Beberapa bulan setelah Leon lulus dari SMA, gurunya menawarkan Leon untuk bekerja di villa sang guru. Setahun setelah itu, Leon berhasil menembus tahap pemurnian qi level satu, dan secara resmi dijadikan murid oleh sang guru. Pada malam peresmian murid, gurunya memberikan sebuah bola hitam misterius kepada Leon. Keesokan harinya, kehidupan Leon mulai berubah secara drastis!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candra S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zombie Pemancar
Secara perlahan, tembakan yang diluncurkan oleh anggota guild semakin akurat. Hanya membutuhkan satu hingga tiga peluru untuk berhasil membunuh satu zombie. Dan ketika kelompok zombie terdekat berada dalam jarak sekitar 30 meter, mereka berhasil membunuh zombie dengan setiap tembakan.
Slash....
Slash....
Slash....
"Jumlah mereka semakin berkurang. Ayo lihat apakah ini akan berhasil."
Sejak awal pertempuran, Leon sudah menerapkan boost, yaitu teknik untuk menyelimuti sebuah benda dengan energi, untuk menguatkan pedangnya. Seiring dengan peningkatan kekuatannya, Leon ingin melihat sejauh mana boost dapat dikembangkan.
Leon mencoba untuk memapatkan energi pada ujung pedang, dan memanjangkannya sejauh satu meter. Kemudian dia menebas leher salah satu zombie dengan energi tersebut.
Slaaa....
"Itu tidak memenggalnya!"
Energi itu hanya berhasil memotong leher zombie sejauh dua centimeter. Setelahnya, sebagian energi menghilang. Hanya menyisakan energi yang berada diantara bagian depan leher zombie dan ujung pedang.
"Sepertinya aku harus meningkatkan kerapatannya lagi."
Setelah melakukan beberapa kali percobaan dengan menebas leher zombie, Leon akhirnya berhasil menyesuaikan kerapatan energi yang dibutuhkan untuk membunuh zombie dalam sekali tebasan.
Namun memanjangkan boost ketika tidak diterapkan pada suatu benda itu cukup sulit. Jadi, dia harus melatihnya lebih sering lagi. Hal ini tidak terkait dengan output mana miliknya, melainkan kontrol pelepasan mana ketika itu terpisah dari tubuh.
Jika dia dapat menerapkannya dengan lebih baik, Leon bahkan dapat menembakkan sebuah peluru mana dengan konsentrasi yang kuat dari ujung jari. Karena ini merupakan peningkatan dari boost, Leon akan menyebutnya dengan nama over boost.
"Ohh, apakah sudah berakhir?"
Leon kemudian berbalik dan berteriak kepada rekan-rekannya yang berdiri di atap.
"Hei, apakah kalian sudah lelah? Jika tidak, aku akan memancing gerombolan yang tersisa."
"Hanya sedikit keram. Lakukan saja, kami akan kembali normal ketika mereka sudah mendekat nanti!"
"Oke."
*****
"Apakah dia pejuang bintang tiga yang baru?"
Di dalam gedung, Ahmed terkejut melihat pria sebelumnya bolak-balik memancing para zombie. Ketika pria itu kembali untuk yang ketiga kali, pria tersebut seolah menghilang, dan membunuh lebih dari tigapuluh zombie yang tersisa dalam waktu beberapa detik.
"Kirimkan sinyal bendera oranye kepada mereka!"
"Baik."
Bendera oranye merupakan sinyal penanda bagi sekelompok pejuang yang ingin berkomunikasi secara damai dengan kelompok lain. Meskipun kelompok lain menodongkan senjata mereka, kelompok yang memberikan sinyal tidak akan melawan. Ini adalah bentuk penegasan bahwa mereka memang tidak memiliki niat buruk, dan hanya ingin berkomunikasi saja.
"Leon, itu adalah bendera oranye. Mereka ingin berkomunikasi dengan kita."
Suara Jerry terdengar melalui gelang EP Leon.
"Baiklah. Kalian dapat turun kemari dan mengibarkan bendera kuning sebagai balasan."
Bendera kuning menyiratkan bahwa kelompok mereka bersedia untuk berkomunikasi, namun kelompok mereka akan berhati-hati dengan menodongkan senapan mereka.
"Raptor, hentikan operasi sebelumnya, dan datang ke lokasiku saat ini."
Jerry dan yang lain turun mendekati Leon. Setelah Amy mengibarkan bendera kecil berwarna kuning, semua orang kecuali Leon bersiaga dengan OP-4 dari balik mobil, yang berlawanan arah dengan sisi gedung lokasi kelompok lain berada.
Tak lama kemudian, Leon melihat seorang pria disekitar usia Jerry, berjalan memimpin suatu rombongan yang memiliki banyak orang. Setelah kedua kelompok hanya berjarak belasan meter, pria tersebut melangkah maju, dan Leon mengikuti isyarat tersebut untuk maju sendirian.
"Saya adalah pemimpin guild singa emas, Ahmed. Di belakang saya adalah para anggota dari guild singa emas."
