NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: En zz

Shen yifan adalah seorang pemuda yang terobsesi dengan pembuatan pil, namun sayangnya, ia tidak bisa menjadi alkemis di dunia ini hanya karena menjadi manuisa cacat.

Banyak sekali kultivator. Namun orang-orang untuk menjadi seorang alkemis di dunia ini sudah sangat jarang di temukan, bahkan menjadi salah satu kemunduran mutlak.

Salah satunya, hampir di seluruh dunia ini hanya 000,1% para kultivator yang mempunyai element api.

Salah satunya adalah kakek Shen yifan.

Apakah Shen yifan bisa menggapai cita-citanya untuk menjadi alkemis? Atau dia akan mengubah takdir secara tidak langsung, untuk menjadi alkemis sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon En zz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 : Penampilan membuat seseorang berubah sikap

Shen yifan berjalan kearah paviliun kecil itu, tidak ada tanda-tanda orang akan mengikuti turnamen tersebut.

"Salam senior, apakah ini benar sedang mengadakan turnamen membuat pil?" Setelah Shen yifan tiba di depan paviliun, ia menghampiri seorang wanita cantik yang tengah memegang papan bertuliskan -Perekrutan untuk turnamen membuat pil- di tangannya.

"Seperti yang kau lihat, pemuda lusuh, di paviliun ini sedang mengadakan turnamen improvisasi untuk membuat pil." Wanita itu ketus ketika Shen yifan memberikan hormat, mungkin wanita itu melihat kondisi Shen yifan yang sangat lusuh dan kotor.

"Haha iya, aku melihatnya, cuma memastikan saja, aku ingin ikut juga turnamen membuat pil!" She yifan tersenyum kecut, melihat raut wajah wanita itu yang tidak enak di pandang.

"Hah? Seseorang sepertimu? Seperti pengemis jalanan, ingin ikut dalam turnamen? apa yang kau punya, bakat atau rasa percaya diri yang tinggi?" cetus wanita itu meremehkan Shen yifan karena penampilan.

Memang di dunia ini, terkadang orang menilai sesuatu dari penampilan, untuk pengetahuan dan bakat nomor sekian.

"Jika penilaianmu terhadap seseorang hanya didasarkan pada penampilannya, maka tidak mengherankan jika jumlah alkemis berbakat di dunia ini terus merosot dari generasi ke generasi." Shen yifan mulai kesal kepada wanita ini.

"Seorang alkemis bukan dinilai dari pakaian yang dikenakannya, melainkan dari bakat, penguasaan jiwa, dan pencapaiannya dalam Dao Alkimia. Kau bahkan tidak memahami etika dasar dalam menghormati sesama." Shen yifan seolah meluapkan kekesalannya karena di dunia ini orang yang cacat aja akan terus di hina.

Wanita itu terdiam seribu bahasa tanpa membalas ocehan Shen yifan.

"Bagaimana jika orang yang anda pandang rendah itu justru menyimpan bakat yang melampaui seluruh jenius di kota ini? Apakah anda tetap akan memperlakukannya dengan sikap angkuh dan penuh penghinaan? Dengan perangai seperti itu, bagaimana mungkin anda berharap menemukan atau merekrut talenta-talenta luar biasa? Bahkan sebelum mereka menunjukkan kemampuan mereka, anda telah lebih dulu menutup pintu dengan kesombonganmu." Ujar Shen yifan santai, tapi di dalam hatinya sekumpulan emosi sangat meluap, mengingat kata kakeknya "kalau tidak bisa melawannya, setidaknya melawan balik dengan ucapan, untuk meyakinkan diri sendiri, kepercayaan!"

"Kata-katamu bagus, tapi tidak selaras dengan penampilannya, tuan apakah anda ingin ikut dalam turnamen kecil ini?" tiba-tiba ada suara yang sangat indah, di hadapan Shen yifan, suara yang lembut tapi sedikit menusuk.

