NovelToon NovelToon
Antagonist Yang Menghindari Takdir

Antagonist Yang Menghindari Takdir

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Obsesi / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:458.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Saat tragedi mengambil jiwanya, Syifa menemukan dirinya yang masuk ke dunia novel sebagai seorang antagonis yang secara obsesif mengejar protagonist pria bahkan berencana untuk menghancurkan hubungannya dengan sang kekasih.

Pada akhirnya dia akan mati terbunuh karna alur itu, oleh sebab itu untuk menghindarinya, dia selalu menghindari pria itu.

Namun bagaimana jika tiba-tiba alurnya berubah, pria itu malah memperhatikannya..

"Tidak! ini tidak ada dalam plot!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Syifa menegang, jemarinya mencengkeram gagang payung lebih erat dari seharusnya.

Hansen Darael.

Nama itu terus terngiang di kepalanya seperti dentuman keras yang tak kasatmata.

Syifa mengingat kembali kalimat dalam novel ini, saat dimana Hansen membunuhnya, membayangkannya saja sudah membuat Syifa ingin menghabisi Hansen duluan.

'Tenang.. Aku harus memikirkan rencana untuk terus menjauh dari pria satu ini.. huh! Sekarang ada du–tidak.. ada tiga orang yang harus ku hindari'

Kayden, Wenda dan Hansen..

Mereka sudah menjadi orang yang harus dicurigai oleh Syifa, bisa jadi di antara merekalah yang membunuhnya nanti.

“Terima kasih,” ucap Hansen ringan saat Syifa berdiri di sampingnya, memayunginya. “Hujannya lumayan deras.”

Syifa tidak langsung menjawab. Matanya tertuju pada tangan Hansen—bersih, rapi, tanpa noda. Tangan yang akan..

Ia menelan ludah.

“Sama-sama,” jawabnya akhirnya, suaranya lebih datar dari biasanya.

Kayden yang sedang berjongkok mengganti ban melirik ke arah mereka. Alisnya sedikit berkerut melihat Syifa berdiri di luar mobil bersama pria asing.

“Syifa.. kamu ngapain keluar?” suaranya terdengar tegas meski tertahan hujan.

“Lagi bantu pegang payung,” sahut Hansen duluan, nada bicaranya sopan. “Biar kerja kita lebih cepat.”

Kayden berdiri, menatap Hansen dari ujung kepala sampai kaki. Penilaian cepat, khas dirinya. “Terima kasih. Tapi kamu nggak harus—”

“Tidak apa-apa,” potong Hansen halus. “Saya memang berniat berhenti. Jalannya licin, berbahaya kalau sendirian.”

Syifa bisa merasakan sesuatu yang aneh. Bukan dari kata-katanya, melainkan dari cara Hansen berdiri. Terlalu santai untuk seseorang yang kebetulan lewat. Terlalu siap, bahkan Hansen membawa sebuah kotak peralatan.

“Aku hampir selesai,” kata Kayden akhirnya, kembali fokus ke bannya.

Hansen mengangguk, lalu menoleh ke Syifa. “Kalian mahasiswa?”

“Iya,” jawab Syifa singkat.

“Oh,” Hansen tersenyum. “Lagi kuliah lapangan, ya? Pantas kelihatan capek.”

Syifa hanya mengangguk. Hujan membasahi ujung sepatunya, dingin merambat pelan. Ia ingin masuk ke mobil, ingin menjauh dari aura pria di sampingnya. Tapi kakinya seperti terpaku.

Beberapa menit berlalu. Kayden mengencangkan baut terakhir, lalu berdiri sambil menghela napas lega. “Beres.”

“Syukurlah,” kata Hansen. “Kalian mau lanjut?”

“Iya,” jawab Kayden. “Terima kasih banyak.”

“Sama-sama.” Hansen melangkah mundur, lalu seolah baru teringat sesuatu. “Oh ya.. mobil kamu.”

Kayden menoleh. “Kenapa?”

“Itu seri terbaru, kan? Kayaknya bukan keluaran lokal.”

Kayden sedikit waspada. “Kamu ngerti mobil?”

“Sedikit,” Hansen terkekeh. “Saya kerja di bidang otomotif.”

Kayden mengangguk pendek. “Oke.”

Hansen melirik arlojinya. “Kalau begitu saya pamit. Senang bisa bantu.”

