ini kisah anak bungsu dari 6 bersaudara dia bernama laras.laras gadis SMA berumur 17 tahun yang periang dan memiliki suara yang indah yang dijodohkan dengan seorang anak pengusaha besar yang kaya raya.dewa adalah anak pengusaha besar dia anak tertua dari 3 bersaudara.cerita ini bermula saat perjanjian yang dilakukan kakek mereka saat muda dulu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santisnt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
obat perangsang
Jasmine dan Roy meluncurkan asksinya dengan sesuai rencana
"oh ya karena keasikan mengobrol jadi aku lupa memberimu minum" ucap Jasmine menatap Laras
"ahh tidak perlu nanti asisten ku yang akan membawakannya" ucap Laras tersenyum menyeringai
"oh kalian berdua tunggu lah disini akan ku ambilkan minuman untuk kalian" ucap Roy beranjak dari tempat duduknya
"wah terimakasih tuan toy"ucap Laras tersenyum dan menundukan kepalanya
sementara Roy mengambil minum Jasmine mulai berbicara mengenai Laras dan dewa begitu intim
"oh ya ras,kamu kan dan dewa sudah menikah apa kalian telah melakukan hubungan suami istri" ucap Jasmine melihat Laras dengan tajam
"ahh hubungan suami istri yang seperti apa dulu maksudnya" ucap laras tersenyum
"hubungan suami istri dalam ranjang misalnya" ucap Jasmine tersenyum licik
"oh hubungan seperti itu,kalau itu aku belum pernah melakukan dengan suamiku.aku hanya berhubungan suami istri yang wajar saja seperti mempersiapkan keperluannya" ucap Laras menjelaskan
"dasar gadis bodoh hubungan suami istri apa itu sudah kelas sekarang dewa tidak mencintai mu" ucap Jasmine dalam hati
"maaf menunggu kalian menunggu" ucap Roy memberikan minumanya
"tidak masalah tuan Roy terimakasih atas minumannya" ucap Laras mengambil minumannya
"sebaiknya kita mengobrol di taman luar yuk disini terlalu berisik" ucap Jasmine
"benar katamu Jasmine,Laras ayo kita mengobrol diluar" ucap Roy menunjuk keluar
"oh ya tuan tentu" ucap Laras berdiri
Laras yang tidak tau maksud dan tujuan Jasmine dan roy.laras hanya mengikuti perkataan mereka tanpa berfikir panjang
"kenapa kita ditaman ini bukan kah ini gelap"ucap Laras takut
"apa kamu takut gelap" ucap Jasmine melihat kearah Laras sinis
"yah aku hanya sedikit takut" ucap Laras merapihkan rambutnya
"kamu tidak perlu takut ada kami disini" ucap Roy duduk di bangku
"oh ya mari kita bersulang sebagai tanda awal pertemanan kita" ucap Jasmine mengangkat gelasnya
"chers"ucap mereka kompak
Roy dan Jasmine hanya tersenyum licik melihat Laras yang meminum minuman hingga habis
"maaf ya aku haus sekali" ucap Laras membersikan sisa minuman dibibirnya
"tidak masalah ,apa kamu haus biar aku ambilkan kedalam".ucap Roy berdiri
"terimakasih tuan Roy" ucap Laras ramah
setelah Roy pergi Laras merasa aneh pada tubuhnya
"ras kamu kenapa apa kamu pusing" ucap Jasmine licik
"tidak aku hanya merasa aneh dengan tubuhku" ucap Laras menggerakkan badannya
"tapi kamu hanya meminum jus bukan alkohol".ucap Jasmine yang merasa puas
"iya benar aku hanya minum jus tadi" ucap Laras merasa pusing
"kamu tunggu disini sebentar aku ambilkan obat dulu" ucap Jasmin meninggalkan Laras
Laras hanya menggelengkan kepalanya pertanda ya.jasmine masuk dan menemui saudaranya
"apa rencana kakak selanjutnya" ucap Jasmine menatap saudaranya
"tenang saja,kamu akan lihat nanti" ucap Roy mengambil telponnya dan menghubungi seseorang
"gadis itu ada ditaman belakang kamu bisa bermain main dengan dia dengan luas Jagan lupa rekam Vidio aksimu" ucap Roy menutup telponnya
asisten Devi langsung pergi kebangku Laras setelah membersihkan tumpahan sup.
