Hayu Merdeka, gadis desa 18 tahun yang bekerja sebagai babysitter di kediaman David Beckham. Seorang CEO tampan 28 tahun, pemilik Perusahaan logistik terbesar se-Asia.
Setelah satu bulan bekerja, Hayu dilamar oleh CEO tampan itu.
Apakah Hayu menerima lamarannya...?
🌸🌸Penasaran...! Ayo reader simak ceritanya.🌷🌷🌷
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehilangan 5
Sebelum berangkat ke bandara, Hayu ingin berpamitan pada ibunya, ia meminta izin pada Miss Misa untuk menelfon ibunya terlebih dahulu.
"Halo assalamualaikum Pak Dhe, saya ingin bicara dengan ibuk, Tolong ya Pak Dhe...! ini sangat penting" pinta Hayu
"Ya Ndok, aku kasihkan HP nya ke ibumu dulu ya?" jawab Pak Agus
"Halo assalamualaikum buk, ini Hayu buk!!" ucap hayu sambil meneteskan air matanya, tubuhnya bergetar tidak kuat menahan kesedihan
"Waalaikumsalam Ndok, bagaimana keadaan mu sekarang Ndok? ibu sangat khawatir padamu!" ujar Bu Sumi
"Ibuk tidak usah khawatir, Hayu baik-baik saja kok buk... Oya ini Hayu mau pamit, hari ini Hayu akan berangkat ke Hongkong, doain Hayu ya buk." Ya sudah begitu saja buk, ini Hayu harus buru-buru, soalnya pesawatnya mau terbang" ucap hayu berpamitan pada ibunya
"Ndok... Ndok... Tut... Tut... " suara teleponnya terputus
"Kenapa perasaan ku tiba-tiba tidak enak ya!!! mudah-mudahan saja tidak terjadi apa-apa dengan anakku" ucap Bu Sumi khawatir dengan kepergian Hayu
Hayu, Miss Misa dan Pak Bambang telah berangkat menuju bandara. Setelah 20 menit berlalu, mereka telah sampai di bandara.
Ini adalah pertama kalinya Hayu naik pesawat, jadi Miss Misa mengarahkan Hayu tentang tata cara naik pesawat yang benar.
Setelah selesai check in, Hayu berjalan ke gate menuju ke dalam pesawat, setelah lima belas menit kemudian, Pesawat yang ditumpangi Hayu telah take off.
***iam coming......Hongkong!!!!!
Di kediaman David
David telah kembali ke rumahnya, karena sudah seharian dia mencari Hayu tetapi tetap saja tak bisa menemukannya.
Dia merebahkan tubuhnya di sofa kamar, sambil memandang foto pernikahannya yang terpasang di dinding kamarnya.
"Druuuttt.... druuuttt..." HP David bergetar, mendapat notifikasi SMS dari Vicky. ( Vicky adalah Sahabat SMA David, ia sekarang bekerja sebagai lawyer pribadi David)
Isi SMS tersebut adalah Vicky telah sampai di Indonesia, dan ia ingin bertemu dengan David di kafe dekat rumahnya
David telah sampai di kafe dekat rumah Vicky, ia menengok ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan sahabatnya itu.
Setelah melihat keberadaan Vicky, ia langsung menghampirinya.
"Bagaimana kabarmu Vid?... apa kamu sudah menemukan istrimu?" tanya Vicky melihat sahabatnya sudah datang dan duduk didepannya
David terlihat tak bersemangat menjawab pertanyaan Vicky
"Belum Vick, dia juga tidak pulang ke rumahnya,aku bingung mau mencari kemana lagi. Ini membuatku semakin tersiksa Vick"
"Sabar Vid, aku yakin kamu pasti bisa bersatu lagi dengan istrimu." ujar Vicky mencoba menenangkan sahabatnya
"Oh... ya Vid, aku mau ngabarin kalau besok adalah sidang perdana Suci, apa kamu mau datang?" tanya Vicky
"Tidak Vick, aku serahkan semua kepadamu, aku mau fokus nyari istriku dulu" tolak David
"Okey kalau begitu... aku yakin kita pasti memenangkan kasus ini...!
