NovelToon NovelToon
PUTRI MAFIA YANG TAK TERSENTUH.

PUTRI MAFIA YANG TAK TERSENTUH.

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Mafia / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Thahara Maulina

Liora William Anderlecht, putri dari keluarga konglomerat terbesar di Italia, tumbuh dalam luka akibat pengkhianatan ibunya sendiri.
Sejak kecil, ia dipaksa menjadi kuat melindungi tiga adik laki-lakinya dan menggantikan peran seorang ibu yang telah pergi.

Dingin. Tegas. Tak tersentuh.
23 tahun berlalu, setelah kematian sang ayah, Liora mengambil alih kekuasaan keluarga. Namun dunia yang ia hadapi bukan hanya tentang bisnis…

Melainkan juga bayang-bayang masa lalu.

Karena ayahnya… adalah mantan ketua mafia.

Kini, Liora bersumpah akan melindungi keluarganya dengan segala cara.
Dan siapa pun yang berani menyentuh mereka…

Akan merasakan balas dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Thahara Maulina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Pertemuan yang tidak terduga dan kehamilan kedua penerus.

Pagi hari di rumah keluarga Bram Alexander, suara muntah terdengar dari kamar pasangan Javi dan Viola.

“Huek… huek…”

Javi yang sedang menemani istrinya langsung panik melihat Viola yang tampak lemah.

“Sayang, kamu istirahat dulu ya. Mau kupijat kaki kamu?” ujarnya cemas.

“Hari ini aku izin nggak masuk kantor. Semua urusan sudah kuberikan ke asistenku. Aku mau jagain kamu.”

Viola tersenyum kecil.

“Mas, kerja saja. Di sini ada Ibu yang bisa nemenin aku.”

Namun Javi tetap menggeleng mantap.

“Nggak, aku mau tetap di dekatmu. Kamu sedang hamil, aku nggak mau jauh.”

Ia berlutut, lalu mencium perut istrinya dengan lembut.

“Halo, anak Ayah. Jangan bikin Ibu capek ya. Tetap sehat di dalam.”

Nyonya Riana yang melihat itu tersenyum hangat.

“Javi, kamu ke kantor saja. Viola biar Ibu urus.”

Viola ikut berbicara,

“Iya, Mas. Aku beneran nggak apa-apa. Yang penting kamu tetap fokus kerja.”

Meski ragu, akhirnya Javi menuruti mereka.

Setelah memastikan Viola minum susu lalu tertidur, Javi menggendongnya ke kamar dan merebahkannya perlahan.

“Bu, aku berangkat dulu. Kalau Viola bangun dan cari aku, bilang saja aku di kantor.”

“Iya, Nak.”

Di Amerika

Seorang wanita muda dengan penampilan profesional berdiri di depan kelas. Dialah **Viera William Anderlecht**, cucu Heron William Anderlecht, yang kini berprofesi sebagai profesor di universitas ternama.

“Baik, kumpulkan semua tugas kalian sekarang. Tahun depan kalian masuk semester akhir, jadi nggak boleh ada keterlambatan,” ucapnya tegas.

“Baik, Bu Viera,” jawab para mahasiswa.

Saat ia hendak keluar, seorang mahasiswa memanggilnya.

“Bu Viera, sebentar.”

Namanya Mahadirka. Ia menyerahkan sebuah bungkusan.

“Ini untuk Ibu.”

Viera membukanya—dan terkejut. Itu adalah lukisan wajahnya.

“Kamu yang menggambar ini?”

Mahadirka menunduk malu.

“Saya sudah lama menyukai Ibu… tapi saya tahu itu mustahil. Saya cuma ingin memberikan ini sebagai ungkapan perasaan.”

Viera terdiam. Mahadirka memberikan senyum pahit sebelum pergi.

Masalah Tiba-Tiba Muncul

Belum jauh ia melangkah, beberapa pria menghadangnya.

“Hey! Kapan lo bayar utang?!”

