NovelToon NovelToon
Ditilang Cinta Polisi Ganteng

Ditilang Cinta Polisi Ganteng

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:309.5k
Nilai: 5
Nama Author: ririen curiens

Aisyah adalah gadis periang yang selalu datang terlambat kesekolah. Setiap pagi dia selalu membawa motor kesekolah meskipun tidak memiliki SIM. mungkin hari ini dia lagi apes hingga ketahuan polisi ketika menerobos lampu merah.

pritt...prritt... seketika aku diberhentikan oleh pak polisi yang sedang bertugas. Motorku didorong pak polisi masuk kesebuah pos polisi kecil. "Rudi, tolong kamu tangani bocah ingusan ini, habis melanggar lampu merah", kata pak polisi yang seumuran dengan ayahku.
"Baik pak".

Kulihat seorang polisi keluar dari Pos dengan badan yang tinggi dan kekar. badanku gemetaran melihatnya, takut ditilang. Namun saat dia menoleh ke arahku, "oh..... sungguh tampan sekali kulitnya begitu putih dan wajahnya yang babyface.

Kulihat lihat name tagnya Rudi Arga Pratama Aku hanya diam saja ketika dia berbicara. kisah ini berlanjut hingga membuatku sering ditilang sama Pak Rudi. dari situ cinta mulai muncul.

yuk simak cerita lengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririen curiens, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Liburan yang indah

"Menikahlah denganku Syah, Aku ingin segera menghalalkan kamu", bisik Mas Rudi ditelingaku.

Dia memelukku dari belakang, suhu udara yang begitu dingin dengan suasana menjelang pagi yang masih terlihat gelap menambah syahdu pagi ini.

Aku menoleh kebelakang dan menatap wajah Mas Rudi. Aku tersenyum kepadanya, dan berkata, "Tahan Mas hingga aku menyelesaikan skripsiku. beri aku waktu sebulan lagi untuk menyelesaikannya lebih cepat".

"Aku sudah menunggu terlalu lama sayang, sebulan lagi ramadhan", jawab Mas Rudi

"Ya sesuai rencana saja Mas, setelah lebaran. Itu kan kesepakatan orang tua kita bersama".

"Ini sudah lebaran kedua Syah, seharusnya kan lebaran tahun lalu. tapi kamu selalu mengulurnya. Nanti waktu lebaran kita pasti ditanya kapan nikah, kok nggak nikah-nikah udah tunangan dari dulu lo".

"Ya udah senyumin aja Mas. Aku hanya takut tidak bisa membagi waktu Mas, antara kuliah, jadi istri dan jadi Ibu jika aku hamil. Ini aku sudah berusaha agar lulus dalam waktu Tujuh semester saja".

"Ya kita tunda dulu untuk memiliki momongan Syah. kita nikah dulu saja".

"Huss..... jangan ngomong gitu Mas, nanti lama dapat momongannya. Dulu Ibu baru hamil aku, setelah Empat tahun pernikahan".

"Iyah... Iyah... maaf sayang".

Rasa cinta ini memang sudah terlalu lama. Mas Rudi sudah menungguku dua tahun. Aku memang selalu mengulur-ulur waktu. Sebenarnya aku takut kuliahku keteteran, jika aku menikah dan harus mengurus anak.

Obrolan kita terputus ketika Anggun dan Mas Rizal mengganggu.

(ehem...ehem....)

suara Anggun dan Mas Rizal yang mendengar percakapan kita.

"Ayo buruan nikah, jika tidak aku yang duluan loh", celetuk Anggun.

"Ya kalian duluan aja, nanti kita nyusul", jawabku.

Mas Rudi menggengam tanganku begitu erat, tangannya sangat dingin sekali. Kita memang sedang kedinginan diatas sini, sedang menunggu matahari terbit.

Suhu udara mungkin dibawa -0 derajat Celcius, bisa juga lebih dari itu. Hembusan angin disini membuat suhu semakin dingin. Ini memang kedua kalinya aku berada di puncak Penanjakan untuk melihat sunrise gunung bromo dari atas sini.

Aku melihat Anggun juga kedinginan, dan Mas Rizal memeluknya. Mungkin Mas Rudi terinspirasi dari kelakuan mereka.

Anggun dan Mas Rizal juga sudah bertunangan, Mereka juga sedang menunggu Anggun menyelesaikan skripsi.

Matahari perlahan mulai terbit, Subhanallah sungguh indah alam ini. Rasanya aku sedang berada diatas awan. Perlahan awan mulai pergi, gunung Bromo terlihat begitu indah dipagi yang cerah ini.

