Hallo guys ini novel pertama aku, maaf kalo banyak typo
Novel ini menceritakan
Seorang anak perempuan berusia 13tahun yang menyaksikan pertengakaran kedua orang tuanya, karena sang ayah mempunyai istri dan anak selain momy dan dirinya.
anak itu bernama RANIA PUTRI HERMAWAN, anak dari pengusaha sukses nomor1 se Asia HERMAWAN COMPANY.
7tahun kemudian
Rania berganti nama menjadi RANIA PUTRI REGANINDRA dan menjadi ceo di REGANINDRA GROUP perusahaan nomor 2 di dunia menggantikan sang kakek, selain itu ia juga ceo di RPR COMPANY yang di dirikannya sendiri tanpa sepengetahuan momy, nenek, dan kakeknya dan menjadi leader misterius mafia terkejam nomor 1 didunia GOLD DRAGON.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ayu candra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pindah mansion
**Like , komen, vote Favorit jangan lupa
Seikhlasnya, tapi thor maksa sih sebenernya😅 heheh canda
Selamat membaca❤️🥰**
-------------------------+++++++++++++++------------------------
Setelah siap mereka berdua langsung turun menggunakan lift hotel dan menuju restoran di hotel itu
“ Grandpa, grandma, mama, papa kemana sayang? Kok nggak pada makan disini?” tanya Rania memandang Daniell karena tidak melihat keluarganya
" Mereka semua sudah pulang honey, mama papa ada urusan dan grandma sama grandpa Cuma bilang nunggu kita di mansion gitu aja" jawab Daniell
" Hmm yaudah deh, sekarang makan dulu terus nanti kita pulang ke mansion grandpa dulu ya sayang?" tanya Rania
Daniell dan Rania sudah memutuskan untuk pindah ke mansion pribadi Daniell yang diperuntukkan untuknya
***
MANSION REGANINDRA
" Siang grandpa, grandma" ucap Rania mengecup pipi mereka
" Selamat siang grandpa gradma" ucap Daniell
" Siang sayang, siang Daniell" ucap mereka serempak
Rania segera mendudukkan bokongnya disamping grandma disusul dengan Daniell duduk disamping grandpa
" Kapan kalian akan berangkat honeymoonnya?" tanya grandma pada cucunya yang sedang duduk disampingnya sambil bersender di bahu grandma
" Besok pagi grandma, hari ini kami akan mengemasi barang istriku untuk pindah ke mansion yang sudah Daniell siapkan untuknya” ucap Daniell tersenyum lembut melihat grandma
" Kenapa kalian tidak tinggal disini saja? Kan kami sudah tua sekarang, pasti kami kesepian" grandma memelas karena cucunya akan pergi dari rumah dengan suaminya
" Sudahlah sayang, kan masih ada aku dan juga para maid,, biar mereka membina rumah tangganya sendiri dan segera memberi kita cicit yang banyak supaya kita tidak kesepian" ujar grandpa mencoba memberi pengertian kepada grandma dan mengkode cucunya agar segera memberi mereka teman yaitu cicit yang banyak
Rania yang mendengar itu terlihat sangat malu dan tidak percaya bagaiman grandpanya itu minta cicit yang banyak? Apa tidak tau ngelahirin itu gak semudah buat nya. ( thor juga gak tau sih tapi kayaknya gitu deh kalo liat orang lairan langsung hehehe)
" Yasudah, tapi kalian harus secepatnya kasih kami cicit ya sayang, grandma pengen punya temen,” rengek grandma karena masih belum rela cucu satu satunya pergi dari mansionnya karena mereka sudah menua
" Kami akan berusaha secepatnya mendapatkan cicit yang grandma mau, jadi grandma dan grandpa doakan kami ya" ujar Daniell tenang
Rania yang mendengar itu sontak memandang dengan tajam suaminya itu, yang membicarakan hal seperti itu dengan santainya
" Kami akan selalu mendoakan kalian, jadi berusahalah dengan keras nak, hahaha" ucap Grandpa tertawa dan menepuk pundak Daniell
Grandpa dan grandma tertawa dengan keras melihat cucunya itu sudah terlihat sangat malu karena permintaan mereka dan ucapan suaminya itu.
