Menceritakan seorang CEO cantik yang bernama Raihana Fika Cantika dia selalu dituntut dia seorang wanita mandiri sejak dia masih SMP kedua orang tua sudah meninggal menjadikannya wanita cuek dan ketus kepada siapapun
Tapi pertemuan dengan seorang pelajar SMA ini membuat selalu darah tinggi karena ulah yang dia buat
Dia bernama Arka Bryan Dhekson
Gimana kelanjutannya langsung aja kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Standar Indonesia
5 menit kemudian Arka melepaskan adiknya dan merebahkan dirinya disamping Hana
"Kenapa Anu ku masih nyeri-nyeri perih yah?"Ucap Hana
"Kenapa?"Tanya Arka dengan khawatir
"Anu ku masih perih"Ucap Hana
"Apa gara-gara aku tadi kekerasan yah?sini ku lihat"Ucap Arka
"Jangan dilihatin honey malu"Ucap Hana
"Ngapain malu sih!"Ucap Arka dan melihat milik Hana dia langsung melotot melihat milik Hana ada darahnya
"Astaga honey ini berdarah!"Ucap Arka dengan panik
"Apa!"Ucap Hana dan dia duduk dan menatap langsung miliknya
Arka menatap miliknya dan ternyata juga ada darahnya
"Astaga honey aku bersalah sudah buat punya kamu berdarah sebanyak itu sampai adikku juga ikutan gini"Ucap Arka Panik
"Maafin aku bukannya bikin anak malah bikin kamu sakit"Ucap Arka yang terus menyalahkan dirinya
"Aku Panggil dokter yah!aku takut kamu kenapa-napa"Ucap Arka
"Malah kalau kamu panggil dokter kesini bisa-bisa kamu yang bakal diapa-apin"Ucap Hana
"Loh kok gitu honey?"Ucap Arka
"Aku janji deh bakal panggil dokter cewe"Ucap Arka
Hana memeluk Arka dan dia melongak dan menangkup wajah Arka
"Ini bukan darah karena kekerasan berhubungan honey tapi ini darah keperawanan"Ucap Hana
"Makanya kalau kamu panggil dokter malah kamu yang malu"Ucap Hana
"Apa?bukannya honey bilang?"Ucap Arka sengaja terpotong
"Pantas rasanya malam itu tidak sakit dan bahkan perih seperti ini bahkan aku masih menggunakan baju ku lengkap"Ucap Hana
"Aku berdosa karena sudah mengambil keperawanan honey"Ucap Arka
"Aku juga udah ambil keperjakaan kamu kan?"Ucap Hana
"Nah kita impas!"Ucap Hana
"Semoga kamu cepat hamil yah"Ucap Arka
"Iyah!"Ucap Hana
"Kamu sekarang mandi yah"Ucap Hana
"Kamu gak mandi?"Ucap Arka
"Setelah kamu aja!"Ucap Hana
"Barengan yu!"Ajak Arka
"Gak kamu aja soalnya aku masih pengen tiduran"Ucap Hana
"Oh ya udah"Ucap Arka
Arka pun mandi sedangkan Hana kembali merebahkan diri nya
"ini benar-benar perih bahkan rasanya untuk berjalan pun akan sakit"Ucap Hana
"Milik Arka ternyata membuatku seperti ini"Ucap Hana
Arka sudah selesai mandi dan dia keluar
"Honey kamu tidur ya?"Tanya Arka
"Gak kok!"Ucap Hana
"Kalau gitu sana mandi"Ucap Arka
Hana menggelengkan kepalanya
"Kenapa honey?"Ucap Arka
"Masih perih gak bisa jalan honey aku"Ucap Hana
"Hah beneran sampai gak bisa jalan?"Ucap Arka kembali panik
"Iyah benaran punya kamu tuh yang kegedean"Ucap Hana
"Enggak juga honey punya ku ini standar Indonesia"Ucap Arka
Hana tertawa mendengar ucapan Arka
"Kenapa ada yang lucu?emang aku lucu kan?"Ucap Arka
Hana benar-benar tertawa dengan tingkah suami bocilnya ini
"Mau mandi atau gak?biar aku mandi lagi"Ucap Arka
"Enggak deh tapi tolong ambili tisu basah dilaci itu aku mau bersihin pakai itu aja"Ucap Hana
"Aku bantuin yah!"Ucap Arka
"Yah!"Ucap Hana
Hana pun membersihkan tubuhnya dengan tisu basah dan dibantu oleh Arka
Arka kembali memeriksa miliknya Hana dan dia juga membersihkannya walaupun Hana sudah melarangnya tapi dia tetap bersikeras ingin melakukan nya
"Honey!"Ucap Arka
"Kenapa?"Ucap Hana
"Hm minta lagi boleh?"Tanya Arka dengan ragu-ragu karena adiknya kembali tegang karena dia melihat miliknya Hana
"Lagi?kamu jangan bercanda honey?"Ucap Hana
"Beneran..lihat deh"Ucap Arka dan membuka anduknya dan benar saja adik Arka sudah tegang perkasa
"Gini yah punya suami kalau masih remaja cepat banget pengennya"batin Hana
Hana hanya pasrah dia juga tidak tega melihat wajah Arka yang memelas padanya
Arka pun menjadi senang dan Arka mulai menyerang Hana lagi tapi sekarang sudah tidak sesudah tadi pada saat masuknya
Arka benar-benar membuat Hana kewalahan dan setelah Arka berhenti tak berapa lama Hana tertidur karena sangkin lelahnya
Arka masih belum tidur dia masih menatap wajah Hana
"Jika Willy tau hal apakah dia benar-benar akan berbuat itu kepadaku?"Ucap Arka pada dirinya sendiri