"nyonya maaf saya lama" ucap Asisten Devi menunduk
"nyonya anda dimana"ucap asisten Devi sambil memandangi sekitar
asisten Devi panik dan langsung menghubungi sekertaris Juan
"jaun tolong bantu aku nyonya Laras menghilang".ucap asisten Devi panik
"baiklah tunggu disitu aku akan segera kesana" ucap sekertaris Juan menutup teleponnya
"tuan bisa saya bicara sebentar".ucap sekertaris Juan berbisik
"saya permisi dulu ya" ucap dewa mengikuti sekertarisnya
"ada apa katakan".ucap dewa membetulkan kerah bajunya
"nyonya Laras menghilang tuan" ucap sekertaris Juan
"apa bagaimana bisa,ahhhhhhhh cepat kita cari" ucap dewa kesal dan panik
sekertaris Juan dan dewa menemui asisten devi yang kebingungan
"diamana Laras kenapa kamu tidak menjaganya dengan benar" ucap dewa kesal
"maafkan saya tuan ini kesalahan saya seharusnya saya tidak meninggalkan nyonya Laras untuk mengambil cemilan untuknya" ucap Asisten Devi menjelaskan
"cepat cari Laras sampai ketemu,dan suruh pegawai hotel ini juga mencarinya" ucap dewa bergegas pergi mencarinya
sedangkan Laras masih merasakan tubuhnya yang semakin aneh dan hampir kehilangan kesadaran
"ya ampun kenapa tubuh ku panas sekali terasa aneh" ucap laras menggigit bibirnya
"hai gadis cantik" ucap seseorang dengan perawakan kekar
"kamu siapa" ucap Laras sambil mengucek matanya yang hampir buram
"aku laki laki yang akan membantu anda" ucap laki laki itu dan merangkul Laras
"tunggu dulu tapi kamu siapa" ucap Laras mendorong
"siap berani beraninya kamu mendorong ku" ucap laki laki itu mendorong Laras hingga tersungkur
pada saat laki laki itu ingin mencium bibir Laras.seseorang datang dan menendang pria ******** itu
"singkirkan tubuhmu itu dari istri ku" ucap dewa mengajar laki laki berengsek
dewa sibuk mengajar laki laki berengsek itu sementara asisten Devi pergi menuju Laras
"nyonya maafkan saya karena saya tidak menjaga nyonya dengan baik" ucap Asisten Devi membantu Laras berdiri
"ahhhhhhhh panas sekali" ucap Laras
"ahhhhhhhh ini benar benar panas".ucap Laras teriak dan hendak membuka resleting dress-nya
mendengar teriakan Laras dewa berhenti memukuli pria ******** itu dan menemui Laras
"kamu urus dia".ucap dewa pada sekertarisnya
"baik tuan".ucap sekertaris Juan melanjutkan memukuli
"ehhhhhh mau apa kamu,buka baju di tempat orang"ucap dewa menahan tangan Laras yang ingin membuka resleting dress-nya
"sudah biarkan aku membukanya ini sangat panas ". ucap Laras manja
"kita pulang". ucap dewa membuka jasnya dan memakainya ditubuh Laras dan menggendongnya menuju mobil
"asisten Devi tolong ambil barang barangnya" ucap dewa
dewa pergi menuju mobil.asisten Devi sibuk membawa barang majikannya,sedangkan Juan membawa lelaki ******** itu keluar juga.mereka keluar melewati ruang pesta
"ada apa ini kenapa istri tuan dewa" ucap para tamu
"siapa laki laki yang babak belur itu" ucap para tamu
Roy dan Jasmine yang melihat hal itu lalau berbicara berbisik
"sial kenapa perempuan itu terselamatkan".ucap Jasmine mengepalkan tangan
"dewa membantunya dan menggagalkan rencana kita". ucap Roy mengeretakan giginya