" Aku akan mengemas barang barangku dulu di atas "ucap Rania segera bangkit dari duduknya menuju kamarnya, dia merasa sangat malu kalo terus di bawah bersama mereka
' Mom hari ini Rania mau pindah ke mansion suami Rania, momy doakan Rania selalu bahagia dan rumah tangga Rania lancar ya mom,, Rania sebenernya sedih banget karena pada saat Rania menikah momy sudah tiada, maafkan Rania mom karena belum bisa membahagiakan mom' batin Rania mengelus foto momynya dengan meneteskan cairan bening dari matanya
" Honey kenapa kamu menangis?" tanya Daniell yang sudah berada di samping Rania duduk di sofa kamarnya
" Aku hanya merindukan momy" lirih Rania yang masih menangis tanpa suara
" Sudah Honey, momy disana sudah bahagia, kau jangan bersedih nanti momy lihat pasti mom juga sedih ngeliat kamu,, sekarang kamu sudah ada aku yang akan selalu melindungi kamu dan yang akan menjadi sandaranmu ketika kamu bersedih,” ujar Daniell mengelap air mata istrinya menggunakan jari jari tangannya
" Terimakasih, terimakasih kau selalu ada disisiku selama ini" ucap Rania memandang Daniell
" Jangan pernah lagi berterimakasih padaku sayang, itu sudah jadi tanggung jawabku sebagai suamimu, jadi kau harus ingat kalau kamu bersedih ada aku yang siap jadi senderanmu tempatmu berkeluh kesah" Daniell memengang kedua pundak Rania menghadapkan istrinya agar berhadap hadapan
CUP
Daniell mengecup bibir Rania, melihat istrinya diam tak merespon, Daniell segera ******* bibir ranum istrinya itu dengan penuh kelembutan agar istrinya tau kalau dia sangat mencintainya dan berhenti menangis
" Ummh Daniell aku harus membereskan barangku, katamu kita akan pindah,, sudah sana pergi dari sini biar cepat selesai" Rania melepaskan ciuman mereka dan segera mengusir Daniell karena Rania belum menyentuh barang barangnya sama sekali untuk mengemasinya
" Aku disini saja honey, aku akan membantumu mengemasi barangmu agar nanti kita bisa istirahat lebih banyak, karena besok kita akan pergi pagi sekali” ujar Daniell dan segera membantu Rania
" Hmm, terimakasih sudah membantuku tuan Daniell" ucap Rania tersenyum
Di bawah
" Grandma grandpa, Rania berangkat ya ke mansionnya mas Daniell, kalian hati hati di mansion, kalau ada apa apa segera mengabariku" pamit Rania dan mewanti grandpa grandmanya agar kalau terjadi apa apa langsung menghubunginya
" Kau tenang saja sayang, kami akan selalu mengabarimu, kau sering seringlah kesini mengunjungi kami orang tua ini!” grandpa
" Ya grandma grandpa aku menyayangi kalian , aku akan sering sering kesini,, kalian hati hati" ucap Rania mengecup pipi mereka berdua
Semua orang yang di mansion di kumpulkan oleh Rania dan memesan kalau terjadi sesuatu dengan grandpa grandmanya untuk segera menghubunginya, karena takut ada penyerangan dari orang yang tidak menyukai mereka ataupun grandpa grandmanya sakit.
Setelah itu Rania dan Daniell segera pergi menuju mansion baru mereka yang sudah disiapkan oleh Daniell
MANSION DANIELL
Semua pelayang yang sudah menunggu tuan dan nyonya nya yang datang pun sudah bersiap berjejer untuk menyambutnya.
Turunlah seorang pria tampan dengan sorot mata tajam seperti elang sedang turun dari dalam mobil mewahnya dan memutari mobil itu membuka pintu dan turunlah seorang wanita cantik dengan sorot mata yang juga sama tajamnya dengan sang pria, menggandeng tangan sang pria dan menuju masuk ke mansionnya.
“ Selamat datang tuan dan nyonya” ucap mereka serempak menundukkan kepalanya memberi hormat
" Ya terimakasih, perkenalkan wanita yang disampingku ini adalah istriku jadi layanilah istriku dengan baik ,” kata Daniell memerintah dengan tegas
" Baik tuan, kami akan melayani tuan dan nyonya dengan baik" ucap kepala pelayan Hans
Rania yang melihat nada memerintah suaminya itu hanya memandangnya sebentar dengan wajah datarnya itu ( tapi kalo sudah kenal pasti rada gak dingin kok nanti, tapi memang karakternya seperti itu dingin kepada semua orang selain keluarganya, tapi sebenernya Rania baik kok, tapi dengan tindakan, kalo dengan tersenyum atau sikapnya yang manis huh jarang sekali, yang lihat pun pasti orang yang beruntung hehehe)
.
.
.
Terimakasih sudah membaca
jangan lupa like komen vote ya readers
maaf kalau ceritanya kurang berkenan di hati kalian
1 like dan komentar positif dari readers membuat thor semangat buat up dan berbunga bunga🥰
Author masih pemula
Maaf ya kalo banyak typonya
Happy reading guys❤️
.
.
Salam sayang dari author 😘 pa pay
Sukses thor
Emang bener ya, kalo makin tua tu makin kek anak kecil