NovelToon NovelToon
PESONA BRONDONG UGAL-UGALAN

PESONA BRONDONG UGAL-UGALAN

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Senja_Puan

"Mantan kabur, adiknya malah melamar? Dunia ini sudah gila!"
Bagi Cantik (26 tahun), hidupnya berakhir tragis saat rencana pernikahannya hancur karena Satria, sang calon suami, ketahuan selingkuh tepat sebulan sebelum hari H. Di tengah rasa sakit hati dan niatnya untuk menutup diri dari laki-laki, sebuah kekacauan muncul di depan pagarnya.
Bukan Satria yang datang meminta maaf, melainkan Juna (18 tahun), adik kandung Satria yang baru saja pamer foto ijazah SMA. Tidak tanggung-tanggung, bocah ugal-ugalan itu datang membawa rombongan motor sport, spanduk lamaran, hingga surat izin menikah dari ibunya sendiri!
Bagi Cantik, Juna hanyalah "bocil" bau matahari yang tidak tahu diri. Namun bagi Juna, Cantik adalah bidadari yang sudah ia incar sejak ia masih memakai seragam putih-abu.
"Lu itu berlian, Kak! Nggak pantes nangisin kerikil kayak Bang Satria. Daripada jadi mantan kakak, mending jadi istri adek. Gaskeun?!"
Sanggupkah Cantik mempertahankan tembok gengsinya mengahadapi pesona Juna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja_Puan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33. Segel Restu

Malam ini adalah penentuan hidup dan mati bagi Juna Raksa. Di bawah lampu sorot LED yang menyinari deretan motor modifikasi berkelas dunia di bengkelnya, Juna berdiri tegak. Ia mengenakan kemeja polo hitam yang pas di tubuh atletisnya, memberikan kesan profesional namun tetap memiliki jiwa pemberontak yang menjadi ciri khasnya. Tidak ada Cantik di sampingnya malam ini; Ayah melarang Cantik keluar rumah seujung kuku pun sampai Juna bisa memberikan bukti nyata di hadapan mata kepalanya sendiri.

Juna tahu, di sebuah rumah di sudut Jakarta, Cantik sedang duduk di tepi tempat tidur, menggenggam ponselnya dengan tangan gemetar, harap-harap cemas menanti kabar yang bisa mengubah seluruh sisa masa depan mereka.

Tiiiit— Suara klakson mobil mewah menginterupsi lamunan Juna. Ayah turun dari mobil dengan setelan batik sutra yang sangat formal, melangkah masuk ke area bengkel dengan wajah sedingin es.

"Malam, Om," sapa Juna sambil mengulurkan tangan. Ia menjaga suaranya tetap stabil meskipun jantungnya sedang berdegup kencang seperti mesin motor yang dipacu di lintasan balap.

Ayah menatap tangan Juna sejenak sebelum menjabatnya sangat singkat—sekadar formalitas. "Saya ke sini bukan untuk basa-basi atau mendengarkan janji manis, Juna. Saya ingin lihat apa yang kamu sebut 'kerajaan' ini," ujar Ayah dengan nada suara yang sangat menjaga jarak.

"Silakan lewat sini, Om."

Juna membawa Ayah ke ruang presentasi utama di lantai dua bengkelnya yang bergaya industrial. Di sana, Juna tidak bicara soal cinta yang menggebu atau perasaan yang meledak-ledak. Ia bicara soal angka, legalitas, dan visi. Juna menunjukkan draf kontrak kerja sama dengan International Custom Expo yang nilainya fantastis, serta sertifikat paten atas nama Juna Raksa yang selama ini diam-diam ia urus tanpa diketahui siapapun.

"Saya sadar, Om mungkin selama ini melihat saya hanya sebagai bocah ingusan yang hobi bikin bising jalanan dan mengganggu ketenangan hidup anak Om," buka Juna sambil menatap layar monitor yang menampilkan alur kas perusahaannya. "Tapi bisnis ini sudah mandiri. Saya punya sepuluh karyawan tetap, kontrak jangka panjang dengan investor Jepang, dan seluruh aset ini adalah murni hasil keringat saya sendiri. Saya tidak butuh satu rupiah pun dari nama besar Bani Sudirjo untuk menghidupi Cantik."

Ayah terdiam, matanya yang tajam menatap teliti ke arah grafik pertumbuhan bisnis Juna. "Kamu pikir materi saja cukup untuk membayar semua trauma yang anak saya alami karena kelakuan biadab kakakmu?"

"Materi tidak akan pernah cukup, Om," jawab Juna tegas, sorot matanya tidak goyah sedikit pun. "Tapi kemandirian ini adalah bukti bahwa saya punya kendali penuh atas hidup saya sendiri. Saya bukan Satria. Saya adalah pria yang sanggup membangun benteng pelindung bagi Cantik tanpa harus bergantung pada fasilitas siapa pun. Saya punya nyali untuk menjaga anak Om, dan saya punya modal untuk memuliakannya selayaknya bidadari."

