NovelToon NovelToon
Something Between Us

Something Between Us

Status: tamat
Genre:Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Pihak Ketiga / Selingkuh / Romansa / Tamat
Popularitas:105.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: alfajry

Menikahi lelaki tampan, kaya raya, CEO pula! siapa yang tidak tergila-gila??

TIDAK!
Berbeda dengan Hazeline. Ia justru mencintai Sekertaris Suaminya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfajry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa Pengkhianatan

"Shitt!"

Akhirnya umpatan itu keluar dari mulut Manu saat langkahnya tak mampu mengejar pintu lift yang tertutup.

Dia sempat mondar-mandir dengan panik, ingin mengejar namun tak akan cukup waktu jika menunggu lift naik kembali.

"Tuan-"

Manu berlari menuju tangga darurat.

Baru ingin menawarkan bantuan, Roy terpaksa ikut melangkah lebar menuruni anak tangga mengikuti Manu yang tergesa-gesa entah kemana.

Beberapa karyawan yang melihat bos mereka terburu-buru pun bingung dan tak sempat menyapa. Apalagi Roy, selaku pendamping setia berlari mengejar tak mau ketinggalan.

"Tuan, mobilnya-"

Terlambat, Manu menyetop taksi dan berusaha mengikuti Hazeline yang sudah duluan pergi.

Pria itu tak pernah merasa sepanik ini. Dia tak sangka Hazeline akan datang di waktu yang sangat tidak tepat. Padahal biasanya pun si sekertaris mudanya ‐‐ Catrin, pada jam-jam ini lebih memilih mengerjakan tugasnya di meja dari pada melayaninya. Entah siapa yang patut disalahkan, tapi Manu tahu harus bersikap bagaimana untuk membuat Hazeline tidak lagi berpikir buruk padanya.

Manu meletakkan ponsel di telinga sambil terus menatap mobil yang ada di depannya.

"Pecat Catrin dan cari penggantinya. Harus sudah ada besok!" Titah Manu, dan langsung menutup ponsel.

Tak lama setelah itu, taksi yang ditumpangi Hazeline berhenti. Manu dengan cepat menepuk pundak si supir menyuruhnya berhenti pula, tak peduli dimana mereka saat ini.

"Sebentar pak, kita masih di tengah-"

"Aku bilang berhenti!!"

Sentakan keras itu membuat sang supir mendadak menginjak rem, hingga mobil-mobil di belakang mereka memberi peringatan klakson.

Manu mengeluarkan beberapa lembar uang dan dengan cepat turun dari taksi. Namun sayang, motor yang baru muncul menabrak tubuhnya hingga terjerembap.

Roy yang melihat itu dari dalam mobil menganga, terlebih saat dia ingin turun membantu, Manu malah berlari masuk ke dalam sebuah restoran.

Pikiran pria itu hanya satu, bagaimana cara agar Hazeline tidak berprasangka buruk padanya. Dia akan mengatakan bahwa Catrin berusaha merayunya dan dia telah memecatnya.

Dadanya terasa sesak, apalagi dia merasa tangannya mengalirkan sesuatu. Namun saat langkahnya terhenti, ia justru mengepalkan tangan hingga tetesan darah kental mengalir lebih cepat.

Dadanya bergemuruh. Rasa sakit di lengan sudah tak terasa, dan jauh di dalam hatinya ternganga luka yang begitu lebar tatkala melihat sang istri berpelukan begitu mesra dengan pengawalnya.

Belum lagi kecupan di puncak kepala Hazeline mendarat dengan hangat, yang bahkan bisa dirasakan Manu perasaan yang dalam dari keduanya.

Di saat itu pula, Roy datang dengan mata melebar. Pemandangan yang sama ia lihat di depan mata, bagaimana Nathan dan Hazeline saling meluapkan cinta, dan tuan besar yang memendam amarah luar biasa.

Roy menelan ludah. Dia tidak mau memikirkan apa yang terjadi. Yang ia tahu, Nathan tidak aman lagi.

