NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant And Possesive

Mr. Arrogant And Possesive

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Rahayu

"Aku ingin mengakhiri semua nya"
Kalimat itulah yang selalu menempel dalam fikiran Anindita. Sampai saat ini ia belum mengetahui alasan kandas nya hubungan nya dengan Vano.

Hingga disuatu tempat, ia bertemu dengan pengusaha muda tampan bernama Fernan Wiratama,tak lain adalah Kakak dari Vano Wiratama. Dan takdir berkata lain Anindita harus selalu bersama Tuan Muda Fernan. Karena apa? Penasaran? Ikuti kisah nya.

Akankah Anindita bisa melupakan sang mantan kekasih? atau malah terjerat cinta dengan tuan muda tampan?

Up : setiap hari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Taman Belakang Rahasia

Fernan merebahkan tubuh nya di ranjang. Mata nya memandang atap langi-langit kamar. Baru kemarin Fernan tidur pulas tapi mengapa malam ini penyakit insom nya kembali lagi. Sudah pukul dua belas malam ia belum bisa memejam kan mata nya. Fernan melirik Anindita yang seperti nya sedang tertidur pulas. Ia ingin tdur bersama Anindita mencium aroma terapi mawar istri nya. Itu pasti sangat membuat nya pulas tidur. Pikir Fernan.

"Hey bangun. " Teriak nya duduk bersandar di ranjang. Anindita tidak bergeming mungkin karna dia sedang beemimpi indah yang tidak mau di ganggu.

" Hey bangun kau!" lebih mengeraskan suaranya lagi. Karna posisi sofa tidak jauh dari ranjang nya. Anindita menggeliat mendengar samar suara seseorang.

" Siapa sih malam-malam begini teriak-teriak. " Ucap nya setengah sadar dengan masih memejamkan mata. Bukan nya bangun Anindita malah memiringkan tubuh nya mencari posisi nyaman untuk tidur kembali.

" Hey kau berani sekali membantah ku. " Ucap nya keras dengan suara mengerikan.

" Suara mengerikan itu. "Gumam Anindita.

Anindita terperanjat kaget. Ia duduk dengan tegak. Memicingkan matanya melihat Fernan yang sedang duduk di ranjang.

Apa dia belum tidur. Kenapa dia berisik sekali. Apa aku sudah membuat nya kesal bukan?

Anindita bergegas menghampiri Fernan yang sedang menatap nya tajam. Ia berdiri di sisi ranjang.

"Apa anda membutuhkan sesuatu Tuan? " bertanya menunduk meremas jemari nya dengan kuat.

" Naik!"

Tuh kan Mulai lagi.Yang ada aku yang tidak bisa tidur sekarang.

Dengan malas Anindita menaikan kaki nya ke atas ranjang.

Ia duduk disamping Fernan terhalang guling. Dengan cepat Fernan mengambil guling dan melempar nya ke sembarang arah.

Anindita terbelalak melihat nya.

"Mendekat! " menjetikan jari nya.

Mau ngapain lagi sih dia?

Anindita menggeser tubuh nya agar lebih dekat dengan Fernan ia duduk tegak disamping Fernan dengan kaki berselonjor.

Hidung mancung Fernan dengan cepat menghirup aroma tubuh sedap Anindita. Aroma mawar nya masih menempel di tubuh istri nya.

Fernan merubah posisi nya merebahkan tubuh nya di ranjang.

"Kemari!" Titah nya menepuk dada agar Anindita bersandar di dada nya.

Anindita mengerutkan kening nya ia merubah posisi nya menyandarkan kepala nya di dada Fernan. Dengan cepat Fernan menarik tangan Anindita memeluk pinggang nya agar menghadap tubuh nya. Dengan tangan satu nya menjadikan bantal untuk tubuh istri nya Fernan mengusap rambut istri nya mencium beberapa kali rambut istri nya. Menikmati aroma tubuh yang membuat nya ketagihan.

Mengapa sentuhan nya bisa selembut ini sih?

Anindita masih belum bisa memejamkan mata nya.

"Apa yang kau kerjakan hari ini?. " masih menciumi rambut Anindita dan memeluknya erat.

"Seharian ini saya di Restaurant."

"Apa yang kau lakukan disana?. "

Apalagi selain bekerja tuan.

" Ya saya bekerja. Dan kau tau" berhenti sejenak mengingat-ingat lelaki paruh baya yang terus memandangi nya. Sebenar nya Anindita merasa takut. Karna itu dia berani bercerita pada Fernan.

"Cepat lanjutkan. " Ucap nya tidak sabar karna Anindita berhenti bicara.

