NovelToon NovelToon
Pesona Mas Brewok

Pesona Mas Brewok

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Idola sekolah / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: septia19

saat sekolah dulu , Zahra hanya sekedar mengenal nama Rendra saja, tak pernah bertegur sapa sama sekali. setelah lulus, mereka tidak bertemu bertahun tahun , hingga akhirnya di pertemukan kembali.rendra yang mulai duluan menghubungi duluan. padahal awalnya Zahra sama sekali tak memiliki perasaan apapun begitupun rendra.bahkan Zahra ada berniatan menjodohkan Rendra dengan sahabat karibnya yaitu rana. namun anehnya malah zahra yang merasa cemburu melihat kedekatan mereka. padahal tak di sangka, hati rendra tertuju pada Zahra bukan rana. ini lah kisah cinta halal mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon septia19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 28. langkah selanjutnya

Hari-hari berlalu begitu indah bagi Zahra dan Rendra. Tidak lagi ada rahasia, tidak lagi ada rasa takut salah langkah hanya ada dua hati yang saling menjaga, saling melengkapi, dan menikmati setiap detik kebersamaan sebagai sepasang kekasih yang sah di mata semua orang. Masa pacaran mereka bukan sekadar tentang jalan-jalan atau tertawa bersama, melainkan waktu untuk saling memahami lebih dalam, mengenal kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta membangun keyakinan bahwa mereka adalah orang yang tepat untuk berjalan bersama seumur hidup.

Setiap pagi, Rendra tak pernah lupa menyapa Zahra lebih dulu. Sering kali ia mampir ke rumah kerabat Zahra hanya untuk menyampaikan salam dan memastikan gadis itu sudah sarapan. Jika ia harus pergi ke luar kota atau sibuk di tempat usaha, ia selalu menyempatkan waktu menelepon atau mengirim pesan di sela-sela kesibukan, bercerita tentang apa yang ia lihat atau kerjakan.

“Tadi aku melihat bunga kamboja yang sedang mekar di pinggir jalan. Warnanya putih bersih, persis seperti senyummu,” tulis Rendra dalam pesan singkat yang sederhana namun selalu berhasil membuat hati Zahra berbunga-bunga.

Bagi Zahra, Rendra adalah lelaki yang sabar dan teliti. Ia belajar cara mencintai hal-hal yang disukai Rendra, mendukung cita-citanya, dan menjadi tempat beristirahat saat lelaki itu merasa lelah. Sore hari sering mereka habiskan dengan duduk berdua di beranda, mendengarkan cerita masa kecil masing-masing, membicarakan impian masa depan, atau sekadar diam menikmati angin sore sambil bergandengan tangan.

Mereka belajar banyak hal satu sama lain: Zahra menjadi lebih berani dan tegas, sementara Rendra menjadi lebih lembut dan terbuka. Semakin lama bersama, semakin mereka yakin bahwa takdir telah mempertemukan mereka untuk saling melengkapi kekurangan.

Setelah merasa cukup yakin dan siap, mereka memutuskan untuk melangkah lebih serius. Pertama-tama, Rendra meminta izin kepada Ibu Rendra untuk menyambangi keluarga besar Zahra di kampung halamannya.

“Kau sudah yakin, Ren?” tanya Ibu dengan senyum bangga. “Zahra gadis baik, dan aku pun sudah menganggapnya seperti anak sendiri. Tapi mengenalkan ke keluarga besar adalah langkah yang sangat penting.”

“Sudah yakin sepenuhnya, Bu. Aku ingin mereka tahu bahwa aku serius ingin menjaga dan membahagiakan Zahra,” jawab Rendra mantap.

Hari kunjungan itu tiba. Rendra mempersiapkan kan segala sesuatunya dengan rapi, membawa oleh-oleh khas dan makanan kesukaan keluarga Zahra. Saat mereka tiba di rumah besar keluarga Zahra, suasana terasa hangat. Awalnya ada rasa canggung dan tanya-tanya dari paman, bibi, serta kakek-nenek Zahra terutama karena mereka belum lama mendengar kabar tentang pergantian hubungan ini. Namun sikap Rendra yang sopan, rendah hati, dan penuh perhatian perlahan meluluhkan hati mereka.

Ia berani menatap mata Kakek Zahra saat menjawab pertanyaan tentang latar belakang, pekerjaan, dan rencana masa depannya. Ia tidak menyembunyikan masa lalu, namun menegaskan dengan tulus “Saya tahu jalan kami menuju ke sini tidak mudah. Tapi saya berjanji, apa pun yang terjadi, saya tidak akan pernah menyakiti cucu Bapak.”

Melihat tatapan damai dan bahagia di wajah Zahra saat berdiri di samping Rendra, serta melihat ketulusan lelaki itu, akhirnya seluruh keluarga besar Zahra pun menerima dengan tangan terbuka.

“Kami merestui kalian berdua,” ujar Kakek Zahra akhirnya. “Cinta yang melewati banyak ujian biasanya adalah cinta yang paling kuat.”

Tak lama kemudian, giliran Zahra yang diperkenalkan secara resmi kepada kerabat jauh dan keluarga besar Rendra yang tinggal di desa-desa sekitar. Sebelumnya hanya kerabat dekat yang tahu, kini semua orang berkumpul di rumah Ibu Rendra untuk menyambut pasangan baru ini.

Banyak kerabat yang dulu sempat berharap Rendra akan berpasangan dengan gadis lain termasuk yang tahu tentang kedekatan Rana dulu. Namun melihat betapa Zahra pandai merangkul semua orang, betapa hormatnya ia pada orang tua, dan betapa berubahnya sikap Rendra menjadi lebih ceria, perlahan semua keraguan itu hilang.

Zahra tidak sungkan membantu di dapur, berbaur dengan para sepupu, dan menjawab pertanyaan dengan jujur serta ramah. Saat pamannya Rendra bertanya “Kau tidak takut menghadapi sifat Rendra yang kadang keras kepala?” Zahra tersenyum lembut dan menjawab “Justru karena dia tegas, aku merasa aman. Aku akan belajar memahami keras kepalanya, dan dia pun sudah berjanji akan lebih sabar padaku.”

Jawaban itu disambut tepuk tangan dan senyum lebar. Mereka melihat bahwa Zahra bukan sekadar kekasih biasa, melainkan pasangan yang bijak dan tepat untuk Rendra.

Saat acara perkenalan selesai dan tamu mulai pulang, Rendra menggandeng tangan Zahra menuju halaman belakang yang sepi.

“Terima kasih, Zahra. Kau membuatku bangga hari ini,” ucapnya lembut sambil menatap wajah gadis itu lekat-lekat. “Sekarang tidak ada lagi yang perlu disembunyikan, tidak ada lagi keraguan dari keluarga. Hanya kita berdua, siap melangkah sejauh apa pun.”

Zahra menyandarkan kepalanya di bahu Rendra. “Aku juga berterima kasih sudah berani membawaku masuk ke duniamu dan keluargamu. Rasanya aku benar-benar sudah punya rumah yang utuh sekarang.”

Malam itu, di bawah langit yang bertabur bintang, mereka berjanji dalam hati untuk saling setia, saling mendukung, dan tidak akan berpisah tak peduli seberapa berat cobaan yang nanti datang. Masa pacaran yang penuh warna ini telah membawa mereka ke pintu gerbang yang lebih besar kesiapan untuk menyatukan hidup selamanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!