Manu berlalu, diikuti oleh Roy yang kebingungan dengan sikap Manu. Biasanya pria kejam itu akan langsung membunuh pengkhianat di depan matanya. Tapi kali ini dia malah pergi meninggalkan mereka.

Bukan sesuatu yang aman, Roy justru semakin khawatir pada Nathan. Dia pula tak berani mengeluarkan ponsel di saat seperti ini.

Kini Roy membawa tuan besar kembali ke kantornya. Beberapa kali ia menawarkan pengobatan, namun Manu tidak menjawab.

"Roy."

"Ya, tuan."

Hening beberapa detik, sampai Roy melirik bosnya dari spion depan.

Pria itu menatap jalanan dari jendela. Namun tak terlihat sorot kemarahan dari matanya. Tapi Roy tahu, hati tuannya tengah terluka.

"Bunuh dia."

...💐...

Manu teringat pada seorang pemuda tangguh dan pintar yang ia lihat tengah berjuang dengan hidupnya di tengah kota, beberapa tahun silam.

Pemuda itu terduduk sembari memegang luka di lengan kirinya.

Tidak ada raut kesakitan pada wajahnya, pemuda itu hanya diam menatap dingin sebuah tubuh yang bersimbah darah.

Ya, pemuda tangguh itu telah menjadi seorang pembunuh. Dia baru membunuh seseorang di bawah kolong jembatan. Bukan tanpa alasan, seseorang yang ia bunuh adalah preman yang kerap mengganggu dirinya.

Sudah berkali-kali Nathan dihabisi dan diambil paksa uangnya. Uang yang seharusnya bisa ia simpan untuk ia kirim ke ibunya yang jauh disana. Berapa pun uang yang ia hasilkan, selalu saja dirampas sampai kesabarannya habis dan terjadilah pembunuhan ini.

Manu yang menyaksikan itu tersenyum miring. Dia merasa senang seolah telah menemukan sebuah berlian.

Seseorang berbisik pada Manu, menyampaikan bahwa pemuda itulah yang sering ditemui oleh Jayden, pekerja di rumah utama, semakin membuat Manu menginginkan pemuda itu.

Ya, pemuda itu adalah Nathan. Pemuda yang selalu bisa menjadi apa saja di sisi Manu. Pemuda pintar dan cerdas yang selalu mendampingi Manu.

Nathan merasa berterima kasih, karena berkat Manu, ia dibebaskan dari tuduhan pembunuhan yang mengharuskannya mendekam di penjara selama sepuluh tahun. Ia pula dipekerjakan oleh Manu di kantornya, dan diajari banyak hal sampai bisa seperti sekarang.

Selama ini Manu melihat kepatuhan dan kesetiaan. Hingga pernahlah suatu hari Manu menawarkannya perempuan paling cantik untuk ia hadiahi kepada Nathan. Namun lelaki itu menolak dengan halus, tak menginginkan kehidupan yang bebas.

Sempat bertanya, bagaimana perempuan yang diinginkannya agar Manu bisa mencarikannya. Dengan serius lelaki itu mengatakan bahwa dia menyukai gadis yang pintar dan bermata indah penuh kesederhanaan, yang apabila ia bosan, akan menggunakan waktu untuk hal yang berguna.

Waktu itu, Manu hanya tertawa karena baginya, tidak ada perempuan yang seperti itu. Rata-rata perempuan yang ia temui pecinta kemewahan. Sampai tanpa sadar ternyata perempuan yang memenuhi kriteria Nathan adalah istrinya sendiri.

Manu menatap lurus ke depan. Tak ada rintihan apapun saat seorang dokter menjahit lengannya yang sobek. Sebab saat ini ia tak sempat merasa sakit saat seluruh pusat perhatiannya kini tertuju pada Hazeline dan pengawalnya.

"Kau sengaja menutupinya?"

Suara bariton Manu membuat Roy bergetar. Walau Manu membelakanginya, dia tetap tak ingin terlihat ketakutan.

