NovelToon NovelToon
Cintaku Berhenti Di Kamu

Cintaku Berhenti Di Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: er_riri

terlihat siluet laki laki tinggi tegap berdiri di balkon dengan kemeja hitam tertiup angin, mata tajam nya tampak melihat hamparan pohon menjulang tinggi, tampak tangannya memegang besi balkon dan tangan lainnya memegang ponsel tampak menelepon seseorang, "sudah saatnya kau kembali, aku yang akan menemuinya secara langsung" tegas tak terbantahkan "baik" sahut orang di seberang sana.
seorang gadis dengan senyum manis sedang mengobrol dengan teman sebaya nya duduk tenang di bangku taman universitas, tampak sesekali tertawa ceria.
takdir apa yang akan menemukan mereka? akan ada banyak plotwis dan intrik,ikuti kisah mereka disini. stay tune

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon er_riri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 34

 Akhirnya setelah semua kejadian yang terjadi Bila dapat kembali kuliah seperti biasa, walau Gama sudah memperingatkan ber kali kali untuk menjaga kesehatan tubuhnya, karena sekarang bukan hanya miliknya tapi milik Gama juga. Leon sudah mulai melakukan tugasnya setelah melihat mobil yang mengantar Bila pergi dia mendekati Bila "kakak ipar" dengan senyum cerah mengalahkan cerahnya hari ini. " jangan memanggilku begitu kalau disini", " kenapa? Apa kakak mau di anggap lajang disini?" dengan nada meledek " diam kau!", " iya iya aku tahu kakak ipar, tapi tetap saja nanti kak Gama marah kalau aku tidak hormat pada kakak ipar gimana dong?", " terserah deh" sudah jengah dengan kelakuan Leon, setelah mengantar Bila masuk ke ruang kelasnya dia pun melangkah menuju kelas jurusannya.

Setelah kelas selesai Bila duduk di taman dengan buku yang sedang di bacanya, Vani yang biasa menemaninya hari ini absen karena sakit radang, dia sempat mengabari Bila tentang keadaannya lewat video call Bila di pagi buta membangunkan pasutri yang masih setia dengan selimut tebalnya, handphone Bila hampir Gama lempar karena tidak berhenti bergetar. Untung Bila bangun bangun tepat waktu sebelum handphone nya melayang.

Refan melihat Bila duduk sendirian langsung mendekati dan duduk di sampingnya" apa kabar? Ku dengar kemarin kau sakit apa kau sudah baik baik saja?" Bila kaget dengan kehadiran Refan yang duduk di sampingnya dia tampak melihat kiri dan kanan takut Gama melihat. " aku baik", " jika kau kesulitan kau bisa datang padaku, kita teman kan!", " bagaimana kalau kau memberiku gaji double karena aku kesulitan uang!" entah datang dari mana tiba tiba Leon sudah ada di belakang mereka. Refan melotot kaget karena Leon yang merangkulnya tiba tiba." kau tahu fan aku teman mu ini sedang sangat kesulitan uang, kenapa yang kau tanyakan Bila bukan aku?" dia duduk di tengah Bila dan Refan, menyandarkan kepala di bahu Refan sudah memberenggut seperti anak kecil, Bila memberikan ekspresi mau muntah mendengarnya. "diam kau!", "kenapa aku yang harus diam, bukankah sesama teman harus saling membantu ketika ada yang kesulitan, benar kan Bila!" mengedipkan mata pada Bila, Bila hanya menggeleng kan kepalanya dengan tingkah Leon. Refan bangkit " sampai jumpa lagi Bila" pergi membawa tasnya, " syukurlah dia pergi, kau tahu kakak ipar bagaimana jika kak Gama melihat? Dia sudah pasti akan mengirimnya ke gurun! jangan dekat dekat dengannya yah ini demi kebaikan semua orang!" setelah mengatupkan tangannya memohon pada Bila dia pergi menyusul Refan. Siapa juga yang mau dekat dekat dengan Refan kan dia sendiri yang kemari bukan aku yang mendekatinya Bila masih dengan fikirannya yang polos, padahal Gama hanya percaya dengan apa yang dia lihat.

Bila melihat jam, masih siang dan kelasnya telah usai. Dia sedang berfikir meminta izin pada Gama untuk menjenguk Vani di rumahnya tapi dia sadar Vani sedang sakit tidak mungkin dia mendapatkan izin. Alhasil dia menelepon Gama " sayang apa kau sibuk?", "kenapa? Kau kangen?" sekretaris Seth hampir tersedak minumannya mendengar Gama mengatakan hal di luar nalar. "kelas hari ini sudah selesai, apa kita bisa makan siang bersama di kantor?", "datanglah sayang, dengan supir ya!", " iya sayang" Bila memasuki mobil menuju kantor Gama.

Sekretaris Seth sudah memesan makanan dan sekretaris perempuan membawakan serta menatanya di meja. Sekretaris Seth turun dan menunggu Bila di lobi. Dengan senyum ceria melambaikan tangan pada sekretaris Seth, dia hanya tersenyum " jangan melakukan itu pada siapapun jika ada tuan Gama ya nona!" , " kenapa?" masuk kedalam lift khusus. " untuk kebaikan semua orang", Bila mengernyitkan matanya, kenapa bisa sekretaris Seth dan Leon mengatakan hal yang sama. " iya iya sekretaris Seth, apa jadwal tuan Gama padat hari ini?", "kenapa?", " tidak, aku hanya ingin ingin ingin", sudah saya handle semua nona, tidak perlu nona meminta waktu tuan muda karena semua waktu tuan muda adalah milik nona tidak ada yang menghalangi sudah mutlak.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!