Berawal dari sikap sang istri yang selalu egois dan tidak lagi memberikan perhatian dan kasih sayang padanya. Membuat Reno, sosok suami yang awalnya baik dan penuh kasih sayang, pada akhirnya memilih mencari kesenangan diluar. Semua itu dia lakukan lantaran kesal, sebab sang istri yang diharapkan bisa memberikan perhatian dan kasih sayang, justru selalu mengecewakannya dan mengabaikannya, yang membuatnya merasa tidak dihargai lagi sebagai seorang suami.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ida Kitty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 35
Wulan masih duduk diam di tepi ranjang usai menyiapkan pakaian untuk Reno. Dia berusaha mencerna kembali ucapan Melly.
"Melly beneran tulus gak ya dengan semua ucapannya? apa jangan-jangan itu hanya pura-pura untuk mencari kesempatan buat deketin mas Reno. Astaghfirullahhal'aziim, aku kok malah buruk sangka gini sih sama Melly, kasian dia sedang kena musibah," ucap Wulan lirih.
Tidak lama kemudian, Reno keluar dari kamar mandi. Melihat Wulang tengah melamun, Reno pun menghampirinya.
"Sayang, kamu kenapa? kayak lagi mikirin sesuatu?" tanya Reno yang lalu duduk di dekat Wulan.
"Ini mas, tadi Melly telpon,"
"Melly? mau apa lagi dia telpon pagi-pagi gini, dia ngomong apa sayang? dia berusaha sakitin kamu lagi ya?" tanya Reno yang langsung kesal mendengar Melly menelpon.
"Tidak sayang, Melly tidak bicara aneh-aneh. Dia memberi kabar kalau dia sedang terkena musibah. Dia bilang Alex digerebek polisi saat sedang pesta miras dan ternyata Alex juga terlibat bisnis ilegal, jadi kemungkinan besar Alex pasti akan dipenjara," jelas Wulan.
"Terus apa hubungannya sama kita, aku sudah gak perduli dengan kehidupan Melly. Itu semua pilihannya, dia yang mau hidup penuh dengan masalah seperti itu," jawab Reno sambil mengenakan pakaiannya.
"Iya mas tau, tapi kasian juga Melly hidup sendiri, gak punya pekerjaan lagi. Apa mas Reno tidak mau membantunya sekali ini saja, mungkin di kantor mas Reno ada lowongan pekerjaan untuk Melly," Wulan mencoba membujuk Reno untuk mencarikan pekerjaan untuk Melly.
"Gak sayang, aku gak akan izinkan Melly bekerja di kantor, walaupun saat ini ada lowongan pekerjaan, karena itu sama aja aku ngasih kesempatan dia buat gangguin aku lagi. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi sayang. Aku tidak bisa membayangkan kalau sampai dia bekerja satu kantor denganku, pasti hidupku akan sangat kacau sayang," ucap Reno sambil memegang kedua pundak Wulan.
Wulan sesaat terdiam, dia pun akhirnya memahami ucapan suaminya itu dan menurutinya.
"Iya mas kmu benar, membiarkan Melly bekerja satu kantor dengan mas Reno sama aja memberikan kesempatan Melly buat deketin mas Reno lagi. Jangan sampai kita salah melangkah, yang nantinya akan berakibat fatal. Tapi kalau bekerja di kafe ku bagaimana mas?" tanya Wulan.
"Sama aja sayang, di kantor, di kafe, aku tetap gak setuju. Sudahlah, gak usah pedulikan Melly," ucap Reno ketus.
"Iya mas maaf," ucap Wulan lirih, yang tau kalau suaminya sedikit kesal.
"Sayang.. maafin aku juga ya. Aku cuma gak mau kebahagiaan rumah tangga kita terusik. Sekarang kamu fokus aja ya, jaga anak kita yang masih dalam kandungan, jangan banyak pikiran ya. Aku ingin kamu dan anak kita sehat," ucap Reno sambil mencium perut Wulan.
"Iya mas," jawab Wulan yang lalu membelai Reno dengan lembut.
*
Sementara itu, Melly sudah tiba di kantor polisi. Setelah meminta izin dan menunggu beberapa menit, akhirnya Alex keluar menemuinya.
"Melly, aku mohon keluarkan aku dari sini. Aku gak mau dipenjara Mel," ucap Alex sambil menggenggam tangan Melly.
"Tenanglah Lex, makanlah dulu, ni aku bawain makanan kesukaanmu, makanlah," ucap Melly sambil membuka wadah makanannya lalu memberikannya pada Alex. Alex pun lalu memakannya, karena dia tidak akan mudah menemukan makanan kesukaannya di dalam penjara.
"Bagaimana caranya aku mengeluarkan mu Lex, aku tidak punya uang untuk menyewa pengacara," tanya Melly.
"Ya kamu usaha lah Mel, cari pinjaman kek," ketus Alex sambil terus menyantap makanannya.
"Iya deh, nanti aku pikirkan," jawab Melly.
semoga pengalaman Rudi bermanfaat untuk mu Alex
semangat Alex pikirkan dengan matang nasehat Alex