Shen yifan mulai melihat orang itu, pupil matanya melebar, melihat keatas lalu kebawah, Shen yifan menggelengkan kepala, tanpa sadar perkataan hatinya terungkap. "Bidadari dari surga mana yang datang ke kota ini, sungguh definisi kecantikan surgawi."

Sebagai pria yang jarang sekali melihat wanita cantik, siapapun itu akan langsung hanyut dalam pikirannya, memikirkan definisi cantik dalam segala hal.

Wanita itu mengenakan jubah panjang berwarna putih keperakan yang ditenun dari sutra spiritual. Permukaan kainnya berkilauan lembut diterpa cahaya, dihiasi sulaman benang emas membentuk motif burung phoenix dan bunga teratai yang tampak hidup. Lengan jubahnya menjuntai panjang, berkibar lembut mengikuti setiap langkahnya, menghadirkan kesan seolah awan tipis mengiringi pergerakannya.

Pinggangnya yang ramping diikat oleh sabuk giok berwarna zamrud, sementara beberapa liontin giok kecil menggantung anggun, menghasilkan denting lembut yang merdu setiap kali ia bergerak. Rok panjang berlapis-lapis menjuntai hingga menyapu lantai, memperlihatkan perpaduan kemewahan dan keanggunan khas keluarga bangsawan.

Rambut hitam legamnya terurai bak air terjun malam, sebagian disanggul tinggi dan dihiasi jepit rambut emas bertatahkan batu giok putih. Beberapa helaian rambut menjuntai lembut di sisi wajahnya, semakin mempertegas pesona yang dimilikinya.

Wajahnya nyaris tanpa cela. Kulitnya sehalus giok putih yang baru dipoles, memancarkan kilau alami tanpa sedikit pun noda. Alisnya melengkung indah laksana sapuan kuas seorang pelukis agung.

Sepasang mata bening bak danau di bawah cahaya bulan memancarkan ketenangan sekaligus kewibawaan, cukup untuk membuat siapa pun enggan menatapnya terlalu lama. Bibir merah mudanya membentuk lengkungan tipis yang samar, menghadirkan senyum lembut yang justru membuat kecantikannya semakin sulit dilukiskan dengan kata-kata.

Keanggunannya bukan hanya berasal dari parasnya, melainkan dari pembawaan yang tenang dan penuh martabat. Ia berdiri tanpa perlu memamerkan kekuatan, tetapi kehadirannya saja sudah cukup menarik perhatian Shen yifan. Bahkan cara dia berbicara membuat waktu di sekitarnya berhenti, seolah Shen yifan secara naluriah menyadari bahwa wanita itu bukanlah sosok biasa.

Jika kecantikan di dunia fana memiliki batas, maka wanita itu seakan telah melampauinya. Ia bagaikan peri surgawi yang turun dari langit, terlalu sempurna untuk berasal dari dunia manusia. Bahkan bunga-bunga yang bermekaran di halaman tampak kehilangan pesonanya saat dibandingkan dengan sosoknya, sementara sinar matahari yang menerpa wajahnya hanya menjadi pelengkap bagi kecantikan yang sudah nyaris tak bercela.

"Tuan, ada apa?" Wanita cantik itu heran, melihat pria yang tadinya sangat komunikatif, tapi sekarang mematung melihatnya.

Dilanda oleh rasa kagum sekaligus Shen yifan menyadari, harusnya melihat kecantikan wanita itu dengan mata Shen yifan manusia cacat, adalah hukuman berat.

Tersadar oleh suaranya yang sangat indah, akhirnya Shen yifan memalingkan kepalanya.

"Ah, tidak apa-apa, hanya saja, anda sangat cantik!" Shen yifan tersenyum sembari menggaruk pipinya yang tidak gatal.

"Senior, orang lus-... Maksudnya orang ini ingin mengikuti turnamen kecil kita." sahut wanita di sampingnya.

"Tidak apa-apa, kalau mau ikut, ya ikut aja. Hei Lan yue, jangan melihat seseorang dari penampilannya, siapa tahu orang itu berbakat!" Wanita itu melihat sekilas kearah wanita yang cuek itu bernama lan yue.

