Kenapa aku harus jatuh cinta pada istri om ku
Setelah sekian lama Mencarimu, kenapa begini...
Om aku mencintai istrimu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nawangsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*"Kabar Kecelakaan Maut"
Setelah beberapa lama berlalu setelah kejadian itu, Rani dan Willy tak pernah lagi bertemu.
Willy bahkan dengan sengaja tidak pulang kerumahnya dan dia memilih pulang ke Apartemennya untuk menghindari mami-nya yang selalu membuat buat alasan agar diantar Willy menemui Rani.
Itu sih mami memang kelewatan gak tau dia kalo anaknya tersiksa luar dalem kalo harus bertemu Rani terus.
Ya itu karena mami-nya Willy tidak pernah tahu rahasia yang ada diantara Willy dan Rani sebelumnya.
Willy berusaha sebisa mungkin untuk menghindari bertemu dengan Rani karena dia tak tahu sampai kapan dan sampai mana dia mampu menahan diri bila harus bertemu Rani.
Dia berusaha menjaga batasannya karena tak ingin menghianati Om Jay-nya, selain itu dia juga tak ingin Rani terancam bila dekat dengannya karena dia tahu musuhnya ada dimana-mana dan selalu mencari celah untuk mendapatkan kelemahannya.
Dan Willy juga tak ingin Rani menjadi korban pembulian para wanita yang mengejarnya seperti yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu.
Tak terasa waktu berlalu, sampai akhirnya Willy menerima kabar buruk tentang Om Jay-nya.
"Tulalit...tulalit..."
terdengar nada panggil di ponsel milik Willy, tak menunggu lama Willy meraih ponselnya dan lebih dulu melihat ID si pemanggil tertulis Mommy, maka segera Willy menekan tombol terima.
Terdengar suara mommy-nya dari seberang terisak-isak menyampaikan sebuah berita.
"Sayang cepatlah ke mari, Om Jay dia hik...hik..dia..."
"Mom bicara yang tenang, tarik nafas dulu lalu hembuskan perlahan tenang baru ceritakan"
"Hik...hik...Om Jay kecelakaan sayang, hik...hik...hik....cepatlah kemari shutt...."
jawab sang mommy disela isak tangisnya bahkan sempat mengeluarkan ingxx dari hidungnya dan melemparkan tissue yang sudah penuh ingxx sembarangan sehingga tanpa sengaja mengenai wajah sang Dokter.
"Maaf Dok hik...hik...maaf"
katanya dengan panik berusaha membersihkan wajah sang Dokter dengan tissue yang tanpa disadarinya juga sudah basah kena ingxxnya, membuat sang Dokter susah mengekspresikan emosinya.
"Sudah nyonya, saya bisa membersihkan sendiri permisi"
kata sang Dokter sambil tetap berusaha ramah dan buru buru pergi menuju toilet untuk mencuci wajahnya.
Sementara handpone masih menyala dan Willy hanya bisa menunggu pemberitahuan yang lebih jelas dari mommy-nya
"Mom...ada apa dengan Om Jay, cerita yang jelas mom"
suara Willy kembali menyadarkan sang mommy.
"Iya sayang hik...hik...kamu cepat kemari, mommy bingung Om Jay kecelakaan dan...hik...hik... Rani..."
"Mom ada apa dengan Rani, dia baik baik sajakan mom"
tanya Willy panik ketika sang mommy menyebut nama Rani.
"Rani...dia...hik...hik... mommy tidak bisa menjelaskannya, kamu cepetan kemari sayang"
"Mommy takut tidak tahu harus bagaimana hik...hik..."
"Mommy yang tenang ini Willy sedang dalam perjalanan kesana"
Willy segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi berharap cepat sampai di RS XX yang merupakan milik keluarga besar Atmadja.
Semua bayangan buruk tentang apa yang menimpa Om Jay dan Rani membuatnya sangat khawatir.
Sesampainya di RS XX Willy segera keruang tindakan menemui mommy-nya dan melihat keadaan pasangan suami-istri yang terluka parah dengan pakaian keduanya yang berubah warna menjadi merah penuh darah.
"Mom bisa ceritakan apa yang terjadi"
tanya Willy dengan suara bergetar menahan perasaan sedih dan amarah.
Mommy Willy mulai menceritakan dari awal dia mendapat telephone yang memberitahukan kalau Om Jay dan Rani mengalami kecelakaan dari warga setempat tempat terjadinya kecelakaan maut tersebut.
*Selamat membaca para readers maaf gak tepat janji untuk up setiap hari karena kesibukan outhor.
Jangan lupa tetap tinggal jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