Victoriya sungguh sangat tidak menyangka bahwa ia adalah anak dari konglomerat di negara ini. kehidupannya yang sedari kecil sangat menyeramkan dan menyedihkan kini ia rasa akan segera berubah.
akan tetapi sepertinya itu hanyalah angan angan dia saja, saat di antara tengah tengah keluarga kandungnya itu, masih ada seorang Puteri yang bernama Aurora yang sangat keluarganya sayangi, dan sebaliknya keluarganya malah menganggap nya seolah olah dirinya adalah seorang penjahat yang harus di jauhi
segala cara sudah Victorya lakukan, dengan harapan bahwa keluarga nya akan berpaling kepadanya dan melupakan anak palsu mereka, akan tetapi semua usahanya ternyata sia sia. dan pada saat Victorya berada di titik lelah nya, akhirnya Victorya memilih untuk mundur dan merelakan semuanya.
lantas, bagaimanakah kelanjutan hidup Victorya? penasaran?yuk simak kelanjutan ceritanya 👉🏼
Happy Reading Guys!
||follow instagram author:@babynativ3__
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PUTRY NABIELA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Ayah Zen
STOP UNTUK JADI PEMBACA BAYANGAN, TOLONG HARGAI PARA PENULIS DENGAN LIKE DAN KOMEN NYA
...----------------...
Happy Reading Guyss ❤️
Setelah pembagian Raport tadi, semua Siswa dan para wali pun di perbolehkan untuk keluar. Begitu pun dengan Victorya yang keluar bersama dengan Nita, dan ternyata di luar sana sudah ada Geo dengan seorang Pria paruh baya.... Seperti nya itu Ayah Geo?
"ini ya yang namanya Victorya itu?"tanya pria itu dengan hangat
"iya om, salam kenal"ucap Victorya yang menjulur kan tangan nya untuk bersalaman
"salam kenal, nama om Zen. Ayah anak nakal ini"ucap Zen yang memperkenalkan diri nya sembari menepuk sedikit keras pundak putra nya itu
"Ayah, ayah tau?"tanya Nita yang penuh semangat
"enggak bund"jawab Zen polos yang membuat Nita langsung menabok kasar lengan suami nya itu
Bugh
"sakit Bund"keluh Zen yang sudah seperti anak kecil yang sedang di marahi oleh ibu nya
"Bunda belum selesai ngomong, udah jawab enggak aja"ucap Nita yang merajuk
"Bunda sayang, iya gimana? Bunda mah bilang apa hemm?"tanya Zen yang buru buru menghampiri istri tercinta nya itu, bisa gawat kalau istri nya itu merajuk! bisa bisa tidur di luar ia malam ini!
"Geo! Kamu tauu??"tanya Nita yang langsung beralih ke Putra nya itu
"kenapa Bund?"tanya Geovano kalem, karena ia tidak mau bernasib sama dengan sang ayah yang seperti nya akan di Musuhi oleh sang Bunda
"tadi yaa.... Vi itu peringkat pertama di kelas! Dia siswa yang paling ber prestasi! Padahal dia anak pindahan kan? Tapi nilai nya sangat sangat memuaskan!"cerita Nita dengan sangat semangat, sudah seperti menceritakan keberhasilan anak kandung nya saja
"oh ya? Berarti nak Vi bener bener jenius dong!"ucap Zen yang menimpali, dan ia pun ikut merasa bangga walaupun tidak terlalu mengenal remaja di depan nya ini
"nah itu! Anak Bunda mah emang yang paling Jenius!"ucap Nita penuh bangga
"Bunda, Om, jangan berlebihan. Vi ga se pintar itu"ucap Victorya yang merasa malu sendiri
"jangan gitu, ini apa buktinya kalo ga pinter? Dapet pringkat satu dengan nilai paling tinggi di kelas? Ini hebat banget loh"puji Zen lagi
"ok berlebihan"ucap Victorya malu malu
"jangan panggil om dong, ke istri saya aja panggil Bunda, jadi ke saya panggil Ayah juga "ucap Zen yang di angguki oleh Nita
"bener itu sayang"ucap Nita yang menyetujui
"udah, panggil ayah aja. Jdi Lo fix jadi istri gue abis ini"goda Geovano yang membuat pipi Victorya memerah malu
"udah yuk, kita pergi ke restoran aja? Kita ngobrol di sana?"ucap Zen yang memberi saran
"ide bagus, gimana sayang?"tanya Nita yang meminta persetujuan dari Victorya
"emang nya A... Ayah, sama Bunda ga sibuk?"tanya Victorya yang tak enak hati
"Free sayang, khusus hari ini bunda udah suruh Ayah kosongin waktu nya"ucap Nita dengan lembut
"iya ayo, kita makan makan buat rayain Lo yang udah rangking dan ujian dengan baik"ucap Geovano yang ingin membujuk Victorya
"emm, yaudah ayo"jawab Victorya yang membuat ketiga orang itu tersenyum senang mendengar nya
"let's go!"pekik riang Nita yang langsung menggandeng lengan Victorya Lembut, di ikuti oleh Geovano dan juga Zen di belakang nya
"Tunggu!"pekik seseorang saat Victorya hendak masuk ke dalam mobil keluarga Geovano
......................
To Be Continued
Sorry banget yaaa dikit bangett, tugas ku lagi numpuk banget. maaf banget yaaaaa😭🙏🏻
Don't Forget to Like Komen and Vote
Jangan lupa buat like dan Vote yang sayang, like dan komen kalian itu adalah penyemangat ku untuk terus Update dengan Jumat alias jumlah kata yang lebih banyak lagi
See You di Episode selanjutnya ❤️