NovelToon NovelToon
Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cinta Murni / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

SEQUEL DARI ❤JERAT CINTA SANG PLAYER❤

Diasingkan keluarganya sendiri karena cacat, bagaimana nasibnya saat bertemu dengan seseorang yang dia kenal hanya sebagai pengawal?

Dua tubuh dua jiwa, namun nasib memperlakukan keduanya berbeda

Satu di puja dan satunya tidak diinginkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Picik vs Licik

"Ini tidak boleh! ini tidak boleh terjadi!"

Sheera berjalan bolak balik di dalam kamarnya. Hatinya gelisah setelah dia mendengar kalau ada Putra Mahkota lain ingin meminangnya-  di usia yang hampir menginjak 17 tahun ini, Putri keturunan Alfuttain harus segera memiiki pengikat.

Sheera tidak mempermasalahkan itu, toh di sekolahnya juga banyak para putri dan putra bangsawan lain yang memiliki tunangan. Tapi yang jadi masalah, pria yang akan menjadi tunangannya nanti- Sheera tidak menyukainya.

Selain usia Sang Putra Mahkota yang dijodohkan padanya sudah memiliki cukup usia, karena usia pria itu 6 tahun lebih tuanya darinya- Sheera juga sudah menambatkan hati pada Putra Mahkota lain.

Lord Erkan!

Sang Putra Mahkota dari keluarga Bangsawan Albarack. Pria muda itulah yang Sheera inginkan sejak pertemuan pertama mereka.

Tapi sekarang! Sang Ayah menghancurkan semua khayalannya. Sheera menjambak rambutnya sendiri karena frustasi, ide brilian yang ada didalam otaknya tidak kunjung datang.

"Ini tidak boleh terjadi, aku harus melakukan sesuatu. Aku harus bisa membuat Putra Mahkota Albarack melamarku- lalu menikahi ku," erangnya.

Kedua mata sebiru safir itu menatap tajam ke arah balkon kamarnya, saat dia mendengar deru suara benerapa mobil memasuki kawasan kediamanan keluarga Bangsawan Alfuttain.

Sheera menghentakkan kedua kakinya kesal, dia yakin kalau itu adalah rombongan si Putra Mahkota tua- yang berniat untuk melamarnya.

"Sialan! belum sempat aku bergerak, mereka sudah mendahului ku!" geram Sheera.

Gadis yang memiliki rambut sebahu itu, benar banar sudah tidak bisa menahan amarah yang ada di dalam dirinya. Niat hati ingin bisa mengendalikan semuanya, justru makin kesini dirinya lah yang semakin di kendalikan oleh Sang Tuah Alfuttain.

                              🍒🍒🍒

Tuan Alfuttain tersenyum lebar saat melihat tiga mobil memasuki kediamannya. Dengan gaya khas bangsawan, Hisham menyambut kedatangan para tamunya.

Namun senyumnya luntur saat melihat seseorang yang keluar dari dalam mobil ke tiga, bahkan para tamunya ikut menoleh- saat merasakan kehadiran mobil yang bukan bagian dari keluarga mereka.

"Putra Mahkota Albarack," gumam Hisham.

Satu alisnya terangkat saat melihat Lord Erkan berjalan tegap terkesan angkuh, mendekat pada calon Ayah mertuanya yang- sialan itu. Tapi Erkan tidak mengumpat langsung di depan wajah Tuan Alfuttain, dia tidak bodoh- itu namanya mencari perkara sendiri sebelum semua keinginannya tercapai.

"Selamat siang, Tuan Alfuttain," sapa Erkan terlebih dahulu.

Sang Lord mengabaikan beberapa pasang mata yang menatap tak berkedip padanya- terlebih lagi para kaum hawa yang baru saja dia lewati. Dimata mereka pesona Sang Lord begitu besar- sama sekali tidak dapat mereka abaikan.

Penampilannya yang sangat berbeda dengan para Putra Mahkota keluarga bangsawan lainnya, Lord Erkan hanya memakai kemeja hitam dipadukan dengan celana jeans pudar- membuat Lord Erkan memiliki nilai plus tersendiri di mata para putri bangsawan, termasuk Lasheera.

Tapi sepertinya rasa yang di miliki para putri bangsawan itu, berbanding terbalik dengan rasa yang saat ini tengah Erkan rasakan. Baginya pesona para putri genit itu tidak ada apa apanya di mata Sang Lord. Semua keindahan sudah dia miliki sendiri di rumah danau, bahkan sang peniru yang saat ini tengah berdiri tidak jauh darinya- tidak ada apa apanya. Walaupun penampilan luar mereka tidak ada yang berbeda, sangatlah sama.

Dimata Sang Lord para putri itu hanya terlihat seperti segerombolan Onta gurun, yang tengah berbaris rapih setelah di dandani.

Kejam bukan? sepertinya kedua mata Erkan sudah mulai kabur.

"Putra Mahkota? ada angin apa seorang Lord mengunjungi kediaman Alfuttain," nada bicara Hisham Alfuttain terdengar tenang, namun sarat akan rasa penasaran dengan kedatangan Lord Erkan.

Bahkan Sang Tuan Bangsawan menjadi sedikit abai pada keluarga calon besannya. Hisham terlebih dahulu menyambut Lord Erkan, membuat Sheera- yang berdiri tidak jauh dari mereka mengembangkan senyumnya.

'Demi Tuhan, hari ini adalah hari yang paling bahagia untuk ku. Tuhan bahkan begitu baik, memberikan pertolongannya secepat ini padaku, terimakasih Tuhan,' pekik senang Sheera dalam hati.

