NovelToon NovelToon
Call Me Wiway

Call Me Wiway

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Komedi / Balas Dendam / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:497.9k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Bagaimana jadinya jika sesosok hantu jatuh cinta pada manusia. Wiway seorang hantu patah hati yang diselingkuhi pasangannya jatuh hati dengan seorang playboy.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34. Gajah lepas

Berlin segera membawa mobilnya menuju ke bengkel.

"Semoga saja tidak terjadi sesuatu denganku," ucapnya tegang.

"Aku telah membereskan semuanya, jadi tidak akan ada masalah denganku," Berlin kemudian menghentikan sebuah taksi dan melesat pergi meninggalkan bengkel.

"Darimana saja kamu, kenapa kamu pulang selarut ini?" tanya Dewi

"Tadi Be ada urusan Mah,"

"Lalu dimana mobilmu, kenapa kau pulang naik taksi?" tanya ibunya lagi

"Itu karena tadi Berlin mengalami kecelakaan terus mobilnya Be taruh ke bengkel mah,"

"Tapi kau baik-baik saja kan?" tanya wanita itu begitu khawatir

"Aku gak papa kok mah, yaudah aku istirahat dulu ya," pamit Berlin

"Iya sayang, have nice dream,"

Berlin segera masuk kedalam kamarnya, ia kemudian masuk ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya yang terasa panas.

"Ah segarnya," ucapnya sembari mengering kan wajahnya dengan handuk.

"Aarrgghhh!!" gadis itu seketika berteriak histeris saat melihat muncul di depan cermin.

"Kau!" serunya kemudian beringsut mundur menjauhinya.

Wiway menyeringai dan mengarahkan lengannya hendak mencekik gadis itu. Membuat Berlin segera berlari meninggalkan tempat itu.

"Apa dia sudah mati sehingga arwahnya bergentayangan mencari ku," ucapnya kemudian segera menarik selimutnya menutupi seluruh tubuhnya.

"Semoga saja dia sudah pergi dari sini," ucapnya kemudian memejamkan matanya.

Ia kemudian memiringkan badannya dan memeluk guling di sampingnya, Gadis itu langsung membulatkan matanya ketika melihat Wiway tiba-tiba berbaring di sampingnya.

"Arrgghh!!" gadis itu segera berlari keluar kamarnya.

"Mamah!!" serunya kemudian memeluk erat tubuh Dewi.

"Ada apa Nak, kenapa kamu ketakutan seperti itu?" tanya Dewi

"Bolehkah aku tidur disini bersama mamah?" tanya gadis itu ketakutan

"Tentu saja sayang, memangnya ada apa di kamar kamu?" tanya Dewi lagi

"Ada hantu mah, Be takut," ucap gadis itu memeluknya erat

"Jangan takut sayang, nanti kita minta bantuan sama Mas Aby biar kamu gak di gangguin hantu lagi," sahut Dewi

***********

Pagi itu di kampus Bhinneka.

"Awwww!!" Berlin berteriak kesakitan saat Wiway menarik rambutnya.

"Kau!!" seru Berlin ketakutan ketika melihat Wiway didepannya.

"Kenapa kau pikir aku sudah mati setelah kau menabrak ku?" tanya Wiway mendekatinya

"Jangan pernah mengusikku jika kau tidak ingin hidupmu terusik," ucap Wiway kemudian meninggalkannya.

"Dia masih hidup, benar-benar sulit dipercaya. Bagaimana mungkin dia masih hidup, padahal aku jelas-jelas sudah menabraknya hingga mobilku penyok. Memangnya dia itu apa, sampai bisa lolos dari maut," celoteh Berlin saat mengetahui Wiway masih hidup.

"Kalau dia masih hidup, lalu siapa yang semalam meneror ku. Apa dia sengaja menggunakan ilmu hitam untuk membalas ku. Kalau begitu aku juga harus membalasnya dengan cara yang sama. Aku tidak boleh kalah dengan gadis kampung itu." Berlin segera pergi menyusul Wiway

"Tunggu, bukankah itu Kak Roy. Kenapa dia begitu ramah dengan Ezza, bukankah dia benci sekali dengannya kenapa dia berubah seperti itu?" beribu tanya mulai memenuhi pikiran Berlin yang terus mempertanyakan perubahan sikap Roy terhadap Ezza.

"Ah kenapa aku tidak menanyakannya saja kepada Kak Roy," gadis itu kemudian bergegas menghampiri Roy.

