khumaira gadis sederhana yang harus menerima perjodohan antara dua keluarga, dia harus menikah dengan laki - laki yang sama sekali tidak di kenal nya.
sedangkan dia hanya seorang remaja yang masih mempunyai cita - cita yang sangat tinggi.
akan kah khumaira menerima perjodohan ini...?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
" nah sekarang kan kalian juga sebentar lagi mau kelulusan, kalau kalian mau bisa tuh melakukannya.. cuma pesan bunda cuma satu kalian bermainnya aman saja dulu, ya minimal kalian tunda dulu aja punya anak sampai pertengahan semester atau kalau bisa sampai kalian lulus kuliah, 4 tahun waktu yang sebentar lah.. "
" iya bunda ku yang cantik alfa akan ikutin semua saran bunda, ya sudah kalau gitu alfa mau kembali ke kamar, bunda juga istirahat lagi ya.. " pamit alfa
alfa pun kembali ke kamarnya setelah menyimpan gelas di meja alfa segera naik ke atas tempat tidur.
dia pandangi khumaira dan sesekali dia mengusap pipi khumaira dengan sangat lembut.
tiba - tiba alfa melihat bayangan amel melintas di benaknya.
" kenapa jadi bayangin amel.. " batin alfa
alfa pun memutuskan untuk tidur sambil memeluk tubuh istri tersayangnya itu.
########
malam ini sekolah mengadakan acara untuk merayakan kelulusan para siswanya, alfa dan khumaira tentu saja datang.
khumaira terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun panjang berwarna hitam dan alfa menggunakan jas dengan warna senada dengan khumaira.
mereka pun mulai bergabung dengan teman - temannya yang sudah lebih dulu datang.
amel yang melihat alfa langsung menghampirinya.
" fa bisa kita bicara sebentar.. ? " tanya amel
alfa melihat khumaira dan langsung di jawab sebuah anggukan oleh nya.
alfa pun mengikuti amel sampai kedepan gedung, karena acara di adakan di gedung serba guna yang ada di sekolah mereka.
" ada apa.. ? " tanya alfa ketus
" fa aku cuma mau tanya.. apa benar kamu tidak mengenal aku sebelumnya.. ? " tanya amel
alfa pun tidak mengerti maksud amel ini apa, bukannya mereka baru bertemu pas amel pindah kesekolah ini.
" maksud kamu apa aku nggak ngerti.. ? "
" fa masa kamu tidak kenal sama aku, aku lia kita saling kenal sejak smp dulu.. " kata amel sambil memegang tangan alfa tapi alfa langsung menepisnya.
alfa pun mulai mengingat - ngingat nama itu, alfa seperti pernah mendengar nama lia itu tapi dimana.
" ari aku lia pacar kamu masa kamu lupa.. atau jangan - jangan ini cara kamu untuk pergi menjauh dari aku.. " kata amel setengah berteriak
alfa tidak menjawab perkataan amel barusan dia terus memegangi kepalanya yang terasa sakit.
bayangan - bayangan yang masih buram pun mulai terlintas, alfa pun tidak kuasa menahan rasa sakit di kepalanya dan pada akhirnya dia terjatuh tidak sadarkan diri.
amel yang melihat itu pun merasa sangat bersalah, dia langsung meminta tolong kepada siapa saja yang berada di dekat sana.
kebetukan didekat sana banyak siswa yang sedang mengobrol dan salah satunya erik.
erik langsung melihat alfa dan dia meminta salah satu temannya yang lain untuk memberi tahukan kepada khumaira keadaan alfa sekarang.
tidak lama khumaira pun datang sambil berlari dia langsung memeluk alfa.
" rik alfa kenapa.. ? " tanya khumaira
" aku juga nggak tahu ra tadi waktu aku lagi ngobrol sama anak - anak yang lain amel tiba - tiba minta tolong dan waktu aku kesini alfa sudah pingsan.. " jelas erik
" ya sudah kalau gitu tolong bantu aku bawa dia kerumah sakit " pinta khumaira
di sepanjang perjalanan khumaira terus saja berdoa dia berharap alfa tidak kenapa - napa.
sesampainya di rumah sakit alfa langsung mendapatkan penanganan, sedangkan khumaira menghubungi kedua orang tuanya juga orang tua alfa.
sambil menunggu kedatangan keluarganya khumaira melihat amel yang masih ada disana.
