NovelToon NovelToon
Gadis Manja Yang Dibuang

Gadis Manja Yang Dibuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Putri asli/palsu
Popularitas:157.3k
Nilai: 5
Nama Author: Reinon

Siapa sangka putri tertua perdana menteri yang sangat disayang dan dimanja oleh perdana menteri malah membuat aib bagi keluarga Bai.

Bai Yu Jie, gadis manja yang dibuang oleh ayah kandungnya sendiri atas perbuatan yang tidak dia lakukan. Dalam keadaan kritis, Yu Jie menyimpan dendam.

"Aku akan membalas semua perbuatan kalian. Sabarlah untuk menunggu pembalasanku, ibu dan adikku tersayang."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35

"Bintang di langit sangat indah," ucap Yu Jie sambil menatap langit dari balik jendela kamarnya.

Seluruh keluarganya telah kembali ke kamar mereka masing-masing. Yu Jie yakin seluruh keluarganya tengah terlelap akibat efek obat tidur itu.

Yu Jie duduk di bawah jendela sambil menghitung bintang. Kantuk belum mampir pada dirinya. Mungkin karena daya tahan tubuhnya lebih kuat dari keluarganya.

Saat mempelajari ilmu pengobatan, banyak sekali yang ramuan obat yang harus dia uji coba. Begitu pula dengan racun. Sudah banyak racun yang masuk ke dalam tubuh Yu Jie sehingga membuat gadis cantik itu ahli dalam pengobatan dan racun.

Akan tetapi, keahliannya dalam meracik racun hanya diketahui oleh ibu dan ketiga saudarinya. Yu Jie mempelajari racun agar dia bisa membuat ramuan obat atau penangkal untuk racun tersebut.

"Ahli obat-obatan justru diberi obat tidur. Fang Yin oh Fang Yin, kau terlihat licik tapi isi kepalamu tidak ada," gumam Yu Jie.

Para pesuruh mantan selir itu mulai beraksi. Yu Jie dapat merasakan kehadiran mereka. Untung dia serius saat kakak pertamanya dengan sabar mengajarinya ilmu beladiri. Ternyata ilmu bela diri itu sangat bermanfaat.

Yu Jie membenarkan posisi duduknya dan menempatkan buntalan kain di atas meja sebagai alas kepalanya saat tertidur nanti. Kalau saja mantan selir itu melihat posisinya tertidur nanti, tentunya dia tahu bahwa obat tidur itu tidak bekerja untuknya.

Mana ada seseorang yang diberi obat tidur bisa memilih tempat nyaman untuk tidur. Yu Jie menekan titik akupuntur agar dia terlelap. Sebenarnya dia masih ingin menikmati malam melalui jendela kamarnya, tapi Yu Jie kasihan dengan para pesuruh itu yang sudah menunggu cukup lama.

Tidak sampai sepuluh kedipan mata, Yu Jie terlelap. Suasana hening tanpa suara hewan malam. Dua orang pria yang sudah bersembunyi dari tadi, keluar dari persembunyian mereka.

Dengan cepat mereka melesat masuk ke kamar Yu Jie dan membuka pintu untuk seseorang.

"Bagaimana?"

"Dia sudah tertidur," jawab salah seorang pria dengan berpakaian serba hitam.

"Bagus. Tabib cepat periksa!" perintah Ji Heng.

"Baik," jawab Tabib itu.

Tabib itu segera memeriksa wajah Yu Jie. Kebetulan wajah yang ada bekas luka kering itu berada diatas. Jadi, mereka tidak perlu repot-repot membalik tubuh Yu Jie atau memindahkannya ke tempat lain.

Lain tabib, lain pula Ji Heng. Wanita itu menggeledah seluruh isi kamar Yu Jie. Mencari sesuatu yang mencurigakan atau apa pun itu yang bisa membuktikan kecurigaan nyonya besarnya.

Meski sudah menjungkir balikkan isi kamar itu, tetap saja dia tidak menemukan sesuatu di sana.

"Mungkin memang kebetulan," ucap Ji Heng.

"Nyonya, pekerjaanku sudah selesai," ucap tabib itu.

"Bagaimana? Apa kau mendapat sesuatu?" tanya Ji Heng penasaran.

Tabib itu mengangguk.

"Kalau begitu cepat kita pergi dari sini!" ajak Ji Heng.

"Kalian berdua bereskan kekacauan ini tanpa jejak!" perintah Ji Heng sebelum melangkah keluar kamar.

"Baik," jawab kedua pesuruh itu.

Mereka segera merapikan kamar yang ditempati Yu Jie. Tak ingin meninggalkan jejak jika kamar itu pernah dimasuki. Setelah menyelesaikan tugas, mereka meninggalkan kamar Yu Jie sama seperti saat sebelum mereka masuk.

Sementara itu, Fang Yin berdiri tidak sabar menunggu hasil. Untungnya malam ini, suami tercintanya itu memilih tidur di ruang kerjanya karena masih ada pekerjaan yang harus dia selesaikan.

"Nyonya!" seru Ji Heng saat memasuki kamar diikuti tabib yang memeriksa Yu Jie tadi.

"Bagaimana?" tanya Fang Yin tak sabar.

"Setelah memeriksa kamar dan wajahnya, kami segera pergi," jawab Ji Heng.

"Tabib Zeng yang akan menjelaskannya," timpal Ji Heng.

Tabib Zeng memberi hormat pada Fang Yin sebelum menjelaskan temuannya.

