NovelToon NovelToon
My Husband Cold Lecturer

My Husband Cold Lecturer

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Badboy / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:128.5k
Nilai: 5
Nama Author: olan tari

Angel seorang gadis yang masih berusia 20 tahunan, harus menikah dengan seorang lelaki yang sempat menjadi seorang dosen di kampus nya.

Pernikahan terjadi di saat Evan melamar Angel ke rumah orang tua nya. Angel yang awal nya menolak, malah menerima lamaran tersebut karena tidak bisa menolak permintaan ibu nya yang meminta nya untuk menerima lamaran dari lelaki yang tidak ia kenal sama sekali.

Seiring berjalan nya hari setelah pernikahan, muncul lah perasaan. Namun di balik perasaan yang mulai tumbuh, tidak di sangka jika masalah juga ikut ikut tumbuh bersama cinta. Akan kah pernikahan mereka bertahan atau tidak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon olan tari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Sore

Makan Sore

Selang beberapa jam tertidur, Angel tiba-tiba terbangun dari tidur nya. Angel masih berusaha membuka kedua mata nya secara perlahan. Namun Angel merasa ada yang memeluk perut ramping nya, Angel dengan setengah sadar melihat ke samping nya dan alangkah terkejut nya ia saat melihat Evan di sebelah nya.

"Prof, astaga!." Angel dengan cepat melepas kan tangan Evan dari perut nya. Sementara Evan yang saat itu sedang tertidur ikut terbangun mendengar teriakan Angel di samping nya.

"Ada apa?, mengganggu tidur ku saja. Aku belum berubah menjadi hantu, kenapa kau malah seterkejut itu melihat ku?," Ucap Evan dengan santai.

"Prof, kapan pulang?. Kenapa tidak mengabari ku lebih dulu kalau prof pulang?," Tanya Angel dengan ekspresi yang masih sangat terkejut.

"Kenapa memang nya?, jangan bilang kau merindukan suami mu," Tanya Evan sembari menarik Angel ke dalam pelukan nya.

"Prof, apa-apaan ini. Lepas kan," Protes Angel dengan berusaha melepaskan tangan kekar Evan yang memeluk nya.

"Sebentar saja." Ucap Evan dengan suara serak nya yang khas bangun tidur. Pun Angel yang mendengar pun sejenak terdiam membiarkan suami nya memeluk nya.

"Kenapa kau pulang prof? bukan kah kau pulang bulan depan?," Tanya Angel.

"Kenapa?, kau tidak mau aku pulang?," Tanya Evan yang kemudian membuka kedua mata nya dan menatap Angel dengan jarak yang begitu dekat.

"Bu. . bukan begitu maksud ku." Balas Angel.

"Seharus nya pertanyaan mu pada suami mu begini "" Prof, bagaimana kabar mu?, apa kabar mu selama di Amerika baik?."" begitu lah yang harus di tanya kan," Ajar Evan. Pun Angel yang mendengar nya hanya terdiam sembari menahan tawa.

"Hehehe. Prof, bisa kah kau melepas kan pelukan nya? aku agak sedikit sulit bernafas sebenar nya," Pinta Angel. Pun Evan yang mendengar pun akhirnya melepas kan pelukan nya.

"Apa prof membawa sesuatu untuk ku dari Amerika?," Tanya Angel.

"Tidak ada. Aku pulang tidak membawa apa pun," Jawab Evan dengan santai.

"Suami macam apa yang tidak membelikan oleh-oleh untuk istri nya," Balas Angel dengan menjauhkan diri nya dari Evan.

"Hanya masalah oleh-oleh baru kau menyebut ku sebagai suami." Ucap Evan sembari merubah posisi nya untuk duduk dan menyandarkan punggung nya di kepala sofa namun Angel yang mendengar nya hanya terdiam dan tidak begitu peduli dengan perkataan Evan.

"Apa kau tidak menawari suami mu untuk makan?," Tanya Evan.

"Apa prof lapar?," Angel yang malah berbalik bertanya.

"Tentu saja. Aku tidak makan apa pun di pesawat," Jawab Evan. Angel yang mendengar pun akhir nya beranjak dari size king bermaksud untuk memasak di dapur untuk suami nya. Namun di saat Angel ingin keluar kamar, tiba-tiba Evan memanggil nya.

"Kau mau kemana?," Tanya Evan sambil menahan tawa.

"Ke dapur untuk memasak. Bukan kah prof mengatakan jika prof sedang lapar?," Balas Angel. Evan yang mendengar pun sejenak terdiam memperhatikan pakaian yang di pakai istri nya saat ini. Angel sejak tadi tak menyadari jika pakaian yang ia pakai hanya tantop dan celana pendek. Hal tersebut tentu membuat mata Evan tak berkedip sama sekali untuk melihat Angel yang berdiri di depan pintu kamar.

"Apa kau tidak menyadari sesuatu?," Tanya Evan.

"Menyadari apa lagi?, langsung saja ke inti nya prof. Aku tidak suka pertanyaan yang tidak ku mengerti," Ucap Angel dengan kesal.

"Pakaian mu. Aku tidak masalah melihat nya. Namun jika kau keluar dari kamar, pakai lah pakaian yang sopan," Jelas Evan. Pun Angel yang mendengar pun akhir nya menyadari jika pakaian nya saat ini hanya memakai tantop dan celana pendek yang di atas lutut. Bahkan sangat pendek. Hal tersebut membuat Angel dengan cepat mengambil handuk yang tergantung di dekat lemari.

