NovelToon NovelToon
Gue Transmigrasi?!

Gue Transmigrasi?!

Status: tamat
Genre:Time Travel / Teen School/College / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: queen_

Felisya Aldera, Seorang gadis sebatang kara yang meninggal ditusuk sahabatnya sendiri. Dan malah terbangun Di tubuh seorang Gadis SMA yang dibenci keluarganya dan di bully di sekolahnya.

"gilaak jadi gue trans tv, eh salah transmigrasi
"

-----

Zeline Shaqueena Aldebaran, Gadis cantik yang dibenci keluarganya kecuali kedua orang tuanya. Gadis yang di bully sepupunya sendiri.

"Ya tu-tuhan kir-kirim seseorang un-untuk membalas me-mereka...."

------------------------------------------------------------
-penulis amatir- <3
------------------------------------------------------------
Penasaran ? Ayooo baca ceritanya.....
Jangan lupa di vote, like, komen dan sarannya yaa
Happy reading ><

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queen_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-32-

...Selamat Membaca😆...

...🦋🦋🦋...

Malam ini keluarga Aldebaran Sedang melakukan Makan malam seperti biasanya, termasuk Ariska dan Suaminya.

Makan malam terasa damai dan tentram, tanpa halangan. Suasana hening yang melingkupi ruangan itu membuat suara dentingan sendok dan garpu terdengar. Sampailah akhirnya waktu makan malam pun selesai. Semuanya pergi dari sana dan membiarkan para pelayan yang membersihkan meja makan.

-Ruang Keluarga-

Disinilah mereka sekarang, Berkumpul bersama-sama. Berbincang-bincang, bercanda dan tertawa bersama. Hingga Zeline memulai pembicaraan yang membuat suasana sedikit awkward.

" Oiya.. tadi waktu dijalan, aku liat tante di cafe sama laki-laki " Celetuk Zeline tiba-tiba melihat Jihan.

Semua atensi beralih pada Jihan. Mereka semua menatap Jihan seakan bertanya.

" Hahaha.. mungkin kamu salah liat kali" balas Jihan tertawa garing. Namun tidak dengan hatinya, Ia bahkan sudah memaki-maki Zeline di dalam sana.

Kening Zeline mengerut, menampilkan wajah bingungnya. " Masa sih? "

" Iya, mungkin kamu salah liat "Balas Jihan berusaha tersenyum padahal kesal.

" Tau.. jangan nuduh mama gue yang nggak-nggak deh!! " Saut Helena tiba-tiba dengan ketus.

Zeline hanya menanggapi ibu dan anak itu tersenyum. Kemudian ia mengeluarkan HPnya dari saku piyamanya dan menunjukkan Sebuah foto.

" Terus ini siapa? Masa sih aku salah liat? Aku kan kenal tante! " Tanya Zeline lagi.

Mereka semua memperhatikan Foto itu saksama.

" Ini memang kamu Jihan, Pakaiannya persis seperti kamu saat pergi tadi siang" Celetuk Ariska Dengan wajah pura-pura polos.

Jihan menegang, Wajahnya pucat pasi. " sial!! Dasar gadis sialan!! "

" Ya.. mungkin aja itu temen mama" ucap Helena berusaha membela Jihan.

" Temen? Tapi kok tante pegang-pegangan tangan sih, mana suap suapan Pula" Ceplos Zeline dengan polos sambil menggeser Fotonya ke slide kedua.

Wajah Jihan semakin Pucat mendengar ucapan Zeline. Ia menatap Suaminya takut, Apalagi Kakek yang sudah memasang wajah datar sedari tadi.

" Anak-anak, kalian ke kamar sekarang. Tidur, besok sekolah" Titah kakek pada semua cucunya.

Vano dan Zeline mengangguk dan pergi, Berbeda dengan Helena yang merasa berat untuk meninggalkan Jihan.

Sepeninggal semua anak-anak ke kamar, Barulah Bastian menanyakan pada Jihan apa yang terjadi.

" Siapa laki-laki itu? " Tanya Bastian Dingin.

Jihan yang ditanyai meremas tangannya takut, "Bukan siapa-siapa mas, Dia cuma teman lama aku yang nggak sengaja ketemu"

" Apa ucapan kamu bisa dipercaya? " tanya kakek tersenyum sinis.

