Ziva adalah seorang penulis novel romantis, tapi walaupun begitu dia tidak pernah sekali pun menjalin hubungan di dunia nyata.
tinggal sendiri tanpa orang tua,membuat dia semakin menutup dirinya tentang cinta, atau mungkin dia lebih ke tidak peka.
Suatu hari salah satu novel nya akan di jadikan sebuah film oleh salah satu sutradara, tapi mereka menyuruh ziva menambah peran figuran tambahan sebagai pemanis cerita.
Sebuah kejadian menimpa nya, dia di nyatakan koma setelah menolong seorang aktris papan atas, yang meninggal kan sebuah tanda tanya di akhir kesadaran ziva.
Keanehan terjadi saat dia bangun dan ternyata masuk ke dalam novel yang dia tulis, dan menajdi figuran menyedihkan yang dia tulis malam hari nya.
Posisi aneh di mana dia malah berpindah di saat sangat figuran telah melakukan malam panas dengan sang antagonis pria.
Bagaimana kelanjutan nya, ikuti kisah nya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yulia setiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 34 yang di ucapkan tuan Frederick
Netta mengeliat pelan dalam tidur nya, ia membuka mata nya pelan, dan melihat sekitar, bertanya-tanya dimana kah dia sekarang.
Namun ia tersentak kaget saat melihat segumpal manusia sedang bergumul dengan selimut di sisi ranjang nya dan itu Silas.
Dari situlah netta tersadar berarti dia sudah masuk ke dalam mansion Frederick, ia menatap kamar yang mungkin akan menjadi kamar nya sekarang, sangat cantik.
Netta menatap jam yang berada di dinding, menujukan pukul 04:00 pagi, netta menghela nafas nya.
Melihat kondisi tubuh nya, yang ternyata sudah berganti menjadi piama tanpa lengan, dan luka lebam nya sudah tidak terasa sakit sekarang.
Rasa pusing nya juga sudah berkurang, netta menatap jendela besar yang ada di kamar nya.
Ia bangun dari tidur nya, dan berjalan pelan ke arah jendela itu, ia membuat turai nya dan melihat ada sebuah balkon di sana.
Netta membuka jendela itu, dan keluar dari kamar nya itu menuju balkon, udara dingin menerpa nya.
Tapi netta sangat menyukai nya, udara di pagi hari dan pemandangan menjelang pagi membuat hati nya tenang.
Dulu saat dia berada di tubuh ziva, dia juga selalu melakukan ini, kadang kepala terasa pusing memikirkan alur cerita yang dia buat.
Dan ia akan terbangun di pagi hari nya, membuat gorden dan menatap pemandangan malam menuju pagi di kota nya.
Udara nya sangat damai,menyejukkan pikiran nya dan hati nya, ini adalah healing terbaik untuk nya, yang merupakan campuran dari orang introvert.
"Aku merindukan kehidupan ku. " ucap Netta pelan.
"Tidak ada drama, penyiksaan dan juga teka-teki. " ucap nya terkekeh.
"Walaupun monoton itu jauh lebih baik untuk ku yang di juluki remaja jompo ini. " ucap nya lagi.
Ia tersenyum sendu, lalu mengusap perut nya yang keras di sana, sekarang sudah bulan ke 2 kehamilan nya.
dan perut nya sudah mulai menonjol walaupun samar, Netta menghela nafas nya yang tiba-tiba sesak.
"Egois kan aku. " gumam Netta.
"Aku ingin kembali, tapi sebagai korban nya, kamu tidak lahir nak. " ucap Netta sendu.
"Aku tidak ingin di sini, aku merindukan kehidupan ku, walaupun tanpa orang tua dan penuh kerja keras, tapi itu dunia nyata. 'Ucap Netta pelan.
" aku tidak ingin terbelenggu dalam dunia hayalan, dimana dunia itu aku yang menciptakan alur nya. "Ucap Netta lagi.
Ia menarik nafas nya pelan, menatap hamparan langit yang mulai men jingga di atas sana.
" aku mencintai Silas, tapi hati ku masih terasa kosong. "Ucap Netta lagi.
"Karena aku yakin perasaan ini tulus hanya saja bukan di dunia yang tepat. " gumam nya lagi.
"Andai Silas berada di dunia nyata, aku akan bersemangat sekali menyadarkan dia dari perasaan Danial nya itu. " ucap Netta terkekeh.
"Walaupun sekarang aku harus melakukan nya juga, tapi dalam kontes yang lebih serius, karena jika gagal maka nyawa ku yang akan hilang. " ucap Netta lagi.
Ia merasakan hangat di kakinya, ia tersenyum menatap riri yang mendusel kan bulu tebal nya itu pada kakinya.
"Kamu bangun. " ucap Netta.
"Ia, tiba-tiba merasa angin dingin dan melihat jendela yang terbuka. " ucap riri.