"Tidak, tuan. Saya menyampaikan apa yang saya lihat selama ini." Jawabnya dengan tenang.

Tak ada lagi suara, sampai dokter itu pergi dan Manu berdiri, menatap keluar dinding kaca yang mulai gelap.

Setelah berpikir beberapa menit, Manu mulai memberi perintah yang membuat Roy terpaku kaget mendengarnya.

"Membunuhnya saja tidak cukup. Dan aku tidak ingin melihat celah walau sedikit." Desis Manu, masih dengan membelakangi Roy.

Roy menelan ludah. Bagaimana ini? Dia tidak bisa menolong Nathan jika begini caranya.

"Kau mengerti maksudku, kan?"

"Mengerti, tuan."

"Lakukan sekarang." Lanjutnya.

Roy menunduk. "Baik, tuan."

Dengan langkah sigap dan lebar, Roy keluar dari ruangan Manu dengan hati berdebar saat akan menjalankan perintah.

Sementara Manu. Dia memakai kembali jasnya yang meninggalkan noda darah. Dia keluar dari ruangannya untuk segera pulang dan bertemu istri tercintanya, memberi kejutan indah untuk ia kenang dalam hidupnya.

TBC

1
yetiku86
selalu semangat berkarya Pen 💪💪💪💪
trmksh byk utk semu karya apikmu🙏🙏🙏
Syahdu: sama sama kak
total 1 replies
yetiku86
mantap Pen 👍👍👍👍
yetiku86
why Manu???
yetiku86
mbok ya jangan lari beneran to Nath, siapin mobil atau apa gitu. 😌
padahal sdh di niatkan, kok persiapannya cuma lari.
yetiku86
ternyata mimpi. ...
yetiku86
kira2 mimpi atau nyata neh ???
yetiku86
itu juga yg aku pikirkan Haze. dia bisa bermanis ria dengan perempuan lain tapi kenapa dgn istri sangat ketus dan kasar.
yetiku86
ngga adil bgt Pen, Manu yg selingkuh berulang kali tdk kau hukum
yetiku86
bgmn rasanya dihianati tuan Manu???
yetiku86
hanya ingin Hazeline....prettt...... ngomong sama ember 😡
yetiku86
gmn ini Pen, mau ndukung tapi salah ??? 😔
yetiku86
tutup mata paman Jay 🙈
yetiku86
itu karena mereka semua menyayangimu Haze 😊
yetiku86
bener bgt Haze....👍
yetiku86
sikapmu yg membuatnya tdk nyaman tuan 😔
kurasa siapapun wanita yg diperlakukan seperti itu pasti tdk akan mau , pingin aku tonjok juga 👊
yetiku86
pemimpin K-Group ? Yohan kah???
yetiku86
👍
Shifa Burhan
saat novelis wanita membuat novel yang bertema pemeran utama wanita atau istri selingkuh, itu sama saja kalian menunjukkan kemunafikan kelian sebagai wanita dan cara kalian menunpahkan segala pola pikir munafik kalian kedalam novel

istri selingkuh dengan lelaki lain dan perselingkuhan itu kalian benarkan (munafik)

tapi lihat novet novel2 kalian yang bertema suami selingkuh apa yang terjadi kalian laknat habis2an suami, kalian buat suami menyesal, mengemis maaf, berjuang, dan dapat karma, kalian buat karakter istri tegas dan pergi

tapi lihat saat kalian buat novel bertema istri selingkuh, perselingkuhan itu kalian benarkan, karakter suami kalian buat bodoh yang Terima saja kayak tidak punya harga diri sebagai lelaki,

ini lah bukti kalau pemikiran wanita sangat munafik yang dituangkan kedalam novel, dan mereka akan berlindung ini hanya halu, hanya novel hanya karya, tapi faktanya novel kalian bisa menunjukkan pola pikir kalian
Syahdu: terimakasih kak^^
total 3 replies
Ay Ay Aynaaa
aduuhhh kok mndadak tahan nafas baca nya 😩 bakalan ada tsunami dtg,,,
wulan
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!