Eveline, wanita cantik 24 tahun dan masih single yang bekerja di sebuah perusahaan terkenal tiba-tiba ia dinyatakan hamil 2 Minggu oleh dokter.
"Selamat, Anda sekarang tengah mengandung dan usia kehamilan Anda sudah 2 Minggu" ucap Dokter yang membuat Eveline sangat terkejut.
"Apa dokter saya hamil?" jawab Eveline dengan mata yang membola.
"Iya Nyonya, Anda harus menjaga kandungan Anda baik-baik" saran dokter
Eveline tidak percaya dirinya bisa hamil setelah kejadian Malam yang tak disengaja itu. Tragedi saat dirinya tengah mabuk berat karena ditinggal sang kekasih menikah, ternyata membawa dirinya terjebak dalam situasi ini, mengandung anak laki-laki yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Jaka, Office Boy dengan penampilan lugu dan polos, Jaka yang khas dengan logat jawanya, juga bekerja di perusahaan yang sama dengan Eveline, nyatanya adalah ayah dari bayi yang dikandung oleh Eveline.
Lantas bagaimana hal itu bisa terjadi? Dan siapakah Jaka sebenarnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eve karyawan Willy
Liora keluar dari ruangan Eve dan berjalan menuju apotek untuk menebus obat Willy, sementara itu Eve merasa sangat tidak nyaman jika harus berada di atas tempat tidur, Ia memutuskan untuk pergi dari tempat itu, Eve merasa dirinya lebih baik sekarang.
Eve mulai keluar dari ruang itu dan beranjak pergi dari sana, Eve berjalan di sepanjang koridor rumah sakit untuk menuju ke pintu keluar rumah sakit, karena di sini Ia tidak menemukan keberadaan Jaka, maka Eve akan mencarinya di rumah sakit yang lain.
Sementara itu Willy turun dari tempat tidurnya, Ia berjalan menuju jendela kamar yang langsung mengarah ke luar rumah sakit, secara tak sengaja Dia melihat sosok wanita yang selama ini selalu membayang di pelupuk matanya, iya karyawatinya sendiri, Willy melihat Eve tengah berjalan keluar rumah sakit, Willy begitu memperhatikan Eve yang tampak sendirian.
"Bukankah itu Eve? Sedang apa dia disini?" gumam Willy penasaran.
Willy memperhatikan terus langkah Eve yang tampak berjalan diluar rumah sakit, entah kenapa Willy merasa dirinya begitu mengkhawatirkan keadaan Eve, padahal sebelumnya Willy tidak pernah mau tahu urusan karyawannya, namun saat Dia melihat Eve, ada sesuatu yang mengganjal di hatinya, apakah Eve sedang sakit?.
"Eve? Bukankah sebelum aku amnesia, kata Boy aku dan Eve bertemu? Apa yang sedang aku bicarakan bersama Eve? Aku harus mencari tahu"
Kemudian tiba-tiba saja Liora masuk ke dalam ruang perawatan Willy, Liora melihat sang anak yang sedang berdiri di depan jendela, tampak Willy memperhatikan pemandangan luar rumah sakit.
"Willy! Apa yang kamu lakukan di situ?" seru Liora sembari menghampiri anaknya. Liora melihat Willy yang sedang memperhatikan Eve yang tampak keluar dari rumah sakit.
"Bukankah itu Eve! Tadi Mommy menyuruhnya untuk istirahat loh, kok malah pergi!" ucap Liora membuat Willy sangat terkejut.
"Apa maksud Mommy?" Willy menatap serius wajah sang ibu.
"Tadi Eve pingsan, Mommy menyuruh dokter untuk memeriksanya, dan ternyata dia sedang hamil!" ucap Liora yang membuat Willy sangat terkejut, ternyata karyawatinya itu sedang hamil.
"Apa Mommy? Eve sedang hamil?" Willy benar-benar tidak percaya jika Eve hamil, sedangkan yang Ia tahu Eve belum menikah, lantas Ia hamil anak siapa?
"Hei... apa kamu kenal gadis itu?" tanya Liora kepada putranya yang tampak menyebutkan nama Eve.
"Dia salah satu karyawan Willy Mom! Dia staf accounting di perusahaan kita" jelas Willy kepada Mommy nya.
"Ohh...jadi gadis itu karyawan kamu, dia cantik ya, tapi sayang dia sudah menikah" ucap Liora
"Dia belum menikah Mommy, dia masih single!" ucapan Willy membuat Liora membulatkan matanya.
"Apa? Eve belum menikah? Lantas kenapa sekarang dia bisa hamil kalau bukan ia sudah menikah" balas Liora tampak terkejut
"Entahlah itu yang membuat Willy tanda tanya" balas Willy sembari terpikirkan sesuatu.
"Apa itu yang membuatku tidak tenang, yang membuat Eve selalu hadir dalam setiap mimpiku, kehamilannya tanpa suami, apakah Eve sedang membutuhkan pertolongan? Astaga semua ini membuatku bingung"
Willy tampak mengerutkan keningnya dan mulai berpikir, apa benar Eve sedang membutuhkan pertolongannya? Kemudian Liora memberikan obat kepada Willy untuk segera ia minum.
"Minumlah obatnya Will, kata dokter nanti sore kita bisa pulang, Mommy akan mempersiapkan kepulangan kita" ucap Liora sembari memberikan obat kepada Willy.
Willy menerima obat itu dan segera meminumnya.
"Mungkin sudah waktunya aku kembali ke Perusahaan, meskipun aku belum bisa mengingat seluruh kejadian yang terjadi akhir-akhir ini, setidaknya William Anthony harus kembali memimpin perusahaan"
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