Novel ini hanyalah cerita fiksi.
Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Sandra.
Sandra adalah seorang gadis muda yang pintar , memiliki wajah yang cantik , kulit putih mulus dan rambut hitam panjang.
Sandra memiliki sifat yang manja , tapi dengan orang yang tidak disukainya , dia akan kelihatan dingin dan jutek.
Banyak cowok ganteng yang mengejarnya , tapi selalu di tolak.
Sampai Sandra bertemu dengan Antonio , seorang pengusaha muda , wajahnya yang biasa saja , dan usianya jauh lebih tua diatas Sandra , tapi bisa mengubah perasaan Sandra.
Yukkk...ikuti kisah cinta manis Sandra dan Antonio...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nov De, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33
Setelah Andre dan Timmy keluar , Antonio melihat jam di pergelangan tangannya.
"Sudah jam set 7 sayang , apa mau mandi dulu" , ucap Antonio.
"Iya boleh kak" , kata Sandra.
Antonio langsung mengambil jas dan tasnya , setelah itu mereka berjalan ke kamar atas.
Sepanjang jalan ke kamar , terlihat ruangan kerja sudah sepi , karena para staf kantor sudah pulang dari jam 5.
"Kamu mandi dulu sayang" , ucap Antonio , setelah mereka masuk ke kamar khusus buat Antonio di hotel.
"Iya kak" , jawab Sandra , sambil membawa bajunya dan masuk ke kamar mandi.
Antonio menunggu Sandra sambil menonton televisi.
Tidak lama terdengar Hp Sandra berbunyi.
Melihat nama mama Amel yang tertera disana , Antonio langsung mengangkatnya.
"Halo tante" , ucap Antonio.
"Halo , eh... Antonio ya" , ucap mama Amel.
"Iya tante , Sandra lagi dikamar mandi tante , ada apa tante" , ucap Antonio.
"Oh...nanti , tolong kamu sampaikan pada Sandra , jangan lupa minta tolong temannya untuk jadi bridesmaids ya" , ucap mama Amel.
"Iya tante , nanti saya kasih tau Sandra" , ucap Antonio.
"Baiklah , terima kasih Antonio" , ucap mama Amel.
"Iya , sama-sama tante" , jawab Antonio.
Setelah Hp dimatikan , Sandra keluar dari kamar mandi.
"Tadi siapa yang nelpon kak?" , ucap Sandra.
"Dari tante Amel , sayang" , jawab Antonio.
Mama bilang apa kak...
"Katanya , kamu jangan lupa minta tolong teman , buat jadi bridesmaids" , jawab Antonio.
"Oh iya kak , aku belum bilang Karin" , ucap Sandra.
"Ya udah , kamu telpon Karin dulu , kakak mau mandi dulu ya" , ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Sandra dandan dulu sebentar , setelah itu baru menelpon Karin sahabatnya.
Suara sambungan telpon sudah berbunyi , tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo Sandra" , ucap Karin.
"Halo Karin , semangat banget ngangkat telponnya" , ucap Sandra.
"Iya dong" , jawab Karin.
Aku penasaran....
"Si Niko sudah ketemu sama cowok kamu ya , katanya cowok kamu lebih tua , kapan kamu mau kenalkan ke aku" , ucap Karin , yang langsung nyerocos aja.
"Sabar Karin , kamu akan segera ketemu kok , sebenarnya aku menelpon kamu mau minta tolong , kamu bisa gak jadi bridesmaids aku ntar , 25 Juni" , ucap Sandra.
"Apaaa....kamu mau menikah" , ucap Karin , dengan nada shock alias sambil berteriak.
"Aduh , jangan pake teriak bisa gak sih , sakit nih telinga aku'' , ucap Sandra , dengan sedikit meninggikan suaranya.
"Sorry...sorry...aku kan kaget , dengar kamu mau nikah" , ucap Karin.
"Ya , pokoknya kamu bisa apa gak?" , tanya Sandra.
"Ya pasti bisa dong , itu kan kita belum masuk kuliah , aku juga masih ada disini" , ucap Karin.
"Ok , nanti aku atur waktu , buat kamu ambil ukuran badan ya" , ucap Sandra.
"Iya , nanti kabari aja ya" ucap Karin.
"Sandra , sebenarnya si Niko masih suka sama kamu , dengar kamu mau merrid pasti dia patah hati tuh , jangan sampe aja... dia gantung diri di pohon toge" ucap Karin sambil tertawa.