" A-aku bersumpah pah, dia bukan siapa-siapa aku. Dia cuma temen aku" Jawab Jihan pura-pura ingin menangis.

" Lalu bagaimana dengan pegangan tangan dan suap-suapan itu heeem? " Tanya Bastian tersenyum dingin.

" Dia cuma minta tolong, karena tangannya lagi sakit" Jawab Jihan berusaha meyakinkan.

" aku gak mungkin ngekhianati kamu mas" Lanjut Jihan dengan wajan sendu.

" Heem... tapi sekali aja kamu terbukti main di belakang aku, Siap-siap Terima akibatnya Jihan" tegas Bastian kemudian pergi dari meninggalkan Ruang keluarga Bersama kakek.

Setelah itu Jihan menghela nafas lega, "untuk dia percaya, bisa mati aku kalau dia nggak percaya. Liat aja Zeline, Saya pastikan kamu akan lenyap Secepatnya" Batin Jihan kemudian pergi dari sana di ikuti nenek.

Kini tinggalah Ariska dan suaminya. Ariska tak henti-hentinya menatap Jihan sedati tadi. Ntah kenapa dia merasa gelisah dan tidak tenang.

" Dia pasti ngerencanain sesuatu sama Zeline mas" Ucap Ariska dengan nada Khawatir.

" Kamu tau darimana heem? " Tanya suaminya tersenyum.

ucapan suaminya membuat Ariska diam, benar mengapa ia bisa berkata seperti itu?

" Aku gak tau, pokoknya aku khawatir sama Zeline. Aku - aku takut dia kenapa-napa mas"

" Tenang sayang, tidak akan terjadi apa-apa. Zeline akan baik-baik saja"

" Semoga "Lirih ariska.

Ariska mulai merasa tenang saat berada di pelukan suaminya.

...🦋🦋🦋...

Jihan sekarang sedang berada di kamar Helena. Dia dan Helena sedang memikirkan rencana apa yang harus mereka lakukan untuk melenyapkan Zeline secepatnya.

" Apa yang harus kita lakuin ma?posisi kita si rumah ini semakin terancam" Helena menatap mamanya khawatir.

Sedangkan Jihan memijat keningnya, Kepalanya benar-benar terasa pusing saat ini.

" Mama juga gak tau hel, Kepala mama pusing tau gak. Anak sialan itu terus buat masalah sama kita!! "

Mereka berdua sama sama diam sambil memikirkan apa yang harus dilakukan. Sampai akhirnya, Helena tiba-tiba tersenyum licik menatap mamanya.

" Ma" Panggil Helena pada Jihan.

" Heeem? " Saut Jihan menatap Helena.

Helena tersenyum penuh arti menatap Jihan,

" Aku tau apa yang harus kita lakuin "

Kening Jihan berkerut bingung melihat Helena.

" Apa? " , tanya Jihan.

Helena mendekatkan bibirnya ke telinga Jihan, Kemudian membisikkan sesuatu yang membuat membuat Jihan tersenyum lebar.

" Gimana ma? " Tanya helena menaikkan alisnya sebelah.

" bagus, rencana yang bagus sayang. Kamu memang pintar" Puji Jihan pada Helena yang tentu saja membuat Helena merasa bangga.

Anak dan ibu sama-sama tertawa setelahnya. dan Melupakan kekesalan mereka sebelumnya.

" Besok adalah hari terakhir lo zeline, setelah itu gue bisa hidup tenang " batin Helena menatap lurus ke depan dengan senyuman yang tidak luntur di wajahnya.

Tak jauh berbeda dengan Helena, Jihan pun juga membatinkan Hal yang sama" selamat tinggal keponakanku tersayang "

...🦋🦋🦋...

Di kamarnya Zeline tengah menyusun semua bukti-bukti Yang sudah ia kumpulkan.

" Sebentar lagi semuanya selesai. Setelah itu gue bisa Fokus cari orang tua gue dan cari 'Dia' " Gumam Zeline tersenyum sambil memegang kalung yang bertengger di lehernya.

Kemudian Zeline berjalan Ke arah jendela dan memandang langit malam yang bertaburan Bintang.

