NovelToon NovelToon
Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:818.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: BRATA_YUDHA

Kisah perjalanan hidup Ratna, seorang istri yang dikhianati oleh adik kandung dan suaminya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BRATA_YUDHA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pov Marvel

Namaku Marvelino Gideon Amstrong, aku berusia 31 tahun. Aku lahir dan besar di jakarta, tumbuh dan besar di lingkungan yang menurutku sangat sempurna. Hidupku biasa-biasa saja, semua terasa lurus dan berjalan semestinya. Sampai pada saat aku kuliah di Amsterdam, aku bertemu dengan Kimberly, cinta pertama yang sulit aku lupakan. Aku dan Kimberly menjalin kasih selama 3 tahun. Sampai pada saat aku lulus kuliah dan menyelesaikan pendidikanku, aku membawanya ke Jakarta, bertemu dengan kedua orang tuaku.

Saat itu usiaku baru 23 tahun, papa dan mama menentang keras saat aku mengatakan ingin menikahi Kimberly, mereka ingin aku meniti karir terlebih dahulu, baru berkeluarga. Aku mengalah, dan menuruti kemauan papa dan mama. Aku memulai pekerjaanku di daerah terpencil di jawa barat. Aku memegang pabrik sekaligus perkebunan karet milik papa yang dia rintis sedari kecil hingga menjadi besar. Papa ingin aku memegang pabrik itu karena dari sanalah awal mula kesuksesannya hingga memiliki cabang dimana-mana.

Namun sepertinya hidup tidak selalu berjalan mulus seperti yang aku fikirkan selama ini. Pada suatu hari, Kimberly memutuskan hubungan kami tanpa memberi alasan yang jelas. Aku sangat marah dan kembali ke Jakarta untuk mencarinya. Namun, saat sampai di Jakarta, aku mendapatkan kenyataan yang begitu pahit. Dimana Kimberly dan Sean kakakku sudah bertunangan dan mereka akan segera menikah.

Aku murka dan marah besar, aku bertanya kenapa Kimberly melakukan semua ini padaku. Dia menjawabnya dengan sangat enteng, katanya dia lebih dulu mengenal Sean dibanding aku, dan juga rasa sayangnya padaku tidaklah nyata, hanya rasa sayang pada seorang adik. Saat itu aku sangat kecewa hingga meninggalkan rumah dalam keadaan marah. Aku memilih tinggal dirumah lama papa yang berada di dekat perkebunan karet milik papa. Aku nyaman tinggal sendiri dirumah ini, aku suka dengan penduduknya yang ramah-ramah. Entah kenapa aku jatuh cinta pada daerah ini.

Bertahun-tahun aku tidak pulang, karena rasa kecewa yang teramat dalam. Jika rindu, mama dan papa lah yang datang mengunjungiku. Terlihat seperti anak durhaka, tapi memang tidak semudah itu melupakan luka.

Sampai pada suatu ketika, ada seorang lelaki dan seorang perempuan datang kerumahku. Katanya mereka ingin menjual rumah peninggalan orang tuanya. Lokasinya sangat strategis, berada dipinggir jalan masuk keluar kampung. Aku sedikit tertarik, rencananya aku ingin membuat pos penjagaan ditanah itu. Keesokan harinya aku menyurvei lokasi rumah itu. Aku kesana ditemani Toni, supir pribadiku.

Saat aku sampai di alamat yang dimaksud, aku merasa heran, karena ternyata rumah itu masih ditinggali pemiliknya.

"Ini benar rumahnya?" tanyaku pada Toni.

"Iya pak bener" jawab Toni.

"Tapi kok masih ditinggali, terus itu.. siapa?" tanyaku sambil menatap seorang wanita yang tengah menunduk menenggelamkan wajahnya diantara kedua lututnya.

"Enggak tahu pak, dia kayaknya jualan nasi, apa saya coba beli aja ya pak, sekalian gali informasi" ucap Toni.

"Boleh deh" jawabku.

Toni keluar dari mobil, dan menghampiri wanita itu, saat wanita itu mendongak dan memperlihatkan wajahnya aku merasakan desiran aneh, sesuatu yang entah apa namanya. Sangat sulit dijelaskan.

Aku terus memperhatikan wanita itu, sampai dia menuju warung. Tak lama Toni kembali ke mobil.

"Gimana Ton? dia yang punya rumah ini?" tanyaku penasaran.

"Belum tahu tuan, nanti saya coba tanya, oh iya. ini nasinya mau beli berapa bungkus?" tanya Toni.

"Terserah deh, borong juga enggak apa-apa. Saya lihat wajahnya kayak orang kelelahan. Kasian" ucapku spontan.

"Baik tuan" jawab Toni, lalu kembali ke warung kecil itu.

Tidak lama Toni kembali lagi ke mobil.

"Cuma ada 7 bungkus tuan" tanya Toni. 

"Ya udah enggak apa-apa, beli aja semua" jawabku. 

