NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Suami Brondong

Terpikat Pesona Suami Brondong

Status: tamat
Genre:Tamat / Berondong / Nikahmuda / CEO / Pengantin Pengganti / Cinta Paksa
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Gagal menikah dengan calon tunangannya tidak membuatnya putus asa dan tetap kuat menghadapi kenyataan.

Kegagalan pertunangannya disebabkan karena calon suaminya ternyata hanya memanfaatkan kebaikannya dan menganggap Erina sebagai wanita perawan tua yang tidak mungkin bisa hamil.

Tetapi suatu kejadian tak terduga membuatnya harus menikahi pemuda yang berusia 19 tahun.

Akankah Erina mampu hidup bahagia dengan pria yang lebih muda darinya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 33

Pagi harinya, setelah sarapan Erina dan Arshaka pulang ke rumah kedua orang tuanya Arshaka karena sore ini juga mereka harus bersiap-siap pulang ke Jakarta.

Bu Ulfa dan Arsyila tersenyum melihat kedua pengantin baru itu, hal itu membuat Arshaka dan Erina salah tingkah dan keheranan melihat keduanya.

“Bunda, kenapa kok senyum-senyum gitu?” Tanyanya polos Arshaka.

“Arsyila, juga kenapa ikut-ikutan senyum-senyum gak jelas kayak Bunda,” sahutnya Erina yang tidak memahami keduanya senyum-senyum tidak jelas.

Arsyila dan Bu Ulfa melihat begitu banyak tanda merah di leher mereka yang membuat keduanya tersenyum.

“Masya Allah, pantesan semalam terjadi gempa tektonik dengan skala richter 8 ternyata efeknya sungguh luar angkasa,” sindirnya Arsyila sambil berlalu dari hadapan kedua pasangan suami istri itu yang baru saja muncul,ia berjalan ke arah dalam kamarnya.

“Maksudnya!?” Arshaka sedikit meninggikan volume suaranya karena kakaknya sudah berjalan jauh.

“Nggak apa-apa Nak, nggak usah digubris apa yang dikatakan kakakmu. Yang paling penting Bunda cepat-cepat diberikan calon cucu,” sahutnya Bu Ulfa yang ikut meninggalkan kedua pasutri itu yang kebingungan dengan tingkah mereka berdua.

Erina dan Arshaka saling pandang,” mereka aneh,” gerutunya.

Keduanya berjalan beriringan ke arah dalam kamarnya karena akan mengemasi barang-barang bawaannya.

Erina berjalan ke arah lemari dan betapa terkejutnya ketika tanpa sengaja melihat pantulan dirinya dari cermin.

Ia akhirnya tersadar dan melihat tanda kissmark yang ada di leher hingga ke atas dadanya.

Arsyila menepuk keningnya, “Astaghfirullah aladzim, pantesan Bunda dengan Arsyila berbicara seperti itu,” Erina geleng-geleng kepala melihat kondisi tubuhnya sendiri.

“Apa yang terjadi padamu istriku?” Arshaka keheranan mendengarnya.

“Ini sih ulahnya Mas Shaka, lihatlah leherku ini nih yang membuat bunda dan Arsyila berbicara aneh,” Erina malah membuka kancing bajunya.

Arshaka langsung mencegah apa yang diperbuat oleh Erina,” sayang nggak usah dibuka pakaiannya. Suamimu pasti minta jatah lagi kalau kamu membukanya.”

Erina yang tersadar langsung buru-buru menutup bajunya,” hehehe! Maaf lupa. Aku nggak sengaja kaget soalnya melihat mahakaryanya suamiku yang begitu bagusnya sampai-sampai orang-orang menatap aneh.”

“Lupakan saja, mereka pasti memaklumi kondisi kita yang masih pengantin baru,” Arshaka cekikan melihat tubuhnya di dalam cermin yang tidak jauh berbeda dengan istrinya.

Erina mengambil tas kain dan koper dari atas lemari tapi gegas dicegah oleh suaminya.

“Kamu istirahat saja, biarkan suamimu yang mengerjakannya. Aku nggak ingin kamu kelelahan istriku,”

Erina tersenyum lebar,” Mas Shaka, suamiku cintaku kalau kita kerjakan bersama-sama malah kerjaannya cepat kelar dan beres.”

Arshaka pun tidak mencegah apa yang dilakukan oleh istrinya karena memang ingin buru-buru pulang ke Jakarta sebelum hari sore.

“Shaka, ayah keluar daerah jadi mungkin nggak bisa melihat kamu pergi,” ucapnya Bu Ulfa ketika pintu kamar putranya terbuka lebar.

“Nggak apa-apa kok Bunda, kami masih ingin berlama-lama di sini sebenarnya, tapi istriku besok mulai kerja soalnya,” ujarnya Arshaka.

