Desakan mama yang menginginkan agar Kevin segera menikah membuat ia dipertemukan dengan seorang wanita penuh akan misteri, atau lebih tepatnya masalah.
Hubungannya dengan sang kekasih memang tidak bisa dipertahankan lagi dengan pengkhianatan yang dilakukan Fira dibelakang Kevin. Sehingga itu pula yang membuat Kevin yakin membawa Nayla masuk ke dalam bagian hidupnya.
Bersama wanita yang dipilihnya itu, Kevin akan membuktikan pada sang mantan bahwa ia bisa hidup tanpa Fira, juga membalas pengkhianat Fira akan hubungan mereka yang lalu.
2021 direvisi ulang 2026
@nyanalyn_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
. Bab 35 Penjara Hati Sang Ceo
Kevin masuk setelah sesi ngobrol dengan Pak Jajang selesai. Ia langsung duduk di samping Nayla dan merangkul pinggang nya erat. Nayla sedikit risih namun membiarkan saja.
Buk Linda yang melihat tingkah Kevin sangat mesra dengan Nayla hanya mengulum senyum.
"Mentang-mentang udah nikah jadi nempel terus sama istri" sindir Buk Linda.
Kevin melongo dengan ucapan mamah nya, berarti sekarang orang yang telah melahirkan nya itu dalam mode cemburu.
"Biasa mah, kan pengantin baru" sahut Kevin semakin mengeratkan rangkulannya di pinggang istrinya itu.
"Vin.." decak Nayla yang mulai tak nyaman.
"Apa sayang" sahutnya lagi dan membuat Nayla tersipu malu.
Begitu pula dengan Buk Linda yang terkekeh geli melihat anak dan menantunya itu.
"Ikh mesra-mesraan gak ingat sikon, kasihan mamah ditinggalkan papah jadi gak bisa bales" sindir Buk Linda lagi.
Kevin langsung berdiri dan beralih duduk kemudian memeluk mamahnya itu.
"Cemburu ya" ledek Kevin terkekeh.
Buk Linda pun gemas dengan anaknya lalu beliau langsung mencubit pelan hidung dan pinggangnya.
"Nakal ya sekarang" ucap buk Linda gemas.
"Nakal apanya?" sergah kevin sambil melirik Nayla.
"Akh, Mamah tinggal dulu ya, mau bantuin Bik Marni di dapur biar cepat kelar terus kita makan bareng-bareng deh"
Sepeninggal Buk Linda yang hendak membantu para pembantunya kini Kevin lagi-lagi melancarkan aksinya untuk menggoda sang istri. Ia bangkit dan kembali duduk di sampingnya, tangan Kevin dengan refleks langsung merangkul kembali pinggang Nayla sampai membuat empunya tersentak kaget.
"Vin.. " decak Nayla dan langsung memukul pelan tangan Kevin yang melingkar di pinggang nya.
"Hmm apa?" ucap Kevin santai tanpa rasa bersalah.
"Kamu nakal!" tukas Nayla lalu berdiri dan meninggalkan Kevin di ruang tamu. Nayla langsung menyusul mertuanya di dapur.
Kevin hanya terkekeh geli melihat istrinya yang sangat risih jika dipegang-pegang.
"Gemes baru dipegang udah jutek, gimana nantinya kalau unboxin, entah apa yang bakal terjadi nanti?" gumam Kevin lalu ia pun beranjak naik ke lantai atas untuk beristirahat di kamarnya.
••••
Disalah satu restoran ternama Akram duduk termenung menemani Vina. Mantan kekasih Kevin sekaligus teman ranjangnya itu yang baru saja kembali ke Jakarta setelah lama menetap di Surabaya.
Akram membeku ketika melihat Vina sedang patah hati. Tapi kemudian ia menyodorkan sebuah tisu ke arahnya.
"Kenapa perempuan selalu jelek jika menangis? Ambil ini dan hapus ingusmu"
"...."
Vina tak mendengarkan ucapan Akram dan ia pun hanya mengabaikan tisu yang diberikannya.
"Hiks.. hiks.. ini semua gara-gara kamu Ram.. Kevin nikah gara-gara kamu" ucap Vina menyalahkan.
Akram mendelik malas melihat Vina yang menangisi lelaki seperti Kevin. Apa baiknya dia kenapa harus ditangisi?
"Sudahlah cepat hapus air mata mu" ucap Akram kembali menyodorkan tisu.
"Dan lagi, Kevin menikah dengan wanita lain bukan serta-merta karena aku, tapi itu karena kamu, Vina"
"Kamu yang berselingkuh, jadi wajar jika ia memutuskan hubungan dengan mu dan menikah dengan wanita lain" ucap Akram jelas dan membuat Vina semakin terisak.
"Hiks.. hiks.. ini gak adil Ram.. aku bakal rebut Kevin dari wanita itu" ucap Vina.
"Terserah yang pasti kamu jangan sampai melukai Nayla, jika sampai ada luka sedikitpun dan itu karena kamu, akan ku pastikan kamu yang akan ku bunuh" ancam Akram.
"Brengsek.." Vina langsung menggebrak meja dan meninggalkan Akram begitu saja. Pikirannya tengah kacau karena ditinggal menikah oleh mantan kekasihnya.
"Vin, aku masih cinta sama kamu, kenapa kamu tega nikah sama orang lain" lirih Vina membatin.
Lantas Vina langsung masuk ke dalam mobilnya dan pergi dari area restoran tersebut dengan hati yang kacau.
Akram hanya memperhatikan punggung Vina yang tak lagi terlihat. Ia duduk santai dan menyantap makanan serta minumannya. Ia tersenyum memandang photo di wallpaper Hp yang menampilkan gambar seseorang yang sangat dicintainya dan juga dibencinya.
"Benci dan cinta itu beda tipis, sayang, tunggulah sebentar lagi, aku akan segera menjemput dan melepaskan jeratan lelaki yang selalu mengikat mu" batin Akram menyeringai.
Lalu setelah selesai menyantap makanannya Akram langsung membayar semua tagihan tersebut, dan ia pun melenggang keluar dari restoran menuju apartemennya.
Bersambung...
kyak novel sblumx tapi sayang pake koin.🤦🏻akux masih penasaran sih...ama ceritax