Lan yue langsung tertunduk, tapi matanya tetap sinis melihat Shen yifan.

"Tuan, berbakat dan tidak berbakatnya, mari buktikan di dalam!" Sahut wanita itu kembali melihat Shen yifan.

"Tentu saja, aku akan menerimanya... Namaku Yi fan!" Karena ingin diingat namanya oleh wanita cantik ini, Shen yifan menunduk memperkenalkan diri.

Wanita itu sedikit tersenyum kepadanya. "Baiklah, namaku Nangong yue, nangong adalah nama keluargaku, yue adalah namaku!" Nangong yue juga sedikit menunduk memperkenalkan diri.

Shen yifan menganguk.

"Kalau begitu ayo kita masuk!" Nangong yue mempersilahkannya masuk.

Nangong yue dan Shen yifan masuk.

Ketika Shen yifan masuk, ruangan di dalamnya tidak terlalu luas, bahkan terkesan sederhana jika dibandingkan dengan tempat pil milik kakeknya tidak jauh beda. Dinding batu yang dipoles halus dipenuhi rak-rak kayu berisi botol giok, stoples obat, serta beberapa gulungan resep pil yang tersusun rapi.

Di tengah-tengah aulanya ada sekitar empat tungku. Ketiga tungku sudah diisi oleh peserta lain. Melihat Shen yifan masuk, semua orang menahan diri untuk tidak mencela dan tertawa, ketiga orang itu menatap Shen yifan dengan tatapan jijik, karena Shen yifan terlihat kotor dan lusuh.

"Nah Yi fan, masih ada satu tungku lagi, silahkan." Nangong yue mempersembahkan tungku satunya lagi yang karatan termakan oleh rayap-rayap besi.

Shen yifan dengan tekad yang kuat dan percaya diri, ia menghadap ke tungku itu.

"Semuanya, sekarang tungku sudah penuh, untuk jenis pil nya, kalian harus membuat pil grade dua atau setidaknya grade tiga awal, yaitu pil pembersih jiwa. Dengan ini turnamen spontan, dimulai!" Nangong yue dengan suara indahnya, memulai pertandingan.

Namun yang jadi aneh, Shen yifan melihat orang-orang menelan pil dulu sebelum memasukan jenis-jenis tanaman herbal kedalam tungku.

Melihat kebingungan itu, nangong yue mendekati Shen yifan.

"Itu adalah Temporary Flame Pil, kegunaanya untuk mengeluarkan api spiritual di dalam dantian mereka!" Sahut nangong yue.

"Eh? Aku kira mereka sudah memiliki api?" jawab Shen yifan bingung melihat mereka bertiga mengikuti turnamen pembuat pil ini menganggap sudah punya api untuk menyuling dan melebur tanaman herbal di dalam tungku.

"Hah, kalau kamu seorang alkemis pasti tahu, bahwa seseorang yang mempunyai api spiritual itu sangat langka sekali, ini salah satu kemunduran alkemis!" Keluh Nangong yue.

Shen yifan menganguk, karena ia sudah tahu.

"Temporary Flame Pil adalah pil tingkat 3, sangat jarang dan mahal. Apakah Yi fan punya pil serupa?" Tanya nangong yue kepada Shen yifan, karena melihat raut wajahnya, Nangong yue seolah-olah menganggap Shen yifan tidak memiliki sesuatu.

Namun dia tidak berpikir, buat apa seseorang ingin membuat pil tanpa mempersiapkan sesuatu.

"Aku mungkin tidak punya pil api, tapi aku." jawab Shen yifan dengan wajah serius.

Shen yifan mengangkat tangannya dan. "Aku punya ini!" lanjut Shen yifan mengeluarkan Flame devouring, yang membuat semua orang terkejut.

"Api spiritual?" Sontak semuanya, melihat api merah di tangan Shen yifan.

(Flame devouring?) Nangong yue kaget, karena mengenali api itu.

1
obeng min
josss👍👍👍👍👍
Andi Akhasay: Liat ceritaku kak
total 1 replies
obeng min
lanjut👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!