" Tadi ada lelaki paruh baya dia menyewa ruang VVIP. Dan aku merasa tidak nyaman karna dia terus memandangiku. Dan seperti nya dia orang penting. Ke Restaurant saja di antar banyak pengawal. Hampir sama dengan Anda Tuan. "

Fernan langsung melepaskan bibir nya dari rambut Anindita. Ia memang belum sempat melihat CCTV di Restaurant. Dan Gin bilang tadi seeprti nya Nona Muda tidak membawa kartu debit nya. Sehingga tidak ada Notifikasi dalam handphone Gin.

" Apa kau lupa membawa Kartu debit yang saya berikan?. " melanjutkan ciuman nya pada rambut istri nya.

Deg!

Bagaimana mungkin dia tahu?

" Maafkan saya Tuan. Saya benar-benar lupa membawa nya. "

"Skali lagi kau ulangi kesalahan mu. Akan aku habisi kau."

Aku akan dihabisi? Apa aku akan dibunuh oleh nya? Batin Anindita takut.

"Ba_baik. "

" Apa lagi?. "

Anindita terdiam

Ga mungkin kan aku cerita kalau bertemu dengan Vano? Yang ada dia jadi banyak tanya.

" Ya, setelah itu saya kembali bekerja Tuan. "

Fernan terdiam. Besok dia akan melihat hasil rekaman CCTV Restaurant. Aku harus tau siapa leleaki yang dimaksud Anindita. Pikir Fernan.dia semakin mengeratkan pelukan nya. Karna dia sudah merasa mengantuk akhir nya Fernan tertidur.

Anindita mendongak menatap wajah Fernan.

"Ah syukurlah dia tidak melakukan apapun. " mengusap-usap dada nya." Selamat tidur Tuan Muda tampan. " Ucap nya tersenyum senang. Ia pun memejamkan mata nya dan tertidur.

Di taman belakang rahasia.

Doaaaaarrrrr

Doaaarrrrrrrr

Suara tembakan terdengar di taman belakang yang sangat tersembunyi di sekelilingi dengan tembok besar yang tinggi menjulang. Dan dengan memakai penyadap suara. Biasa nya di tengah malam tiga hari sekali mereka para pengawal yang ada di rumah Utama melakukan latihan tembak menembak. Seperti hari ini Gin baru saja datang ke rumah utama. Karna dia tau kode pintu rumah utama jadi dia tidak perlu membangunkan penghuni rumah disana.

Gin melihat jam yang melingkar di tangan nya sudah pukul satu malam. Biasa nya Tuan Muda baru bisa tidur jam dua malam. Tapi dia tidak melihat tanda Tuan Muda nya sedang tidak online di handphobe nya.

"Apa Tuan Muda sudah tidur?. Tapi tidak mungkin. Kalaupun sudah tidur. Pasti ada sesuatu yang langka yang membuat insomnia Tuan sembuh. " Gumam Gin.

Sekertaris Gin melangkah pergi menuju taman tembak. Ia memperhatikan semua pengawal termasuk pak Sem sedang menembak. Semakin hari hasil tembakan mereka semakin tepat sasaran. Ia mendekat pada Pak Sem.

"Kau semakin hebat pak Sem." menepuk pelan pundak Sem. Pak Sem menoleh ia membungkukan badan tanda hormat.

"Selamat malam Tuan. "

Gin mengangguk. Terlihat dari arah belakang Papa dan Vano menghampiri mereka.

" Gin. " Panggil papa Wiratama.

" Ya Tuan. " membungkukan badan tanda hormat.

" Kemana Fernan?. "

"seperti nya Tuan Muda sudah tidur. "

" Sudah tidur?. " Sahut Vano mendekat ke arah Gin. Ia sedang memegang pistol dan sedang mengisi nya dengan peluru." Tumben Kak Fernan sudah tidur? Apa penyakit insomnia nya sudah sembuh?. "

" Dan kau juga sudah membawa Fernan berobat ke beberapa dokter yang sangat ahli bukan? Tapi tetap juga tidak bisa sembuh." Ucap papa menimpali.

" Akan saya coba tanyakan nanti pada Tuan Muda Tuan. "

Vano dan papa menjawab dengan anggukan.

Dikamar Fernan.

Anindita terbangun karna merasa tenggorokan nya kering. Dia haus. Tidak mungkin aku menelphone pelayan jam segini bukan? Pikir Anindita. Ia mencoba melepaskan pelukan Fernan secara perlahan. Akhir nya ia pergi ke dapur sendirian Terlihat disudut ruangan pojok dapur terdapat pintu kaca yang sedang sedikit terbuka. Anindita memicingkan matanya ia memghampiri pintu tersebut.

"Aku baru tau jika ada pintu kaca di disini" Ucap nya sambil berjalan. Ya, karna pintu kaca tersebut sangat menempel dengan tembok kaca yang lain nya sehingga bukan seperti pintu kaca melainkan tembok kaca yang sama.

Anindita melebarkan mata nya dengan mulut menganga ia menutup mulut nya dengan kudua telapak tangan nya. Setelah melihat apa yang di lihat nya.

