NovelToon NovelToon
Transmigrasi Istri Pemburu 2

Transmigrasi Istri Pemburu 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Reinkarnasi / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:43.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

[Di sarankan membaca Transmigrasi Istri Pemburu Season 1 terlebih dahulu]

↓↓

Sesama Reinkarnasi yang mencari misteri kisah kehidupan masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

zhao yi

Detik, menit dan jam sudah berlalu dengan cepat. Udara dingin sudah mulai terasa menusuk tulang, Yue masih menantikan kedatangan Yuwen kembali.

Yue terus menatap ke arah luar gua, berharap Yuwen segera muncul dari sana dalam keadaan baik-baik saja. Meskipun naga emas hitam ikut dengan Yuwen, tetap saja Yue merasa khawatir.

srakk

srakk

tap

Bayangan muncul di bibir gua dan masuk ke dalam perlahan, Rumas sudah siap menjaga Yue dengan sangat baik. Saat siluet Yuwen terlihat, Rumas mengendurkan kewaspadaan dan mulai memberikan jalan.

"Yuwen." Yue memekik senang.

"Maaf, apa aku terlalu lama?." Yuwen tersenyum.

"Ya, apa kau baik-baik saja? dimana naga emas hitam?." Tanya Yue.

"Disini." Yuwen menunjuk ke arah pedangnya.

"Syukurlah kau kembali dengan aman, istirahat lah dulu sebelum ritual dimulai." Ucap Yue perhatian.

"Terimakasih." Yuwen tersenyum tulus.

Yuwen meletakan pedang dan busur panah di lantai gua, lalu meletakan hewan kecil aneh yang terikat rotan. Yue mengamati hewan yang masih bergerak-gerak itu dengan ngeri, takut ikatannya lepas.

"Apa ini?." Tanya Yue.

"Hewan roh tingkah rendah, awalnya aku mengejar hewan roh tingkat menengah tapi dia terus kabur dan sulit di kejar. Karena terburu-buru akhirnya aku memilih menangkap hewan roh tingkat rendah." Ucap Yuwen jujur.

"Kau pasti lapar kan?." Tanya Yue.

"Tidak, aku sudah makan di hutan tadi. Bagaimana denganmu?." Tanya Yuwen.

"Aku sudah makan makanan dari Ze, kau bisa tidur dulu untuk memulihkan tenaga." Ucap Yue.

"Kau juga perlu tidur kan?." Yuwen bersandar pada Yue.

"Jika aku tidur, siapa yang menjaga telur?." Tanya Yue.

"Serahkan saja padaku dan ular hitam." Ucap Rumas.

"Memangnya kalian tidak mengantuk?." Tanya Yue.

"Kami berbeda dengan manusia, ada waktu khusus hibernasi bagi kami, jadi tidak masalah berjaga tanpa tidur." Ucap Rumas.

"Baiklah, tolong ya." Yue memang mengantuk.

Yue dan Yuwen tidur saling menyender pada dinding gua, mereka terlihat sangat kelelahan. Di umur mereka berdua yang masih muda, tapi harus melakukan hal penuh bahaya seperti ini.

Rumas diam-diam mengamati dan tatapannya penuh perhatian dan kesedihan, dia merasa kasihan dengan hidup Yue dan Yuwen yang terus menerus mendapatkan cobaan. Jika saja dirinya, ular hitam dan naga emas hitam tewas, bagaimana cara mereka menjalani kehidupan ini? siapa yang akan membantu mereka? Rumas sangat bersyukur karena hidup dan panjang umur.

"Dasar menyedihkan." Batin Rumas tsundere.

Yue dan Yuwen tertidur cukup lama, mereka bangun saat matahari sudah tepat di atas kepala. Gua menjadi terasa panas dan gerah, itu yang membuat Yue dan Yuwen terbangun.

"Sepertinya aku harus mandi dulu." Ucap Yue tidak tahan gerah.

"Ada mata air di dekat sini, aku akan mengantarmu kesana." Ucap Yuwen.

"Tidak, ambilkan saja sedikit air kesini." Yue tidak mau keluar gua.

