NovelToon NovelToon
Membawa Benih Suami Kontrakku

Membawa Benih Suami Kontrakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Anak Genius / Nikah Kontrak
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Tinggalkan putraku dan ambil ini! Ingat jangan kau injakkan kaki kotor mu itu di mansion keluarga Xie." Xie Lihua

"Baik Nyonya, saya akan pergi dari sini. Dan ini amplop dari anda, saya bukan seperti apa yang anda pikirkan." Lin Wu

"Shit! Beraninya dia pergi meninggalkanku, lihat saja aku akan menghukumnya dan membawanya kembali ke sisiku." Xie Yanshen

Dua insan yang terpaksa menikah karena sebuah scandal dan juga tuntutan dari Tuan Jin Hao, Ayah Yanshen. Pernikahan yang tak diinginkan itu membawa Lin Wu ke dalam neraka kehidupan. Lihua, Ibu Yanshen begitu membencinya hingga suatu hari dia sukses menyingkirkan Lin Wu.

Tanpa ada seorang pun tahu, bahwa Lin Wu pergi membawa rahasia besar. Dan kepergiannya membuat Yanshen murka.

Akankah Yanshen tahu rahasia besar Lin Wu? Dan berhasilkah Yanshen membawa kembali wanita yang masih sah menjadi istrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBSK 27

"Aku, Xie Yanshen ... akan membuat janji serius disini. Aku bersedia menikah dengan Lin Wu. Mulai sekarang aku akan mencintainya, memanjakannya, menghormatinya, dan merawatnya. Apapun kesulitan dan tantangan yang mungkin kita temui di masa depan, aku akan selalu menghargainya dan melihatnya sebagai hidupku. Kita tidak akan pernah berpisah sampai kapanpun, kecuali maut yang memisahkan," ucap Yanshen dengan mata yang berkaca-kaca. Lelaki itu mendongakkan wajah menatap ke arah sang istri yang sama memandang ke arahnya.

Sama halnya dengan mata Lin Wu yang tampak berkaca-kaca mendengar setiap kata yang terlontar dari bibir Yanshen. Sesekali dia mengalihkan pandangannya ke arah lain, berusaha tidak terbawa suasana karena saat ini hatinya begitu tersentuh dengan perlakuan Yanshen terhadapnya.

Tak pernah terbayangkan bahwa sosok Yanshen yang terkenal dengan sikap dingin dan angkuhnya, ternyata lelaki itu bisa bersikap romantis seperti saat ini. Terbukti dengan yang dilakukannya sekarang, dimana Yanshen yang rela mengemis cinta kepadanya. Padahal sebelumnya Lin Wu telah menolaknya, tapi sedikitpun tak membuat Yanshen menyerah sampai mendapatkan keinginannya.

"Will you marry me?" Yanshen menatap intens wajah cantik istrinya itu. Manik matanya tak berkedip, Yanshen tampak menikmati sebuah pahatan indah yang ada di hadapannya. Yanshen benar-benar menyesal telah menyia-nyiakan sebuah berlian yang sangat berharga baginya.

Lin Wu sendiri tersentak kaget mendengar penuturan Yanshen, tatapannya terus menunduk pada sosok lelaki yang pernah dicintainya. Dipandanginya wajah tampan dengan kesungguhan yang penuh, sesekali terdengar isak tangis dari bibir ranumnya, dengan cepat Lin Wu langsung menutup bibirnya dengan tangannya. Menahan rasa sesak dan bahagia yang bercampur aduk menjadi satu.

Masih dengan perasaan yang sama, juga kedua netra yang memerah menatap haru ke arah Yanshen yang masih setia berjongkok di hadapannya, menengadahkan kotak kecil yang berisi sebuah cincin putih bermata berlian. Tanpa permisi, air mata pun jatuh membasahi wajah cantiknya melihat kesungguhan Yanshen, sosok lelaki yang merupakan putra mahkota keluarga konglomerat dapat mencintainya dengan tulus.

Akhirnya dari sekian ribu doa yang dia panjatkan terjawab sudah, terbukti dengan malam ini seperti yang dilakukan Yanshen. Sungguh Lin Wu tidak menyangka jika moment indah seperti ini akan hadir dalam hidupnya.