Mas Rudi perlahan menggandengku dan mengajakku untuk turun kepasir berbisik karena memang hardtop sudah menunggu.

Aku tersenyum kepadanya dan berkata, "Terimakasih yah Mas sudah mengajakku kesini. Kamulah orangnya yang aku tunggu selama ini. Aku mencintaimu Mas".

Mas Rudi tersenyum dan mengusap-usap kepalaku. Dia memang senang sekali mengelus-elus kepalaku dan mencubit pipiku. Mungkin dia gemes denganku.

Waktu pertama kali kesini dengan teman-teman SMA. Aku memang pernah berdoa suatu hari nanti bisa kesini dengan orang yang benar-benar mencintaiku. Alhamdulillah dikabulkan juga, semoga memang Mas Rudi orangnya.

Aku dan Mas Rudi sudah masuk kedalam mobil namun Kita masih menunggu Anggun dan Mas Rizal yang entah kemana.

Aku mencoba menelponnya namun tidak diangkat, tak lama dia datang juga.

Kita menuju kepasir berbisik dengan menggunakan hardtop. Kita berhenti sejenak disini, untuk sekedar berfoto dan menikmati bukit-bukit dan gunung Bromo yang begitu indah.

Aku meminta kepada Anggun untuk memfotoku dengan Mas Rudi. Ah..... lumayan menghemat tidak usah foto prewedding.

Aku menarik Mas Rudi yang malu karena dilihat Mas Rizal. Ternyata hasilnya bagus sekali foto dipelataran gunung Bromo.

Ternyata Anggun juga ikut-ikutan minta foto untuk prewedding juga.

Aku dan Mas Rudi juga foto dimobil hardtop, foto-foto ala-ala bocah petualang. MasyaAllah semua hasil foto digunung Bromo sungguh indah sekali.

Setelah puas berfoto-foto kita melanjutkan untuk naik ke kawah gunung Bromo. Dulu aku pernah naik disini, sekarang aku harus bisa naik lagi, karena ada Mas Rudi yang selalu menjagaku.

Alhamdulillah sampai dipuncak Gunung Bromo juga. Anak tangga demi anak tangga kulalui dengan gembira, karena Mas Rudi mau menungguku meskipun aku lama jalannya. Aku juga berfoto diatas sini, hasilnya juga bagus sekali.

Setelah puas menikmati keindahan disini, aku dan Mas Rudi memutuskan untuk turun. Sambil menunggu Anggun, Aku makan nasi pecel didekat Parkiran motor. Ah sungguh nikmat sekali makan dengan suasana pemandangan gunung yang indah.

Mas Rudi berdiri dan menghampiri Bapak yang menyewakan kuda. Ternyata Mas Rudi menyewa kuda untuk berfoto denganku. Padahal tadi dia susah sekali diajak foto, sekarang malah minta foto.

Anggun Menfotoku dengan bagus sekali, dia memang berbakat. Tak sia-sia liburan kali ini sekalian foto prewedding.

Setelah aku selesai berfoto, Anggun juga ikut-ikutan minta foto dengan posisi yang sama.

"Eh, ini kan buat prewedding kok yah semua fotonya sama posisinya", kataku kepada Anggun.

"Nggak apa-apalah kan harinya berbeda Syah. udah ayo fotoin aku", jawab Anggun

Kini giliran Mas Rizal yang malu-malu karena Mas Rudi masih terus ngerecokin mereka. Setelah puas berfoto, kita memutuskan untuk kembali ke hotel.

Sepanjang perjalanan menuju hotel pemandangannya tak kalah indah dengan yang tadi, namun kita sudah lelah karena semalam hanya sempat tidur sejenak.

Kita memang menginap semalam disini dan rencana cek out jam tiga sore.

Sesampainya dihotel kita beristirahat sejenak sebelum kembali pulang. Aku merebahkan tubuhku dikasur sambil menunggu Anggun selesai Mandi. Sungguh nyaman sekali suasana disini, rasanya masih betah untuk menginap semalam lagi disini.

Selesai mandi sebenarnya aku ingin melanjutkan rebahan namun Mas Rudi menelponku dan mengajakku keliling hotel.

Pemandangan sekitar hotel juga bagus sekali untuk berfoto-foto. banyak bukit-bukit tinggi yang sangat indah. Kita berjalan keluar hotel dan melihat para petani, ternyata kita juga boleh membeli hasil panen sayuran.

Senang sekali bisa memetik dan membeli sayuran segar disini.

