NovelToon NovelToon
Anggun Bidadariku Season 2

Anggun Bidadariku Season 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:374k
Nilai: 4.8
Nama Author: Erna Wati

Anggun yang mengira hidupnya sudah bahagia dengan mendapat cinta Adrian,, namun ternyata itu hanya mimpi sesaat baginya. Kenyataan pahit menghempaskannya kembali pada kehancuran dimana Adrian harus terjerat kembali pada wanita di masa lalunya.
Dan kali ini dia harus menghadapi badai yang lebih berat dari sebelumnya. Adrian melayangkan gugatan cerai padanya di saat dia sendiri sudah menanggalkan cintanya pada pria tersebut. Dan disaat yang bersamaan,, muncullah pria yang sebelumnya selalu memberikan dukungan untuknya. Apa yang akan terjadi selanjutnya?? Akankah Anggun memperoleh kebahagiaannya kembali?? Simak kisahnya di "Anggun Bidadariku Season 2"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Siapa yang tahu kalau Adrian akan menjumpai Andini tengah berpelukan mesra dengan pria yang beberapa hari lalu di lihatnya. Hal itu tentu saja membuat Adrian diterkam amarah luar biasa. Mengabaikan klien yang tengah berdiskusi dengannya dan tanpa berpikir apapun dia mendatangi tempat Andini berada.

"Seperti inikah tingkahmu saat di belakangku, Andini?"

Orang yang di tegur terkejut bukan kepalang. Andini merasakan denyut jantungnya berhenti berdetak.

"A-Adrian?!" ucapnya terbata.

Adrian menarik paksa lengan Andini menjauh dari pria di hadapannya.

"Hei, siapa kamu?" teriak pria asing itu tidak terima.

"Siapa aku? Aku yang seharusnya tanya, siapa kamu hah?" balas Adrian setengah berteriak. Dan tanpa di sangka sebuah pukulan melayang pada wajah pria asing itu. Ya, Adrian memberikan hantaman cukup keras padanya sampai pria itu jatuh terhuyung ke belakang.

"Dokter!" jerit Andini seketika. Dia lalu berusaha melepaskan diri dari cengkeraman Adrian dan menghambur langsung pada pria yang barusan jatuh tersebut. "Anda tidak apa-apa, Dok?" tanya Andini kemudian berusaha membantu pria itu untuk berdiri.

"Jadi rupanya kau memilih pria itu dari pada aku, Andini?" geram Adrian.

"Ya. Memangnya kenapa?" tantang Andini balik.

"Oh....begitu. Jadi itu yang kamu inginkan? Baiklah. Jika demikian, lakukan semua sesukamu dan aku tidak akan perduli lagi. Dan mengenai hubungan kita," Adrian terdiam sesaat. Menatap Andini dengan rasa muak dan tanpa berkedip sedikitpun. Setelah beberapa saat, lalu ia pun melanjutkan kalimatnya kembali, "kita akhiri semua sampai disini."

"Terserah! Aku juga sudah muak dengan sikapmu padaku. Aku tahu di hatimu masih ada mantan isterimu itu. Dan mungkin sebaiknya kita putus. Kembalilah padanya!"

Adrian melotot tajam. Dadanya bergemuruh. Kalimat Andini membuatnya kecewa dan sakit. Dia merasa di permainkan selama ini. Benarkah ini Andini yang ia kenal selama ini? Andini yang pernah ia cintai sepenuh hati?

Tanpa permisi, Adrian lalu berbalik pergi. Setelah meminta maaf pada kliennya dan membatalkan pertemuan, diapun segera meninggalkan tempat itu.

👇

👇

👇

👇

Suara musik saling bersahutan. Bau asap rokok dan minuman keras menguar jadi satu. Disana sini tampak para hidung belang dan wanita-wanita penggoda tengah bercengkrama.

Adrian meneguk minumannya sekali tuang. Entah sudah gelas yang ke berapa dia menghabiskan minuman beralkohol tersebut. Namun yang pasti, dua botol bir sudah tersedia di hadapannya.

Pria itu nampak kacau sekali. Terlihat kalau ia sangat frustasi. Pengkhianatan yang di lakukan Andini sungguh membuatnya terguncang. Belum lagi berita pernikahan Anggun dan Dion yang secara tidak langsung juga membawa pengaruh untuknya.