Bagaimana dengan Elisa, apa dia baik-baik saja??" tanya Vicky
"Awalnya Elisa sangat frustasi seperti ku. Tapi dia mulai tenang saat membaca surat dari Hayu." jawab David
"Ya ... Alhamdulillah kalau Elisa tak papa,
Lalu apa rencanamu selanjutnya" ucap Vicky
"Aku juga belum tahu Vick, aku belum cukup lama mengenal istriku, jadi aku tidak tahu siapa saja temannya." ucap David mulai bingung lagi
"Tapi aku sangat curiga pada Reyhan, dia itu teman masa kecil istriku, dia juga tinggal di Jakarta" ucap David menaruh curiga pada Reyhan
"Kalau menurutmu dia tahu keberadaan Hayu, kamu harus cepat bertindak, selidiki dia, dan kalau perlu sadap nomor handphonenya" jelas Vicky
"Ya aku sudah menyuruh detektif untuk melakukannya, aku juga sudah menyadap nomor Reyhan dan Paman Istriku" ucap David
"Coba lihat handphone mu, apa kamu sudah mengecek beberapa nomor yang baru terhubung dengan nomor mereka." ucap Vicky meminta HP David
" Sudah Vick" David lalu memberikan handphonenya pada Vicky
Vicky mulai mencari cari beberapa nomor yang baru terhubung dengan nomor Reyhan dan Pak Agus, ia mendapati satu nomor yang sama, telah menghubungi mereka berdua tetapi di jam berbeda.
"Lihat ini Vid, kita harus melacak nomor ini. Coba aku check dulu" ucap Vicky sambil melacak lokasi nomor tersebut
"Ini sudah ketemu Vid, ini nomor telepon dari kantor BBC, Perusahaan penyalur tenaga kerja ke luar negeri. Lalu apa hubungannya dengan istrimu ?" ujar Vicky
David terkejut mendengar nama kantor BBC, ia jadi ingat keinginan Hayu sebelum menikah dengannya kalau ia ingin bekerja ke Hongkong.
"Ayo Vid, kita harus pergi ke kantor BBC sekarang, aku yakin Hayu ada disana!!!!"
David menaruh lembaran uangnya di atas meja, lalu ia dan Vicky bergegas keluar menuju mobilnya
David mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, perjalanan menuju kantor BBC dapat ditempuh dengan waktu 20 menit saja.
Setibanya di kantor BBC, David dan Vicky masuk kedalam dan bertanya pada customer service.
"Maaf mbak saya mau tanya, apa ada calon TKW yang namanya Hayu Merdeka ?" tanya David
"Ada pak, tapi Mbak Hayu sudah berangkat ke bandara 30menit yang lalu, karena hari ini penerbangannya ke Hongkong" ucap customer service itu
"Apa...? ayo Vick kita ke Bandara sekarang, aku nggak mau kehilangan istriku!!!" David sangat panik mendengar keberangkatan Hayu
"Tenangkan dirimu Vick, aku akan menelfon pihak bandara sekarang" ucap Vicky lalu segera menelfon pihak EGM bandara Sukarno Hatta. Ia menanyakan tentang penerbangan ke Hongkong, tetapi jawabannya sungguh mengecewakan karena pesawat tujuan Hongkong sudah take-off sepuluh menit yang lalu.
"Kita sudah terlambat Vid, pesawat yang ditumpangi istrimu sudah take-off sepuluh menit yang lalu" ujar Vicky
"Oh...shit.... !.... ucap David dengan kekesalannya
"Aku harus menyusul istriku bagaimanapun caranya" ucapnya lagi
"Tunggu Vid, kita harus menemui CEO kantor ini, untuk mencari informasi alamat Hayu di Hongkong" ujar Vicky
David bertanya lagi kepada customer service, ia ingin bertemu dengan CEO BBC.
Pihak customer service menyuruh mereka berdua untuk menunggu di ruang tunggu, karena CEO nya belum kembali dari bandara.
David terlihat panik, ia berjalan mondar-mandir di ruang tunggu, tak sabar menunggu kedatangan CEO BBC.
masa orang yg jual hayu gak dapat hukuman
lebaik Vicky SMA Eza
aku gak rela thoor kalau Vicky harus brtangg jawab atas benih orang
Sisil to gak baik.
semoga kamu dpt perempuan yg lbih baik vik
ngadu msalh mu rmh tgga mu ke mantan aneehh..
Thor, itu ☝️☝️☝️ sengaja ditulis : sayapan, ya?
💜💜💜💜💜😘😘😘😘 Ibu
eh, daerah mana itu