Selama ini dia hanya bisa bermimpi, berharap bertemu seorang pangeran berkuda putih yang akan memperlakukannya semanis ini, menerimanya dengan apa adanya terlebih dirinya dari kalangan bawah. Mustahil jika dia mendapatkan pangeran yang sama di mimpinya. Dan ternyata impiannya kini sudah terwujud, Yanshen lah yang dapat mewujudkan impiannya itu. Lelaki yang pertama kali dia cintai saat dia menjadi istrinya. Ya, saat itu Lin Wu lah yang mulai menaruh perasaan pada Yanshen tapi, dia memilih diam untuk memendam segala rasa yang dia punya pada Yanshen.

Lama terdiam, sebelum akhirnya Lin Wu pun bersuara.

"Yanshen ...."

"Sayang, jawab saja. Yes or No!" sela Yanshen dengan nada datar tapi penuh penekanan di akhir kalimat. Lelaki itu begitu penasaran dengan jawaban yang akan dia dengar dari bibir istrinya itu. Tiba-tiba rasa takut menghinggap ke tubuhnya, takut jika jawaban itu tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan.

Lin Wu kembali terisak memandangi wajah Yanshen yang menatapnya penuh cinta. Perlahan, sudut bibir Lin Wu terangkat ke atas membentuk sebuah lengkungan indah. Tampak Lin Wu menghirup napas dalam-dalam sebelum akhirnya dia kembali bersuara.

"Yes I do," jawab Lin Wu sambil mengangguk dan kembali menampilkan senyum manisnya membuat Yanshen menunduk, tersenyum lega dengan mata yang berkaca-kaca.

Tanpa menunggu lama, Yanshen langsung menengadahkan salah satu tangannya yang disambut langsung oleh Lin Wu meletakkan tangannya di atas telapak tangan Yanshen. Segera mungkin Yanshen langsung menyematkan cincin berlian itu di jari manis Lin Wu dan Tampak cincin itu melingkar dengan indah, sangat pas dengan jari manis istrinya itu.

Dengan perasaan yang membuncah, Yanshen segera beranjak dari tempatnya kemudian memeluk erat tubuh mungil istrinya itu seolah tidak ingin kehilangan perempuan yang ada dalam dekapannya saat ini. Begitu pula dengan Lin Wu yang langsung membalas pelukan Yanshen dengan perasaan bahagia.

Jawaban Lin Wu benar-benar membuat hati Yanshen berbunga. Sempat dia ragu mengungkapkan keinginannya melamar Lin Wu, ada rasa takut jika lamarannya ditolak oleh istri yang sangat dicintainya. Namun tekadnya sudah bulat, tak peduli dengan penolakan yang akan dia dapat. Terpenting dia akan mengungkapkan semua unek-unek yang bersarang di benaknya.

Perlahan Yanshen mengurai pelukannya, tak hentinya sorot matanya menatap lekat pada wajah istrinya. "Jadi ... bagaimana apa kamu mau pulang bersamaku besok?" tanya Yanshen penasaran.

"Pulang?" Lin Wu berkerut alis dalam menatap bingung ke arah Yanshen.

"Ya, kita akan pulang ke kota Shanghai besok. Aku, kamu, anak-anak, dan juga Ibu, kita akan memulai lembaran baru di rumah Ibu. Aku sudah merenovasi lang rumah Ibu menjadi istana untuk kalian." Yanshen mengangguk sambil tersenyum lembut pada istrinya.

"Tapi ... bagaimana dengan usahaku disini? Susah payah aku merintis dari nol hingga melambung sampai seperti ini," sahut Lin Wu yang merasa sangsi dengan keputusan yang akan dia ambil.

Yanshen melemparkan senyumnya kembali sambil mengelus lembut surai panjang Lin Wu.