Keheningan yang mencekam menyelimuti ruangan itu selama beberapa menit. Ayah berjalan berkeliling, menyentuh salah satu motor modifikasi yang baru saja memenangkan penghargaan internasional di Jepang. Ada pergulatan hebat di wajah pria tua itu. Gengsinya sebagai kepala keluarga Wijaya yang sempat terluka parah perlahan mulai luluh melihat integritas, kerja keras, dan kedewasaan pria 18 tahun di depannya.

Sementara itu, di dalam kamarnya yang sunyi, Cantik tidak bisa berhenti mondar-mandir. Ia melihat jam dinding setiap dua menit sekali. Dunianya seolah berhenti berputar, setiap detik terasa seperti satu jam. Ia teringat bagaimana Juna selalu melindunginya, bagaimana Juna tetap diam saat ayahnya memberikan pukulan telak malam itu.

"Tolong, Tuhan... jangan biarkan Ayah bilang tidak lagi. Aku nggak sanggup kalau harus kehilangan dia," bisik Cantik sambil memejamkan mata, memeluk bantalnya erat-erat untuk meredam isakannya yang hampir pecah karena ketegangan.

Tiba-tiba, ponselnya yang tergeletak di atas kasur bergetar hebat. Sebuah notifikasi pesan WhatsApp masuk dari Juna Raksa.

Dengan tangan yang sangat gemetar dan napas yang tertahan, Cantik membukanya.

[Juna Raksa]:

Kak, mulai besok jangan dasteran terus ya. Siap-siap pilih warna kebaya yang paling mahal. Tadi Om... eh, maksud gue Bapak mertua, bilang kalau gue udah lulus ujian kelayakan pria. Katanya, kita sudah dapet lampu hijau buat daftar ke KUA besok pagi. Gaskeun pelaminan, Nyonya Juna!

Tangis Cantik pecah seketika. Ia jatuh terduduk di lantai samping tempat tidurnya, tertawa sambil menangis sesenggukan. Rasa sesak yang menghimpit dadanya selama berminggu-minggu kini menguap, digantikan oleh kebahagiaan yang meluap hingga membuatnya sulit bernapas.

Kembali ke bengkel, Ayah kini berdiri tepat di depan Juna. Beliau menatap Juna cukup lama dengan tatapan yang sulit diartikan, lalu menghela napas panjang—napas yang terdengar seperti sebuah pengakuan dan pelepasan dendam masa lalu.

"Juna Raksa," ujar Ayah, suaranya kini sedikit lebih lembut namun tetap terdengar berwibawa. "Saya melihat kamu benar-benar pria yang memegang kata-katanya. Integritasmu jauh lebih mahal daripada jas yang dipakai kakakmu. Jangan sia-siakan kepercayaan yang saya berikan kali ini."

Ayah menepuk bahu Juna dengan mantap, persis di tempat bekas lebam pukulan tempo hari. "Panggil saya Ayah mulai sekarang. Karena sebentar lagi, kamu akan memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar memperbaiki mesin motor, yaitu menjaga kebahagiaan putri saya."

Juna tersenyum lebar, senyum paling ugal-ugalan namun paling tulus yang pernah ia miliki seumur hidup. "Siap, Ayah! Saya nggak akan mengecewakan Ayah, apalagi mengecewakan Cantik. Karena bagi saya, Cantik adalah segel nyawa saya!"

Malam itu, di antara bau oli dan kilau logam mesin modifikasi, sebuah restu resmi terukir dengan tinta keberanian. Juna Raksa telah membuktikan bahwa pesona brondong bukan sekadar soal gaya, melainkan soal nyali dan kerja keras yang sanggup meruntuhkan tembok harga diri setinggi apa pun.

1
Yasa
Ceritanya kocagggg, konfliknya pas, ga bertele-tele, sat set kaya Juna. wkwk
D_wiwied
langsung serangan balik ya Jun, gaskeun Jun tunjukkan ke mereka mumpung ada penonton gratis di depan mata, sirik2 dah mereka biar sekalian kejang2 🤭😆🤣🤣
D_wiwied
ga ada kapok2 nya ya mereka ini, udah dipermalukan koq ya ttp ga sadar
D_wiwied
kan emang bang Sat kakakmu satu itu Jun 🤭🤣🤣
Dian Fitriana
update
Ganis
idih najong. PD banget sampean
Senja_Puan: Juna dong🤣
total 1 replies
Ganis
Kalah itu sama seblak juga
Ganis
Juna bener-bener bikin senyum-senyum 😄
Senja_Puan: iya kan kak🤭
total 1 replies
Ganis
Good Thor, ngakak🤣
Anisa675
Ya tuhan, masih mikirin rendang🤣 Bangke banget
Senja_Puan: Alasan Juna itu kak🤭
total 1 replies
Anisa675
bengek Juna🤣
Anisa675
anjay lngsung live stream🤣
Senja_Puan: Mantap ga tuh😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!