Gladis adalah seorang singel mother, ditinggalkan oleh suami yang terjerat cinta wanita lain, membuat dirinya yang sedang hamil tua, harus melahirkan lebih awal dari hari perkiraan lahir sang buah hati.
Gladis yang merupakan seorang penari senior di sebuah rumah bordir, mengharuskannya meninggalkan anaknya yang masih bayi dirumah sendirian, demi mencari nafkah untuk mereka berdua.
Saat dia sedang menari, seorang boss besar datang kerumah bordir, dia menginginkan Gladis, tapi dia mendapatkan informasi bahwa Gladis bukan wanita bordir, dia hanya penari malam, yang khusus menghibur, tapi Jerry tidak perduli, dia ingin memiliki Gladis, dan memaksanya ikut dengan Jackson.
Bagaimana kisah kelanjutan hidup Gladis dan anaknya?
Ikuti kisah SANG PENARI...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biggest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SP 33
~Benih cinta~
Gladis merasa Jerry sebagai seorang pria terlampau baik kepada dirinya. Dia menjadi semakin kagum dengan Jerry. Gladis juga melihat sisi ke bapakan pada diri Jerry.
Gladis yang sedang termenung di atas ranjangnya yang besar dan juga empuk itu. menyudahi pikirannya yang sedang melayang-layang.
Dia langsung pergi ke dapur dengan niat akan memasak sarapan pagi. Namun, ternyata seseorang telah lebih dahulu memasak sarapan.
"Pak Jerry." Panggil Gladis.
"Kamu sudah bangun?" tanyanya sambil tangannya terus mengaduk wajan dengan spatula.
"Ya aku sudah bangu. Kenapa kamu memasak?" tanya Gladis sambil meninggikan ikat rambutnya.
"Oh ... tidak apa. Aku hanya sedang ingin saja memasak." Jerry menoleh kembali hingga manik mata mereka bertemu.
"Ada yang perlu aku bantu?" tanya Gladis.
"Kamu duduk saja dan cicipi rasa dari masakan aku ini."
Jerry mematikan api kompor dan menata nasi goreng buatannya di atas piring. dia kemudian menyediakan sendok dan garpu diatasnya.
Jerry menyodorkan satu piring nasi goreng untuk Gladis dan menaruh satu piring lagi untuk dirinya.
"Makan. Aku ingin tahu pendapatmu." Jerry menyendok lalu menyuapnya.
Gladis terlihat ragu untuk memakan nasi goreng buatan Jerry. Dia takut kalau rasanya tidak karuan.
"makanlah. Aku tidak menaruh racun di dalamnya." Jerry tertawa.
Gladis akhirnya ikut menyantap nasi goreng itu. Saat dia mengunyahnya. ternyata rasanya pas. tidak seperti apa yang dibayangkannya tadi
Gladis akhirnya menghabiskan satu piring nasi goreng buatan pria yang terlihat sangar, tetapi ternyata sangatlah baik hati dan penyayang.
"bagaimana rasanya?" tanya Jerry.
"lumayan enak. rasa garamnya dengan manisnya pas." Gladis tersenyum.
"Jadi apa aku sudah cocok membuka usaha nasi goreng?" tanya Jerry sambil menyunggingkan senyuman.
"Bisa saja." Gladis tertawa sambil tersipu.
Mereka semakin lama semakin dekat. Jerry merasa sangat nyaman berada di dekat wanita yang baru beberapa bulan ini dia kenal.
Jerry merasa Gladis memiliki pribadi yang baik dan penurut.
"Aku akan bersiap pergi ke kantor dulu. oh ya, nanti tidak perlu memasak. Siang nanti aku akan mengajakmu makan di luar."
Jerry langsung melaju ke dalam kamar tidurnya.
Gladis merasa tersanjung dengan sikap Jerry yang begitu baik kepadanya.
setelah selesai bersiap, Jerry kembali keluar kamar dan mereka berdua makan bersama.
tidak menyangka mereka kini seperti sepasang suami istri. semua yang melihat perubahan sikap Jerry yang manis. membuat mereka semua senyum-senyum sendiri dan merasa bahagia.
mereka berharap kalau Jerry bersama dengan Gladis bisa benar-benar menjadi sepasang suami istri.
"mereka sangat cocok."
ujar salah satu pekerja yang sejak tadi memperhatikan.
"Iyah, saya sangat senang melihat bos bersikap baik setiap harinya. sepertinya nyonya Gladis membawa cahaya kehidupan."
mereka semua saling sahut menyahut dan saling mengutarakan pendapat tentang Jerry dan juga Gladis.
menjadi saksi hidup Jerry selama ini. mereka baru pertama kalinya melihat senyuman di wajah Jerry mengembang sempurna. terpancar rasa bahagia. raut wajah Jerry seiring waktu juga berubah. biasanya selalu tegang dan selalu saja terbawa suasana hatinya yang buruk.
kini Jerry lebih sering tersenyum. bersikap lebih tenang. apalagi jika berada di dekat bayi mungil bernama Shine. aura kebapakan Jerry terpancar begitu jelas. pria yang seumur hidupnya tidak pernah menggendong bayi. bahkan adik tirinya pun tak pernah ditengoknya.
???