"Setelah hamba teliti, bekas luka kering yang di wajah tabib Lin memang benar bekas luka," ucap tabib Zeng.

"Apa? Jadi bekas luka itu asli?" tanya Fang Yin tidak terima.

"Benar nyonya. Bekas luka itu asli. Menurut penelitian hamba kemungkinan bekas luka yang kering itu akibat suatu penyakit kulit yang parah sehingga meninggalkan bekas luka yang cukup mengerikan.

"Apa kau sudah memeriksanya dengan teliti?" tanya Ji Heng mewakili nyonya besarnya.

"Saya sudah memeriksanya dengan teliti. Tidak ada kecurigaan mengenai bekas luka itu," jelas tabib Zeng.

Tok

Tok

Fang Yin memberi kode pada pelayan setianya itu untuk membuka pintu. Itu pasti tabib yang lain yang bertugas memeriksa ibu dan ketiga saudari tabib Lin.

Dua orang tabib masuk ke kamar Fang Yin. Mereka memberi hormat lalu menjelaskan temuan mereka. Kedua tabib itu memberi jawaban yang sama.

"Nyonya, saya memeriksa nona Lin Fang Li dan nona Lin Fang Ling. Bekas luka di wajah nona Fang Li adalah asli. Begitu pula dengan tahi lalat di wajah nona Fang Ling," lapor tabib Ma.

Fang Yin diam menyimak.

"Nyonya, bintik-bintik hitam di wajah nona Fang Hua juga asli. Keriput di wajah nyonya Lin juga asli," lapor tabib Luo.

Fang Yin menghela napas kesal. Mungkin dia yang berpikir berlebihan sehingga menganggap semua kebetulan itu adalah sesuatu yang sudah direncanakan. Fang Yin memberi kode pada Ji Heng untuk menyuruh ketiga tabib itu pergi dari kamarnya.

Lain Fang Yin, lain pula Bai Hui Fen. Dia masih tidak bisa menyingkirkan bayangan nyonya Lin dari kepalanya. Untuk itu, dia memilih tinggal di ruang kerjanya demi mencari tahu identitas wanita itu.

"Tuan!" seru seorang pria yang bertubuh tegap.

"Aku ingin kau menyelidiki sesuatu. Cari informasi mengenai nyonya Lin Lian yang tak lain adalah ibu dari tabib Lin!" perintah Hui Fen.

"Baik tuan," pria itu langsung melesat pergi dari ruang kerja Bai Hui Fen.

Bai Hui Fen menghela napas. Dia yakin wanita itu adalah Xing Lian yang tak lain pelayan mendiang istrinya dulu. Wanita itu juga yang merawat putrinya.

Semakin mengingat masa lalu kepala pria paruh baya itu semakin sakit. Jika identitas wanita itu sudah didapat, tidak menutup kemungkinan dia bisa mengetahui identitas asli tabib Lin.

Malam pertama kedatangan tabib Lin dan keluarganya membuat suami istri kediaman Bai larut dalam pikiran mereka masing-masing hingga membuat mereka tidak bisa tidur.

Berbeda jauh dengan Yu Jie dan keluarganya. Mereka tertidur lelap tanpa terganggu sama sekali hingga pagi menjelang.

"Hoam!" Yu Jie menguap sambil berdiri.

Dia meregangkan otot-ototnya yang kaku karena posisi tidurnya yang kurang nyaman. Yu Jie menatap kamarnya dengan sebelah mata. Untuk sesaat, dia lupa akan rencana mantan selir itu.

Yu Jie berjalan menuju tempat tidurnya. Dia ingin meluruskan tubuhnya sebentar di sana. Barulah saat dia duduk di atas tempat tidur, dia menangkap letak buku yang tidak sesuai dengan tempatnya.

Padahal posisinya hanya miring sedikit, tapi Yu Jie tahu bahwa buku itu pernah jatuh dan dikembalikan ke tempatnya semula. Senyum kepuasan terukir di sudut bibir gadis itu.

"Aku yakin kau pasti tidak bisa tidur nyenyak tadi malam," ucap Yu Jie senang.

1
Raudah Anis
thor tambah kan lagi dong up nya
Lismawati
ceritanya semakin seru , dan membuat penasaran lanjuuuuut thor 👍💪💪💪❤️❤️
Maizuki Bintang
lanjut thor
Sianny Lin
Luar biasa
Lismawati
siapakah kedua org itu, apakah yu jie akan mengingatnya ,lanjuuuuut thor semakin penasaran , coba thor tambah satu bab lagi ,beramal di bln Ramadan menyenangkan pembaca
Maizuki Bintang
lanjut thor
Aisyah Suyuti
menarik
diara
ditunggu up nya
kaylla salsabella
lanjut thor 🥰🥰
Lismawati
makasih thor upnya ,lanjuuuut 💪💪💪
Maizuki Bintang
lagi thor
Murni Dewita
double up thor
Nay
👍👍👍
kaylla salsabella
lanjut thor 🥰🥰
Lismawati
makasih upnya thor ,ceritanya semakin seru , semangaaat berkarya 👍💪💪💪💪💪❤️
lisna
lnjut took,mkin seru ceritanya/Kiss//Kiss//Kiss//Rose//Rose/
kaylla salsabella
gak keburu Jiang he
Osie
udah terlambat kaleeee..ji heng ji heng
Hikam Sairi
mampir
Chuzaefah Chuzaefah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!