NovelToon NovelToon
Clara Ingin Bercerai Dari Suaminya

Clara Ingin Bercerai Dari Suaminya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mafia / Romansa Fantasi
Popularitas:80.1k
Nilai: 5
Nama Author: Saskiah Khairani

Setelah menikah selama tujuh tahun, Edward tetap saja begitu dingin, Clara hanya bisa menghadapinya dengan tersenyum. Semua karena dia sangat mencintainya. Dia juga percaya suatu hari nanti, dia bisa melelehkan es di dalam hatinya. Akan tetapi pada akhirnya Edward malah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap cewek lain. Clara tetap bersikeras menjaga rumah tangganya. Hingga di hari ulang tahunnya, putrinya yang baru saja pulang dari luar negeri, dibawa oleh Edward untuk menemani cewek itu, meninggalkannya sendirian di rumah kosong. Dia akhirnya putus asa. Melihat putri yang dibesarkannya sendiri akan menjadi anak dari cewek lain, Clara tidak merasa sedih lagi. Dia menyiapkan surat cerai, menyerahkan hak asuh anaknya, dan pergi dengan gagah, tidak pernah menanyakan kabar Edward dan anaknya lagi, hanya menunggu proses perceraian selesai. Dia menyerah atas rumah tangganya, kembal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saskiah Khairani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Clara meletakkan ponselnya, berjalan turun, dan memberi tahu nenek Keluarga Anggasta bahwa Edward sudah ada rencana makan malam.

Edward tidak pulang malam itu.

Ketika terbangun keesokan harinya, nenek Keluarga Anggasta lantas agak marah saat mengetahui Edward tidak pulang tadi malafn, "Dasar anak itu, sesibuk apa dia di kantor, sampai tidak bisa pulang?"

Setelah mendengar itu, Clara hanya tersenyum dan tidak mengatakan apa-apa.

Tidak peduli seberapa sibuknya Edward, dia pasti akan tetap pulang.

Lagi pula, dia juga butuh istirahat.

Tapi dia teringat suara Vanessa di telepon tadi malam.

Dia sontak mengerti itulah alasan mengapa Edward tidak pulang.

Pasti ada tempat yang lebih baik.

Proyek utama Morti Group untuk dua tahun ke depan telah diputuskan dalam dua hari terakhir.

Namun, Dylan tetap mengintegrasikan ide-ide mereka dan mengirimkannya ke Prof Nian, berharap dia dapat memberi beberapa saran pada mereka.

Dosen mereka itu biasanya sangat sibuk, keberadaannya juga tidak pasti, jadi Clara dan Dylan mengira bahwa dia akan membalas pesan mereka setelah beberapa hari atau bahkan setengah bulan.

Tanpa diduga, dia langsung menelepon sore itu.

"Idenya lumayan juga."

Dengan komentar positif dari Prof Nian, mereka berdua menjadi lebih percaya diri terhadap proyek yang mereka rencanakan.

Karena perlu diketahui, dosen mereka itu punya standar yang sangat tinggi.

Komentar "lumayan" saja sudah merupakan evaluasi yang tinggi.

Prof Nian menambahkan: "Dari konten yang kalian kirim, kalian tidak melewatkan satu pun fondasi yang lalu, bahkan menambah beberapa perkembangan baru di bidang kecerdasan buatan. Itu cukup bagus."

Kata-kata ini jelas ditujukan pada Clara.

Hidung Clara terasa gatal, tetapi sebelum dia bisa mengatakan apa pun, Prof Nian lanjut lagi dengan dingin, Tapi kamu masih terlalu malas. Kamu harus banyak belajar, kalau nggak kamu akan mengalami kemunduran. Sebenarnya, kamu masih dalam kemunduran."

Clara berkata dengan tergesa-gesa, Baik, Prof. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menebus waktu yang telah saya sia-siakan selama bertahun -tahun ini."

"En."

Pengajaran dosennya itu selalu tepat sasaran.

Setelah mengatakan itu, mereka berhenti.

Melihat dosennya tampak ada waktu luang hari ini, Clara tidak tahan dan berkata, "Prof, apa Anda ada waktu malam ini? Saya mau undang Anda makan malam."

Jangankan Clara, bahkan Dylan pun sudah lama tidak makan malam bersama dosennya.

Mendengar perkataan Clara, Dylan mengangguk cepat. "Benar. Prof, apa Anda ada waktu?"

Prof Nian berkata dengan tenang, Saya punya janji lain, nggak ada waktu.

"Oh... " Dylan merasa kecewa.

Begitu juga Clara.

Baru saja dia hendak bertanya pada dosennya kapan dia ada waktu senggang, sehingga dia bisa membuat janji untuk bertemu lain kali.