Setelah itu dia kembali menghampiri wanita itu, tidak lama dia membawa bungkusan yang berisi makanan yang dibelinya dari wanita itu. Aku memperhatikan wajahnya dari balik kaca jendela mobil, terlihat jelas, bukan wanita ini yang kemarin datang kerumahku. Saat mobil akan jalan, wanita itu berteriak mengucapkan rasa terimakasihnya karena Toni sudah membeli dagangannya. Sekilas aku melihat senyuman indah diwajah sayunya. Entah kenapa aku suka melihatnya tersenyum. Aku merasa tidak waras saat itu. 

Malam harinya, aku menanyakan perihal wanita itu pada Ilyas, lelaki yang kemarin datang kerumahku. Ilyas bilang, wanita itu namanya Ratna, kakak dari Puja wanita yang datang bersamanya kemarin. Ilyas bilang, dia sangat butuh uang untuk membayar biaya operasi ibunya yang sedang sakit. Tapi, Ratna tak setuju menjual rumah itu. Aku menyarankan agar Ilyas kembali berunding dengan Ratna, karena biar bagaimanapun, aku tak mau membeli tanah yang bersengketa.

Keesokan harinya, aku kembali kerumah itu, berniat untuk bertemu dan bicara baik-baik dengan wanita itu, menyakan perihal kebenaran tentang rumah itu yang akan dijual. Namun, saat didepan warung itu, aku melihatnya tengah menangis dipelukan seorang laki-laki. Wajahnya terlihat sangat putus asa. Aku memerintahkan Toni untuk mencuri dengar, entah kenapa, aku merasa ada yang tidak beres. Seperti biasa, toni membeli nasi uduk jualan perempuan itu. 

"Gimana Ton?" tanyaku saat Toni sudah masuk kedalam mobil.

"Sepertinya laki-laki tadi temannya pak, dan...." Toni tak melanjutkan ucapannya. 

"Dan apa? bicara yang jelas" aku jadi kepo.

"Saya tadi dengar, kalau Ilyas suaminya dan Puja selingkuh, ternyata Puja adik dari perempuan itu tuan, dan mereka meminta hak atas rumah itu karena Puja juga anak pemilik rumah itu" jelas Toni.

Aku hanya mangut-mangut mendengar penjelasan Toni. Tidak sia-sia aku menyuruhnya menguping, ternyata kupingnya sangat tajam. Bersiaplah, bonus menantimu Ton! 

Ada rasa aneh setiap kali aku memandang wajahnya, terlihat jelas kerapuhan, kesedihan, dan juga keputusasaan yang terpancar diwajahnya. Benar-benar terlihat menyedihkan! aku tersenyum kecut kala mengetahui jika dia di khianati oleh suami dan adik kandungnya sendiri, sama persis dengan yang dialami olehku. Ngenes sekali! 

*******

Sore hari, saat aku ke dapur, aku melihat Toni dengan begitu lahap memakan nasi uduk yang dibelinya tadi. 

"Pelan-pelan Ton, kesedak nanti" ucapku. 

"Habis, Nasi uduknya enak tuan" ucap Toni.

"Masa sih?" tanyaku penasaran. 

"Iya tuan, cobain aja. Masih ada itu" tunjuk Toni pada bungkusan Plastik berwarna putih. Kebetulan sekali aku belum makan. Aku mengambil bungkusan nasi uduk itu, penasaran dengan rasa nasi uduk yang katanya Toni sangat enak.

Saat suapan pertama masuk kedalam mulutku, aku merasakan lidahku menari-nari dengan senang, karena ternyata rasanya memang enak. Nasinya gurih, bumbunya pas. Aku terus memasukkan suapan demi suapan kedalam mulutku, hingga tidak terasa aku menghabiskannya. 

'Sial! ternyata masakan wanita ngenes itu enak juga!' aku senyum-senyum sendiri, seperti ODGJ anyaran! 

1
Ririn Novianti
Kecewa
Ririn Novianti
Buruk
Anifa Anifa
intinya jelek novel nya
Efgarft🏴‍☠️: CUMA BISA BACOOOTTT DOANK, EMANG LUU BISA NULIS NOVEL ??? DASAR GOOBLOOOKKKKKK !!!!!!
total 1 replies
Neneng Liauw
s Ratna bodoh nya akut
Neneng Liauw
tetap az dsni yg bodoh itu s Ratna.
sok berhati malaikat.
Meygawati Faruk
Luar biasa
Micke Rouli Tua Sitompul
ilyas
Micke Rouli Tua Sitompul
usir puja dari rmh marvel
Micke Rouli Tua Sitompul
karma untuk puka
Micke Rouli Tua Sitompul
karma buat perselingkuh
Bunda alzatafa
woooww karya yang bagus
moemoe
Jangaaan louis please
moemoe
Telat khawatirnyaaa,,, knp kmren gk diizinkan dia pergi lg???
moemoe
Emang beneran bodoh s ratna ni,,, ngapain laikny smbunyi klo mau d kasi tahu
moemoe
Dia mau goda marvel lg bodoh
moemoe
Ywd kau ngelamar aja jdi pembantu d situ Ratna. Bs tggl d situ aman lg
moemoe
Kn dh tanda tngan cerai, kok masih istri org?
moemoe
Ku rasa s ilyas ni bankrut
moemoe
Loh? Kok kesitu? Ilyas tau ya k tangkap lg laah
moemoe
Ngapain ngemis siih,,, minta cerai aja udh kluar dri situ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!