NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kultivasi
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: En zz

Shen yifan adalah seorang pemuda yang terobsesi dengan pembuatan pil, namun sayangnya, ia tidak bisa menjadi alkemis di dunia ini hanya karena menjadi manuisa cacat.

Banyak sekali kultivator. Namun orang-orang untuk menjadi seorang alkemis di dunia ini sudah sangat jarang di temukan, bahkan menjadi salah satu kemunduran mutlak.

Salah satunya, hampir di seluruh dunia ini hanya 000,1% para kultivator yang mempunyai element api.

Salah satunya adalah kakek Shen yifan.

Apakah Shen yifan bisa menggapai cita-citanya untuk menjadi alkemis? Atau dia akan mengubah takdir secara tidak langsung, untuk menjadi alkemis sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon En zz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 : Melawan untuk mundur

​Pintu kayu kamar tiba-tiba hancur berkeping-keping akibat tendangan kasar dari luar. Tiga orang pria bermantel hitam dengan aura membunuh yang pekat langsung merangsek masuk. Senjata di tangan mereka telah terhunus, berkilauan diterpa cahaya lampu yang temaram.

​"Di sana dia! Tangkap bocah itu hidup-hidup!" teriak pria di posisi terdepan memberikan komando.

​"Jangan harap!" seru Shen Yifan.

​Tanpa membuang waktu, Shen Yifan menyentakkan tangannya ke depan. Crimson Devouring Flame yang sedari tadi bergejolak di sela jarinya melesat cepat dalam bentuk tiga bola api pekat.

​"Ember Shot!"

​Boom! Boom!

​Dua ledakan pertama berhasil menghantam telak dada penjaga terdepan. Kedua penjaga itu terpental ke belakang dan mengalami luka bakar yang cukup serius. Sementara itu, satu penjaga yang bertindak sebagai pemimpin kelompok hanya mundur beberapa langkah. Pria itu rupanya memiliki basis kultivasi yang lumayan tinggi. Dengan satu tebasan pedang yang dilapisi oleh Qi, ia berhasil membelah bola api ketiga milik Shen Yifan hingga padam sepenuhnya.

​"Hmph, trik murahan!" dengus si pemimpin penjaga, bersiap menerjang maju kembali ke arah Shen Yifan.

​"Bagaimana dengan ini?" Suara dingin Nangong Yue mendadak menggema dari samping Shen Yifan.

​Nangong Yue maju selangkah, menodongkan telapak tangannya yang sudah diselimuti oleh kobaran api biru es yang pekat. "Azure Frost Burst!"

​Kobaran api biru itu melesat secepat kilat. Bukannya membakar, api tersebut justru langsung membekukan lantai kayu dan kaki si pemimpin penjaga begitu esensi dinginnya menyentuh tubuh pria itu. Dalam hitungan detik, hawa dingin ekstrem mengunci pergerakan sang pemimpin hingga setengah badannya membeku menjadi balok es.

​"A-apa ini?! Sialan, apinya dingin!" teriak pemimpin penjaga itu panik. Ia berusaha keras memecahkan es yang membelenggunya menggunakan hentakan Qi.

​Shen Yifan tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Mengingat kembali pemahaman aneh yang sempat tumpang tindih di kepalanya tadi, ia langsung mengangkat tangan kanannya ke udara, membidik tepat ke arah pemimpin penjaga yang sedang membeku.

​"Nangong Yue, merunduk!" teriak Shen Yifan.

​Nangong Yue dengan sigap langsung menjatuhkan dirinya ke lantai kayu.

​Mata Shen Yifan berkilat tajam. Jiwanya seolah beresonansi kuat dengan esensi agresif dari apinya. "Spatial Distortion... Crimson Ember Burst!"

​Udara di sekitar pemimpin penjaga itu mendadak beriak lumpuh akibat distorsi ruang, mengunci posisinya secara total. Sesaat kemudian, sebuah pusaran api merah yang meledak-ledak muncul dari celah distorsi tersebut.

​Ledakan masif bertenaga ganda menghancurkan sisa dinding paviliun. Pemimpin penjaga bersama dua anak buahnya yang baru saja hendak bangkit langsung tersapu oleh runtuhan bangunan, terlempar jatuh ke halaman bawah dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

​Asap tebal mengepul di dalam kamar yang kini sudah setengah hancur. Shen Yifan terengah-engah dengan napas memburu. Ia merasakan separuh Qi di dalam tubuhnya terkuras habis, namun sepasang matanya memancarkan kepuasan. Kombinasi antara distorsi ruang dan api crimson itu berhasil ia dapatkan kembali dari pengetahuan tumpang tindih misterius tadi.

​"Yi Fan, jumlah mereka di bawah terlalu banyak! Kita harus segera pergi dari sini sebelum dikepung!" Nangong Yue bangkit berdiri. Ia membersihkan debu yang menempel di pakaiannya sambil menatap cemas ke arah luar paviliun yang mulai dipenuhi oleh kobaran obor.

​Shen Yifan mengangguk setuju. Ia melirik ke arah jurang di belakang paviliun, lalu beralih menatap Nangong Yue. "Lewat jendela. Kita lompat!"