"Astagfirullah. Prof, kenapa kau tak memberitahu ku lebih awal tadi? kau sengaja prof!," Ucap Angel sembari menutupi tubuh nya dengan handuk.

"Apa yang kau takut kan jika aku melihat nya?, Aku sudah melihat semua nya." Evan bertanya dengan suara yang pelan namun tetap masih terdengar di telinga Angel.

"Prof! kau be. .," Belum selesai Angel melanjut kan perkataan nya, Namun Evan dengan cepat memutuskan pembicaraan.

"Sudah-sudah. Pergi lah ke dapur untuk memasak. Aku sangat lapar," Titah Evan. Angel yang mendengar pun akhir nya dengan pasrah mengiyakan. Namun sebelum ke dapur, Angel mengambil baju didalam lemari nya dan membawa nya ke dapur untuk di ganti. Sementara Evan yang saat itu masih di kamar, hanya Ingintersenyum memperhatikan tingkah Angel.

"Ada-ada saja." Gumam Evan.

* * * *

Tak butuh waktu lama, Angel pun telah selesai memasak dan menghidangkan makanan di atas meja makan. Setelah selesai menata makanan, Angel pun berjalan menuju kamar untuk memangil Evan.

"Prof, makanan nya sudah siap. Ayo makan," Panggil Angel dengan memegang ganggang pintu. Pun Evan yang saat itu sedang membaca buku, memilih untuk menutup buku nya.

"Kau masak apa?," Tanya Evan sembari berjalan menghampiri Angel.

"Ada sup tulang sapi dan sambal cumi," Jawab Angel.

Kedua nya pun berjalan menuju ke meja makan bersama-sama. Di saat sampai di dapur, Evan pun menarik satu kursi untuk duduk dan menikmati makan sore nya yang menjelang malam ini. Begitu pun dengan Angel yang juga ikut duduk untuk makan.

"Lain kali jika aku tidak di rumah, jangan memakai pakaian begitu lagi. Jika aku di rumah tidak masalah," Ucap Evan di sembari makan. Pun Angel yang mendengar pun hanya terdiam tak peduli.

"Makan lah prof. Jangan banyak bicara saat makan. Tidak baik," Balas Angel. Pun Evan yang mendengar pun hanya terdiam.

Kedua nya memakan makanan dengan tenang. Angel mengambil beberapa sup dan memakan nya dengan lahap. Begitu pun Evan. Evan juga yang makan dengan tenang. Mengingat selama di pesawat ia memilih untuk tidak makan sama sekali, dan di lanjut hingga sampai di rumah ia beristirahat untuk tidur lebih dulu. Hal tersebut tentu saja membuat ia merasa sangat lapar.

"Apa masih ada sambal cumi?," Tanya Evan. Angel yang mendengar pun melihat ke arah piring cumi yang ternyata sudah habis di makan oleh suami nya tersebut.

"Ada. Tunggu sebentar," Angel berdiri dan mengambil sambal cumi yang masih di dalan teflon di atas kompor.

"Ini dia. Prof apa sambal cumi yang ku buat sejenak itu?, sampai kau menghabiskan nya?," Tanya Angel dengan heran.

"Bukan masalah enak atau tidak nya. Tapi masalah nya adalah perut ku. Aku lapar." Jawab Evan. Angel yang mendengar pun hanya menatap Evan dengan sedikit kesal.

"Apa susah nya memuji masakan ku." Ucap Angel di dalam hati nya.

1
Nur Aini
cerita g masuk akal😏
Olan: terimakasih komentar nya kk. mungkin pasar nya tidak cocok di KK nya😊
total 1 replies
Jasreena
apartemen loh ini...
Jasreena
balik bertanya prof, istri mana yang tetap mau menerima suami yang suka celup2...
Jasreena
gmn klo angel tau Evan kang jajan tiap mlm... jgn kan memaafkan melihat Evan pun tak Sudi..
Jasreena
laaah... sendiri nya jajan, kaca mana kacaaaa
Jasreena
bukannya bara dah pernah denger Evan blg klo angel itu istrinya...
Jasreena
lah arana kan wanita lain jg ... amnesia neeh evan
Jasreena
cari supplier lain ajaa...
Septi Kunti
nggak suka karakter angel, egois
Arikaa Ubaidiah
sukses terus buat author nya 😍😍 ♥️♥️🥰🥰
Olan: iya terima kasih 🥰😍
total 1 replies
Marsudi Wiji
walah bukan di jodoin ternyata engel duluan to yang suka wah tambh seru nich lanjut kak👍👍🙏🙏
Olan: pantengin ending akhirnya ya nanti
total 1 replies
Arikaa Ubaidiah
puas puas puas terima kasih thor
Olan: pantengin ending akhir nya nanti ya
total 1 replies
Marsudi Wiji
Alhmdulilah kebenaran pasti terungkap👍👍👍lanjut kak
Arikaa Ubaidiah
akhir nya sang suami menyesal karna tak mempercayai sang istri
Desak
bertele2 kapan bahagianya
Marsudi Wiji
👍👍👍ku tunggu ya kak🙏🙏
Arikaa Ubaidiah
lanjut thor semangat up nya 😍😍😍
Olan: insyaallah up malam nnti
total 1 replies
Marsudi Wiji
👍👍👍lanjut kak
Marsudi Wiji
di awal salah tulis ya kak kan bara kenapa Evan ya
Olan: maaf guys. iya salah. tapi udah di ubah jadi Bara
total 1 replies
Marsudi Wiji
siap tak tunggu kak👍👍👍👍🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!