Entah pukul berapa pria itu kembali dari club malam. Yang pasti hari telah sangat larut. Adrian mengendarai mobil dengan susah payah. Hampir saja ia menabrak seorang pengendara sepeda yang tengah menyeberang jalan. Untunglah kesadarannya masih timbul sehingga dengan cepat ia menginjak rem. Dan beruntung juga akhirnya ia sampai rumah dengan selamat.

Tok! Tok! Tok!

Adrian mengetuk pintu lebih keras dari pada biasanya. Hampir lima menit dia berdiri di depan pintu dan masih setia dengan ketukannya.

"Kenapa nggak dibukakan pintu sih?" gerutunya dengan mata sedikit terpejam karena mabuk. Tubuhnya pun sudah hampir limbung kalau saja ia tak bersandar pada daun pintu.

Sesaat kemudian terlihat pintu di buka. Dinda yang muncul dengan wajah kusut karena mengantuk di buat terkejut.

"Mas Rian?!?!" serunya tiba-tiba dan menangkap tubuh kakaknya dengan cepat karena pria itu hampir saja terjatuh. "Apa yang terjadi sama mas? Kenapa mas Rian begini? Mas Rian mabuk?" tanyanya bertubi-tubi lalu berusaha memapah tubuh Adrian untuk masuk ke dalam rumah.

"Mabuk? Siapa yang mabuk? Aku hanya minum sedikit," celoteh Adrian yang sudah mulai hilang kesadaran.

"Iya. Mas Rian mabuk. Lihat baunya," Dinda membantah.

Gadis remaja itu lalu mendudukkan kakaknya di kursi ruang tamu. Sementara Adrian terkulai lemas, dia segera menutup pintu.

"Kenapa kamu yang bukain pintu, hmmm? Kemana Bapak dan Ibu?" tanya Adrian setelah Dinda kembali.

"Mas Rian ndak tau ya? Kan mereka sekarang ada di rumah mbak Anggun. Sibuk mengurus pernikahan mbak Anggun dan mas Dion," jawab Dinda lalu ngeloyor pergi. Mengambil sesuatu dari dapur lalu kembali dengan segelas air di tangannya.

"Anggun?" gumam Adrian perlahan. "Yah...aku telah menyia-nyiakan dia. Menceraikan dia hanya demi Andini yang rupanya tidak setia sama sekali," desisnya meratap.

Dinda yang sudah datang lagi lalu duduk di samping kakaknya.

"Minum dulu Mas," ujar Dinda lalu membantu Adrian minum.

"Kau tau Din, Mas menyesal sekali telah menyia-nyiakan mbak Anggun," Adrian bergumam lagi. Namun terlihat kalau ia sangat sedih sekali. "Dan sekarang, semua sudah terlambat. Dia sudah menjadi milik orang lain," imbuhnya dengan suara serak menahan kesedihan.

"Masih belum Mas, pernikahan mbak Anggun masih dua hari lagi," Dinda meluruskan.

"Ahhh, jadi mereka belum menikah ya?" Adrian menelaah. Mungkin pikirannya sudah kacau sehingga tak mampu berfikir jernih. Apalagi efek minuman keras mempengaruhinya. Membuat ia lupa segala hal.

"Kalau begitu, aku masih bisa merebutnya!" ujarnya kemudian lalu bangkit dengan segera.

Adrian lalu melangkah melewati Dinda. Gadis itupun tak mengelak dari rasa kagetnya. Ia pun sontak berdiri seketika.

"Mas Rian mau kemana?" tanya Dinda cemas. Dia mengekor kakaknya yang berjalan terhuyung-huyung di depan.

"Menemui Anggun," jawab Adrian singkat.

"Mas mau apa kesana?"

"Mau apa? Tentu saja mengajaknya kembali bersamaku."

"Aduh Mas, jangan bikin ulah deh. Mbak Anggun itu mau nikah."

"Makanya itu aku harus menggagalkan pernikahannya sebelum itu terjadi."

Adrian tak menggubris lagi teriakan adiknya. Bahkan dia berjalan dengan cepat meski tubuhnya tak seimbang. Dia ingin segera bertemu Anggun. Ya, menemuinya sebelum terlambat.

👇

👇

Braaaakkkkk!!!!

Suara pintu di buka dengan kasar. Semua orang yang hampir terlelap dalam tidur, menjadi bangun karenanya.

"Adrian?!" seru Pak Sujono yang sedang berbaring tidur di kursi panjang. Sedang beberapa orang lainnya ada yang berbaring di atas tikar yang tergelar di lantai. Di antaranya ada yang sama terkejutnya namun ada pula yang masih terlelap dalam tidur.