"Permisi Kak, maaf mengganggu," sapanya ramah

"Bukankah kau ceweknya Ezza, ada apa kau menemui ku?" tanya Roy acuh

"Ada yang ingin ku tanyakan pada Kaka, tapi karena ini private bisa tidak kalau kita bicara berdua saja," jawabnya sembari menatap satu persatu teman-teman Roy.

"Baiklah, kalau gitu kita bicara di kelas saja," Roy kemudian segera mengusir para mahasiswa yang ada di dalam kelas.

"Katakan apa yang ingin kau tanyakan?" tanyanya dingin

"Aku ingin tanya apa kakak sudah berdamai dengan Ezza?" tanya gadis itu membuat Roy langsung menatapnya tajam

"Soalnya tadi aku lihat Kaka begitu ramah padanya jadi aku penasaran saja kak," imbuhnya gemetaran

"Sampai kapanpun aku belum bisa memaafkan Ezza yang sudah membuat adikku patah hati bahkan nyaris bunuh diri. Kalaupun sekarang aku sudah mulai melunak dengannya itu bukan karena aku sudah memaafkannya, tapi karena ada hal lain yang memang membuat ku harus bersikap seperti itu," jawabnya datar.

"Jika tidak ada yang ingin di tanyakan lagi, aku pergi sekarang."

"Ok kak, terimakasih atas informasinya." jawab Berlin kemudian keluar dari kelas itu.

"Sepertinya ada yang kak kak Roy sembunyikan, dan itulah yang menyebabkan di tidak bisa merisak Ezza lagi. Tapi apa yang membuat preman itu sampai ketakutan hingga tak berani menyentuh Ezza," Seharian Berlin berpikir keras memecahkan teka-teki Roy namun gadis itu tetap tak menemukan titik terang untuk masalah Roy.

"Sial, kalau begitu aku harus menyelidikinya. Aku akan meminta bantuan seseorang untuk menyelidiki kasus ini. Aku tahu yang bisa menyelesaikan semuanya, tenang saja sebentar lagi aku akan tahu apa yang membuat Roy begitu takut melukai Ezza,"

***********

"Bagaimana hari ini, apa kuliahmu menyenangkan?"

"Bosen," sahut Ezza dengan wajah di tekuk

"Pasti banyak tugas hari ini?"

"Kok tahu sih sayang?" tanyanya lirih

"Kan aku udah pernah jadi mahasiswa kaya kamu jadi tahulah kalau muka lagi di tekuk gini tandanya lagi banyak beban. Bagaimana kalau kita kerjakan bareng tugas kamu itu, sekalian kita kencan," sahut Wiway

"Mana ada kencan sambil ngerjain tugas," sahut Ezza

"Ada dong sayang, makanya kamu perlu coba."

"Emang apa enaknya kencan sambil belajar, dimana-mana kencan itu kan lebih menyenangkan kalau di tempat yang sepi sambil anu...." Jawab Ezza lirih

"Dasar Omes," cibir Wiway

"Jan marah dong sayang, yaudah ayo kita kencan sambil belajar," sahut Ezza

"Kuy," keduanya kemudian menuju ke taman kota.

Wiway dengan penuh kesabaran membantu Ezza mengerjakan semua tugas kuliahnya hingga selesai.

"Yeay akhirnya selesai!" seru Wiway meluapkan kegembiraannya

"Thanks ya sayang udah bantuin aku mengerjakan semuanya,"

"Sama-sama sayang. Kalau gitu aku berangkat kerja dulu ya," sahut Wiway

"Bentar dong sayang, kan aku masih kangen," ucap Ezza kemudian memeluknya erat

"Dih gombal, orang dari tadi kita selalu bersama masa kangen sih,"

"Beneran aku kangen,"

"Hmmm, jangan seperti ini di tempat umum sayang gak enak kan kalau dilihat anak-anak di bawah umur. Bahaya kalau mereka kepengin juga kan, bisa dewasa sebelum waktunya," bisik Wiway melepaskan pelukannya.

"Ok sayang, kalau gitu aku akan mengantarmu sampai ke klinik,"

"Ok,"

Keduanya kemudian berjalan sembari bergandengan tangan menuju klinik Aby.