"Saya adalah Leon. Kami semua dari guild permata ungu, dan saya adalah pemimpinnya."
"Guild permata ungu?"
"Itu hanyalah sebuah guild kecil. Wajar jika kamu tidak pernah mendengarnya."
"Maaf untuk itu."
Ahmed kemudian melanjutkan kalimatnya dengan teriakan keras, membuat Jerry dan yang lain bersiaga tinggi.
"Semuanya, mari kita tunjukkan rasa hormat kepada guild permata ungu!"
Lalu, Ahmed berbalik ke arah Leon. Bersama dengan seluruh kelompoknya, mereka mengepalkan tangan kanan dan memukulnya dengan keras ke area dada kiri.
"""Terimakasih atas bantuannya!"""
Dipimpin oleh Leon, Jerry dan yang lain meletakkan senjata mereka dan membalas gerakan hormat tersebut. Setelah itu, kedua kelompok menurunkan hormat yang diawali oleh kelompok Leon.
"Leon, kami akan membantu kalian mengumpulkan semua kristal mana."
"Terimakasih. Bantuan kalian sangat kami hargai."
Sebelum kelompok Leon tiba, guild singa emas sudah membunuh lebih dari seratus zombie sebelum memasuki gedung untuk berlindung. Namun, ada peraturan tidak tertulis diantara para pejuang bahwa ketika sebuah kelompok diselamatkan, kelompok lain berhak atas semua jarahan yang ada. Termasuk zombie yang telah dibunuh oleh kelompok awal.
"Seperti yang kuduga."
Setelah mengumpulkan semua jarahan, Ahmed memandang belasan batu kristal jingga yang dipisahkan dari tumpukan besar kristal merah.
"Apa itu?"
"Aku cukup yakin keduanya adalah zombie pemancar. Sepertinya mereka bekerja sama untuk menghilangkan ancaman di wilayah mereka."
Zombie tipe pemancar dapat mengirimkan sinyal yang diterima oleh kristal zombie lain. Mereka umumnya lebih lemah dari zombie tipe lain pada level yang sama. Namun karena kelemahan tersebut, mereka akan mengarahkan dan membimbing zombie level satu untuk menghilangkan ancaman bagi keberadaan mereka.
Berdasarkan informasi yang Leon baca melalui situs, zombie pemancar diduga berasal dari makhluk hidup dengan IQ yang cukup tinggi. Dengan kata lain, mereka adalah orang-orang pintar sebelum mereka menjadi zombie.
"Apakah kita sudah berada di area dalam?"
Leon bertanya-tanya.
"Sepertinya tidak. Kami sudah berada di sekitar sini selama beberapa hari. Sebenarnya, kami telah membunuh tiga zombie pemancar selama beberapa hari ini. Mungkin saja, zombie pemancar terakhir yang kami bunuh mengirimkan sinyal peringatan kepada zombie pemancar lain yang masih hidup di area ini. Untuk menghilangkan ancaman, sejumlah zombie pemancar bekerja sama dan menggiring gerombolan zombie untuk menghancurkan kelompok kami."
Leon mengangguk paham. Kemudian dia bertanya.
"Jadi apa rencana kalian selanjutnya?"
"Kami sudah kehabisan amunisi. Kami akan segera kembali ke kota Erulean hari ini juga. Bagaimana dengan kalian?"
Leon berbalik dan memberitahu kelompoknya.
"Kembalilah bersama guild singa emas ke kota Erulean. Aku masih akan menjelajahi reruntuhan selama beberapa hari. Jika situasi berbahaya muncul, jangan khawatir untuk menghemat amunisi yang ada."
Selama pertempuran ini, Leon hanya menggunakan sekitar 20% dari total energi di tubuhnya. Sekarang Leon yakin bahwa dia dapat membunuh seribu zombie sendirian. Bahkan jika dia dikelilingi oleh lebih banyak zombie, selama full body armor aktif, dia yakin dapat melarikan diri dengan aman.
"Baiklah."
Setelah mengetahui kemampuan sejati Leon, Jerry tidak khawatir lagi akan keselamatan Leon.
"Apakah kalian yakin meninggalkan pemimpin kalian sendiri di sini?"
Kali ini, Tom lah yang menjawab pertanyaan Ahmed.
"Hahahaha, kami sudah melihat kekuatan Leon selama beberapa hari terakhir. Bahkan tanpa kami, dia dapat mengalahkan gerombolan zombie tadi seorang diri."
"Mmm, Leon bahkan lebih kuat dariku. Baiklah, sebagai ungkapan terimakasih, kami akan mentraktir kalian makanan di restoran yang enak. Leon, begitu kamu kembali nanti, kami akan mengadakan perjamuan kedua di markas guild singa emas. Harap hubungi kami begitu kamu kembali ke kota."
"Tentu saja."
Setelah guild singa emas dan anggota guild permata ungu menghilang dari pandangan Leon, Leon berbalik dan naik ke atas raptor.
"Seperti apa keadaan reruntuhan di bagian dalam?"