NovelToon NovelToon
The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi / Light Novel
Popularitas:121.5k
Nilai: 5
Nama Author: felix ehe

Seorang siswa SMA kelas 1 bernama Felix Fortune atau dikenal sebagai Shadow di dunia maya yang dijuluki Bug sekker.
Dia meninggal karena tersetrum aliran listrik dan jiwa dia dipindahkan ke alam baka oleh sang suara misterius,Felix diberi kesempatan untuk hidup lagi tapi bukan di dunia nya melainkan didunia lain yang dipenuhi sihir dan pedang.
Felix menyetujui hal itu dan berkeinginan untuk bersantai tanpa terlibat masalah besar apapun di dunia itu,namun saat jiwa Felix sudah dipindahkan tanpa dia sadari kalau dunia yang dimaksud adalah dunia game OPEN RPG sebagai karakter nya sendiri yaitu Shadow knight yang melegenda, mau tidak mau Felix harus membuat para Sloven hidup damai juga tanpa gangguan manusia.
Perjalanan panjang sang legenda yang ditakuti oleh seluruh ras telah dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon felix ehe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Konflik

Zelgum yang ingin duduk kemudian melirik ke arah Zenom yang memakai kimono "Kimono? apa Dizaman ini sudah ada kimono?" batin Zelgum sambil duduk dan terus menatap ke arah Zenom

"Apa dia dari dunia lain juga? tapi aku belum mendengar nya dari raja Zelbub, pria ber api ungu itu juga kenapa dia mempunyai katana? perasaan disini tidak ada katana, saat ku tanya pada Dwarf dan pengrajin besi lain nya mereka bilang tidak tahu apa itu katana,vapa mungkin mereka berdua ini dari dunia lain juga?" batin Zelgum yang bingung.

Sebagai pahlawan dari dunia lain, Zelgum memiliki kemampuan untuk melihat status orang.. "Status window..." batin Zelgum, saat status window muncul, disana hanya bertulis error...

Zelgum semakin bingung melihat status window yang aneh "A..apa?" batin Zelgum yang bingung

Disaat Zelgum terus memperhatikan ku dan Zenom, aku secara perlahan menoleh ke arah nya dengan tatapan dingin, namun beberapa detik kemudian pandangan ku dihalangi oleh Keliath yang langsung duduk di samping ku.

Saat di tatap oleh ku, Zelgum merasa merinding "Ukh... tatapan macam apa itu?" batin Zelgum sambil menoleh ke arah lain.

Angelia dan Ari yang sudah duduk pun menoleh ke arah aku dan Zenom, lalu Ari pun bertanya kepada raja Zelgum

"Anu yang mulia kami baru melihat mereka berdua lalu ditambah lagi pakaian mereka berdua sangat aneh,p akaian mereka seperti ada didunia mereka. Yang dikenakan perempuan itu kalau tidak salah Kimono dan yang dipakai pria itu seperti kimono hitam.... tidak kurasa lebih tepatnya itu seperti jubah ninja."

Raizal menatap pakaian ku dan syal ku yang berwarna ungu membuat Raizal tertawa "Pfft... laki laki mana yang menyukai ungu?"

"O..oi... Raizal! jaga ucapan mu! kita ini pahlawan!" ucap Angelia yang sedikit panik

"Hah? walaupun kita pahlawan tapi aku yakin kalian juga ingin terta-" Swossh! 1 lemparan belati dengan kecepatan yang tinggi  melewati pipi Raizal dan meninggalkan sedikit goresan, belati tersebut menghantam tembok dan menimbulkan kerusakan yang cukup parah

Raizal terkejut dan menoleh ke asal belati tersebut, belati tersebut di lempar oleh ku yang menatap Raizal dengan dingin

"Aku tidak tahu apa itu kimono atau ninja, tapi jika kau menghina tentang kesukaan ku terhadap warna ungu, kepala mu akan langsung kupenggal dan aku cincang kecil kecil setelah itu ke berikan pada ANJING YANG KELAPARAN!" ucap ku dengan tatapan dingin dan menatap tajam ke arah Raizal.