Namun sebelum dia bisa mengatakan apa-apa, dia mendengar Prof Nian melanjutkan, "Orang yang ajak aku makan adalah Edward."

Clara tertegun.

Dylan juga terdiám. Dia melirik Clara dan bertanya pelan, "Prof, kenapa Edward undang Anda? Apa Prof bisa beri tahu kami?"

"Dia bilang mau kenalkan seseorang."

Setelah itu, Prof Nian tidak mengatakan apa-apa lagi dan menutup telepon.

Dylan menatap Clara dan berkata, " Jangan-jangan orang yang mau dikenalkan suamimu itu Vanessa?"

Terakhir kali dia berhubungan dengan Keluarga Gori, dia mengetahui bahwa mereka juga memiliki perusahaan teknologinya sendiri.

Alasan mengapa Vanessa ingin bekerja di perusahaannya adalah karena bahasa pemrograman perusahaan mereka, CUAP.

Dunia luar mengira bahwa CUAP dikembangkan oleh dosen mereka, Prof Nian.

Sekarang Vanessa tidak bisa bergabung di perusahaannya, jadi ada kemungkinan dia akan mencari dosen mereka untuk belajar CUAP.

Terlebih lagi, Vanessa juga ingin menjadi muridnya.

Memikirkan semua hal itu, Dylan tiba-tiba mengumpat, "Sialan!"

1
Siti Umaroh
semangat thor bikin Edwar cemburu
putmelyana
lamaaa bnget mau cerai doang
Sevis
knp sih blm ada klanjutan🤭
Moreno
Buat yg penasaran karena ceritanya terlalu bertele-tele. Ini spoilernya:

Edward dan Clara akan bercerai.

Dani akan meminta Clara untuk menangani masalah di perusahannya dan juga Clara akan menjadi pengasuh/guru untuk Tiana pada akhir pekan. Dari situ akhirnya mereka menjadi dekat dan benih-benih cinta pun tumbuh.
Hubungan mereka berjalan dengan manis, Dani dan Tania benar-benar meratukan Clara.
🩵

Edward, Elsa, dan Vanessa menjadi keluarga harmonis tapi Edward tidak menikahi Vanessa karena hatinya makin lama semakin berat ke Clara. Selain itu dia menyadari Vanessa berusaha merusak hubungan Elsa-Clara.

Dylan patah hati karena dia sebenarnya jatuh cinta sejak dulu kepada Clara tapi akhirnya bisa muvon dan dekat dengan Raisa.
mimi
cerita nya diam dtmpat ya seputaran pekerjaan
mimi: tapi tetap penasaran akhir cerita nya
total 1 replies
Retno Isma
typonya bikin pusing
Yuli Yulianti
tunggu waktu aj kamu Edwar clara bekal lepas dari mu
Umi Musringah
Clara di bikin goblok masih bertahan sama suaminya ujung2 nyesel
Sevis
blm ktemu akhir crita ny msh pnjng kok aku mlah gk suka sosok erward
partini: Laur cerita nya ini kaya tuan Daniel apa ini jiplak
total 1 replies
Sevis
💪
Siti Umaroh
thor udh sejauh ini TPI GK tau prasaan Edward gimna huhh BKIN edward cemburu gtu ini crita nya bgus bgt Thor semangat cuma ya gtu terlalu bertele-tele
laaa~: iyakan kak, jadi agak bored
total 1 replies
laaa~
sdh sampai 94 hlm kak, mau sampai kapan stuck di permasalahan ini teruss kak antra masalah clara, edward dan Vanessa gk ada penyelesaian konflik sama sekali. mau sampai bab berapa baru edward tau atau clara menanyakan surat cerainyaa.
Sevis
kpn erward ny sdar istri trus d acuh kn..lnjut thorr
Sulati Cus
ngompol apa ngobrol masa iy ngompol brg ibunya🤔
Sulati Cus
banyak kalimat yg g nyambung hrs nerka2🤣
Sulati Cus
terlalu srg mengulang, kek sm dg " tuan Daniel, aku sdh moveon "🤔
Yuli Yulianti
ko aku pusing ya terlalu panjang drama nya kpn sih mereka cerai
Wati Sultan
cerita ny banyak yg di ulang" thor
Melly Towalu Melly
masih menyimak 😇
semangat tor😚
Siti Umaroh
ayo Thor buat Edward yg cemburu biar Elsa punya adik udh episod panjang TPI msih blum tau prasaan Edward
Seven Wann: dasar konyol baca sinopsis dan baca cerita nya bagus bagus, selain alurnya lambat si Edward udah jatuh cinta sama si Vanessa jadi ga mungkin dia cemburu ke Clara terlepas dia ga sadar atau ngga cinta ke Clara ngapain dibuat cemburu sampai si Elsa punya adik segala padahal udah mau cerai
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!