"Ih....jahat kamu ngetawain teman sendiri" , ucap Sandra yang juga merasa geli dan ikut tertawa.
"Tapi dia pasti bakal sakit hati banget sih , dengar kamu mau merrid" , ucap Karin.
"Ya mau gimana lagi , aku sukanya sama yang lain , semoga aja dia bisa cepat move on" , ucap Sandra.
"Iya sih , perasaan juga gak bisa dipaksain" , ucap Karin.
"Iya , kalau gitu nanti aku kabari kamu lagi ya" , ucap Sandra , sambil melihat Antonio yang sudah keluar dari kamar mandi.
"Ok Sandra , bye", ucap Karin.
"Bye..." , ucap Sandra.
"Siapa yang dibilang , supaya cepat bisa move on , sayang?'' , tanya Antonio , yang sempat mendengar percakapan Sandra di telpon.
"Itu kak si Niko , cowok yang waktu itu , ketemu sama kakak di mall" , ucap Sandra.
"Oh...yang suka sama kamu itu kan , sayang" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra.
Karena aku sudah mau menikah , Karin bilang kalau Niko , pasti bakal sakit hati banget.
Jadi aku bilang aja , semoga dia bisa cepat move on , karena aku kan sukanya sama kakak.
"Oh...iya sayang , kamu hanya punya kakak , gak boleh ada cowok lain yang bisa miliki kamu" , ucap Antonio , sambil memeluk dan mencium kening Sandra.
"Iya kakak sayang , aku hanya milik kakak" , ucap Sandra dengan manja.
Antonio tersenyum bahagia , mendengar ucapan bidadari cantiknya.
"Yukkk kita pergi makan dulu" , ucap Antonio.
"Ayo kak" , ucap Sandra , sambil memeluk lengan Antonio dan berjalan dengan mesra keluar.
********
Karin yang sedang bersama dengan Riko , langsung memberitahukan kabar , Sandra akan segera menikah , setelah telpon dari Sandra sudah berakhir.
"Apaaaaa..." , ucap Riko.
Riko langsung terkejut , mendengar Sandra akan segera menikah.
"Jangankan kamu , aku aja terkejut mendengarnya , gak ada angin , gak ada hujan , tiba-tiba langsung ngabarin...akan segera menikah" , ucap Karin.
"Bagaimana kita memberitahukan kabar ini pada Niko ya?" , ucap Riko.
"Aku juga gak tau , tapi kalau gak dikasih tau dari sekarang , nanti setelah perasaannya semakin dalam , akan susah buat dia move on" , ucap Karin.
"Iya kamu benar , lebih baik patah hati dari sekarang , sebelum terlalu dalem" ,ucap Riko.
Karin hanya menganggukkan kepala , tanda setuju.
"Aku gak menyangka kalau Sandra akan menikah secepat ini , gak pernah pacaran , sekalinya pacaran... langsung menikah" , ucap Karin , sambil geleng-geleng kepala.
"Beberapa hari lagi , kita juga mau ketemuan sama si Niko , nah nanti kita kasih tau nya pas kita ketemuan aja , gimana?" , ucap Riko.
"Iya , boleh juga" , kata Karin.
********
Sandra yang sudah pulang ke rumah , langsung mencari mamanya.
"Ma..." panggil Sandra , didepan pintu kamar mamanya.
"Iya sayang" , jawab mama sambil membuka pintu kamarnya.
"Kamu baru pulang" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra.
"Ma...tadi aku sudah telpon Karin , dia mau jadi bridesmaids aku , nanti kapan ketempat tante Rita , buat dia ukur badan" , ucap Sandra.
"Besok mama tanyain dulu ya , sayang" , ucap mama Amel.
"Ok ma , aku masuk ke kamar lagi ya" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab mama Amel.
Sampai di dalam kamar , Sandra langsung meletakkan barang-barangnya dan menukar bajunya dengan piyama.
Karena sebelum makan malam dia sudah mandi , jadi dia hanya cuci muka dan ganti baju saja , terus langsung menuju ke kasurnya.
Sudah lelah seharian , membuat Sandra langsung terlelap dalam tidurnya memasuki alam mimpi.
Keesokan harinya , mama Amel sudah sibuk , dengan memberikan nama , di bahan-bahan yang akan dikirim , untuk keluarga besarnya.
