NovelToon NovelToon
IPA

IPA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:839.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: NindyCF

Insiden Pertemuan Absurd

------------------IPA---------------------


Peristiwa konyol menjadi sebuah awal pertemuan kedua insan sejoli yang sama-sama saling dilanda kesialan saat itu.

Kesialan yang menjadi sebuah hal yang sangat memalukan dan mencemoohkan. Membuat salah satu seorang dari sejoli itu menjadi bahan perbincangan dan kelucuan oleh orang-orang yang belum mereka kenal.

Perdebatan? Tentu saja. Selalu. Dimanapun dan kapanpun mereka bertemu.

Mereka sama-sama ingin saling menjatuhkan. Namun takdir mempersulit mereka.

Akhirnya, mereka sama-sama jatuh. Namun jatuh dalam sebuah cinta yang tumbuh, bukan jatuh dalam sebuah jurang kesengsaraan seperti yang mereka inginkan.

Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah.

Mereka sama-sama jatuh.

Apa mereka akan bangkit bersama?
Atau mereka bangkit bersama orang yang sudah ditakdirkan bersama mereka dan bangkit bersama jodoh mereka masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NindyCF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IPA--35

"MAMAAA," teriak Keisha dari lantai bawah.

"Apa sih, Ca? Bikin kaget aja," gerutu Yanti sambil terburu-buru turun dari lantai atas.

"Eca mau pergi sama temen-temen," ucap Keisha setelah Yanti berada di depannya.

"Terus? Kenapa pake teriak-teriak gitu?" tanya Yanti heran.

"Mau pamitan, Ma," jawab Keisha manja.

"Yaudah sana berangkat. Jangan macem-macem diluar sana ya," ucap Yanti sambil menyodorkan tangannya pada Keisha.

"Iya iya. Eca kan anak baik," jawab Keisha sambil mencium tangan ibunya itu.

"Iya baik kalo lagi waras," celetuk Jera sambil ikut mencium tangan Yanti.

"Suka bener aja Jera," sahut Yanti terkekeh.

"Bully aja Eca terusss terussss," ujar Keisha dengan nada yang mulai tinggi.

"Dih baperan," sambung Nurul meledek.

"Baperan baperan aja. Lo pikir digituin terus gak sakit apa? Sakiiiittttttt. Nih sakit disini nih," ucap Keisha dramatis sambil menepuk-nepuk dadanya dramatis.

"Lebay," ycap Safitri menyindir.

"Terserah bodoamat lah terserah," ucap Keisha kesal sambil berjalan malas ke arah sofa dan duduk disana dengan perasaan kesal.

Teman-teman Keisha hanya tertawa kecil. Setelah semuanya selesai mencium tangan pada Yanti, mereka saling memberi kode satu sama lain.

"Pamit dulu ya tante, Assalamualaikum!" ucap mereka serempak sambil berlari keluar rumah Keisha.

Keisha refleks menoleh ke belakang dan melihat jelas teman-temannya yang berlarian keluar rumah.

"TUNGGUIN GW IHHHHHHH!" teriak Keisha sambil ikut berlari dan mengejar teman-temannya.

Brukk

"Aww," ringis Keisha sambil mengusap-usap pantatnya yang baru saja mendarat keras di lantai.

"Ca, gak apa-apa?" tanya Rizki panik sambil membantu Keisha berdiri.

"Gapapa pala lo peyang! Sakit nih gw," ketus Keisha sambil melepaskan kasar tangan Rizki dari pundaknya.

"Ya sorry. Lagian lo ngapain lari-larian?"

"Suka-suka gw lah. Terus, ngapain lo ke rumah gw?" tanya Keisha balik.

"Mau cari elo."

"Gw gak ada!" balas Keisha ketus.

"Ini ada," ucap Rizki sambil menunjuk Keisha.

"Maksudnya gw mau pergi," ucap Keisha membenarkan.

"Pergi kemana?"