Zenom sendiri sangat kesal terhadap Raizal, tangan dia sudah sangat gatal dan ingin menghajar wajah Raizal namun ia menahan nya

Aku mendecakkan lidah ku kemudian berdiri dan mulai berjalan ke arah pintu keluar sambil di dampingi Zenom "Nona Kazuha maafkan telah mengecewakan mu tapi kami sudah muak dengan ini, tidak ada informasi lagi tentang Sloven" ucap ku yang pura pura muak

Kazuha yang mendengar itu terkejut, ia langsung menghadang ku dan berkata "Tu.. tunggu duluu!!!!!!"

Aku tidak peduli dan terus mencari celah agar bisa jalan, Kazuha mulai gugup dan ia terus menghadang ku "Kita bisa jelaskan ini, kami benar benar minta maaf atas perlakuan yang tidak sopan!!!" ucap Kazuha yang gugup dan panik, ia tidak ingin kehilangan informasi berharga.

Aku mendecakkan lidah ku sambil melirik ke arah Zet yang berdiri di samping Rose yang sedikit tertawa "Oii.....Zet....ini ibu kan? suruh dia menyingkir dari jalan keluar..." ucap ku yang kesal

Zet terkejut saat aku tahu kalau Zet adalah anak dari Kazuha "Tunggu sebentar, bagaimana kau tahu dia ibu ku padahal aku tidak pernah menceritakan ibu ku" ucap Zet yang bingung sambil berjalan mendekati ku

"Yaa, aku bisa tahu karena pasif ku di tambah sifat dia ini mengingat kan ku pada, Sentinel soulfordd atau bisa dibilang Luna moonrest..... ketua osis yang membagongkan sekal.... mengingat nya saja sudah membuatku sakit kepala" batin ku sambil memegang kepala ku

Kazuha semakin merengek saat aku diam tidak menjawan "Kumohon Shadoww biarkan aku mendengar info nya, jangan pergi dulu. Oi Zet bantu menahannya dong" ucap Kazuha yang mulai memegang erat tangan ku

Zet menghela nafas panjang dan menuruti permintaan ibu nya "Baiklah ibu akan ku pegang tangan kiri nya" Zet kemudian mulai memegang tangan kiri ku

Zenom yang melihat kelakuan mereka berdua membuat Zenom kesal, Zenom saja belum pernah memegang tangan ku tapi mereka berdua sudah mengambil start "Oi oI! jauhkan tangan kalian dari tangan tuan muda!!" bentak Zenom yang kesal sambil menarik Zet untuk menjauh.

"Awas kau baja biru!!." bentak Zenom yang kesal, ia terus mencoba menarik Zet

Zet dan Kazuha malah semakin menempel pada ku, kesan nya mereka seperti monyet yang sedang memeluk pohon "BERISIK KAU!, PAKAIAN KAU JUGA BIRU TAHU!"

"Ku mohon, aku akan memberikan apa pun!!" ucap Kazuha yang mendekatkan wajah nya ke wajah ku yang membuat ku tidak nyaman

"Entah kenapa rasanya tingkah mereka ini mengingatkan ku kepada 3 orang bajingan yang selalu memburu ku dan menempel pada ku..." batin ku sambil mengaruk kepala ku, aku tersenyum saat Kazuha bilang ingin memberikan apa pun

Aku menghela nafas panjang dan"tidak akan kuberi tahu sampai si pahlawan brengsek itu minta maaf."

Mendengar itu Kazuha dan Zet pun saling memandang lalu mereka pergi munuju Raizal, Zet kemudian memukul kepala Raizal sekali. Raizal terkejut dengan itu dan menatap Zet, Zet menyeret Raizal ke depan, aku tersenyum puas.