"Kamu tenang saja sayang. Aku sudah menyuruh Fen Ang untuk mencari orang yang bertugas disana, menghandle sekaligus mengawasi semua karyawan yang bekerja disana. Selain itu, aku juga akan memasang cctv di setiap sudut ruangan agar kita dapat memantau setiap gerak gerik karyawan kamu selama kamu tidak ada disana. Jadi, kamu tidak perlu khawatir karena aku sudah menyeting nya sebaik mungkin. Dan kamu hanya perlu meninjau ulang beberapa laporan yang dikirimkan oleh orangku kepadamu," terang Yanshen sedetail mungkin sesuai dengan rencananya.

"Bagaimana, apa kamu setuju?" Lanjutnya yang menuntut jawaban dari Lin Wu.

"Lalu bagaimana dengan anak-anak? Apa mereka mau pindah sekolah?" Lin Wu kembali bertanya dengan perasaan gamang di hatinya. Takut jika di tempat baru nanti, kedua anaknya sulit untuk beradaptasi, terlebih Jun Jie yang memiliki sifat pendiam, dingin dan sulit bergaul. Tidak seperti Ji Chan, dia tipe anak yang supel, apalagi ada banyak makanan kesukaannya tentu dia akan senang.

Yanshen menghela napasnya kasar. "Aku yakin mereka pasti mau sayang. Apalagi ada kamu yang ikut bersama mereka, tentu mereka tidak akan menolak. Nanti, aku akan memindahkan mereka ke sekolah yang lebih elit di kota Shanghai. Disana jauh lebih baik dari sini, aku jamin mereka akan senang pindah di sekolah yang baru. Jadi, kamu tak perlu khawatir lagi. Biar aku yang mengurus semuanya, kamu hanya cukup duduk manis di sampingku sayang," ucap Yanshen berusaha meyakinkan istrinya agar mau kembali ke kota Shanghai.

"Aku berjanji akan memberikan yang terbaik buat kalian semua. Kamu bisa pegang ucapanku ini, sayang." Lanjutnya yang langsung mendekap erat tubuh Lin Wu sambil mengecup pucuk kepala istri yang dicintainya itu.

.

.

.

🥕Bersambung🥕

Terimakasih banyak buat para Readers setia yang sudah mendukung cerita ini sampai sekarang, bahkan rela menunggu untuk update nya 😊🙏🙏

Atas ijin Allah, Alhamdulillah akhirnya novel MBSK ini lolos bab 20 terbaik. Othor ucapin beribu-ribu terimakasih pada kalian semua ya Readers tercinta othor 🤗🤗😘😘

Love sekebon 🌹🌹🌹 buat kalian semua ❤️😘😘

1
Reni Anjarwani
akhirnya lin wu mendpt kan kebahagian
Kaizy celine
Katakaaan yesssss plisssss😭😍
Kaizy celine
Heemm co cweet nya pasti kyk papanya ini🤣
Oma Gavin
selamat kak tetap semangat up
Jia Li: makasih Oma 😊🙏
total 1 replies
Kaizy celine
Syukurlah tdk tejadi apa2😍😮‍💨
Rara Kayla
haseeeek....
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Jia Li: udah update ya kak 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor akhirnya bisa ketemu dan bersatu kembali
Jia Li: tunggu kelanjutannya ya kak 😊
total 1 replies
Rara Kayla
kira² si Lin Wu diajak pulang mau pa g nih?
Jia Li: terus pantengin aja ya kak 😊
total 1 replies
ResThy55
cerita nya seru, alur nya menarik
Rara Kayla
nabrakkah?
Kaizy celine
Ceritanya seru, bikin pembaca ikut terombang ambing dengan alur ceritanya...pemula wajib nonton sih soalnya ceritanya ga ngebosenin dan banyak kejutannya😍
Kaizy celine
Aduhhhh kenapa lagii ini😮‍💨 baru aja happy🥺
Kaizy celine
Lanjuttt mulaiii seruu nihh aroma2 happy ending mulai kebaca .. hehe
Reni Anjarwani
waduh baru ketemu masak kecelakan kaaihan bgt
Rara Kayla
aq mau ikut, bisa ajak aq aja g? 🤣
Rara Kayla
anaknya matre🤣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kaizy celine
Anak pinter🤣🤣🤣🤣, pdahal itu bapaknya kaya raya🤣
Kaizy celine
Aduhhh🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!