NovelToon NovelToon
Love By Accident

Love By Accident

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: iraurah

(***) Karna sebuah kecelakaan motor membuat gian harus merawat hilya dan tinggal bersama di masion miliknya.

kesibukan kedua orang tua hilya membuatnya menyetujui agar hilya tinggal bersama sang pelaku.

Akankah kecelakaan itu membawa benih benih cinta terhadap dirinya dan Gian sang pelaku dalam kecelakaan itu?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 35 - Masalah Baru

Pukul enam sore Hilya dan Gian sudah kembali ke masion, mereka berada dikamar masing masing setelah Gian mengantarkan Hilya terlebih dahulu.

Dikamar hilya

"Sial! hari ini benar benar sial,,, bisa bisanya aku bertemu dengan Sekertaris genit seperti itu dikantor Pratama"

"Dan dengan entengnya dia mengatakan aku CACAT didepan mukaku sendiri,,, dasar tidak tahu malu!" umpat Hilya yang tidak habis habisnya memaki kesialannya hari ini.

"Liat saja jika aku sudah bisa berjalan kembali,akan aku cakar cakar wajahmu itu. Huh... Aku harus lebih sering melakukan terapi agar aku cepat pulih dan dengan begitu dia tidak akan memgataiku lagi" Hilya pun memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri, kini ia memang sudah tidak pernah meminta bantuan siapapun untuk membantunya mandi karna menurut Hilya itu sungguh membuatnya malu.

Setelah selesai mandi lalu Hilya pun mengambil pakaiannya di lemari dan memakainya. Dan suara ketukan pintu terdengar seusai hilya memakai baju.

Tok Tok Tok

"Masuk" sahut Hilya

Pintu pun terbuka dan menampakan Rika disana.

"Ada apa?" tanya Hilya ketika Rika sudah membuka pintu.

"Saya hanya ingin menyampaikan kalau makan malam sudah siap" Hawab Rika ketus seolah olah ia tidak ikhlas menyampaikannya.

"Ohh.. Baiklah" dan saat Rika hendak berbalik untuk pergi, tapi Hilya menghentikan langkahnya.

"Tunggu! bisa kah kau dorong kursi roda ku menuju meja makan?"

Rika menatap hilya dengan sinis "Huh! merepotkan sekali" umpat Rika dengan suara kecil tapi masih bisa didengar oleh Hilya, tapi Hilya hanya bersikap tenang seperti tidak mendengar kata kata itu.

Lalu dengan berat hati Rika pun mendorong kursi roda Hilya menuju meja makan di lantai dasar.

*S*epertinya wanita ini tidak suka denganku.

Haiss...Urusan yang satu belum selesai sekarang malah nambah lagi masalahnya. memang berapa banyak sih wanita yang membenciku?!. batin Hilya

Akhirnya Hilya dan Rika pun sampai dimeja makan.

"Terima kasih Rika" Ucap Hilya

"Hmm" Jawab Rika dengan malas lalu pergi meninggalkan hilya sendiri, Hilya pun hanya menatap punggung Rika sampai masuk ke dapur.

*A*pa Mas Gian sudah lama memperkerjakannya disini? bahkan dia tidak sopan pada tamu. batin Hilya

Tak lama setelah Rika pergi Gian pun datang dari arah tangga.

"Ternyata kau sudah disini" Ucap Gian lalu menarik kursinya untuk duduk.

"Iya,, tapi belum lama kok"

"Ya sudah ayo kita makan"

Hilya pun mengangguk dan mereka pun makan malam bersama seperti biasa.

Sekitar 15 menit akhirnya makan malam pun selesai

"Apa kau mau bersantai dulu di ruang keluarga?" tanya Gian sambil mengelap daerah sekitar mulutnya menggunakan tissue.

"Sepertinya tidak mas,,, Aku akan langsung ke kamar saja"

"Apa kau mau langsung tidur? ini masih terlalu siang untuk tidur"

"Hmm... Aku hanya ingin menonton TV sambil tiduran" Jelasnya

"Apa kau ingin tidur lagi bersama ku?" dalam hati Gian ia sangat berharap Hilya mau.

"A.. apa mas tidak keberatan?" karna Hilya juga merasa akhir akhir ini ia sangat nyaman berada dipelukan Gian, walaupun ia tahu ini cara yang salah tapi tidak dipungkiri lagi jika pelukan Gian membuatnya merasa aman dan tenang.

"Aku tidak keberatan, dari pada malam malam kau mengigau dan membangunkan seisi masion ini dengan suara teriakanmu" Ucap Gian menggoda Hilya mengingatkannya pada kejadian dirumah sakit itu.

Hilya terkekeh dengan ucapan Gian yang memang benar adanya, jika akhir akhir ini ia sering mimpi buruk dan teriak teriak saat mengigau.

1
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
pretty girl's
luar biasa
Nia septiani
gak usah mencela .kalo ga suka jangan di baca ya kak.kasian autornya dh cape2 mikir nulis trs di cela
Nia septiani
iya yah kak kalo aslinya mah ngtu . tp sayang kalo di novel kan ini suka suka autor nya mau bgimana tempatnya hehe sabar sabar
Endach Sukma
knpa gk kakek sekalian manggilnya, nanggung lah klo cma bapak....
Maya Ratnasari
kalo usia 19 th, itu biasanya baru lulus SMA atau udah kuliah tingkat awal.
apa iya lulusan SMA atau masih kuliah gitu udah jadi manajer??
Maya Ratnasari
logika nya, UGD adalah unit gawat darurat, setidaknya memiliki kriteria: mudah dijangkau, aksesnya cepat, tempat strategis.

kebayang yah kalo letaknya susah, pasiennya bisa koit 10x, hehhehe
Rhenii RA
Mansion bukan masion
Sri Paputungan
luar biasa
Azhure
duduk di kursi roda dengan pakaian seperti ini dengan posisi kaki sakit? aduuuhhh ga bahaya taaahh?🤭🤭🤭
Azhure
laaaahhh matanya di pinjamkan, buta atuh jadinya thor 😂😂😂
Azhure
sedikit patah dan lumayan parah? gmn maksudnya 😭😭😭
Azhure
wah ini indikasi hilang ingatan keknya, prasaan td manggil mamah, kok tb² jd manggil ibu 🤭🤭🤭
mommy raina
ceritanya menarik, meski terdapat beberapa kata yg kurang tepat
mommy raina
koreksi sdikit y thor, hubungan mereka itu adalah sbg atasan dan bawahan thor, kalau rekan bisnis itu artinya si angel jg punya perusahaan sendiri dan mereka bekerja sama. dan yg benar itu sekretaris, bukan sekertaris.
Heny Widyasworo
Luar biasa
Liiee
banyak kok UGD di lantai 2,,,
Tarty Chunjileechanheesllu
👍👍👍
Elena Sirregar
ada perkataan yg tak sesuai misal Gian menolong Haila duduk diatas kerusi: Gian menduduki Haila ke atas kerusi. seharusnya mendudukan Haila diatas kerusi. sebab dia menolong seseorang untuk duduk.
Nur Syah
wowwwww hilya benar2 cantik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!