NovelToon NovelToon
Married With Alvaro

Married With Alvaro

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:649.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: evii_

Apa jadinya jika dua orang yang berbeda kepribadian disatukan oleh ikatan pernikahan???


Vanka gadis cantik dan periang dijodohkan dengan Varo most wanted sekolah yang sifatnya dingin, cuek dan tak tersentuh.


" Gue mau cerai!!"

" Oke,tapi gue minta hak gue sebagai suami. layani gue diatas ranjang!"

akankah mereka berhasil melewati lika liku kehidupan dan bahagia? ataukah mereka akan berpisah karena adanya orang ketiga?





Baca agar tahu kisah mereka!!🤗

(typo bertebaran harap maklum karena cerita ini diketik dengan malas malasan)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon evii_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Hampir satu jam Vanka membersihkan diri, dan akhirnya memanggil Varo untuk membantunya. “ Var gue udah selesai!” ucapnya dengan lirih.

Dia seperti tidak punya tenaga sama sekali. Varo masuk ke dalam dan mengangkat Vanka ke tempat tidur. Setelah itu dia juga membersihkan dirinya sendiri.

Varo membawa makanan yang dipesannya tadi. Hari ini ia pesan delivery untuk sarapan. “ Makan!” tegas laki-laki itu.

Vanka menatap Varo, “ gue gak napsu makan.” jawabnya singkat, kemudian memalingkan wajahnya.

Varo menghela nafasnya, dia duduk disamping Vanka dan berkata, “ Gue gak pernah ketemu sama Salsa. malam itu gue latihan basket sama anak-anak. Kalo lo gak percaya tanya aja sama si Kevin, dan andrean.”

“ Dan gue minta maaf, karena Uda maksa lo kemarin. emosi menguasai gue, dan kejadian itu terjadi begitu saja.” ucap laki-laki itu dengan nada menyesal nya. Kepalanya menunduk.

Vanka menghimpit kedua pipi Varo, dengan kedua tangannya. agar laki-laki itu mau menatapnya.“ Gue yang seharusnya minta maaf, karena nuduh lo yang bukan-bukan. Gue akui, gue pernah jalan sama David saat lo ke Bandung. Tapi itu gue lakuin karena terpaksa. Gue punya hutang sama dia, dan dia mau dibayar jika gue makan malam bersama.” Varo mengernyitkan dahinya, dia tidak mengerti.

Vanka menceritakan tentang syarat yang diberikan David waktu itu. Varo hanya ber oh saja, dia akhirnya mengerti mengapa istrinya ini keluar bersama laki-laki lain.

“ Lo tahu Var, gue salah paham sama David. Dia gak pernah hianatin gue. Ternyata wanita itu adalah sepupunya yang terkena kangker stadium akhir. Andai gue tahu semua itu, pasti gue gak akan benci sama David.” penjelasan dari istrinya itu, membuat Varo menatapnya tidak suka.

“ Jadi lo nyesel nikah sama gue? iya!” Vanka terkekeh, baginya wajah Varo sangat menggemaskan.

Cup! Vanka mencium bibir Varo, dan berkata, “ gue gak pernah nyesel nikah sama lo. Gue malah merasa beruntung menjadi istri lo, dan ya David, sudah tahu kalau kita menikah. Dia juga mendukung hubungan kita kok.”

Varo terkejut dengan penjelasan Vanka, bagaimana bisa si cengunguk itu tahu. Vanka yang mengerti wajah bingung Varo pun berkata,

“ Dia gak sengaja lihat acara pernikahan kita, waktu itu dia mau jemput tantenya dihotel yang sama.” ucap Vanka. Varo hanya beroh saja.

“ Lo udah maafin gue kan, karena udah maksa lo.” Vanka terdiam, kemudian ia tersenyum dan berkata,

“ Lo gak usah minta maaf, itu kan emang hak lo sebagai suami gue. Seharusnya gue yang minta maaf karena selalu nolak.” Varo tersenyum mendengar perkataan istri kecilnya. Laki-laki itu mencium seluruh bagian wajah Vanka.

“ Sekarang lo makan, supaya lo ada tenaga buat nanti malam.” Vanka memukul bahu Varo.

“ mesum banget sih lo Var.” terik vanka membuat varo tersenyum. nih orang ngelunjak banget. dikasih hati, malah meminta jantung.

Pasangan suami istri itu pun makan dengan sendok yang sama, tak tanggung-tanggung Varo, juga menciumi bibir manis itu. Hingga sang pemilik bibir kesal.

...............

Selama dua hari Vanka tidak masuk sekolah karena perbuatan Varo malam itu. Sekarang dia merasa senang karena ia bisa bertemu dengan teman-temannya.