"Ke jalan yang benar," jawab Keisha asal.

"Lucu lo." Rizki tertawa sambil mengusap-usap rambut Keisha sayang.

Eh ngapain gw jawab kayak gitu? Gw kan lagi benci sama dia, malah ngajak bercanda lagi nih mulut. Batin Keisha menggerutu.

"Apaan sih," ketus Keisha sembari menghempaskan tangan Rizki.

"Mau pergi kemana emang?" tanya Rizki lagi.

"Terserah gw aja. Lo gak perlu tau."

"Padahal gw pengen ngajak lo jalan. Sekalian minta temenin gw ke toko buku."

Deg

Jantung Keisha benar-benar langsung berdegup kencang. Dirinya sangat girang mendengar ucapan Rizki tadi. Namun egoisnya tak bisa dikalahkan. Apalagi dia baru saja mengingat kembali hal-hal yang membuat dia benci pada Rizki.

"Sorry gw gak bisa," ucap Keisha pelan.

"Temenin gw ya, Ca. Ayo dong," bujuk Rizki lembut.

"Gak bisa, Ki. Gw harus pergi sama temen-temen gw." Keisha tetap pada pendiriannya.

"Sama gw aja yuk. Nanti gw juga pasti ngajak lo jalan ke mall," ucap Rizki terus berusaha membujuk.

"Kalau lo nyuruh gw pilih antara temen gw atau lo. Gw pilih temen-temen gw," lirih Keisha sambil berjalan meninggalkan Rizki.

"Tapi gw juga temen lo."

Keisha diam. Menghentikan langkahnya sejenak sambil menghela nafasnya pelan. Kata 'teman' yang tadi Rizki lontarkan untuknya itu terasa menusuk. Keisha benar-benar merasa aneh mendengar ucapan Rizki tadi.

Temen, Ca. Rizki nganggap lo temen. Dan lo sama dia emang temen. Iya, temen. Kayak Silmi, Nurul, Jera, dan Mpit. Batin Keisha kacau.

"Bukan," jawab Keisha pelan tanpa memutar lagi tubuhnya dan menatap Rizki.

Keisha langsung berlari keluar rumah. Menghampiri teman-temannya yang sedang menunggu diluar. Keisha langsung masuk ke dalam mobil Nurul. Padahal teman-temannya masih berada dihalaman rumahnya.

"Eh, kenapa lo?" tanya Silmi menghampiri sambil mengetuk kaca jendela mobil.

"Udah buruan kita berangkat sekarang," ucap Keisha kesal sambil kembali menutup lagi kaca jendelanya.

***

"Eh, udah ini kita kemana nih?" tanya Jera sambil kembali menyuapkan es krim miliknya yang sudah tinggal setengah.

"Kemana lagi? Pulang kali. Udah malem juga," ucap Silmi tanpa mengalihkan pandangannya dari handphone.

"Gw mau cari buku," ujar Safitri tiba-tiba.

"Cari kemana?" tanya Nurul.

"Ke toko buku lah," jawab Safitri malas.

"Yaudah ayo sekarang aja. Takut kemaleman," jak Silmi sembari bangkit dari duduknya.

"Woy, Ca! Ayo." Jera menepuk pundak Keisha sedikit keras. Keisha yang sedang melamun itu langsung tersentak kaget dan bingung melihat teman-temannya sudah berdiri.

"Kemana?" tanya Keisha heran.

"Ke toko buku. Yuk takut kemaleman," jawab Silmi mewakili.

Keisha bangkit dengan malas dan berjalan mengikuti teman-temannya. Selama perjalanan, Keisha hanya diam tanpa ikut mengobrol dengan teman-temannya. Hingga akhirnya dirinya tertidur dan diam dimobil tanpa ikut masuk ke dalam toko. Silmi, Jera, dan Safitri masuk ke dalam toko buku. Meninggalkan Keisha yang tertidur dimobil dan Nurul yang juga malas ikut turun dari mobil.