Kedua mata sebiru safir itu menatap tak berkedip pada Erkan. Tubuh Sheera semakin menegang kala melihat Lord Erkan tersenyum tipis padanya- saat kedua mata mereka beradu.

Senyuman tipis, yang mampu membuat jantungnya berdenyut. Sheera terlihat menunduk malu- membuat Erkan diam diam menyeringai kecil. Tatapan pria muda itu beralih pada Hisham Alfuttain, dan membalas jabatan tangan pria yang akan menjadi Ayah mertuanya.

"Apa Tuanku sedang sibuk? sepertinya kedatangan saya tidak tepat, anda sedang memiliki tamu rupanya," ujar Erkan, seakan memang tidak enak hati.

Padahal didalam hatinya begitu penasaran, dengan orang orang yang berpenampilan necis dan glamor yang saat ini tengah berjalan mendekat ke arahnya.

"Tidak, nanti aku bisa mengurusnya. Sekarang, apa ada yang bisa aku bantu- Pangeran Muda?"

Senyuman penuh arti Erkan semakin lebar, salah satu sudut matanya melirik pada kembaran gadisnya, membuat seringai tak kasat mata kembali hadir.

"Baiklah, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan anda," Erkan terlihat serius kali ini, Sang Lord bernapas lega saat melihat Alfuttain mengangguk pelan.

Hisham membawa Erkan masuk dengan tangannya sendiri, sementara calon keluarga besannya hanya disambut oleh beberapa anggota keluarga inti Alfuttain.

"Bawa keluarga Abraham ke tempat yang sudah disiapkan!" titahnya.

"Baik Kakak Ipar," sahut salah satu adik ipar Hisham, yang tengah memberikan sambutan hangatnya.

Lord Erkan melangkah tegap mengikuti langkah Hisham, kedua matanya melirik penuh arti pada Sheera saat dia melewati Sang Putri Mahkota.

Sudut bibir Erkan terangkat kala melihat Sheera menunduk malu malu, entah itu tersipu atau tengah mencari perhatiannya.

'Kena kau,'

Sheera menggigit bibirnya gemas, senyuman kecil terulas indah dikedua sudut bibirnya. Tekadnya semakin bulat, dia harus mendapatkan Sang Putra Mahkota Akbarack itu apa pun caranya. Demi tahta, ketenaran dan kesempurnaan yang selalu di elu elu'kan padanya. Putri Sheera yang maha sempurna, bersanding dengan Putra Mahkota yang sangat sempurna, bukankah mereka akan menjadi couple goals dikalangan para anak bangsawan.

Saking senangnya, Sheera bahkan mengabaikan pria yang akan meminangnya hari ini, Sang Putri sibuk dengan pemikirannya sendiri.

'Aku akan mendapatkan mu, Lord Erkan!'

DALAM MIMPI MU!

**HANYA AKU YANG DI PUJA OLEH SANG LORD

SEE YOU DI BAB TERAKHIR NANTI MUUUAACHH😘😘😘**

1
Allfa Rizky
cinta pada pandangan pertama,, secinta cintanya lord erkan sama sheena
Sri Utari
ya Allah thooorrr,,, otak ku dah gak suci lagiiii😭
Henny Saraswati
ya Allah Thor,,,,dari awal baca gak berhenti ketawa 🤣🤣🤣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
happy ending.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hmmm.. rumit cinta Liara Simba, karna Liara dengan egonya yang tinggi dari awal suka tapi mulutnya kasar dan cemburu kalau Simba ada yang deketin...terus Simba yang ngerasa rendah diri karna hanya seorang bawahan sejak di ambil oleh Elvier walaupun dia suka sama Liara justru menahannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jangan sampe kayak bapaknya harus keluar di dalam mobil.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Liara bongsor kah Thor, umur 12 tahun tapi tinggi badannya sudah 158cm.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Noh sekarang apa yang kalian lontarkan dan perbuat pada Sheena sekarang berbalik ke diri kalian keluarga Alfuttain... dulu malu karna menganggap Sheena aib kalian sekarang Sheera merasakan aib itu sendiri.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
seorang Permaisuri Alfuttain hanya jadi pajangan saja... ga berguna sama sekali.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm hukum alam sedang berkerja pada keluarga Abraham dan Alfuttain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hayo Loohh giliran Sheera dan Hisham merasakan bagaimana sakitnya seperti perbuatan mereka di tangan besannya sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kamu juga bakal merasakan yang sama dengan Kazier, Sheera jangan pongah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 biar Mommy Yasmin yang meneruskan perannya Erkan duel dengan musuh lamanya.🤣🤣🤣👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Permaisuri Alfuttain munafik bukan terlalu lemah karna kalau memang Dia memiliki belas kasih sama Sheena mungkin dia akan merengkuh si sulung meski harus menentang suaminya diam² sambil mencari jalan keluar untuk menolong Sheena dari istana yang penuh neraka.

Laahh ini malah bisanya cuma mewek ga bertindak apapun untuk Sheena malah bibi Jumma yang hanya seorang Art mengambil alih dan berani mengambil sikap.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
senjata makan tuan kan... emang enak Sheera.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
untung Sheena inget batasan dan nyadarin Erkan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
El ga hilang² cemburuannya... anakmu musuh bebuyutanmu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kacau kalau sudah kumpul... 🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi melow ada² yang bikin ngikik denger obrolan Erkan Elvier.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
satu persatu sang Tetua berpulang.😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!