Ia membungkuk sopan ke Syifa. “Hati-hati di jalan.”

“Terima kasih,” jawab Syifa, kali ini lebih terkontrol.

Hansen berjalan kembali ke mobilnya. Namun sebelum masuk, ia menoleh sekali lagi—tatapannya singgah sepersekian detik pada Kayden. Terlalu singkat untuk diperhatikan orang lain. Terlalu lama untuk luput dari mata Syifa.

Mobil Hansen melaju pergi, meninggalkan jejak air di jalan tanah.

Syifa masuk kembali ke mobil Kayden. Jantungnya belum juga tenang.

“Kamu kenal dia?” tanya Kayden sambil menyalakan mesin.

Syifa tersentak. “Hah?”

“Kamu kelihatan aneh pas dengar namanya.”

Syifa mengalihkan pandangan ke jendela. “Enggak. Cuma jarang dengar nama itu aja..”

Kayden tidak memaksa. Mobil kembali melaju pelan. Hujan mulai mereda, berganti kabut tipis.

Beberapa kilometer kemudian, ponsel Kayden bergetar. Ia melirik layar, lalu mengangkat alis.

“Lucu,” gumamnya.

“Apa?”

“Tadi kamu sempat ngasih nomor aku ke dia?.”

Syifa menggelengkan kepala, jika dia memberikan nomor seharusnya Kayden juga mendengarnya karna mereka berdiri di tempat yang sama.

Kayden kemudian tersenyum dan memberi kode, menyuruh Syifa untuk melihat pesan masuk di ponselnya.

[Sepertinya kita akan bertemu lagi, ini nomor saya]

1
Latifah nurraini tijani
menye² banget ni fl bacanya juga monoton malah kesel, buat author juga baca lagi deh dari eps awal banyak kata typo juga, sorry buat baca juga aku berhenti alurnya kek gimana gitu
Shen
halo, kak! pembaca baru. ironisnya namanya sama sama aku. aku juga Syifa 🤣
Jumaidah Nasution
iya, syifa jiwa baru kok terlalu lembek
alfaa
maaf
agak bingung baca novel nya
penulisan dan bahasa yang digunakan bagus
A
Novel ny bagus, susunan kata dan kalimat ny mudah dipahami. Walaupun dibikin bingung sm alur ny diawal cerita, but overall semua ny bagus.
Diawal cerita ny agak membingungkan dan ada plot twist yg bikin emosi sekaligus deg²an.
Tpi, di ending cerita ny jdi comforting dan sedikit tegang.
Trii Ernaa Wijayanti
thor, tdi waktu kayden jemput Syifa kan bilang jam 6.55 dan Sean bilang suruh sarapan dl.. kok ini kayden bilang setengah 7 dan ngajak sarapan d cafe, emang ada cafe buka jam segitu, biasanya warung makan yang buka jam segitu thor🤭 fokus lagi thor nulisnya ..
Anna leticia
sangat menarik,aku suka akusyka🤣🤣🤣🤣
Anna leticia: cerita yang berkesan ❤️🌹🌹😊
total 1 replies
Anna leticia
penasaran 🌹
Anna leticia
penasaran 🤔🌹
Anna leticia
tidak adil
Anna leticia
tetap mengikuti, sampai ending 🌹🌹
Anna leticia
🤣😊🌹🌹❤️
Anna leticia
Syifa yang lain,mana dia tahu ,itu cowok yang disukainua🤣🤣😊🌹🌹🌹
Anna leticia
Syifa ,aku suka banget semakin menarik terus baca tanpa diskip🌹🌹😊
Anna leticia
😊🤣
Anna leticia
suka banget ceritanya, nanti kasi bunga ,dan kebahagiaan bonus iklan untuk author, setelah aku selesai mengikuti perjalanan hidup Syifa 🌹🌹😊
Anna leticia
oke Shifa semangat, hidup didalam novel🌹🌹😊
Anna leticia
astaga... sangat sedih,😢 mengikuti perjalanan Syifa🌹🌹
Anna leticia: typo maksudnya perjalanan hidup Shifa,begitu menyedihkankan🌹🌹
total 1 replies
Anna leticia
baru mengikuti Thor, sangat berkesan ceritanya,tokoh wanita tangguh 🌹🌹😊
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
gak tuanya penulis novel nya temen deketnya sendiri🤣
Anna leticia: 🤣🤣😂😊lucu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!