"Eca! Eca! Eca!" panik Nurul sambil menepuk-nepuk tangan Keisha dengan keras.

Keisha yang mendapat gerakan tiba-tiba itu tentu saja langsung kaget dan spontan bangun dengan rasa pening yang sangat terasa berat dikepalanya.

"Apaan sih!" kesal Keisha setengah membentak Nurul.

"Liat itu, Ca!" seru Nurul panik sambil menunjuk sesuatu diluar mobil.

"Apaan sih? Itu? Tenang aja kali. Kita di dalem mobil. Mereka juga berantemnya gak akan sampai kesini dan macem-macem sama kita," ucap Keisha santai sambil kembali menyenderkan kepalanya ke kursi setelah melihat dua orang yang sedang berkelahi diluar.

"Bukan itu. Itu Rizki, Eca!" bentak Nurul kesal.

Keisha spontan bangun lagi dan melihat jelas sesuatu yang dimaksud Nurul. Dan benar saja, orang yang berkelahi diluar sana memang benar-benar Rizki. Dengan keadaan Rizki yang terlihat seperti korban, terlihat terus dipukuli tanpa melawan.

Keisha sontak keluar dari mobil dan berlari menghampiri Rizki. Sambil mengumpat kesal saat melihat orang-orang hanya diam menonton tanpa berniat membantu laki-laki tengil itu.

"STOP!" teriak Keisha ditengah perkelahian itu.

Perkelahian itu berhenti. Dua orang itu menatap Keisha dengan kaget serta bingung.

"Ricky?"

1
Azuraa
Mesya kahh? 🤔
Yani Cuhayanih
Aku jd keder dgn orang cowo ini namanya hampir mirip
Yani Cuhayanih
Bukankah kalo jidatnya lebar itu tandanya otaknya cerdas seperti profesor
Yani Cuhayanih
Karena dah 2dekade aku jd lupa siapa ya teman sebangku waktu SMA .oh iya kokom
Yani Cuhayanih
Sungguh hari pertama masuk sekolah yg sangat berkesan plus jengkel
Alya Yuni
Hade ketua OSIS ko jhat bngat si

skolah ap suka bully siswa siswi
imach ❤️❤️❤️
pengen banget gue nampol si iki 🙄🙄😤😤😤
kepooo
astgaaa gw kiraaa ikiii mau nembakkk lohhh ternyata oh ternya ngeselinn bgt dah Ikki
Nenden Nuranisa
lanjutannya kak
.-
iki be**
.-
padahal langsung ajayah beli buku orang udah di parkiran
.-
padahalmah Rizki hawatir yahhh makanya marah
.-
dari awal dah asik
M m
entah kenapa gw gak mewek pas eca disakitin iki. tapi terharu bgt sama org terdekat eca yang support pas eca rapuh.. ampe nangis bombay
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
🤣🤣🤣🤣 Hubungannya Eca dan Iki makin sweet and lucu


Ini masih up kan thor???
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Haduhhhh baper yeeeee HAPPY ENDING😁😁😁🤗🤗🤗
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Wissss Rizky ngamokkkk guys😁😁
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 Rizky bener" cowok bodoh, harusnya dia tau kalo Keisha cinta sama dia tapi dia malah seakan" gk tau tentang itu semuanya, malah dia terang"an jalan berdua sama Meysa dan saat Keisha sedang rapuh Rizky datang dan menenangkan Keisha dan memberi kata" manis sama Keisha dan memberikan pengharapan palsu sama Keisha, maunya cowok ini tuh apa sebenarnya????
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Hmmm Iki sok perduli sama Eca, padahal dia sendiri sering nyakitin hstinya Eca🙄🙄🙄
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Abang Roy lebih peka terhadap perasaan Eca ketimbang Iki, padahal yg sebenarnya cinta sama Eca kan Iki bukan abang Roy😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!