“Aku akan bayar… beri aku waktu—”

“Banyak alasan!”

Sebuah pukulan mendarat di wajah Mahadirka.

“Berhenti!”

Suara tajam milik Viera menggema.

Tanpa ragu, ia menghajar para preman itu dengan gerakan cepat.

“Kalian berani menyentuh murid saya?”

Para preman menjelaskan bahwa Mahadirka berutang 850 juta untuk biaya pengobatan ayahnya, dan ia bekerja di bar sebelum kabur.

Viera bertanya dingin, “Berapa utangnya?”

“850 juta.”

Tanpa ragu, Viera pergi ke mobil, mengambil sebuah tas, lalu melemparkannya ke arah mereka.

“Di dalamnya ada satu miliar. Ambil. Dan jangan pernah muncul di hadapan saya lagi.”

Tatapannya membuat para preman ketakutan dan kabur.

Kepedulian Sang Profesor

Viera menghampiri Mahadirka.

“Kamu baik-baik saja?”

“Saya malu, Bu…”

“Kamu muridku. Melindungimu adalah tugasku,” jawab Viera lembut.

Jantung Mahadirka berdebar. Ada sesuatu yang berbeda ketika dekat dengannya.

“Bu, saya pamit mau ke rumah sakit menjenguk Ayah.”

“Tunggu. Aku ikut.”

Mahadirka menolak, tapi Viera tetap ingin bertemu ayahnya.

Di Rumah Sakit

Sepanjang perjalanan, mereka berbincang.

Mahadirka mengaku anak tunggal, ibunya meninggal saat ia 18 tahun, dan kini ayahnya juga sekarat karena kanker tulang.

Viera diam kenangan masa lalu Liora terlintas di pikirannya.

Saat tiba, ayah Mahadirka menyambut mereka dengan lemah.

Viera memperkenalkan diri dan bertanya kondisi sang ayah.

“Saya… tidak akan lama lagi,” ujar ayah Mahadirka dengan suara parau. “Saya takut meninggalkan anak saya sendirian.”

Viera menatap Mahadirka, kemudian berkata mantap,

“Bapak tenang saja. Mulai hari ini, Mahadirka saya yang tanggung jawab.”

Mahadirka terkejut.

Ayahnya memanggilnya ke sisi ranjang.

“Kamu harus kuat, Nak. Kejar cita-citamu jadi pebisnis. Jangan bergantung pada siapa pun.”

Dengan suara bergetar, Mahadirka menjawab, “Iya, Ayah…”

“Bu Viera… saya titip anak saya…”

“Saya janji.”

Tak lama kemudian, ayahnya mengembuskan napas terakhir.

Tangis Mahadirka pecah, memeluk tubuh ayahnya.

Viera hanya berdiri diam seolah merasakan ulang luka lama.

Awal Perubahan Baru

Mahadirka menangis dalam pelukan Viera. Profesor itu membiarkannya meluapkan kesedihannya.

Setelah pemakaman selesai, Viera berkata,

“Mulai sekarang… kamu ikut aku.”

Mahadirka terperangah.

“Benarkah, Bu?”

“Ya. Itu amanah ayahmu.”

Di Mansion Viera

Viera membawa Mahadirka ke rumah besarnya.

“Masuk. Kamar kamu di lantai atas, di sebelah kamarku.”

Mahadirka menunduk dalam.

“Terima kasih… Bu…”

Air matanya kembali menetes.

Viera meraih bahunya dan memeluknya. Mahadirka menangis lagi, sampai akhirnya tertidur dalam pelukan hangat itu.

Untuk pertama kalinya sejak kepergian ayahnya…

Ia tidak merasa sendirian lagi.

1
Meri Nofrita
segampang itu memaafkan wanita yg sudah menyakitinya walau bergelar seorang ibu...
Thahara Maulina: karena anaknya kesabaran dan sifat pemaaf nya lebih besar Dari pada sang ibu kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!