"Anda kenapa di sini nona. " tanya Riri.
"Hanya merenung. " ucap Netta terkekeh.
"Apakah tentang kehidupan anda di sini. " tanya Riri.
"Iya, banyak hal yang tersembunyi di kehidupan ini. " ucap Netta terkekeh.
"Apalagi mengingat ucapan daddy Frederick siang ini... " untuk Netta lagi.
Flashback.
"Apakah itu mereka? " tanya daddy Frederick.
"Apa maksud daddy. " tanya Netta bingung.
"Mereka yang kamu anggap orang tua mu, Netta. " ucap daddy Frederick misterius.
"Aku tidak mengerti. " ucap netta bingung.
"Dengarkan apa yang daddy katakan saat ini, dan cerna lah semua nya dengan bijak. " ucap daddy Frederick serius.
Netta menganggukan kepala nya mendengar ucapan daddy Frederick.
"Dulu, daddy, daddy mu juga ayah robert adalah sahabat. " ucap daddy Frederick mulai pembicaraan.
"Kami bersahabat dari kami sekolah bahkan setelah lulus kuliah. " ucap daddy Frederick lagi.
"Lalu suatu hari daddy mu mengusulkan saran-saran nya untuk membangun sebuah usaha. " ucap daddy Frederick.
"Dia dengan kecerdasan nya mengajak daddy dan ayah mu ikut dalam merintis usaha itu. " ucap daddy Frederick lagi.
"Kami melakukan berbagai cara, hingga satu tahun kemudian kami berhasil membangun sebuah kantor dari hasil jerih payah kami. " jelas daddy Frederick lagi.
"Perusahaan kita berkembang pesat di tahun-tahun berikutnya, bahkan hingga memiliki cabang di beberapa negara maju. " ucap daddy Frederick.
"Kami membagi tugas untuk memimpin kepala perusahaan masing-masing saat itu. " ucap daddy Frederick.
"Dan setelah beberapa tahun kami menikah dan memiliki anak, salah satu perusahaan di negara C mengalami kendala, yang mana perusahaan itu di kepalai oleh ayah nya Robert. " jelas daddy Frederick.
"Kamu ingat kan, tentang kepergian keluarga Robert saat itu, mereka pergi untuk mengurus perusahaan yang ada di negara itu. " ucap daddy Frederick lagi.
Netta menganggukan kepala mendengar ucapan daddy Frederick, jadi itu alasan Robert pergi saat itu.
"Setelah kepergian ayah Robert, perusahaan yang ada di negara ini di urus oleh daddy dan daddy mu. " jelas daddy Frederick.
"Tapi sesuatu yang tidak terduga ternyata terjadi, tepat setelah satu tahun kepergian ayah Robert, perusahaan daddy yang ada di negara lain mengalami masalah. " ucap daddy Frederick.
"Dan kami memutuskan pergi, hanya saja satu minggu sebelum kami pergi kecelakaan mu terjadi nak. " ucap daddy Frederick sendu.
"Daddy dan keluarga sempat tidak jadi pergi kata khawatir pada mu, tapi daddy mu mengatakan jika terjadi sesuatu dia akan langsung mengatakan nya pada daddy. " ucap daddy Frederick lagi.
"Kami pun memutuskan pergi, di saat kamu tidak sadar kan diri." ucap daddy Frederick.
"Dan tepat satu tahun keluarga daddy di negara K, kami memutuskan untuk pulang, karena merasa ada yang aneh. " ucap daddy Frederick.
"Yang aneh? " tanya netta.
"Benar, tepat satu bulan sebelum kami memutuskan untuk pulang, daddy mu tidak pernah lagi mengabari kami, bahkan perusahaan utama yang seharusnya daddy mu urus, tidak pernah lagi daddy mu urus. " ucap daddy Frederick.
"Perusahaan utama? " bingung netta.
"Benar, sebenarnya daddy mu merahasiakan identitas nya dari publik, karena sesuatu. " ucap daddy Frederick.
"Sesuatu apa. " tanya netta.
"Karena ternyata keluarga daddy mu, yang selama ini membuang nya tiba-tiba datang, tepat setelah daddy mu pindah ke mansion. " ucap daddy Frederick.
"Mereka seperti lintah yang menempel dan seolah tidak melakukan apapun di masa lalu pada daddy mu, dan selalu meminta uang pada daddy mu. " ucap daddy Frederick marah.
"Keluarga mana yang daddy maksud. " tanya netta tidak mengerti.
"Apakah itu, oma dan opa? " tanya netta.
"Bukan, oma dan opa mu juga adalah korban dari keserakahan mereka. " ucap daddy Frederick marah.
"Mereka?. " ucap netta bingung.
"Iya, dia adalah saudara daddy mu nak. " ucap daddy Frederick.
Deg.
'Apa lagi ini. 'Batin netta terkejut.
***
di tunggu up selanjutnya 😍