"Baiklah, tunggu disini." Ucap Yuwen.

Yuwen mengambil air menggunakan ember kayu pemberian Ze, dia membantu Yue mencuci wajah dan mandi. Setelah selesai membersihkan diri, kini ritual siap di lakukan.

"Yuwen, bungkus telur dengan Hanfu milikmu yang memiliki jejak Yi'er." Ucap Ze.

Yuwen menurut, membungkus telur dengan hati-hati. Setelah terbungkus dengan rapih, Rumas menulis sesuatu di permukaan telur menggunakan kukunya. Yue meringis ngeri takut telurnya pecah, dia tidak mau melihatnya.

"Teteskan darah kalian berdua ke atas permukaan telur, tepat di tempat Rumas membuat pola." Ze memandu.

Yue dan Yuwen menggores jari mereka dan meneteskan darah dengan hati-hati. Jantung Yue dan Yuwen berdebar tak karuan, Yue bahkan merasa mulas dan merinding saking tegang nya.

tes

tes

Saat darah Yue dan Yuwen bercampur menjadi satu, dengan ajaibnya telur itu seakan menyerap darah dengan kilat tanpa bekas. Yue dan Yuwen terus mengamati, hingga beberapa saat kemudian telur bergetar kuat dan mengeluarkan cahaya menyilaukan.

"Mendekat lah, jangan biarkan anak kalian melihat orang lain untuk pertama kalinya." Ucap Ze.

Yue dan Yuwen mendekat, bahkan sangat dekat dengan telur. Yue merasa takut telur akan meledak jadi dia sedikit jaga jarak sedikit, sedangkan Yuwen dengan berani menyodorkan wajahnya tepat di depan telur.

"Dia tidak takut wajahnya rusak?." Batin Yue merasa ngeri.

Krakkk

Drrrkkkkkk

KRAKKKK

tratrakkkk

Telur retak dan retakan terus menjalar kemana-mana, Yue dan Yuwen melihat dengan penasaran dan bersabar. Seperti apa wujud Yi'er kali ini? apakah dia akan jadi burung?.

Begitu telur terbelah dan terbuka, Yue dan Yuwen bisa melihat ada sayap berbulu yang menutup isi dari telur. Yue dan Yuwen saling pandang, apa Yi'er benar-benar jadi burung?.

"Hey, kenapa malah isinya burung?." Bingung Yue.

"Karena ini telur burung." Jawab Rumas.

"Maksudmu Yi'er jadi burung?." Syok Yue.

"Tidak, seharunya dia lahir jadi siluman burung. Coba kalian berdua periksa sendiri." Ucap Rumas.

Yuwen mengulurkan tangannya, membuka sayap warna emas itu dengan hati-hati. Setelah terbuka dia bisa melihat ada bayi kecil yang tertidur pulas, sambil memeluk se-ekor burung phoenix berwarna emas.

"Apa mereka ini jadi anak kembar?." Bingung Yuwen.

"Tidak, seharusnya mereka lahir setelah menyatu. Jika tidak, maka tanda iblis milik Yi'er akan tetap ada." Ucap Ze.

"Lalu bagiamana sekarang?." Yue panik sendiri.

"Salurkan kekuatan mana kalian." Ujar Ze.

Yuwen menyalurkan mana miliknya dengan serius, Yue ingin mengikuti tapi tidak tau caranya. Dia berusaha fokus dan mengikuti Yuwen, setelah beberapa saat akhirnya cahaya biru muncul dari telapak tangan Yue.

Mana emas, merah dan biru menyatu menjadi satu dan membentuk inti mana yang besar dan kuat. Yue dan Yuwen terus berusaha fokus meskipun pikiran mereka sudah kemana-mana takut ritual gagal.

DUAAARRRRR

ukh

OOEEKKKKKK

OOEKKK

Tiba-tiba ledakan keras terjadi, Yue dan Yuwen sampai terpukul mundur beberapa langkah. Suara tangisan bayi menggema di dalam gua, Yue dan Yuwen buru-buru mendekat lagi dan melihat dengan seksama.

