Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
Kesibukan Luna membuatnya lupa akan luka hatinya. Ia juga tidak peduli akan kehadiran Keanu, sang mantan. Untung ia sudah menyewa seorang pengawal yang bisa membuatnya tenang.
"Hari ini ibu mau kemana?" tanya pengawal Luna.
"Kita kayanya harus belanja, Ca. Stok di dapur susah banyak berkurang." ujar Luna pada Cara pengawalnya. Gadis hitam manis yang ia selalu menemani kemana pun ia pergi.
"Baik, bu. Kita berangkat jam berapa?" tanya Caca yang sepintas nampak seperti gadis kebanyakan tapi siapa yang tau di balik ketenanganya menyimpan kekuatan yang tak terduga.
"Jam empat subuh. Sekalian kamu bilangin Soni dan Eri." perintah Luna.
"Baik bu." Caca langsung melaksanakan perintah bosnya. Ia pergi mencari keberadaan Soni dan Eri.
"Ada apa cantik?" tanya Soni genit.
"Bos mau ajak kalian belanja."
"Kapan?" tanya Eri.
"Sekarang. "
"Kalau gitu aku mau ganti baju dulu, bau asap."
"Ga usah, nanti juga pada bau keringat lagi."
"Tar cantik ilfil sama abang." goda Soni sambil menaik turunkan alisnya.
"Idih, ga usah genit gitu. Buruan nanti bos marah kelamaan nungguin." Caca langsung putar balik kembali ketempat Luna diikuti Soni dan Eri.
Berempat mereka pergi menuju pasar yang biasa untuk berbelanja kebutuhan untuk warung dan catering. Karna sudah mempunyai langganan belanja tidak perlu berlama - lama. Tinggal kasih catatan semuanya beres.
Saat Luna tengah duduk menunggu barang sambil minum tiba - tiba bahunya di tepok seseorang.
"Saya kira salah orang ternyata benaran kamu. Gimana enak jadi gembel." sindir seorang wanita dengan pedesnya.
"Mama, eh tante." gumam Luna lirih sambil menetralisir jantungnya yang berdetak cepat karan kaget.
"Di suruh majikan ya belanja?" sindirnya kembali.
"Apa urusannya sama tante. Gimana enak setelah aku ga ada? Sekarang udah ga jijik lagi nginjak pasar, hati - hati sandal mahalnya kotor." balas Luna tak kalah pedes.
"Ini semua gara - gara kamu."
"Kok aku."
"Karena memang kamu penyebabnya."
"Sinting." gumam Luna lirih tapi masih bisa di dengar wanita itu.
"Apa kamu bilang? kamu tuh yang sinting." hardik wanita itu yang tak lain adalah mama Keanu dengan wajah memerah menahan emosi.
"Sudahlah tante, ga usah cari ribut. Ingat umur udah tua, nanti kalau darah tinggi lalu struk, bagaimana? kasihan anaknya repot nanti. Eit tapi ada mantu baru ya yang akan hrus tante." sindir Luna dengan senyuman tipis.
"Kamu nyumpahin saya, dasar mantan mantu durhaka. Ga salah Keanu menceraikan kamu, mulut kamu itu tajam. Untung Keanu menceraikan kamu dan akhirnya Keanu dapat yang lebih baik di atas kamu. Ayu itu lebih segalanya dari kamu, cantik, kerja ga seperti kamu dekil dan hanya duduk di rumah ngabisin uang anak saya."
"Tajaman mana sama mulut tante? Baguslah kalau gitu." balas Luna santai sambil meminum minumannya yang tinggal sedikit lagi. Saat mama Keanu mau bicara lagi Luna langsung mengakar tangan.
"Sudah cukup, tante. Kita itu bukan siapa - siapa lagi jadi stop ngomong yang tidak - tidak lagi. Jangan sampai saya kelaparan nantinya." Luna sudah lelah menghadapi mulut mama Keanu apalagi ia baru saja habis keliling untuk belanja. Rasanya ia hanya ingin duduk tenang tanpa mendegar mulut kotor mama Keanu. Luna membayar minumannya lalu pergi begitu saja tanpa meladeni mantan mertuanya yang bawel karna anak buahnya sudah mengirim pesan jika belanjaan mereka sudah selesai dan bersiap hendak pulang.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
Assalamualaikum kk, mama belakangan ini agak sering tidak update.
Tugas di dunia nyata begitu banyak menyita waktu, insya Allah sudah muali selesai satu persatu dan thor bisa kembali rajin update.
Terimakasih supportnya kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 👍🙏😘
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat