Jika cinta tak harus memiliki, aku rela untuk melakukannya! Biarkan aku saja yang menanggung akibatnya karena telah menjatuhkan hatiku ke padamu..
Cinta itu seperti matahari yang menyinari bumi, selalu menerangi kegelapan dan tak meminta balasan...
Mungkinkah cinta itu hanya bertepuk sebelah tangan ataukah mendapat balasan?
Inilah kisahku, ikuti aku dan cerita hidupku...
Hai Sky, aku menyukaimu.. By Cloud...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angela Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
C & S 33
Aduh udah tanggal 31 oktober, kadang rasanya nyesek sama tanggal ini, karena apa? Ini tanggal pernikahan pasangan couple paporit aku, song song couple, hiks, hiks, tapi mereka udah berpisah, tapi tapi jangan pisahkan jempol kalian untuk like di karyaku yaa 😂😂😂
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Dewa berjalan menuju kelasnya setelah melewati beberapa anak tangga. Dan pemandangan di depannya membuat hatinya berdegub kencang, ternyata ada hal yang terlewatkan. Netra hitamnya jelas menangkap dua manusia berlawanan jenis tengah bergandengan tangan menuju kelas si perempuan dan kini posisi mereka saling berhadapan.
Senyum mengembang dari Sky dan Claudya. Dewa memegangi dadanya, ada rasa sesak yang menghampiri. Ia membiarkan semua pemandangan itu hingga Sky berlalu dari kelas, dan menyusul masuk untuk menyapa Claudya. Senyum paksa ia sunggingkan pada wajah tampannya.
"Hai, Claudya! Ada yang baru nih!" sapa Dewa kemudian mengambil kursi dan duduk bersebelahan dengan Claudya.
Claudya kini posisinya diapit oleh Dewa dan Mega. Mereka berdua mengamati Claudya dengan tatapan penuh tanya, tak hanya mereka berdua, hampir seisi kelas pun tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat. Claudya dan Sky? Ada hubungan apa?
"Yang baru? Maksudnya?" tanya Claudya penuh keheranan.
"Sepertinya ada yang harus dijelaskan disini sekarang! Mumpung pak dosen belum masuk kelas." desak Mega yang disetujui Dewa.
"Apaan sih kalian?" Claudya malu dan bingung bagaimana menjelaskan pada dua orang di sebelahnya.
"Tahu nggak, Wa, tadi tuh berasa lihat kak Sky lagi gandengan sama anak kecil mau nyeberang jalan, hati-hati banget, takut si anak kecil nyasar makanya di gandeng terus sampai kelas!" sindir Mega.
"Oh iya, harusnya Claudya berterima kasih dong sama aku!" ucap Dewa tak sadar.
"Hah?" seru Mega tak percaya. "Dewa, bisa tolong dijelaskan?" imbuh Mega pada Dewa.
"Eh, maksudnya, karena semalam aku mimpiin mereka jadian. Soalnya sebelum tidur, aku berdoa sama Tuhan supaya Claudya lekas dipertemukan dengan jodohnya. Berarti jodoh dari Tuhan untuk Claudya itu kak Sky. Begitu!" kilah Dewa, segala kemampuan bersilat lidah ia keluarkan, ia tak mau Claudya dan Mega mencurigainya. Padahal memang dirinyalah biang keladi atas peristiwa Bulan.
Senyum tipis tampak di wajah Dewa, jantung lelaki itu mulai berdegub kencang seperti tadi sewaktu melihat Sky dan Claudya berduaan. Ia mulai merasakan sport jantung. Dan akhirnya kedua gadis itu tak meneruskan mengejarnya dengan beribu pertanyaan.
🌺 🌺 🌺 🌺
Claudya menatap layar ponselnya, belum ada chat masuk dari Sky. Gadis itu ingin menjelaskan bahwa dirinya akan pulang terlebih dahulu. Seperti biasanya, Claudya harus melakukan rutinitas sebagai penyiar radio. Dan sayangnya Sky belum mengetahui hal itu.
Claudya bingung bagaimana memulainya, namun pada akhirnya gadis itu mulai menscroll layar pada benda pipihnya mencari nama sang kekasih hati.
"Kak Sky, aku pulang duluan ya!" ucap Claudya saat panggilan itu diangkat dari seberang sana.
"Sky ya? Bukannya dia ke kelasmu? Ini ponselnya ketinggalan di kelas, tadi dipinjam sama Surya malah nih anak kayaknya lupa mau balikin ke Sky. Coba ditunggu dulu katanya mau nemuin kamu sebentar gitu sebelum rapat BEM!" jelas Senja yang menerima panggilan.
Claudya menganggukkan kepalanya dan bersabar menantikan kedatangan Sky ke kelasnya.
"Hai..." sapa Sky yang tiba-tiba sudah berada di depan pintu kelas dan mengundang banyak mata untuk menatap lelaki tampan itu. Sky tersenyum seraya mendekati Claudya.
"Hai kak!" jawab Claudya menahan malu karena masih ada Mega dan Dewa yang belum juga keluar dari kelas.
Sky tersenyum pada dua sahabat Claudya dan mereka berdua antusias membalasnya, apalagi Mega, dengan centilnya ia tersenyum lebar pada Sky. Sky menahan tawa melihat tingkah Mega.