" makasii Zeline, Karena lo gue punya kesempatan kedua untuk Hidup" batinnya tersenyum.

Puas memandang langit penuh bintang, Zeline pun beranjak ke kasurnya. Ia mulai membaringkan tubuhnya dan menutup mata. Namun tiba-tiba notifikasi HP membuatnya terpaksa membuka kedua matanya.

" hadeuuh... Baru juga mau mimpiin Pangeran, ada aja gangguannya! "

Dengan penuh keterpaksaan Zeline membuka HPnya dan Terlihat lah sebuah pesan yang masuk.

" bang Gilang? apaan nih? "

Dengan rasa penasaran Ia membuka peaan tersenyum dan melihat secara teliti.

" waw... Heh... satu bukti terkumpul lagi" Gumam Zeline tersenyum senang melihat pesan yang dikirimkan Gilang. Pesan itu berisi tentang Jihan san pria yang ia temui di cafe Tadi siang.

Setelah itu Zeline berterimakasih pada Gilang dan Kembali mematikan Hpnya. Lalu membaringkan tubuhnya, dan menutup matanya Yang sudah terasa berat.

.

.

TBC..

...Terimakasih sudah membaca😆...

1
Diana Herman
waktu zeline cupu semua x suka skg klu zeline daa cantik nk berebut tolong laaa thor jantung zeline jgn jadi murahan bagi dorang semua menyesal dulu
ni tidak belum apa² daa luluh dulu
Dyta Kusnani
Tio bikin baper
Dyta Kusnani
sedikit LG Mulu ahh kesel
Leny Octaviana
mansion kok tdk berpenghuni,
Supari Supari
start balas dendam
Supari Supari
dahsyatnya
Maria Mariati
kalo pemasangan ajak ketemu looo zelll, jangan siapa siapa dia terusss
Nur Hasanah Sitorus
bapak kandung hamil anak sndri😄😄
Eva Evelly
knp crta ny itu2 aja? g ada gereget ny..bosanin baca ny..terlalu brtele2..
Amiera Syaqilla
hi🙂
Lina Mei
bagus...
Rikko Nur Bakti
👍👍👍
Andi permadi
ini gimna si, dikasih kesempatan ke dua malah jatuh ke lubang oleh chika. Udh gitu bodo banget lagi, udh tau chika mau ngusik zeline malah ngga ada rencana apa kedia. Trs juga zeline kelamaan ngulur waktu makanya masalahnya ngga selesai, bahkan udh di peringatin aja tetep bodo banget ngga nyari tau dulu rencananya
Helen Nirawan
goblok dah tau kan lu mo di jebak mo di jahatin , msh aj gk pinter2 , emosi baca ny /Puke/
Memyr 67
𝗀𝖺𝗋𝖺𝗌𝗂 𝗄𝖺𝗅𝗂, 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗌𝗂
Memyr 67
𝗁𝖾𝗅𝖾𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗃𝗂𝗁𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗎𝗌𝗎𝗇 𝗋𝖾𝗇𝖼𝖺𝗇𝖺 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗓𝖾𝗅𝗂𝗇𝖾. "𝗉𝖾𝗅𝗂𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀"𝗓𝖾𝗅𝗂𝗇𝖾 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗀𝖺𝗀𝖺𝗅𝗄𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗇𝗀, 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖾𝗅𝖾𝗇𝖺
Memyr 67
𝗃𝗂𝗁𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗇𝖼𝗂 𝗓𝖾𝗅𝗂𝗇. 𝖺𝗉𝖺 𝖽𝗂𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗓𝖾𝗅𝗂𝗇?
Memyr 67
𝖺𝗁𝗁 𝗏𝖺𝗇𝗈 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖽𝖺𝗇 𝖼𝖾𝗋𝗈𝖻𝗈𝗁 𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺. 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖼𝗈𝗐𝗈𝗄 𝖼𝖾𝗋𝗈𝖻𝗈𝗁 𝗀𝗂𝗍𝗎 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗐𝖺𝗄𝗂𝗅 𝗄𝖾𝗍𝗎𝖺 𝗀𝖾𝗇𝗄 𝗆𝗈𝗍𝗈𝗋
Ds Phone
mana satu nak di pilih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!