NovelToon NovelToon
Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:172.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Abram adalah pemuda yang baik hati dan suka membantu, tapi sejak ia mengalami penyakit kulit, semua masyarakat menjauh. Hingga akhirnya ia di usir dari tempat tersebut dan pingsan di pinggir jalan setelah kesandung sebuah batu krikil aneh.

Tapi hari itu, ada seseorang menemukannya dan ia di bawa ke rumah sakit, sayangnya nyawanya tak tergolong lagi.

Tapi batu kerikil itu terkena darah Abram dan menjadikan Abra sehat kembali dan menjadi dia tabib dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Seketika itu juga, tubuh Pak Aris bergetar hebat. Di bawah kulitnya, terlihat jelas pergerakan aneh seolah-olah ada sesuatu yang bergerak di bawah daging.

Nanah-nanah hitam dan cairan kotor yang telah menginfeksi seluruh aliran darah dan ototnya mulai ditarik oleh energi hijau tersebut, berkumpul menjadi satu aliran yang besar menuju satu titik tertentu.

Abram memilih tumit kaki kiri sebagai jalan keluarnya. Itu adalah bagian tubuh yang paling jauh dari organ-organ vital, sehingga resiko kerusakan pada organ dalam bisa diminimalisir sepenuhnya.

"AKHHHHHHHHHH!!!"

Jeritan kesakitan Pak Aris memecah keheningan ruangan.

Ia mencengkeram seprai tempat tidurnya dengan sangat kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Keringat dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. Rasa sakit itu bukan sekadar tusukan jarum, tapi seperti ada ribuan jarum panas yang merobek daging dari dalam untuk mengeluarkan kotoran itu.

Di tumit kiri Pak Aris, kulitnya perlahan membengkak dan berubah warna menjadi kehitaman. Cairan kental berwarna hijau gelap dan kuning pekat mulai memancur keluar dari pori-pori yang dibuka oleh energi Abram.

Nanahnya semakin banyak, terus mengalir deras tanpa henti seolah tak ada habisnya.

Melihat jumlah cairan yang mulai menetes ke lantai, Abram melihat ke arah Dokter Rahmat yang sejak tadi berdiri mematung di sudut ruangan, menyaksikan proses luar biasa itu dengan mata terbelalak.

"Dokter Rahmat, tolong siapkan sebuah ember atau baskom besar. Aku butuh wadah untuk menampung ini," kata Abram tanpa melepaskan konsentrasinya.

"Ba-Baik! Segera!" Dokter Rahmat segera bergegas keluar dan memerintahkan suster untuk mengambilkan ember besar.

Tidak lama kemudian, ember itu sudah tersedia di samping tempat tidur.

Bau yang mulai menyebar sangat menyengat. Itu bukan sekadar bau nanah biasa, melainkan bau busuk yang sangat tajam, bercampur bau busuk yang membuat tenggorokan siapa saja yang menciumnya akan terasa ingin memuntahkan isi perut.

"Semua orang, tolong keluar dari ruangan ini sekarang! Bau racun ini sangat berbahaya jika terhirup terlalu lama, dan baunya akan membuat kalian semua muntah. Keluar dan tunggu di luar saja!" seru Abram dengan tegas

Perawat-perawat yang sudah mulai meringis menahan bau itu segera keluar dengan patuh.

Tapi, Dokter Rahmat justru tetap berdiri di tempatnya. Ia menutup hidungnya dengan sapu tangan, tapi matanya tetap tak lepas memandang proses pengobatan yang menentang segala logika medis itu.

"Saya tidak apa-apa, Abram. Sebagai dokter, saya ingin melihat sampai akhir. Saya penasaran... saya ingin membuktikan sendiri bagaimana ilmu non-medis ini bisa bekerja seajaib ini. Saya akan bertahan di sini," kata Dokter Rahmat dengan suara teredam.

Abram menghela napas, tapi tidak memaksa. "Baiklah, kalau Dokter bersikeras."

Adnan menusuk tumit pak Ardi dengan jarum akupunturnya.

"Aaaaaaaaaaaaaa!" Teriak pak Aris kesakitan

Dan Cairan hitam itu terus mengalir deras ke dalam ember, memenuhinya setengah bagian, sementara Pak Aris semakin lemah namun wajahnya terlihat sedikit lebih lega seiring keluarnya racun dari tubuhnya.

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
Mamat Stone
buktikan merah Mu Jagoan /Casual/
Mamat Stone
waktunya Jagoan beraksi /CoolGuy/
Mamat Stone
sehat selalu Thor /Ok/
less22: oke siapppp
total 1 replies
Mamat Stone
tetap semangat Thor /Good/
Was pray
kamu gak pernah menempa jiwamu sih bram, kamu kebanyakan tidur, tabib itu harus paham ilmu kebatinan/spiritual jadi lebih peka terhadap bahaya serangan bin fisik dengan jalan sering meditasi,
Was pray
yah... tabibnya kecolongan dua kali... persepsi spiritualnya mana bib? seharusnya udah merasakan kalau ada energi negatif mendekat... ini sampai masuk ke tubuh pasien baru menyadarinya... kamu gak pernah melatih kepekaan spiritual sih tabib Abram... seharusnya sering meditasi untuk menyerap energi alam, gak cuma menerima energi warisan dari kakek zeno doang...
Was pray
lah katanya udah jadi ahli beladiri? didorong ma orang yg gak punya skil beladiri sempoyongan .. 🤣🤣🤣
Was pray
ya pakai energi kehidupanmu untuk memulihkan kondisi tubuhmu dong abram
Was pray
ha ha ha.... masak asap ditusuk pake jarum ya pasti tembuslah..... kalau gethuk pasti nancal tuh jarumnya.... 🤣🤣🤣
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos pooolll lanjut terus
Mamat Stone
/Smirk//Smirk//Smirk/
Mamat Stone
/Joyful//Joyful//Joyful/
Mamat Stone
/Chuckle/
Mamat Stone
/Tongue/
Mamat Stone
/Applaud/
Mamat Stone
/Yawn/
Mamat Stone
/Shy/
Mamat Stone
/Silent/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!