1
Hikari yu
bagus ceritanya
Siti Martinah
Luar biasa
Shifa Burhan
novel munafik
*anin berkali berbohong tapi tidak disalahkan
*fernan berbohong langsung disalahkan dan tidak mudah dimaafkan fernan hadir mengemis dulu baru dimaafkan

*anjn tinggal dengan lelaki lain tidak disalahkan
*fernan bawah karina tinggal dirumahnya, (anin juga ada disitu) dianggap kesalahan besar tidak mudah dimaafkan dan harus mengemis maaf dulu

*anin salah paham lihat fernan pelukan dengan karina kesalahan fernan dan harus mengemis maaf dulu baru dimaafkan
*fernan lihat anin pelukan dengan devan bukan kesalahan

kesalahan anin dan fernan banyak yang sama tapi karena pemikiran yang egois dan munafik oleh authornya jadi semua yang dilakukan fernan kesalahan fatal tapi semua yang dilakukan anin bukan kesalahan dan dibenarkan

kalian bangga buat novel yang kelihatan sekali kemunafikannya kayak gini, ini sama saja kalian bangga memamerkan pola pikir dan imajinasi kemunafikan kalian sendiri
Shifa Burhan
Kita bongkar kemunafikan novel ini
* pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 bahkan kalian spesial kan bisa berkali kontak fisik dengan istri orang (munafik)
* karina diajak fernan tinggal dirumah kalian laknat tapi anin kabur dari rumah dan tinggal dirumah lelaki lain bahkan anak panggil anin mama mereka tingg kayak sebuah keluarga kalian benarkan (munafik)
* fernan tidak tegas pada karina kalian laknat tapi anin tidak tegas pada devan dan vano kalian benarkan (munafik dan murahan)
* intraksi fernan dengan wanita lain kalian bela tapi intraksi anin dengan pria lain kalian benarkan bahkan pelukan kalian benarkan (munafik)
*anin salah paham fernan pelukan dengan karina kalian buat anin tegas pergi dan fernan harus mengejar dan mengemis maaf tapi saat fernan melihat anin pelukan pada devan kalian buat fernan kayak orang bodoh Terima begitu saja (munafik)
*saat anin tidak percaya fernan, maka fernan salah karena tidak bisa menjaga kepercayaan tapi saat devan tidak percaya anin tetap devan salah karena harus saling percaya (munafik)
*fernan membohongi anin adalah kesalahan fatal, fernan dihukum, dan harus mengemis maaf pada anin tapi anin membohongi fernan dibenarkan
* dan masih banyak lagi kemunafikan dalam novel ini yang dibela oleh author

Thor jadi novelis wanita jangan egois benar semua kesalahan anin dibela dan dibenarkan semuanya, tapi giliran fernan buat salah, dilaknat habis2an, jadi wanita dewasa sedikit jadi bisa buat novel adil
@shiha putri inayyah 3107
akhirnya bayi Anin sama fernan lahir dengan selamat...💐💐💐💐🌹🌹🌹🌹🌷🌷🌷🌷🌷🥀🥀🥀🥀🥀
@shiha putri inayyah 3107
semoga persalinan Anin berjalan dengan lancar,,, ibu dan bayi nya sehat...
@shiha putri inayyah 3107
mau normal atau pun Caesar menang sama² sakit... bedanya kalo normal penyembuhan pasca melahirkan nya lebih cepat,,, kalo Caesar itu lebih lama,,,
Ida Siswati
ceritanya seru penuh tantangan
Win Cantik
bagus ceritanya
linamaulina18
CK g usah mengejas orang npa kyk kalian plng bnr aja
linamaulina18
salam kenal buat outhornya
@shiha putri inayyah 3107
hahaha,,, Gin kamu lucu banget...😂😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
lucu juga kelakuan sekertaris Gin saat jatuh cinta...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
@shiha putri inayyah 3107
dr lucky lagi cemburu...🤭🤭
@shiha putri inayyah 3107
good joob mama anis ,,,👍👍👍👍 biar tau rasa ulat bulu karina... jd perempuan kok murahan banget kaya ga ada cowok lain atau gak laku aja ngejar² suami orang... sangat merendahkan harkat dan martabat kaum wanita....
@shiha putri inayyah 3107
si ulat bulu karina bikin kesel... 🤮🤮
@shiha putri inayyah 3107
siapa lagi yg nubruk fernan...
@shiha putri inayyah 3107
ya ampun ngidam nya fernan,,,, ingin beli cilok di taman bintang,,, terus makan nya di jepang... Sultan mah bebas mau ngidam apa dan gimana juga....
@shiha putri inayyah 3107
granma mau nyomblangin vano sama Fera....🤭😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
gagal maning... yg sabar ya fernan istri mu lagi datang bulan...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!