sequel: terpaksa menikah adik tiri × bayi rahasia idola kampus
Axelle Aididev Atharic adalah definisi masalah berjalan di SMA Galaksi. Nakal, keras kepala, dan anti diatur. Hidupnya yang bebas mendadak jungkir balik saat sebuah kecelakaan konyol memaksanya terjebak dalam nikah kilat dengan Rea Zelene Xavandra, cewek paling ambisius dan kaku di sekolah.
Dua kutub utara dan selatan harus tinggal di bawah satu atap yang sama. Bagi Axelle Aididev Atharic, ini adalah penjara. Tapi bagi sang istri, Rea Zelene Xavandra, Axelle adalah rahasia terbesar yang harus ia sembunyikan rapat-rapat demi reputasinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
....
...
Pengumuman kenaikan kelas ditutup dengan berita yang lebih menggemparkan dari nilai 76 Axelle: Liburan Kelas 11-A di Atas Kapal Pesiar Mewah. Fasilitas kelas sultan, rute keliling pulau pribadi, dan tentu saja, biaya yang ditanggung oleh konsorsium wali murid yang isinya sultan semua—termasuk klan Atharic dan Xavandra.
Di ruang OSIS, Rea sedang memijat pelipisnya. Daftar peserta sudah di tangan, tapi ada dua nama "ilegal" yang nyempil di sana.
"Arsen Geodan Xander dan Valerie Queena Xander? Mereka kan kelas 10, kenapa namanya ada di sini?!" Rea menunjuk kertas itu ke arah Bagas.
Bagas menghela napas pasrah. "Arsen bilang dia nggak mau ketinggalan 'pantauan' Bang Axelle, dan dia udah lobi Pak Satria pake alasan keamanan keluarga. Terus Valerie... ya lo tau sendiri, di mana ada Arsen dan Axelle, di situ dia bakal muncul sebagai 'tuan putri' yang nggak mau ditinggal."
"Ini liburan kelas 11, bukan piknik keluarga Xander!" gerutu Rea.
Tiba-tiba pintu terbuka. Axelle masuk dengan kacamata hitam yang nyangkut di kerah kaosnya. "Biarin aja, Re. Si bocil kematian itu kalau nggak ikut malah bakal neror ni kapal, ujung-ujungnya kita gak jadi liburan.. "
Axelle menyeringai, duduk di pinggir meja Rea tanpa permisi. "Lagian, seru kan? Satu kapal sama musuh, sahabat, mantan, sampe 'adik kesayangan'. Bakal jadi simulasi kiamat yang estetik."
Kapal pesiar The Galaksi Star bersandar dengan megahnya. Satu per satu murid 11-A naik ke dek dengan gaya masing-masing.
Ziro datang dengan koper Rimowa peraknya, tetap terlihat elegan dengan kemeja linen biru laut. Di sampingnya ada Bagas yang sibuk membawa daftar logistik. Sementara itu, Vanya dan gengnya tampil seolah-olah mau syuting video klip di Ibiza—kacamata hitam besar dan topi pantai yang lebarnya menyaingi payung kafe.
"Gila! Kapalnya gede banget!" pekik Clarabella sambil sibuk selfie bareng Giselle dan Jovanka.
"Re! Liat deh, kamar kita satu koridor sama kamarnya Axelle dkk!" Jovanka membisikkan itu sambil menyenggol Rea yang baru saja naik.
Rea hanya mendengus, mencoba tetap kaku padahal jantungnya deg-degan. Dia harus satu kapal selama tiga hari dua malam dengan Axelle setelah kejadian "konser pengakuan" kemarin.
Di belakang mereka, rombongan terakhir muncul. Axelle berjalan paling depan, disusul Arsen yang sudah memakai celana pendek motif kelapa dan Valerie yang tampil super modis dengan gaun pantai putih.
"Kak Axelle! Aku mau kamar yang jendelanya langsung liat laut ya!" rengek Valerie sambil memeluk lengan Axelle.
Mata Vanya langsung menyipit tajam. "Duh, ada anak kecil nyasar ya di kapal ini? Ganggu pemandangan aja," sindirnya keras-keras.
Valerie berhenti melangkah, dia menatap Vanya dengan senyum meremehkan. "Eh, ada Kakak Badut yang kemarin bedaknya retak. Tenang aja Kak, aku nggak bakal ganggu... selama Kakak nggak kegatelan sama Kak Axel aku."
"Lo—!" Vanya baru mau membalas, tapi Axelle sudah menarik Valerie menjauh.
"Udah, jangan bikin ribut di dermaga. Malu-maluin gue aja lo," tegur Axelle pelan.
Axelle melirik ke arah Rea yang sedang berdiri di dekat pagar dek, menatap laut lepas. Dia tahu, Rea sedang dalam mode "Robot Siaga Satu" karena ada Ziro dan Bagas yang terus-menerus menempel di dekatnya.
Ziro mendekati Rea, berdiri di sampingnya dengan gaya tenang. "Re, kalau lo ngerasa nggak nyaman sama keramaian anak-anak motor itu, lo bisa ke Library Lounge bareng gue. Di sana lebih tenang buat baca buku persiapan kelas 12."
"Makasih, Ziro. Nanti gue pikirin," jawab Rea datar.
Dari kejauhan, Axelle meremas pegangan kopernya. "Pecatur sialan. Masih aja nyari celah," batinnya panas.
Arsen yang melihat itu cuma bisa nyengir. "Bang, sabar. Kapalnya luas, tapi lautnya jauh lebih luas buat nenggelemin orang kalau lo cemburu."
"Diem lo, bocah!"
Kapal mulai bergerak, membelah ombak menuju kepulauan seribu. Di atas dek mewah itu, sistem robot Rea benar-benar terancam rusak total. Antara harus menjaga imej di depan Ziro, menahan cemburu liat Valerie manja ke Axelle, dan menghadapi tatapan tajam Vanya yang siap menerkam.
Satu hal yang pasti: Liburan ini nggak akan sesantai kelihatannya.
yang ANYA dan EL saja belom move on thorrr, muncul lah si tengil ell, makin cintaaa thor🤗🤗
😍😍
takut gula darah naik🤭
terlalu manis soalnya🥰🥰
akhir nya rea menyerah kan diri ooohh , sweet nya axelle bahagia. banget ya yg udh dapet jatah🤣🤣🤣🤣
nyari es batu lahhh🤭
love bagt sama Valerie 🥰🥰
meleleh adek bang🤣🤣🤣🤣
terimakasih Thor
love sekebonnnnn🥳🥳🥳
nangis bombay gak tu si vanya gimna hati vanya masih aman 🤣🤣
pengen ngegaplok si ziro deh sok sotoy banget terherman² aku nya🤣🤣
gedhek bgtsss sama Vanya n the geng, ziro harata apalah itu🤭
tapi saling berharap ,
di depan entar nemu bawang apa nemu krupuk thor , semankin penasaran sama kehidupan rea kedepanya , gimna nasib hubungan axelle sama rea nanti
cepet buntingin rea nya xel,
biar kelar hidup ziro.
wkwkwkwkkw