NovelToon NovelToon
Baby Twins Milik Ceo

Baby Twins Milik Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Maryana

Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Puluh Satu

“Sya yang mbak tanya itu mbak bukan kak Saras? Tapi mbak yang pergi apa sya mau?”Ucap Ira dengan mengusap pipi Tasya dengan tangan kanannya membuat Tania tersenyum dengan ucapan Ira yang gak sadar dengan panggilan baru Tasya padanya sedangkan Tasya hanya menggeleng kepala

“Sayang lihat thu kak Ira sampai gak nyadar dengan panggilan kita yang sudah di ubah” Ucap Tania pada Tasya yang sedang memandang Ira yang bingung memandang ke arah Tania

Tasya yang mendengar itu langsung tersenyum mengerti dan mencium pipi Ira sedangkan Ira memandang dengan tak percaya pada Tania karena baru menyadari dengan apa yang di ucap Tania membuat matanya merah menahan tangis

“Iya kak Ira kita sekarang manggil Kakak “ ucap Tasya membuat Ira langsung memeluk perut Tasya karena tak bisa memeluk dengan duduk Tasya

“Makasih sayang kakak senang banget kirain ade gak mau terima kakak maupun papa “ Ucap Ira sedih yang memandang Tasya

“Maaf kak.. lama baru ganti panggilannya udah kebiasaan manggil dari ketemu .. tapi jangan berfikir kalau aku gak terima kakak sama papa ,.. jika pun aku gak terima aku gak mungkin ketemu sama kakak dan lainnya” ucap Tasya membuat Tania berdehem menggoda Tasya

“Gak usah jail kak Nia.. “ Protes Tasya

“kakak gak jahil sayang tapi ingat yang tadi ” ucap Tania membuat Tasya langsung manyun membuat Tania terkekeh

“Udah sarapan di lanjutkan lagi.. “ ucap Sekar menengahi kejailan Tania pada Tasya membuat mereka sarapan kembali dan Tasya duduk lagi didekat Tania karena di minta Ira untuk duduk lagi.

“Maaf kak atas ucapan tadi sampai kakak membentak aku” bisik Tasya tak ingin mereka semua tau

“Gak apa – apa sayang... tapi ingat jangan ulangi lagi tuh Kak Ira sampai nangis apalagi mendengar ucapan sayang tadi“ bisik Tania lalu memeluk pinggang Tasya karena ada Rania yang tak mau ada drama saat sarapan.

“Iya kak .. maaf “ ucap Tasya pelan

“Sya .. Nia.. Kenapa bisik-bisik .. ayo makan nanti terlambat pesawat.. “ ucap Retno membuat Ayu memandang Faldly

Faldly hanya menggeleng kepala melihat Ayu yang memandang begitu juga Ira yang memandang Faldly dan Ayu lalu ngerti dan tersenyum karena tau apa yang di tanyakan pada ayahnya

“Maaf mas Faldly .. aku mau nanya apa gak seharusnya Tasya menggantikan namanya di akte karena nama itu pemberian aku ?” Tanya Retno

Tasya lalu memandang Retno yang bertanya tentang dirinya pada papanya sedangkan semuanya memandang ke arah Tasya

“terserah Tasya aja mau ganti atau gak” Ucap Faldly

“Gak usah pa tinggal namaku Kayra papa masukan aja terserah papa Tasya didepan atau kayra yang didepan” Ucap Tasya

“Baiklah nanti papa meminta orang suruhan papa untuk menggantikan surat – surat kamu.. Tasya aja yang di depan ...” ucap Faldly Tasya hanya mengangguk kepala

“Pa kalau boleh kartu keluarga aku juga pa” Ucap Tania membuat Faldly memandang Tania sedangkan Tasya memandang heran ke arah Tania

“Memangnya kenapa dengan kartu keluarga kamu Saras?” Tanya Faldly

Tania menyadari Tasya memandangnya lalu berbalik memandangnya dan memegang tangan Tasya lalu memandang Faldly

“Maaf pa .. Tasya kan selama ini masuk dalam kartu keluarga aku dan mungkin juga masuk dalam kartu keluarga papa jadi kalau ganti berarti Tasya hapus dari aku aja masuk ke daftar papa” jelas Tania membuat Tasya kaget dan menyadari itu.