Bahan untuk pegawai di toko , sudah diantarkan oleh pak Agus.
Sandra yang sudah bangun , menuju ke meja makan mengambil air minum dan makan lontong sayur , sarapan yang sudah disiapin oleh bik Sumi.
Melihat Sandra ada di meja makan , bik Sumi langsung menuju ke ruang makan menemui Sandra.
"Non...gak berasa ya , tidak lama lagi si non udah mau menikah , bibik bahagia , juga sedih non".
"Kenapa begitu bik?" , tanya Sandra.
"Ya... bahagia , karena akhirnya si non sudah ketemu dengan jodohnya , sedihnya... karena nanti , rumah ini akan menjadi sepi non , biasanya kan bibik bisa godain non , nanti kalau non udah gak ada , bibik mau godain siapa" , ucap bik Sumi.
"Kan udah aku bilang , ada pak Agus bik" , ucap Sandra , sambil tersenyum.
"Gak seru non" , ucap bibik , sambil memanyunkan bibirnya.
Sandra hanya tersenyum , melihat wajah bibik nya , yang lucu menurutnya.
Tidak lama , terdengar suara mama Amel.
"Ternyata , anak kesayangan mama udah bangun ya" , ucap mama Amel , sambil tersenyum.
"Iya ma , udah dari tadi" , ucap Sandra.
"Mama sudah chat tante Rita , katanya nanti Karin ukur badannya pas kita mau fitting aja" , kata mama Amel.
"Ok ma , ntar aku kasih tau Karin" , jawab Sandra.
"Untuk undangan kamu udah di buat ya , untuk suvenir sudah kamu pilih belum , sama dekor" , tanya mama Amel.
"Sudah ma , kemaren aku sudah pilih suvenir dan dekor , sudah ketemu sama WO nya juga , jadi ntar tinggal diurus WO lagi" , ucap Sandra.
"Baguslah , berarti sudah selesai semua , tinggal MUA aja ya" , ucap mama Amel.
"Udah ma , kemaren kak Antonio minta WO , yang kasih list nya ke kita" , ucap Sandra.
"Mama benar-benar tenang sekarang , Antonio dapat diandalkan" , ucap mama Amel , sambil tersenyum.
"Iya ma , aku juga jadi gak takut , semua masalah bisa diselesaikan dengan cepat , bersama kak Antonio" , jawab Sandra , sambil tersenyum.
"Iya nak , mama jadi tenang menyerahkan kamu sama Antonio."
"Ya udah , mama lanjut mau tuliskan nama , pada bahan-bahan yang mau dikirim lagi ya" , ucap mama Amel.
"Aku bantuin ya ma" , ucap Sandra , sambil mengikuti mama Amel ke ruang keluarga.
Mama Amel dan Sandra sibuk packing bahan dan tempel nama , untuk masing-masing keluarga dekat mereka.
"Oh ya ma , aku belum ada sepatu , buat acara pernikahan nanti" , ucap Sandra.
"Nanti beberapa hari lagi , kalau ada waktu , mama temenin kamu nyari sepatu , ya sayang" , ucap mama Amel.
"Iya ma , kalau mama gak bisa , aku bisa ajak kak Antonio" , ucap Sandra.
"Sekarang apa-apa Antonio , mama udah gak dibutuhkan lagi dong?" , ucap mama Amel , yang sangat ingin menggoda , anak manja kesayangannya itu.
"Siapa bilang aku gak butuh mama , mama selalu aku butuhkan kok" , jawab Sandra.
"Iya sayang , mama cuma bercanda aja sayang" , ucap mama Amel , sambil tersenyum.
Setelah itu , mama Amel dan Sandra , sibuk menempelkan nama-nama di bahan.
Setelah beberapa waktu , akhirnya selesai juga menempelkan semua nama , di bahan-bahan yang akan dikirimkan nanti.
Sandra melihat jam di dinding...
"Gak berasa ya ma , udah jam 2 aja" , ucap Sandra , sambil meregangkan badannya.
"Iya , gak berasa ya , untungnya sudah selesai semua , nanti tinggal pak Agus anterin , ke pengiriman paket" , ucap mama Amel.
"Makan siang dulu , yuk ma" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab mama Amel , sambil berjalan menuju ke meja makan bersama Sandra.
Selamat liburan untuk pembaca author yang sedang pergi berlibur dan sehat selalu untuk semuanya 😊🙏