"Minta maaf..." ucap Zet sambil melepaskan Raizal

"Hah? aku? yang benar saj-" saat Raizal belum menyelesaikan perkataan nya, Zet langsung memukul kepala Raizal berkali kali

Pada saat Zet ingin memukul Raizal, Raizal langsung berkata dengan sedikit gemetar "O...oke oke, maaf kan aku..."

Aku tersenyum dan mengangguk pelan, Zet dan Kazuha bersorak senang saat melihat ku mengangguk pelan.

Aku kemudian berjalan pelan dan kembali duduk, Zenom berjalan dengan anggun mengikuti ku, ia berdiri di samping ku dan Keliath terlihat kagum melihat Zenom

Melihat sikap Kazuha yang sangat baik kepada ku membuat Zelgum bingung dan penasaran "Memang mereka ini siapa? kelihatannya mereka sangat penting sampai kedua guru kami memohon kepadanya?" tanya Zelgum yang penasaran

Raja Zelbub menghela nafas dan menjawab pertanyaan Zelgum "Mereka lah yang berhasil memukul mundur Leviathan dan mereka juga mengetahui sesuatu tentang Sloven"

Keliath yang mendengar itu terkejut kagum, ia langsung menoleh ke arah ku dan meminta menjabat tangan "Woahhh jadi mereka ini yang anda bicarakan?! kalau begitu salam kenal nama ku Keliath! pahlawan pedang! senang bertemu dengan mu the purple flame dan maafkan atas sikap salah satu dari teman kami."

Aku yang melihat tangan Keliath pun merasa jijik dan ingin sekali memotong tangan nya itu, tapi jika aku melakukan itu yang ada hanya akan menyalakan api warga, lebih baik aku mencari alasan "Ahh maafkan aku pahlawan, tangan ku sedang sakit karena habis terkena penyakit, jika kita bersalaman maka kau akan terkena dampaknya."

"Ohh begitukah? maaf aku tidak tahu, kau punya rekan yang cukup cantik! apa dia masih lajang?" tanya Keliath sambil memegang tangan Zenom, Zenom hanya menatap sinis ke arah Keliath.

"Hai, apa kau ingin pacaran dengan ku?" tanya Keliath yang menggoda Zenom, Zenom sangat ingin menghantam kepala Keliath tapi ia tidak bisa karena perjanjian dengan ku, aku menghela nafas panjang dan menepis tangan Keliath.

Aku menatap tajam ke arah Keliath dan berkata dengan nada dingin "Dia tunangan ku..."

Bersambung

1
Pembenci MC naif dan lemah
gelap
Pur Wani: bg inpokan cerita yg MC nya ga naif dan lemah
total 1 replies
Pembenci MC naif dan lemah
mantap
Ardi Provision
suruh rahasiakan sama perempuan ya gini deh, jangan bilang2 ya, sekampung pada tahu 😂😂😂😂🤣🤣🤣
Ardi Provision
di cangkul sekalian 😂😂😂😂
saran thoor pakai bahasa baku, dirampok kek
kakek sholeh
hhhhh
kakek sholeh
kek nama pejabat dpr
Muhamad Abdul Ghofur
karya luar biasa untuk aku yang gak buat novel
mmahsun.az
kapan up thor?
Djinn Samaora
noo my religion
farel Ramadhan
bjir lauhul Mahfud 😅
Askipシ︎
semangat thor, ntahlah mau komen apa gatau juga wkwk.. /Sweat/
pembacasetia
eehh jangan2 iblis yg mindahin jiwa tuh
ji ruxue
babi haram, membunuh gk dosa/Smile/
Mayang Sari
terpukaauuuu
๑ ̊ ·٭ᜊ яσυυ ̊ • ࿐
sugoii..
Nurul
Haya Bus
Nurul
preman exp ngak tuh😅
Buana Lukman
bagus
Nino Ndut
cape bacanya..kok kayak bocah alay begini mc nya yak
felix ehe: santai masi eipsode awal....mungkin?
total 1 replies
Felix Fortune
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!