Di dalam cangkang telur yang tinggal separuh itu, terlihat ada bayi laki-laki yang ukurannya lebih besar dari sebelumnya. Dia menangis keras dengan kulit putih kemerahan, Yue meneteskan air mata haru.

"Zhao Yi." Ucap Yuwen.

"Selamat datang kembali Yi'er." Yue tidak bisa membendung air matanya.

Yuwen membuka sisa cangkang dengan hati-hati, membersihkan serpihan-serpihan cangkang dari tubuh bayi Yi'er. Setelah bersih Yue mengangkat Yi'er dengan hati-hati dan penuh kasih.

"Yi'er." Panggil Yue dengan lembut.

Bayi itu menatap Yue dengan fokus, kemudian tersenyum cerah bagai matahari pagi. Yue tau jika Yi'er memiliki ingatan di kehidupan pertama meskipun dalam wujud bayi.

"Yuwen... kemari lah." Yue memperlihatkan Yi'er pada Yuwen.

Yuwen nampak malu-malu, dia tidak tau harus berekpresi seperti apa saat melihat bayi. Padahal dia merasa senang dan ingin menggendongnya, tapi dia takut akan mematahkan tulangnya karena terlalu kecil.

1
zhuyan 🙊🙊
akhirnya ketemu juga sama yuwen persi dewasa
kira² apa ya yg mau disampaikan yuwen dewasa 🤔🤔
Mellisa Gottardo: Wahh apa ya kira-kira 🥰
total 1 replies
Babyme
aaaaaa jadi jemuran digantung😭
Mellisa Gottardo: maaf yaww🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lah kan di gantung kata katanya, pinisirin ini sama perkataan mereka /Cry/
Mellisa Gottardo: apa ya kira-kira wkwkwk
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
itu sih akal akal-akalan Yue dan Yi'er aja itu pasti /Facepalm/
Mellisa Gottardo: hahaha jelas🥰
total 1 replies
Mama molen
lanjut thor🔥
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
Jas Merah
🤣🤣🤣🤣semangat thor
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah yuwen selamat dahhh menikmati waktu sama yi'er
pinter juga yue jadi bisa me time terus 🤣🤣🤣😁😁😁😆😆
Mellisa Gottardo: demi kewarasan 🥰
total 1 replies
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 padahal emaknya yang gak mau diganggu
Mellisa Gottardo: hahah akal-akalan Yue 🤣
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Smirk//Smirk/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hidupnya terlalu banyak misteri tapi kayanya emang mungkin ortunya masih hidup tapi ga tau juga 😁😁😁🤣🤣
Mellisa Gottardo: ayoo tebak 🥰🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
hidup mereka yang sekarang masih dipenuhi dengan misteri yang kuat
Mellisa Gottardo: /Gosh//Gosh/
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
bisa jadi orang tua Yuwen masih hidup
Mellisa Gottardo: bener tuch
total 1 replies
Babyme
julid nya yi’er tuh julid banget🤣
Mellisa Gottardo: lebih pedes dari ibu-ibu 🤣
total 1 replies
Babyme
ZE TENANGIN DIRI LO!!!! Sabar dulu ege😭😭
Mellisa Gottardo: Hahahah mana tahan🥹
total 1 replies
Babyme
stres nya sampe sini, masa todler yi’er emang dar der dor banget🥰🔥🤣
Babyme
terharu, akhirnya Ze jadi guru Yi’er lagi🥰🥹
Mellisa Gottardo: finally si guru bisa lepas rindu🥹
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Applaud//Applaud/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
terlalu lama dibelakang layar jadi ga ada yg tauuu 😆😆
Mellisa Gottardo: Ahahah nyesek🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayahmu bukan Serena sang artis terkenal Yi'er, ayah mu itu sebelum nya beruang kutub yang gak pandai berekspresi
Mellisa Gottardo: wahhaha beruang kutub banget nih🤣
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkw....kasihan Yuwen....diremehin Mulu sama yi er😌
Mellisa Gottardo: ya gimana ya, emang mencurigakan sih🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!