"Kenapa kamu kesini?!" tanya Pak Sujono kemudian bangkit dari tidurnya.

Tanpa menghiraukan pertanyaan sang ayah, Adrian masuk tanpa permisi dan melangkah begitu saja melewati beberapa orang yang tengah tidur di lantai. Pandangannya hanya tertumpu pada satu tujuan. Yakni kamar Anggun.

Adrian lalu berjalan cepat memasuki kamar itu. Dan beruntungnya dia saat di jumpainya pintu kamar tersebut tidak di kunci.

Adrian masuk dengan muka merah. Pengaruh alkohol dan emosi tengah menyelimutinya. Dengan gerakan cepat ia tutup kembali pintu kamar tersebut dan menguncinya langsung dari dalam. Di lihatnya tubuh Anggun yang tengah tertidur pulas. Adrian pun mendekat ke arah wanita itu.

Dan sekian detik kemudian....

"Akkhhh....Adriaaaaannnn!!!!"

🌺🍃🌺🍃🌺🍃🌺🍃🌺

1
Mom Q
bagus awalnya cma maaf endingnya agak janggal kya blm selesai.
kecuali klo ada bonus nya
Erna Wati: Emang belum karena masih ada yg season 3. "Anggun Bidadariku Ending Story". kalau mau baca di platform sebelah. WP
total 1 replies
abu😻acii
nyimak dulu
Azzuraaa
aku suka tulisan bagus begini, tapi kok yang baca sepi ya? tetep semangat thor
Lili Lintangraya
ditunggu lanjutannya,gmn kehidupan dion&anggun.adrian jg,penasaran kehidupanny selanjutny
Neni Anggraini
angun dh ambil tuh batang emas (Dion).... buang batang kayu (Adrian) bikin dia nyesal lemepas kamu.... 🤣🤣
Yudhiari Denada
kayaknya masih nggantung?
tapi seru c
semua dpt porsinya, Andini & andrian g bersatu,, Andini suka mempermainkan, andrian blm dewasa, cepat kebawa emosi, labil, kasih yg jadii pasangannya, gampang terombang ambing. baca ceritanya yg ending part 1 aja udah jelas hambar rumahtangga nya, cuma main² aja. memang baik anggun sama dion, cuma agak aneh, klo habis kena serangan jantung atau apalah yg keliatan sakit, knp habis ijab kabul gak istirahat aja?
Erna Wati: season 3 ada platform sebelah. sudah end juga kok disana.
total 2 replies
rumah kazuya
end nya koq gak enak amat yaa...
Yulianna Novia
aihhh... kok aku tak puas niiii, lanjut donk
Erna Wati: ada yang season 3 di pf sebelah.
total 1 replies
Nenk Kwr
ceritanya sudah tamat. tapi pelakor andini tidak diceritain dapat karma.
Ar Syaina Syaina
penyesalannn ayoo mendekatlah adrian sdh menunggu,,semoga RSJ,,masih menerima adrian
Ar Syaina Syaina
hmmm adrian terllalu percaya diri,,,,ingat penyesalanmu sdh mulai merapat,,,ayoo thoor semangat critamu baguss jempol yg bnyk utkmu👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👌🏼👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👌🏼👌🏼👌🏼👌🏼👌🏼👌🏼
bunga seroja
👍👍👍👍👍👍👍
Mawar berduri
benar2 cerita yg byk memguras airmata & emosi jiwa dgn tingkah lelaki bagas & adrian. kok bs orgtua mrk yg sgt baik & penuh kasih bs punya 2 anak lelaki yg berengsek bin pecundang🤦‍♀️
Rai Ayi Rohayati
ih jd gemes thuu c andrian, buktikan anggun kau bisa lebih hebat dr pelakor....
Efan Zega
koq dah end sih. aq penasaran dion sakit apa sih. trus bagas gak datang ya kepernikahan anggun
Erna Wati: Ada Anggun season 3
total 1 replies
Efan Zega
loh katanya u gak mencintai anggun rian
Efan Zega
wahhh anggun tambah cantik nih....nyesel u rian
Efan Zega
2 bersaudara sama aja,,,biadab smua
Efan Zega
nyesek bgt lihat nasibmu gun..
dulu bagas dan niken skrg rian dan andini
Efan Zega
sakit banget kelakuan smua keluarga bagas dan rian. kalo mertuanya gak cerita keandini pasti smua gak sekacau ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!