidak memakan waktu yang lama bagi Jay membereskan isi ruangan yang memang tidak terlalu berantakan itu.

Kurang dari sepuluh menit, semua nya telah selesai di kerjakan. Hanya saja barang-barang yang berserakan di meja sofa tempat Nayla berada belum di bereskan pemuda itu.

Posisi Nayla memang lah sudah mengangkang. Namun Guru yang dalam pura-pura tidur itu masih ragu memperlihatkan pucuk payu daranya, blazer nya masih menutupi daerah itu.

Merasa kan Jay telah mendekati nya, Nayla melakukan sedikit gerakan. Gerakan nya ringan, seperti orang yang benar-benar tertidur. Kedua tangan Nayla yang awalnya terlipat di dada itu, perlahan di rentangkan nya.

"Gawat!" Jay mencoba menutupi wajahnya saat melihat bagian payu dara Nayla terekspos.

Nayla mendengar gumaman Jay, tanpa di sadarinya, sudut bibir nya tertarik.

'Jay! Kayaknya Guru lu itu sengaja deh.!' Celetuk Milea tiba-tiba.

'Sengaja? Maksud lu?' Ucap Jay penasaran.

'Coba lu perhatiin baik-baik!' Saran Milea.

Jay pun mengikuti saran Milea, di lihat nya dengan seksama, tangan yang menutupi matanya sudah di turun kan.

'Gimana? Apa lu bisa liat?' Tanya Milea.

'Yup! Permukaan nya lembut, putih dan juga terlihat mulus. Besar nya cukup lah, nggak cukup hanya satu telapak tangan untuk menggenggam nya. Sepertinya lebih padat dari kepunyaan Aida. Pucuk nya juga berwarna merah muda. Sepertinya benda itu belum pernah terjamah oleh siapapun.' Jawab Jay menjelaskan secara detail.

"Aduh!" Jay meringis kesakitan, merasa ada yang menjitak dahinya secara tak kasat mata.

Dengan sudut matanya, Nayla mengintip Jay sedang mengelus dahinya saat dia mendengar ringisan pemuda itu. 'Kenapa tuh anak?' Tanya nya dalam hati.

'Bukan bentuk payu daranya dodol! Lu tuh emang mesum banget yah! Persis banget kayak tuduhan sepupu lu.' terdengar omelan Milea yang menggema di kepala Jay.

Jangan tunggu lama-lama,

Nanti lama-lama,

Aku di ambil orang.

Jangan tunggu lama-lama,

Nanti lama-lama,

Aku di ambil orang.

Dering ponsel Nayla pun berbunyi diatas meja yang berada tepat didepan sofa di tempat Nayla pura-pura tidur. Membuat si empunya mengerjapkan matanya pura-pura bangun dari tidur nya.

Nayla yang masih dalam posisi tiduran di sofa meraih ponsel itu. Tak merapikan keadaan pakaiannya dulu dan tak memperhatikan area di sekitar nya.

"Hallo, yah, Oke, Baiklah, Saya mengerti bu. Kalau gitu saya tutup telfon nya dulu." Hanya itulah terdengar oleh Jay yang masih berdiri mematung di dekat sofa itu.

"Eh! Jay? Kamu sejak kapan disini?" Nayla pura-pura kaget saat baru menyadari kehadiran Jay di ruangan nya itu.

"Anu bu, eh. Pakaian ibu berantakan." Jay tidak menjawab pertanyaan Nayla. Melainkan pemuda itu menunjuk kearah wali kelas nya itu sembari memalingkan pandangannya.

*****

1
Kend 13
Mohon maaf, 🙏🙏
Author juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk up 1 bab perhari. Author juga punya kesibukan tersendiri🙏🙏
Ihsan Rosyadi
update nya kelamaan Thor. terus dikit juga
carat28
hai kak, apa boleh bantu follback? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!