​Shen Yifan dan Nangong Yue segera melompat keluar dari jendela paviliun yang telah hancur, mandarat dengan mulus di atas deretan genteng bangunan di sampingnya. Angin malam berembus kencang, menerpa wajah mereka saat keduanya mulai berlari cepat di atas atap-atap pemukiman yang saling menyambung.

​"Mereka di atas genteng! Kejar! Jangan biarkan mereka lolos!" teriak sebuah suara parau dari arah bawah.

​Dari kegelapan malam, belasan bayangan hitam melesat naik. Para penjaga yang mahir dalam teknik meringankan tubuh mulai melompati satu atap ke atap lain, mengejar Shen Yifan dan Nangong Yue dengan kecepatan tinggi. Beberapa anak panah yang dilapisi energi elemen angin melesat membelah malam, mengincar punggung mereka dengan akurat.

​"Yi Fan, awas!" Nangong Yue menoleh ke belakang. Dengan gerakan yang anggun, ia memutar tubuhnya di atas genteng sambil mengibaskan tangan. Kobaran Azure Frost Flame miliknya segera membentuk dinding es tipis di udara, menahan dan membekukan anak-anak panah itu hingga jatuh berkeping-keping ke tanah.

​"Terima kasih!" seru Shen Yifan.

​Sambil terus berlari zigzag di atas genteng yang licin, Shen Yifan membalikkan badannya setengah. Jiwanya yang agresif kembali bergejolak. Ia menembakkan tiga bola api Crimson Devouring Flame sekaligus ke arah genteng yang sedang dipijak oleh para pengejar di belakangnya.

​"Ember Shot!"

​Meskipun skala ledakannya kali ini dibuat menjadi lebih kecil, serangan itu sukses membuat genteng di belakang mereka berlubang besar, menyebabkan beberapa pengejar terperosok jatuh ke dalam rumah warga.

​Namun, jumlah musuh seolah-olah tidak ada habisnya. Seorang penjaga yang berada di ranah Foundation Establishment Tahap Menengah tiba-tiba muncul dari arah samping. Pria itu melompat tinggi dan mengayunkan golok besarnya ke arah kepala Shen Yifan.

​"Mati kau, Bocah Cacat!"

​Di tengah momentum berlari cepat, Shen Yifan tidak bisa menghindar ke samping karena ruang atap yang terlalu sempit. Mengikuti instingnya yang tajam, ia memaksakan sisa Qi murni miliknya mengalir deras ke mata dan tangannya.

​"Spatial Distortion!"

​Tepat sebelum bilah golok itu menebas lehernya, ruang di depan Shen Yifan beriak aneh. Golok besar itu mendadak meleset beberapa sentimeter, berbelok arah seolah-olah membentur dinding tak kasat mata, dan justru menghantam genteng dengan keras hingga hancur berantakan.

​Penjaga itu tersentak kaget karena serangannya meleset dengan cara yang tidak masuk akal. "Apa?!"

​"Giliranku!" Nangong Yue yang berada di sisi lain langsung menyambar momen emas tersebut. Telapak tangan indahnya menghantam keras dada penjaga itu, menyalurkan Azure Frost Flame secara langsung ke dalam tubuhnya.

​Seketika, lapisan es biru yang tebal membungkus tubuh penjaga itu dari dada hingga kepala, membekukannya menjadi patung es di atas atap. Tanpa membuang waktu, Shen Yifan langsung memberikan tendangan memutar yang keras. Hantaman kakinya membuat patung es tersebut terpental ke belakang, menabrak para penjaga lain yang sedang berusaha merangkak naik ke atas atap.

​"Ayo cepat, Yi Fan! Di depan ada distrik pasar, kita bisa menghilang di dalam keramaian sana!" seru Nangong Yue, menunjuk ke ujung deretan atap yang mengarah ke area pasar yang padat.

​"Bagus, ayo!"

​Dengan sisa-sisa tenaga yang ada serta kerja sama yang semakin solid, kedua pemilik percikan Flame Devouring itu melompat dari atap terakhir. Mereka melesat turun membelah kegelapan malam, menuju labirin jalanan kota yang rumit.

​Catatan Penulis:

​Jika kalian bingung dengan pengetahuan tumpang tindih tersebut, beberapa kemampuan Shen Yifan memang sengaja dibuat terasa tidak wajar pada awalnya. Hal tersebut akan dijelaskan secara mendalam dan bertahap pada bab-bab berikutnya. Mohon bersabar dan selamat membaca!

​(Referensi Bab 4–5)

1
obeng min
lanjut ketua
obeng min
mantap
sitanggang
hadeuhhh lemah bgt🙄
obeng min
lanjut💪💪💪💪💪
obeng min
💪💪💪👍👍👍👍
obeng min
upnya lama
obeng min
👍👍👍👍💪
obeng min
lanjut 💪💪💪💪💪
obeng min
manatap perbanyak upnya 🤣🤣💪💪👍👍👍
Jhon Saanz
up bang
obeng min
josss👍👍👍👍👍
Andi Akhasay: Liat ceritaku kak
total 1 replies
obeng min
lanjut👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!