“Iya Saras.. Nenek gak ijinkan untuk menghapus karena nenek sangat yakin mereka masih hidup walau kemungkinan kecil Tasya gak ketemu“ Ucap Faldly

Tania memandang Tasya yang hanya diam dan sulit untuk Tania menebak apa yang dipikirkan Tasya saat ini

“Sayang ..” Panggil Tania Tasya hanya memandang Tania

“bukan kakak gak sayang dan gak mau sayang masuk dalam daftar kartu kakak tapi sayang gak bisa ada dalam dua daftar keluarga sekaligus “ jelas Tania

“Itu tandanya Kak Nia gak sayang sama kamu sya “ Ucap Ira

Ucapan Ira membuat Tania memandang dengan jengah karena kejailan Ira pada Tasya sedangkan Tasya memandang Ira yang tersenyum dengan memberikan isyarat pada Tasya membuat Tasya ingin tertawa tapi dia tahan karena ingin juga mengerjai kakaknya

“Kak Ira jangan manas- manasin kenapa” Ucap Tania kesal pada Ira

Ayu dan Retno hanya tersenyum melihat kekesalan Tania pada Ira

“Manasin gimana memang benarkan? Kalau gak sayang apa namanya .. iya kan ma?” Ucap Ira masih menjaili Tania

Tasya yang tau Tania sudah kesal menjadi sadar jika Tania sangat menyayanginya dan tak mau menjadi salah paham atas kejailan Ira menjadi semakin yakin mengikuti kemauan Tania karena itu semua hanya sebatas kertas dan kasih sayang Tania tak akan hilang sedangkan Retno yang melihat Ira memberikan kode pada Sekar untuk menjaili Tania hanya bisa tersenyum sambil menggeleng kepala dan kaget dengan jawaban Sekar yang mendukung kejailan Ira

“ Iya Ira.. Kak Nia memang gak sayang tuh sama kamu sya” Ucap Sekar serius Tasya hanya menggeleng kepala mendengar mamanya membela Ira

“Ma ..” jerit Tania pasrah

Tasya yang melihat Tania pasrah dengan kejailan Sekar dan Retno membuat Tasya yang menahan tawa langsung tertawa sambil memeluk lengan Tania dengan manja

Tania yang mendengar Tasya tertawa memandang dengan heran dan menyadari kalau Dia sedang di kerjai oleh Sekar, Ira dan Tasya

“Kak Nia udah ya .. Kakak di kerjai thu dari tadi .. “ Ucap Tasya

“berarti sayang juga kan?” Tanya Tania kesal

“Maaf kak udah ngerjian kakak... makasih kak untuk selalu sayang sama aku tapi Kak Nia gak usah khawatir sama aku .. aku gak marah kok itu semua hanya di atas kertas mau aku di daftar kartu papa atau kak Nia gak masalah yang penting aku tau kasih sayang kakak gak akan hilang walau gak ada nama aku di kartu keluarga kak Nia” ucap Tasya

“Gak akan hilang kasih sayang kakak ke kamu” Ucap Tania

“Kakak kamu yang satu ini takut kamu marah Sya, jadi panik dia dan langsung di kerjai oleh Ira” Ucap Faldly dan Tania mengangguk setuju

“Gak kakakku sayang “ Ucap Tasya manja mencium pipi Tania

Manjanya Tasya membuat Ira memutar bola matanya karena Tasya juga memandang Ira dengan muka mengejek Ira

“Dasar manja “ Gumam Ira pelan yang hanya di dengar oleh Retno

“Gitu sudah kalau anak manja ketemu Nia “ Ucap Retno pelan pada Ira

Ira hanya tersenyum memandang Retno.

“Gak pantas lagi manja malu diliatin Rania sama Risky “ Ucap Ira

Sedangkan kedua anaknya sedang anteng bersama Retno dan sekar yang menyuapi mereka berdua

“Biarin aja Kak Ira .. besok – besok udah manja sama idaman hati “ goda Tania membuat semua terkekeh mendengar ucapan Tania tapi tidak dengan Tasya yang sudah cemberut mukanya

“Udah lanjut sarapannya jangan goda adik kalian lagi” Ucap Sekar

Setelah semua selesai sarapan dan bersiap-siap berangkat di kagetkan dengan ucapan Rania yang berdiri di dekat Tania

“Mami... Apa papi tau kita pindah ? Apa papi mencari jika kita pindah? “ tanya Rania

Deg

Tania yang berdiri di samping Tasya memandang Rania dengan diam karena tak menyangka Rania akan bertanya seperti itu

“ade...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!