"Akhirnya Claudya ada yang memiliki, rasanya tenang gitu!" celetuk Mega.
"Iya, kak Sky. Tolong jaga dan sayangi sahabat sekaligus adik kami ya. Jangan buat dia menangis ataupun sedih. Kami titip Claudya, oh iya kami duluan ya!" ucap Dewa sambil menarik lengan Mega agar tak mengganggu aktivitas pasangan baru tersebut.
Sepeninggal Mega dan Dewa, Claudya berjalan bersama Sky keluar dari kelas, menuruni anak tangga dengan saling bertukar cerita.
🌺 🌺 🌺 🌺
" Apaaaa???" pekik Mentari di tempat yang dirasa aman oleh mereka berdua, ia tidak tahu perihal jebakan senjata makan tuan idenya dan Bulan semalam.
Bulan menundukkan pandangan tak berani menatap wajah Mentari.
"Jelasin ke aku kenapa malah bisa kamu yang ada di kamar itu!" titah Mentari.
"Aku juga bingung, bisa-bisanya aku lupa kalau kamar itulah yang akan kita gunakan untuk menjebak Claudya. Semua gara-gara seorang pelayan yang menawarkan minuman dari Sky, makanya aku tak merasa curiga saat aku meneguk minuman itu dan membiarkannya mengajakku ke dalam kamar dimana Sky menungguku!" jelas Bulan.
"Kamu itu bodoh atau dungu! Bisa-bisanya kamu memakan umpanmu sendiri! Hah!" luapan emosi Mentari karena ide brilliant miliknya gagal dan berujung drama yang tak diharapkan.
Merasa misi yang ia susun secara rapi dan terlihat brilliant itu gagal membuat Mentari tak bisa menahan emosi, namun kata-kata dari Bulan seketika menyurutkan amarahnya. Kenapa?
"Dan setelah kejadian itu sekarang malah Sky dan Claudya jadian. Itu yang aku dengar sewaktu aku kembali ke ballroom sampai aku memutuskan pergi dari tempat sialan itu! Aku benci nasibku, Mentari! Aku tidak akan membiarkan perempuan lain bersanding dengan Sky. Karena Sky hanya tercipta untukku." seru Bulan kesal.
Mentari terkejut mendengar ucapan Bulan yang begitu terobsesi dengan Sky.
" Bulan! Cukup! Kamu sadar nggak kalau apa yang kamu ucapkan tadi itu adalah rasa obsesi kamu! Itu bukan cinta!" pekik Mentari tak kalah kencang.
"Lalu apa bedanya sama kamu? Bukannya sama saja? Jangan naif kamu, Mentari! Kamu juga akan berusaha mendapatkan Arjuna bagaimanapun caranya kan? Kita nggak jauh beda! Jadi jangan saling menyalahkan dan merasa paling benar!" seru Bulan.
Awalnya tempat yang mereka singgahi begitu sepi namun karena perdebatan mereka yang cukup lama dan begitu menyita perhatian beberapa mahasiswa yang berlalulalang membuat mereka segera beranjak dari sana, dengan emosi yang mereka pikul masing-masing. Untuk pertama kalinya Bulan dan Mentari berbeda pendapat dan bertengkar menyisakan hancurnya hati seorang lelaki yang memang sengaja menguping pembicaraan mereka.
🌺 🌺 🌺 🌺
Sky mengajak Claudya masuk kembali ke kelas menemui Senja dan Surya, karena ponsel Sky yang tertinggal. Usai mengambil ponsel, Sky menggandeng Claudya menuju tempat parkir mobil.
"Ayo masuk, nanti kamu terlambat!" ucap Sky seraya membukakan pintu mobil samping kemudi untuk Claudya.
Claudya bingung, gadis itu mengedikan bahu tanda tak mengerti maksud Sky.
"Bukannya sebentar lagi waktumu on air, nanti pendengar setiamu terlalu lama menunggu." jelas Sky. Claudya masih terdiam. "Ayolah, dj Cloud!" imbuh Sky sambil tersenyum manis.
Degg
Jadi Sky sudah satu identitasnya sebagai penyiar radio. Tapi dari siapa?
"Jadi kakak tahu kalau aku dj Cloud? Sejak kapan?" tanya Claudya penasaran.
"Ada deh!" jawab Sky santai dan fokus pada stang bundar miliknya dan kini kendaraan beroda empat itu membawa mereka ke sebuah stasiun radio terbesar di kota itu. Heart fm.
🌺 🌺 🌺 🌺
Hai kakak semuanya, terimakasih yang sudah mengikuti cerita haluku antara dedek Cloud dan babang Sky, mohon maaf rada slow up nya, tapi sebisa mungkin untuk tetap up,
Baithewei, hehehe, kakak2 yang punya aplikasi lapak kuning nov**me jangan lupa baca juga karyaku disana,
Kekasih Cadangan
By Angela Jasmine
Itu sekuel dari cerita pertama aku, monggo yang berkenan mampir, terimakasih 👌👌🙏🙏
sini peluk (づ ̄ ³ ̄)づ
Salam dari Clarissa ❣️
Salam dari "CLARISSA"