khumaira pun berjalan mendekat
" sebenarnya apa yang terjadi kenapa alfa bisa sampai kaya gitu.. ? " tanya khumaira penasaran
" aku juga nggak tahu saat kami sedang mengobrol tiba - tiba dia memegang kepalanya, dia seperti sedang kesakitan dan langsung pingsan.. " jelas amel
" sebenarnya apa yang kalian bicarakan.. ? " tanya khumaira penasaran
" kenapa kamu ingin tahu semua urusan alfa, kamu itu hanya sekedar pacarnya saja.. " kata amel yang mulai kesal
" aku harus tahu kenapa alfa bisa seperti ini, dan aku juga harus tahu apa yang sebenarnya mau kamu bicarkan dengan dia.. karena aku berhak mengetahuinya.. " kata khumaira
" ra kamu tuh cuma pacar nya jadi nggak usah lebay kaya gitu deh.. nggak semua yang pacar kamu lakukan kamu harus tahu.. " kata amel kesal
" amel aku harus tahu penyebab suami aku kaya gitu.. aku nggak mau terjadi apa - apa sama dia.. " jawab khumaira dia tidak sadar mengatakan bahwa alfa adalah suaminya
" apa ra suami.. ? " tanya amel memastikan
khumaira pun tersadar dengan perkataan nya tapi mau bagai mana lagi dia sudah terlanjur mengucapkannya.
sebelum khumaira menjawab pertanyaan amel dokter sudah lebih dulu keluar.
" dokter gimana keadaan alfa.. ? " tanya khumaira
" pasien tidak apa - apa hanya sakit kepala biasa saja, dan menurut saya dulu kepalanya pernah terbentur sehingga menyebabkan sakit seperti itu.. " jelas dokter itu
" apa saya bisa melihat dia dokter.. ? " tanya khumaira
" tentu saja silahkan tapi jangan dulu banyak di ajak bicara ya pasien harus istirahat.. "
setelah mengatakan itu dokter pun pamit sedangkan khumaira, amel dan erik segera masuk kedalam.
khumaira melihat alfa sedang melihat kearahnya, dia pun segera berlari dan memeluk alfa dengan sangat erat.
air matanya tidak berhenti turun, alfa yang melihat khumaira seperti itu semakin mengeratkan pelukannya.
tidak lupa dia juga mengecup rambut khumaira yang terhalang kerudung.
" yang kamu nggak apa - apa kan.. ? " tanya khumaira khawatir
" kamu lihat sendiri kan aku nggak apa - apa " jawab alfa
alfa pun mengecup pipi khumaira mencoba memberikan ketenangan untuk istrinya itu.
" kamu tahu aku takut banget pas dengar kamu pingsan.. " kata khumaira sambil mengusap pipi alfa
" aduh udah dong mesra - mesraan nya nggak sadar apa disini ada kita berdua.. " protes erik
alfa dan khumaira pun tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.
" makannya tu si ayu cepat halalin biar bisa mesra - mesraan kaya kita.. iya nggak yang.. " kata alfa
erik pun merasa kesal dan dia pun memilih keluar dari sana bersama amel
erik pun mengajak amel ke kantin, tapi amel baru sadar kalau handphonenya ketinggalan di atas meja.
amel pun meminta erik untuk pergi terlebih dahulu sedangkan dia akan kembali untuk mengambil handphonenya.
saat dia sudah sampai di depan ruangan alfa amel pun membuka pintu dengan sangat pelan dan dia tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.
dia melihat alfa dan khumaira sedang bermesraan, amel dapat melihat alfa sangat menikmati ciuman nya dengan khumaira dan dia pun memilih pergi dari sana.
dia tidak sanggup jika harus melihat lebih banyak lagi.
amel pun mengingat sewaktu mereka masih bersama, alfa sama sekali tidak pernah mau menyentuhnya jangan kan untuk mencium bibirnya hanya untuk sekedar berpelukan saja mereka tidak pernah lakukan.
tapi ini saat pertama masuk tadi dia melihat alfa dan khumaira saling berpelukan, bahkan alfa dengan tidak malunya mengecup pipi khumaira dan sekarang dia melihat alfa sedang bermesraan dengan wanita itu.
apa itu yang membuat alfa meninggalkan nya dulu, sebenarnya sudah sejauh apa hubungan alfa dan dia.
sukses sllu