“ Hai Gaes, kalian kangen gue gak?” ucapnya dengan berteriak kencang. Sherly dan Hana menatapnya jengah, temannya ini sangat pede. tapi tidak dipungkiri bahwa mereka rindu akan kehadiran Vanka selama dua hari ini.

“ Lo kemana aja si dodol? Kok baru masuk sekarang? “ tanya sherly, seraya menghampiri gadis yang sedang sibuk dengan tas dan buku-bukunya.

“ Gue sakit.” sontak Sherly, dan Hana, menempelkan punggung tangannya didahi Vanka secara bergantian. Vanka menepis kedua tangan tersebut.

“ Sekarang gue udah sembuh Jamal. Ngapain kalian ngecek suhu badan gue!” jengah Vanka, membuat kedua gadis itu tertawa.

“ Han!gue pinjem catetan lo dua hari itu ya.” Hana Menganggukkan kepala, dan memberikan bukunya. Kemarin malam Vanka, sudah mengiriminya pesan untuk membawa buku itu sekarang.

“Van lo tahu setelah kejadian kemarin dita gak dikeluarin dari sekolah." Vanka mengangguk, pertanda bahwa dirinya mengetahui hal tersebut.

“ Sialan banget ni sekolah, pasti orang tuanya nyogok kepala sekolah.” ketus Sherly.

" bukannya nyogok Sher, tapi tidak ada bukti bahwa dia ngedorong gue. CCTV disana kan rusak." ucapan Vanka, membuat Sherly geram sendiri. dirinya juga menjadi saksi dari kejadian tersebut. lalu kenapa kepala sekolah tidak percaya, dan berkata bahwa dirinya hanya ingin membela sahabatnya.

“ Ngomong-ngomong soal Dita, gue jadi inget ucapan ayang beb gue waktu itu. Kalian tahu dia bilang si Dita adalah sepupuh Salsa.” Vanka mendongak mengalihkan pandangannya dari buku-bukunya, dan menatap Hana.

“ Beneran lo han?” Vanka ingin memastikan. Hana mengangguk, dan menjawab, “ Beneran! ngapain gue bohong dodol. gak ada keuntungannya tau gak.”

Vanka terdiam, sesuatu terlintas dipikirannya. pasti diantara dua cabe itu yang memotret dirinya dengan David. tapi kalau dipikir-pikir tidak mungkin Salsa. karena dia masih belum mengenalnya waktu itu. apakah si Dita ya

Teet teet teet!! bel berbunyi pertanda jam pelajaran akan dimulai. Semua siswa duduk dkursi masing-masing. hingga seorang guru masuk kedalam kelas mereka.

UN tinggal satu minggu Vanka terus menghabiskan waktunya dengan belajar, dan belajar agar nilainya bagus dan memuaskan. Vanka merasa beruntung karena keberadaan Varo, yang merupakan guru bimbelnya. Setiap Vanka kesulitan menjawab Varo selalu mengajarinya dengan sabar.

..............

Pulang sekolah pun tiba, Varo, dan Vanka menuju mall untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Sudah lama mereka tidak berbelanja bersama, namun sebelum mereka pergi. Mereka berganti pakaian terlebih dahulu.

“ Var kita ke arah buah disana.” ucap Vanka yang berada didalam troli, sedangkan Varo yang mendorong troli tersebut.

“ Lo mau buah apa Var?” Vanka mulai mengambil beberapa buah-buahan yang disukainya. “ Terserah, ambil aja semua biar cepet.” jawab Varo acuh, membuat Vanka tersenyum sumringah.

“ Beneran, jangan salahin gue kalo atm lo kosong.” Varo tersenyum, dan mengusap rambut hitam Vanka. “ Habisin aja kalo bisa!” sombongnya, Vanka menatapnya jengah.

Sesuai dengan perintah Varo, Vanka mengambil semua barang yang diinginkan tanpa melihat harga dahulu. Ia membeli banyak skin care, baju, sepatu. make up. Snack, dan kebetuhan sehari-harinya.

Hanya satu jam mereka berbelanja, itu semua berkat Varo yang menyuruhnya mengambil apa yang ia mau. Jika tidak mungkin mereka akan sangat lama disana, kerena Vanka akan mencari harga yang paling hemat.

“ Var lo dapat foto gue sama David dari siapa?” pertanyaan Vanka membuat Varo terdiam, namun kemudian laki-laki itu menjawab, “ Salsa! ” Vanka memicingkan matanya.

“ Lo masih berhubungan lewat media sosial ya sama dia?” tanya Vanka, yang mulai mengebu-ngebu. Varo terkekeh melihat Vanka yang sepertinya sedang cemburu.

“ Gak! “ jawaban Varo itu, tidak membuat Vanka puas. Ia masih curiga dengan Varo.

“ Lo gak percaya sama gue? gue cintanya sama lo Jovanka Putri Aurora, bukan sama si Salsa.” Vanka tersenyum, kemudian memeluk Varo dengan erat.

Varo membalas pelukan Vanka, dan menggengam tangannya menuju parkiran untuk pulang kerumah.

.................

Hari-hari biasa dilalui Varo, dan Vanka dengan tenang, bahkan Salsa tidak menampakkan batang hidungnya selama beberapa hari ini.

Ujian demi ujian pun berakhir, kini mereka hanya tinggal menunggu hasil dari usaha mereka.

Varo pun juga mulai bekerja dikantor ayahnya untuk belajar memimpin perusahannya nanti. Bukan berarti dia tidak kuliah, hanya saja dia akan kuliah sambil bekerja. Varo termasuk orang yang pintar membagi waktu, jadi dia tidak akan kewalahan nanti.

“ Van hari ini hari apa?” Vanka mengernyit, dan menatap Varo bingung. Untuk apa laki-laki ini menanyakan hari, jika dia bisa melihatnya dikalender atau ponsel.

“ Sabtu!” jawabnya dengan nada malas. Varo tersenyum tipis, “ yuk nanti malem en*-*na! “ sontak Vanka memukul punggung Varo dengan keras.

“ Lo mesum banget si Var. Ijazah aja belum keluar. udah minta jatah aja.”

“ Yang penting kita udah UN kan sayang. Otomatis kita udah lulus sekolah.” Vanka tercengang, bagaimana bisa Varo berkata seperti itu. “ Oke, tapi gak lebih dari dua ronde!” Varo tersenyum senang.

Tidak masalah, nanti saat Vanka capek, wanita itu juga tidak akan melawan jika Varo menyetubuhinya lagi dan lagi.

“ Dandan yang cantik, dan pakai baju yang hot ye Van.” ucapnya, kemudian berlari keluar. Sebelum wanita itu marah dan memukuli dirinya.

Vanka menggelengkan kepala, sejak Varo, dan dirinya bercinta. Laki-laki itu terus menerus meminta jatah dan membahas masalah bayi. Vanka pusing mengahadapi sifat Varo itu. Entah sejak kapan si Sialan itu menjadi sangat manja kepadanya.

_

_

_

_

_

makasih udah mau mampir kesini ☺️

maaf kalau cerita nya nggak nyambung 🙏

jangan lupa like, coment , dan vote ya biar author tambah semangat untuk up 🤗

gimana mau lanjut gak??kalo mau tulis dikomentar ya. dan author harap kalian mau vote karya pertama author. 🤗

nanti author up lagi ya, setelah Dzuhur. sekarang ini dulu ya.!!!

1
Riska Cmj
vanka goblog nya minta ampun bete macanya juga
Kayla
keren
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
wahhh bgus critax. aq suka meski bhasax sngat ksar tpi wajar mereka msih ank skolhan dan itu wajar aja selama gak menyakiti hti dan menyinggung perasaan sahabat 🤗🤗 lanjut karya selnjutx
Widya Asyanti
ceritanya bagus,hanya kata katanya banyak yg kelewat kasar, umpatan2 binatangnya ,haduuuuuh
ira rodi
ayo varo balas si vanka kamu juga makan sama cewek biar si vanka tau rasanya.....
ira rodi
awas vanka jangan sampe varo pas lagi gak dirumah kamu makan malam sama david.....
Zhara ivy
bagus banget
Evi Yolanda
keren
Mila Harami
endyng yg memuaskan... semua bahagia
Mila Harami
vanka ngapain peduli mantan
dicuekin suami ru nyesal
Alfa Yuna
mantap critanya
Xyzell05
semagat Thor novel Author the best deh 👍
Shahnaz
Baperr
Shahnaz
Eseh
Hanny Clarista
cari masalah nih si vanka mana gak kasi tau lagi giliran dimarahin mewek
Erlin
duh msh sma dah sok jagoan.. Jd ratu iblis.. hehe
Niken Saskia
ker3eeen bgt critana
Fitri Yunelti
novel author yang ini kata katanya kasar banget, jadi gak enak di baca..kalau novel author yang lain aku dah baca cuma masih bisa di tolerir kata kasarnya..kalau yg ini gak cocok banget bahasanya sama aku..
U2N NAYAH
cemumut Thor,, 💪💪
Mutiah Siti Musthofa
seru bgt klo pnya temen 1 frekuensi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!