Erina memeluk Bu Ulfa,” insha Allah kapan-kapan kami pasti akan mengunjungi bunda lagi. Jangan sedih gitu dong bunda entar cantiknya berkurang.”

Bu Ulfa membalas pelukan anak menantunya yang sudah seperti anak kandungnya sendiri.

“Bunda, pasti bakalan kangen dengan kalian, kalau ada waktu Bunda, ayah dan Arsyila akan menginap di rumah kalian nantinya,”

“Kami tunggu loh kedatangannya dan pastinya bakalan kangen dengan masakannya bunda,” lirih Erina.

Arsyila tak mau kalah dia juga ikutan memeluk adik iparnya,” sedihnya, tapi aku doain semoga kalian bahagia selalu dan Shaka kamu harus jadi suami siaga jangan cuma taunya di ranjang doang,” candanya Arsyila yang terkekeh ketika mengingat kejadian semalam.

Arshaka memegangi tengkuknya salah tingkah hingga ia tersenyum canggung mendengar perkataan kakaknya.

“Insha Allah, Shaka pasti akan melakukan apapun yang terbaik untuk kebahagiaan istriku.”

Masalah yang sempat ditimbulkan oleh pak Jarwo, Pak Jamal, Olivia dan Nafisa sudah ditangani dengan baik. Mereka tidak pernah lagi berulah beberapa hari belakangan ini.

Suasana pemilihan kepala desa pun terbilang damai dan harmonis. Pak Jarwo dan Ehsan sama-sama ke sana kemari berkampanye mensosialisasikan program mereka sebagai bakal calon kepala desa. Dan menunggu hari pencoblosan yang tersisa sebulan lagi.

Berselang beberapa menit kemudian….

Keduanya sudah bersiap untuk berangkat ke Jakarta. Bu Ani dan Bu Reni yang kebetulan adalah keluarga dekatnya Bu Ulfa serta suami mereka pak Didi dan pak Budi pun turut hadir mengantar kepergian kedua pasangan suami istri itu.

“Hati-hati di jalan! Kami pasti akan merindukan kalian,” ucapnya Bu Ani.

“Semoga kalian bahagia dan Erina cepat hamil,” ucap Bu Reni sambil tersenyum nakal ke arah Arshaka.

“Amin ya rabbal alamin, makasih banyak,” balasnya Erina yang tersenyum mendengar doa-doa baik mereka.

Setelah berpamitan Arshaka melajukan mobilnya. Mereka sedih karena akan berpisah cukup lama dan tidak tahu kapan mereka bisa pulang kampung lagi.

Suasana menjadi melow dan sedih karena Bu Ulfa dan lainnya menangis tersedu-sedu melepas kepergian Arshaka dan Erina kembali ke ibu kota Jakarta.

Erina pun menitikkan air matanya ketika tidak bisa lagi melihat keluarga suaminya yang mengantar kepergian mereka.

Arshaka membelai rambut panjang istrinya yang tergerai,” Jangan sedih, insha Allah kalau kita ada waktu pasti akan berkumpul bersama lagi.”

Erina menyeka air matanya,” aku sayang bunda, aku pasti akan merindukan mereka.”

Tidak ada sedikitpun rasa lelah yang dirasakan oleh Arshaka karena selama perjalanan, Erina selalu menghibur suaminya agar tidak mengantuk dan tidak terlalu capek terus mengendarai mobilnya.

“Sayang, coba lihat di sana ada pelangi, subhanallah cantiknya,” tunjuknya Erina ketika baru saja Arshaka menghentikan mesin mobilnya.

Arshaka melihat ke arah yang ditunjuk oleh istrinya.

”Cinta kita seperti pelangi setelah hujan indah, penuh dengan warna dan selalu membawa kebahagiaan seperti itu pula yang aku rasakan,” ucapnya Erina.

Arshaka mengecup punggung tangan istrinya. “Sejak kehadiranmu, dunia ini terasa lebih manis, lebih cerah dan lebih indah. Kamu adalah kebahagiaan yang ingin ku jaga selamanya.”

Sesekali mereka akan singgah di rest area untuk beristirahat dan membeli beberapa makanan dan minuman untuk mengganjal perut mereka selama dalam perjalanan.

Setelah beberapa jam perjalanan yang mereka tempuh, mobil berwarna putih dikendarai oleh Arshaka sudah terparkir rapi di dalam carport rumah mewah Pak Irfan.

Kedatangannya disambut hangat oleh kedua orang Erina dan juga kedua adiknya Esra dan Elma.

Untuk seminggu kedepan mereka akan tinggal bersama dengan karena rumah yang dibeli oleh Arshaka belum selesai direnovasi.

