Kehidupan dia insang yang saling mencintai baru saja di mulai. Delia dan Dafa sangat bahagia dengan pernikahan tersebut. Delia memutuskan untuk menerima Risa, adiknya agar bisa tinggal bersamanya. Namun, keputusan tersebut adalah sebuah kutukan yang mampu menghancurkan kehidupan barunya...
Apa yang terjadi pada pernikahan mereka nanti?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shangrai Hark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Pikiran bunga tidak buntu sampai di sana saja. Ia mengorbankan waktunya dan pergi dengan cepat menuju kantor Dafa menggunakan mobilnya.
“Hey, pria brengsek. Keluarlah bedebah sialan!” Pekik bunga di depan ruangan kerja Dafa, dengan beberapa penjaga yang mencoba menghentikannya.
“Nona, anda tidak boleh membuat keributan di sini, silahkan keluar dan tunggu saja. Juga sekarang adalah jam kerja, tidak mungkin untuknya bisa keluar. Tunggulah sampai jam makan siang,” Jelas salah satu penjaga.
“Jika aku harus menunggu lagi, ” kata Bunga, “aku bisa saja membunuhnya.” Imbuhnya seraya menatap tajam penjaga yang berbicara.
“Kami akan melaporkanmu jika terus bersikeras nona,” ancam penjaga tersebut.
“Laporkan saja!” ucap Bunga, “Tapi, aku tidak akan melepaskan bedebah itu sebelum menggores wajahnya yang tidak tahu malu itu.”
Bunga terus berteriak dan terus memaki Dafa, dan tidak hentinya memberontak agar bisa masuk.
“Biarkan wanita itu!” Suara yang sangat akrab menggema di depan ruangan tersebut. Bunga juga berhenti memberontak karena matanya tertuju langsung ke arah suara tersebut.
“Lihatlah siapa yang datang?!” Ucap Bunga dengan menahan amarahnya. Namun, ia tidak bisa lama-lama menahan amarahnya. Setelah pria itu mendekat dan sudah di depan Bunga. Bunga langsung menampar wajah pria tersebut. Pria itu tidak lain dan tidak bukan adalah Dafa.
Tiga penjaga yang ada di dekat mereka langsung menahan bunga lagi setelah melihatnya menampar Dafa.
“Apa maksud dari perilakumu, Dr. Bunga?” tanya Dafa seraya memegangi pipinya yang tertampar.
Bunga tertawa, “Kau seharusnya mendapatkan tamparan itu dari Delia. Dan di sini, aku menggantikannya!”
“Memangnya kau siapa? Dan apa yang kau tau?” Tanya Dafa dengan tatapan sinis. Bunga tidak bisa menjawab perkataan Dafa. Tapi, Bunga tidak bisa menjawab perkataan Dafa bukan karena tidak ada jawabannya. Melainkan, bunga tidak menyangka dengan apa yang dikatakan Dafa.
“Kau sebut dirimu seorang pria? Pria, seharusnya melindungi apa yang menjadi miliknya. Tapi kau, justru membuang sesuatu yang sudah menjadi milikmu dan memungut sampah yang paling menjijikkan,” kata Bunga, “Kau, akan sangat menyesalinya! Lihat saja nanti!” imbuhnya lalu berbalik dan meninggalkan Dafa yang terdiam.
Bunga menghentikan langkahnya dan menghadap Dafa lagi, “Sekarang di mana Delia berada?” Tanyanya.
“Tentu saja di rumah, kamu pikir dia ada di mana?!” ucap Dafa.
Setelah Bunga benar-benar keluar dari kantor perusahaannya, Dafa baru menyadari jika para koleganya melihat dan mendengar keributan tersebut. Dafa merasa sangat malu akan hal tersebut.
Bunga lagi dan lagi mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh menuju ke rumah Delia. Ia khawatir dengan apa yang akan Delia pikirkan setelah semua kejadian ini. Terlebih ia sedang hamil dan perasaannya pasti akan tercampur aduk.
Namun, setelah sampai di rumah Delia, ketakutan Bunga telah menjadi kenyataan. Meskipun sudah berteriak sampai menggedor-gedor pintu rumahnya, Delia tak kunjung keluar untuk membukakan pintu.
Berulang kali Bunga menghubungi Delia menggunakan ponselnya, tetap saja tak ada jawaban dari Delia.
“Dokter, apa yang kamu lakukan di sini?” Tanya Yessi yang masuk dari gerbang rumahnya.
Bunga lantas dengan cepat menghampiri Yessi, “Bu, ibu tahu di mana Delia?”
“Mungkin dia ada di dalam rumah,” jawab Yessi dengan ketus.
Bunga merasa kesal akan jawabannya, namun ia tetap menahannya.
Setelah Yessi membukakan pintu dan masuk, rumah itu tidak seperti rumah lagi. Meskipun sangat rapi, tapi suasana hangatnya sudah tiada lagi.
Sambil nunggu Up selanjutnya. mampir ke karya di atas yuk 👆
😡😡😡
aku maraton sampai disini.
masa suami udah gak peduli lagi...
😭😭
😡😡😡
Tak hbis pikir sama iblis...
bisa kamu gencet terus nyonya
Aku punya banyak stok..
🔪🔪🔪
..