NovelToon NovelToon
Miracle

Miracle

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Epik Petualangan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:458
Nilai: 5
Nama Author: Ayyasy Asy-Syaif

Miracle. menceritakan Ayyasy dan teman-temannya yang hanya siswa biasa melihat bintang jatuh yang jatuh ke arah gunung belakang komplek mereka. mereka menyentuh batu itu dan mendapatkan kekuatan. setelah mereka mendapatkan kekuatan, ancaman ancaman dari monster monster mulai berdatangan. mereka pun harus menjadi penjaga dunia.
bersamaan dengan itu, mereka juga mulai bertemu dengan pahlawan pahlawan dari kota lain yang memiliki nama tim yang sama yaitu, Miracle

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayyasy Asy-Syaif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Libur Dan Jejak Kebersamaan

Keputusan meliburkan SMA Perbatasan selama beberapa hari ke depan memberi napas lega yang amat dibutuhkan oleh seluruh anggota Miracle. Setelah rentetan pertempuran meletihkan dan teror energi kehampaan dari Erebos, hari-hari menjadi momen berharga bagi ke-32 pahlawan dari Empat Kota untuk beristirahat total dan menikmati kehidupan remaja yang normal.

Pagi itu, suasana markas Miracle terasa sangat hangat dan santai. Matahari pagi memancarkan sinar keemasan yang menembus jendela kaca besar, menerangi ruang tengah tempat anak-anak berkumpul. Tidak ada sirine darurat yang meraung, tidak ada panggilan tugas, dan tidak ada latihan sihir yang menguras tenaga.

Di area dapur markas, bau harum nasi goreng dan telor dadar buatan Serafe dan Cinta menyengat hidung, memancing selera makan siapa saja yang lewat. Abzari dan Arkan menjadi orang pertama yang sudah duduk rapi di meja makan dengan sendok dan garpu di kedua tangan.

"Serafe, Cinta, kalian berdua beneran penyelamat hidup gua pagi ini," puji Abzari dengan mata berbinar melihat piring nasi goreng hangat disajikan di depannya.

"Alay lu, Zar," sahut Cinta sambil terkekeh pelan. "Awas ya kalau gak dihabisin!"

"Tenang aja, di tangan Abzari jangankan nasi goreng, piringnya juga bisa bersih," timpal Arkan yang langsung disusul tawa dari teman-teman lainnya.

Sementara itu, di sudut ruang santai, Iyan dan Sintia duduk bersama beberapa anggota lain seperti Ghani, Fadhil, dan Rava. Meski kejadian 'salting' kemarin malam masih sering dijadikan bahan ledekan oleh Abzari dan Arkan, canggung di antara Iyan dan Sintia perlahan mencair. Mereka kini asyik mengobrol santai sambil bermain gim papan.

"Sintia, giliran lu buat kocok dadunya," ujar Iyan menyodorkan wadah dadu dengan ramah.

"Oke, siap-siap kalah ya lu, Yan," balas Sintia tersenyum lebar, sudah kembali ceria seperti biasa tanpa rasa malu-malu lagi.

Tak jauh dari mereka, Arunnaqa sedang menguji coba perangkat pemindai barunya yang sudah diperbaiki bersama Dimas. Arunnaqa menari lincah di atas keyboard hologramnya, sementara Dimas sibuk menyelaraskan frekuensi sinyal jaringan sekolah agar sistem pertahanan markas makin solid.

"Naqa, coba cek respon frekuensi Sektor 4," kata Dimas menggeser layar panelnya.

Arunnaqa mengangguk cepat. "Stabil, Dim. Semua enkripsi data dari Kota Cyber dan Kosmik udah terhubung tanpa hambatan."

Night berdiri di dekat jendela utama, menyandarkan tubuhnya pada dinding kayu dengan secangkir teh hangat di tangan. Dari posisinya, ia bisa mengamati seluruh sudut ruangan dan senyuman di wajah kawan-kawannya. Di sisinya, Ayyasy melangkah mendekat seraya membawa kotak Pocky coklat yang baru dibukanya.

Ayyasy menyodorkan satu stik Pocky ke arah Night. "Nih, buat lu."