"Mas, kita nginep sehari saja disini. sepertinya enak", tanyaku kepada Mas Rudi

"Besok Mas Harus kerja lagi Syah, Pak Rudi juga. Nanti deh jika nikah Mas mengajukan cuti nanti kita menginap lagi disini".

Aku hanya memanyunkan mulutku. Mas Rudi tersenyum dan mengelus-elus kepalaku.

Kulihat sudah hampir jam satu siang. kita memutuskan untuk kembali ke hotel, namun kulihat Anggun dan Mas Rizal lagi asyik ngopi dikafe hotel.

Setelah selesai sholat, kita semua bersiap untuk melanjutkan perjalanan pulang.

Aku mulai mengantuk, namun aku bisa istirahat dimobil. Selama perjalanan pulang kita disuguhkan dengan hamparan sawah dan bukit-bukit hijau yang sangat luas. Sungguh indah Sekali ciptaan Allah. Rasanya pengen sekali punya rumah disini.

sssciiittttttttt.........citttttttty Astaghfirullah.......

Mas Rizal mengerem mobil dadakan hingga membuyarkan lamunanku. "Ada apa Bro?", tanya Mas Rudi

"Sepertinya aku menabrak sesuatu". jawab Mas Rizal

Mas Rudi mengusap-usap kepalanya yang terbentur bagian depan mobil.

Mas Rizal dan Mas Rudi akhirnya turun dan melihat didepan Mobil. mereka juga menengok bagian bawah mobil, tiba-tiba mereka lari terbirit-birit membuat aku dan Anggun kaget.

Kwek..... Kwek.....Kwek..... Kwek ......

Ternyata mereka dikejar dua ekor Angsa yang hampir ditabrak oleh mobil kita.

ha...ha...ha...ha....

Aku dan Anggun tertawa terbahak-bahak melihat tingkah dua orang polisi yang takut karena dikejar Angsa.

1
falea sezi
wih Penanggungan mojokerto kn kebetulan q jg mojokerto
Rahma Waty
aku punya ipar beda 10 th dg suaminya. malah langgeng
Eka Yuni
Buruk
Ririen Curiens: terima kasih kakak yg baik, semoga saya bisa menjadi lebih baik lagi drpda panjenengan
total 1 replies
Eka Yuni
Kecewa
Mama lilik Lilik
Aisyah nya kok gitu sich🤦
Mama lilik Lilik
Rizal mungkin ya Thor kok Rudi Mulu yg sama anggun😀
Ririen Curiens: authornya ngantuk Kak hihihihi
total 1 replies
Mama lilik Lilik
kok Novi bukannya anggun??
evita vita
berhenti berharap sya,,seolah perasaanmu dipermainkan
Ririen Curiens
kak, baca novel baru mungkin suka juga. "Terpuruk Dalam Cinta".
Sunarmi Narmi
Kata siapa...teori..selagi si istri nyaman dgn gaya yg aman buat bumil..tiap hari jg ngak mslah Thor...hamil anak" ku dulu pngen nya tiap hari
Angga Berbatock: beruntungnya si suami 🤭😁😅
total 2 replies
Sunarmi Narmi
Ah..mlm buka apem bnyak yg koment...semangat thor 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ririen Curiens: Iyah kak, pada doyan 😂
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Syah..mending kamu menyingkir dulu..agar hatimu tdk sakit dn memberi ruang buat Rudi..smga segera pulih..dri pda nyesek
Qaisaa Nazarudin
Ketagihan ya mas 😜😜
Qaisaa Nazarudin
PMS kali, gak mungkin darah perawan segitu banyaknya ye kan??😂
Ririen Curiens: 😂😂 biar tahu klu masih prawan kak mangkanya dibanyakin hihihihi
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Nah tuh kan sembuh Amnesia nya,Semoga aja ya..🤲🏻🤲🏻
Qaisaa Nazarudin
Nah itu benar,Biarkan dia yg berjuang,Kalo dia masih juga mengingati Mia takut dia bakal balikan sama Mia, Setelah Mua resmi bercerai..
Qaisaa Nazarudin
Rasanya lebih bahagia loh nerima surat cinta dr lewat WA ,Tringat aku jaman remaja dulu waktu nerima surat cinta dr doi,Senyum2 sendiri saat bacanya,Suratnya malah di kasih bedak biar wangi,Juga kertas dan amplopnya gambar love2 gitu..Aaahh seneng sekali 😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Waah Aisyah doyan banget kenak tilang 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Waah lamarannya di depan umum nih 😀😀
Qaisaa Nazarudin
Cih modusnya Aa Rudi 😂😂😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!