Keesokan pagii, Arshaka bersiap untuk mengantar istrinya dengan memakai motor seperti yang diinginkan oleh Erina.

Erina berjalan ke arah suaminya yang sedang mengecek motor yang akan dipakainya, salah satu motor koleksi istrinya yang paling cocok untuk dipakainya.

“Mas, kunci mobil yang kemarin kita pakai, Mas taruh dimana?” Tanyanya Erina.

Arshaka mendongak menatap ke arah Erina dan betapa terkejutnya melihat penampilan terbaru istrinya pagi ini.

“Masya Allah, sayangku kamu semakin cantik memakai hijab, aku kira aku disamperin bidadari yang turun dari khayangan,” pujinya Arshaka yang menyukai penampilan terbaru istrinya.

Seperti biasa Erina selalu malu-malu kalau suaminya memujinya dengan terang-terangan.

“Seriusan aku cantik make hijab? Ga kelihatan aneh kan sayang?” Tanyanya sambil berputar-putar di depan suaminya.

Arshaka memeluk Erina,” kamu pakai apapun tetap cantik apalagi tanpa memakai busana lebih suka malah,” ucapnya Arshaka tersenyum nakal.

Erina menepuk dada bidang suaminya,” ish ish Mas Shaka kalau masalah gituan pasti gercep amat.”

“Ngomong-ngomong kamu cari kunci mobil? Kayaknya aku lupa naruh di mana,”

“Iya, aku ingin meminta Mamang Kardi untuk membawa mobil itu ke bengkel ganti oli, kalau lupa berarti di tunda dulu dong,” jawab Erina.

Arshaka menoel-noel hidungnya Erina,”Aku memang sering lupa taruh kunci di tempatnya, tapi menjaga hatimu? Aku nggak pernah lupa.”

Bu Rasmi bahagia melihat kedekatan kedua anaknya itu.

“Hemph, sayang apa ini milikmu?” Tanyanya Bu Rasmi sambil menunjukkan sebuah testpack.

Erina dan Arshaka saling pandang,” itu bukan punyaku Ma, tidak mungkin juga punyaku karena kami nikahnya baru jalan sebulan masa langsung hamil.” Erina terkekeh.

Bu Rasmi kebingungan karena dia menemukan sebuah alat tes kehamilan yang bergaris dua positif.

Arshaka garuk-garuk kepala,” kami baru kemarin malam pertama masa langsung hamil,” ceplos Arshaka.

Erina reflek menepuk pundak kokoh suaminya,” Mas Shaka gak usah jujur juga kali.”

“Jadi siapa pemiliknya?” gumamnya Bu Rasmi yang mulai takut dan mencemaskan kondisi kedua anak gadisnya.

1
sunshine wings
Semoga bukan Elma dan baby Athalla.. duh aku deg degan..
sunshine wings
Nooooooooo please.. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
sunshine wings
No... no..no..
Janganlah berbuat kejam pada Elma pak dokter karna naluri seorang ibu itu biar apapun yg terjadi akan selalu melindungi anaknya dari marabahaya..
Kamu ga tau hal apa aja yg menimpa Elma semasa mengandungkan putramu.. Ùh sesak dadaku author.. 😭😭😭😭😭
sunshine wings
🤭🤭🤭🤭🤭
sunshine wings
💪💪💪💪💪♥️♥️♥️♥️♥️
sunshine wings
Pengen peluk ketat² Bu Aisyah.. Terharu dan gembira karna punya pewaris dari Ebra.. 😍😍😍😍😍♥️♥️♥️♥️♥️
sunshine wings
👍👍👍👍👍👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻😍😍😍😍😍
sunshine wings
Hahahaa.. Shaka cemburu woiii.. 🤣🤣🤣🤣🤣
sunshine wings
😅😅😅😅😅
Sabarlah pak dokter..
sunshine wings
😯😯😯😯😯
sunshine wings
😅😅😅😅😅
sunshine wings
🤣🤣🤣🤣🤣
sunshine wings
Emang penyesalan itu selalu di akhir kalo di mula itu pendaftaran.. 💃💃💃💃💃
sunshine wings
Bukan jodohmu ya harus gimana.. 🤷🏻‍♀️🤷🏻‍♀️🤷🏻‍♀️🤷🏻‍♀️🤷🏻‍♀️🙄🙄🙄🙄🙄
sunshine wings
Iri.. dengki.. sifat yg dimurkai oleh Allah..
sunshine wings
🥰🥰🥰🥰🥰
sunshine wings
Emang bener apa.. 🤭🤭🤭🤭🤭
sunshine wings
🤣🤣🤣🤣🤣
sunshine wings
♥️♥️♥️♥️♥️
sunshine wings
Owh.. Aku kok jadi melow.. 😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!