Night melirik stik coklat itu sekilas, lalu mengaitnya pelan. "Tumben bagi-bagi. Udah legowo nih?"

Ayyasy tertawa kecil, melahap satu stik coklat milik hatinya dengan santai. "Udah dong. Obrolan kita di balkon semalam bener-bener ngebuka pikiran gua. Gua udah ngerasa jauh lebih tenang dan plong sekarang."

Night tersenyum tipis—sebuah senyuman yang sangat halus namun penuh rasa lega sebagai seorang sahabat. "Baguslah. Lagian lihat tuh, anak-anak lagi pada bahagia banget."

Ayyasy menyapu pandangannya ke sekeliling ruangan markas. Ia melihat Davi dan Tasya yang sedang seru berdiskusi tentang resep masakan Kota Harvest bersama Delila dan Delaya. Di sudut lain, Rehan, Rahman, Alya, Dhafina, Gita, dan Vikka sedang asyik mendengarkan alunan musik santai yang dimainkan Azkailah menggunakan gitar akustik.

Kehangatan dan kebersamaan ini terasa begitu murni. Semua masalah, kekecewaan, dan beban berat yang mereka pikul seakan sirna tersapu oleh suasana adem ayem yang tercipta di antara mereka.

"Lu tau gak, Night?" gumam Ayyasy pelan seraya memandangi kawan-kawannya. "Gua sadar satu hal. Kita dari empat kota yang beda—Zenith, Kosmik, Cyber, dan Harvest—punya latar belakang dan kekuatan yang beda-beda. Tapi pas kita kumpul kayak gini, rasanya udah kayak keluarga sendiri."

"Memang," sahut Night singkat. "Kekuatan terbesar Miracle itu bukan cuma dari Dragon Flame lu atau sihir bayangan gua, tapi dari keterikatan ini. Selama ikatan ini gak putus, musuh sekuat apa pun gak bakalan bisa ngerubuhin kita."

"Betul banget!" seru Abzari yang tiba-tiba sudah berada di belakang mereka berdua sambil memegang piring kedua nasi gorengnya. "Wah, wah, lagi pada ngomongin hal-hal mendalam nih? Ikutan dong!"

"Gak usah ikutan lu, Zar! Habisin dulu tuh nasi goreng di piring lu!" teriak Arkan dari meja makan, memicu ledakan tawa kembali memecah keheningan markas.

Ayyasy dan Night ikut tertawa bersama. Suara riuh rendah, canda tawa, dan aroma makanan hangat memenuhi setiap sudut markas besar Miracle di bawah tanah SMA Perbatasan.

Matahari makin meninggi, memancarkan sinar terang yang hangat. Meskipun mereka tahu di luar sana bahaya baru dari Erebos dan kekuatan kehampaan masih mengintai di balik kegelapan, untuk hari ini—di momen libur yang berharga ini—mereka memilih untuk menikmati setiap detik kedamaian yang ada. Bersama kawan-kawan sejati, saling menjaga, dan merajut kenangan indah yang akan terus menguatkan langkah mereka di masa depan.

1
Ayyasying
waduh!! siap yang jadi next villain?
Ayyasying
yahh kepisah kelasnya😢
Ayyasying
balik rumah malah disuruh ujian😭
Ayyasying
Akhirnya plot armor turun juga
Ayyasying
terusin bang seru banget
Ayyasying
lu ngasih villainnya OP banget bang. di combo ga mati
Ayyasying
kacau villainnya terlalu farming aura🔥🔥🔥
Ayyasying
sangar euy villainnya
Ayyasying
gacorrrr
Ayyasying
Sedih banget bang masa lalunya di night 😭😭😢
Ayyasying
GG Gaming😍😍
Ayyasying
keren banget bang miracle Harvest kuat kiat💪💪💪
Ayyasying
💪💪💪
Polaris 03
Lanjutkan
Herman Syah
kerenn
Guzzie
💪💪💪
Guzzie
serafe cowok apa cewek?
Ayyasying: cewek
total 1 replies
Guzzie
💪💪💪
Ayyasying: subscribe atuh yah
total 1 replies
Guzzie
lanjutan
Guzzie
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!