Tiba-tiba ditengah jalan Ezza menarik Wiway untuk bersembunyi, " Ada apa sih kok pakai acara sembunyi segala?" tanya Wiway

"Tuh!" Ezza menunjuk kearah Neneng dan Saragih yang sedang berbincang tak jauh darinya.

"Wah tidak ku sangka Tante Neng berpacaran dengan Mr. Saragih,"

"Aku sudah menduganya," ucap Ezza

"Astoge lebay banget mereka," imbuhnya.

Tidak lama kemudian Mr. Saragih berjalan terburu-buru kerah mereka.

"Astaga!" seru Ezza

"Ada apa lagi Za?" tanya Wiway penasaran, namun Ezza buru-buru menutup matanya.

"Dasar brengsek, beraninya buang air kecil sembarangan. Walaupun di tempat sepi kan bahaya kalau ada yang lihat." ucap Ezza

"Aarrgghhh!!" tidak lama kemudian terdengar suara seorang wanita menjerit melihat Mr. Saragih.

"Astoge, ada gajah lepas!!" seru wanita itu

"Maaf, nanggung!" ucap Mr. Saragih lirih

*********

"Hati-hati ya sayang, jangan lupa telpon aku kalau sudah pulang kerja,"

"Ok cayang, papay!" sahut Wiway melambaikan tangannya kearah Ezza

"Duh, makin hari makin iri gue lihat mereka," ucap Marimar mengigit bibirnya.

"Sakno Jones," tukas Susan mengusap punggungnya

"Iyup, Melasi," sahut Marimar kemudian memeluknya.

"Sabar, cup-cup, tayang-tayang,"

Bukankah ini klinik tempat Wiway bekerja, kenapa Mamah mengajakku kemari.

Berlin terlihat ragu ketika Dewi membawanya ke klinik Aby.

"Beneran Mah di sini klinik Mas Aby?" tanyanya ragu

"Iya sayang, Mas Aby sendiri yang ngasih alamatnya ke mamah. Yuk masuk aja biar kamu gak penasaran lagi," Dewi segera menggandeng lengan Berlin dan memasuki klinik itu.

"Selamat sore Bu, ada yang bisa di bantu?" sapa Marimar menyambut kedatangannya.

"Saya ada janji dengan Mas Aby sore ini, spa beliau ada?" jawab Dewi ramah

"Selamat datang di klinik saya bu Dewi mari silakan masuk," ucap Aby menghampiri keduanya

"Terimakasih Mas Aby," jawab Dewi kemudian mengikuti lelaki itu menuju ke ruangannya.

Ketika keduanya sampai di ruangan Aby, mereka terperanjat melihat sosok Wiway yang di ruangan itu.

1
Rey_chi
hampir semua novel thor aku baca..dan semua nya bikin ngakan olus bengek thor..aku samoe pake 2 akun baca semua judul novel outhor..love² sekebon toge thor
Haickoka
ye....babang lingga is coming
FiaNasa
kok sudah tamat padahal critanya ngegantung,,apakah itu wiway beneran ya🤔🤔
FiaNasa
ujian bara bikin kepala atas bawah cenat cenut 🤣🤣🤣
FiaNasa
ini yg aq rindukan,walaupun darurat nyawa dah diujung tombak,,masih bisa²nya mereka ngebanyol bikin ngakak,, 🤣🤣 dasar trio somplak dr dulu masih aja sama 🤣🤣🤣
FiaNasa
ah si barra ada² saja,,🤣
FiaNasa
dr sekian bab baru komen nih,,makasih ya author udah mengobati kerinduanku sama mereka,barra,,Rangga,,Gilang,,pokoknya lope lope deh😊😊😊🤭
FiaNasa
ya elaaahhh....asisten Mak Erot lagi🤣🤣🤣
adesri
semangat kk makin seru ceritanya
adesri
bagus kak aku suka setiap karyamu
Shella Saelani
😅😅🙈
istrinya_kimseokjin
wahhh ada lingga nih..
Nur Azizah
oke keren ini
Furi Wijayanti Wijayanti
lah itu wiway bukan
Aqiyu
bisa jadi matinya karena disengaja sama mertua lucknut
Aqiyu
ya ampun Fatiman mantan asustant nya mak Erot😁
Aqiyu
wow.....
Lubna Aysha
gak mau nerima tp jg gak mau nglepas hahaha egoiss babang eza mah ih
Lubna Aysha
sedihnyaa... :(
Lubna Aysha
ih eza pedes bngt ngomngnya, kasian wiway
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!