Rara Raina Sunjaya. seorang Nona besar di keluarga Sunjaya.
Rara tidak menyangka akan nasib hidup nya yang berakhir di sebuah pulau yang usia nya lebih dari ratusan tahun. pulau itu di kenal sebagai pulau vampier pada masa nya nanun setelahnya pulau itu di kenal sebagai pulau rindang dan sudah berabad-abad semua yang melewati pulau itu di larang mendekat atau memasuki pulau tersebut di karnakan setiap orang yang mendekati atau memasuki pulau, maka tidak akan bisa kembali lagi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shkira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 33
dengan sangat hormat, pengawal itu mempersilahkan Rara, untuk pergi ke ruang istirahatnya sesuai yang di perintahkan oleh, Afkar.
"Nona, silahkan anda ikuti apa yang di perintahkan yang mulia pangeran! istana sedang berada dalam maslah.
saya harap nona, tidak memeprsulit tugas kami, silahkan!" pengawal itu dengan sopan memeprsilahkan Rara.
penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi dengan istana.
yang tiba-tiba menjadi kacau setelah ia tinggal tidak lama.
"Tuan, pengawal, sebenarnya apa yang sedang terjadi?" tanya Rara, penasaran.
"ke amanan istana terpecah. ada seorang mata-mata di istana yang membantu, Raja vampire pemburu, menerobos masuk istana! yang kami dengar. ke nekatan pemimpin vampire pemburu, sampai berani masuk ke wilayah, yang mulia raja Aidan, itu karena mendengar ada nya liontin segel di istana!" jelas sang pengawal.
Rara, semakin bingung dengan apa yang di katakan oleh pengawal itu yang sama sekali tidak ia pahami.
"Tu-tuan.. aku tidak mengerti maksud perkataanmu tadi? tapi bisakah kau biarkan aku pergi mengikuti pangeran? aku ingin membantu yang mulia Raja!" pintanya agar ia tidak di halangin oleh pengawal itu.
"Maaf, nona. kau adalah seorang manusia yang mungkin lebih mudah tercium oleh vampire pemburu itu, sebaiknya kau ikuti apa yang tadi pangeran katakan, aku akan kembali untuk menjaga gerbang utama, permisi!" pengawal itu tidak, menghiraukan permintaan Rara, ia membiarkan Rara, masuk dan setelah itu menguncin pintu dari luar, agar ia tidak bisa melarikan diri.
benar saja setelah, pengawal itu pergi menjauh, Rara, berusaha untuk keluar namun ia tidak bisa karena pintu yang terkunci.
Pintunya terkunci dari luar, Arggghh. aku tidak bisa diam saja, Aidan... aku harus membantunya, aku tidak ingin terjadi sesuatu dengannya.
Rara, terus berusaha keras mendobrak pintu, namu tetap tidak bisa.
ke khawatiran nya semaikin menjadi.
saat ia tiba-tiba merasa jantungnya sangat sakit.
karena bisa merasakan ke sakitan Aidan yang terluka. melawan 3 vampire pemburu yang mengroyok nya.
"Tidak aku sangka, seorang Raja klan darah, bisa terluka di tanganku semudah ini, Hahah.." cetus seorang pria, vampire pemburu dengan dua teman lainnya tertawa mengejek Aidan, yang terluka.
mendengar tawa menjijikan dari musuhnya, Aidan, tertawa sinis pada mereka.
"Apa raja klan darah, menjadi gila karena terkalhkan, hahaha.. uhuk?" tawanya berubah menjadi kesakitan, dengan tusukan tombak di bagian dada yang menancap.
salah satu vempire pemburu itu tewas tanpa bisa mengucapkan kalimat terakhir yang ingin ia katakan.
dengan sangat murka, aura membunuh di tubuhnya semakin mencekik. dua lainnya dari vampire pemburu. ketakutan, melihat ketuanya mati dengan mudah.
Aidan, melangkah maju perlahan. ia menyeka darah yang mengalir dari bibirnya lalu kembali tersenyum mematikan.
tanpa ampun, ia menghujani dua vempire itu dengan puluhan tombak yang keluar dari cahaya sihir di tangannya.
melihat musuhnya mati mengenaskan Aidan, terkekeh puas.
pertarungan yang terjadi di mansion timur, yang terletak tidak jauh dari ruang irtirahat, Rara, yang berjarak 10 meter. itu di genangi banyak darah. pelayan manusia yang saat itu di habisi oleh, pemimpin vampire pemburu dan anak buahnya.
Afkar, yang saat itu terlambat datang ia tercengang melihat mansion timur menjadi lautan darah dan mayat. para prajurit dan pelayan istana.
melihat Afkar, datang, aura membunuh di matanya meredup, ketika ia mengingat kalau afkar, membawa Rara, pergi keluar istana.
"Di mana, Rara?" tanya Aidan, kahwatir.
"dia, sudah aku tempatkan di kamarnya. kau tenang saja kak, aku sudah memintanya untuk melarikan diri melwatai ruang bawah tanah, jika.." kalimatnya terputus,
"Kenapa kau meninggalkan nya! Reon. pemimpin vampire pemburu juga datang membrontak, sittt.." Aidan, berlari kencang ke arah ruangan di mana Rara, berada, dengan kahwatir. ia yang terluka tidak bisa melakulan teleport dan hanya bisa berlari.
Afkar, terkejut saat mendengar nama Reon, pemimpin vampire pemburu yang gila darah, juga datang ke istana.
"Sial.. kenapa aku tidak mengetahui itu!" gumam nya memaki diri sendiri. Afkar, yang berniat ingin menyelamatkan Rara, tiba-tiba di hentikan, oleh beberapa kawanan vampir pemburu.
ia tidak bisa pergi begitu saja. dengan ke kuatannya yang cukup tinggi. Afkar, tidak segan untuk menghabisi. tikus-tikus sombong itu.
di sisi lain.
Rara, masih terus berusaha mendobrak pintu agar bisa keluar. namun tiba-tiba ia mendengar suara langkah kaki.
ada orang yang berjalan ke sini?
ia mendekatkan telinganya ke pintu lalu mengintip dari celah pintu.
Aida.. bukan, dia bukan Aidan.. siapa orang ini, ia sedikit mirip dengannya.
ke-kenapa tiba-tiba tubuhku merinding.
teringat apa yang di katakan Afkar, ia berjalan mundur. tubuhnya gemetar ketakutan. saat melihat sosok pria dengan jubah hitam yang terlihat mirip dengan Aidan, pria yang ada di hatinya. namun ia bisa merasakan kalau itu bukan sosoknya.
"Se-sebaiknya, aku pergi dari sini. Aidan, tolong jangan terjadi apa pun denganmu!" dengan raut wajah kecewa tidak bisa menemui Aidan, ia berlari, ke arah ranjang dan menggesernya, lalu melihat sebuah pintu kecil, ia langsung membuka dan masuk kedalam.
di saat bersamaan, pemimpin vampir pemburu, Reon. mendobrak masuk pintu kamar Rara.
"Heh, ternyata tikus kecil sudah melarikan diri.. mari kita bermain-main, pria? ah tidak, tikus ini, pria atau wanita.. hmm, siapa pun itu mari bermain kejar-kejaran! Hahaha." dengan lantang, sang vampire pemburu, Reon. tertawa dingin.
BERSAMBUNG..
be like gw yang udah baca ni novel 3× 🗿